![]() |
| Aksi yang digelar di Kejari Palopo. |
Aksi demo yang dilakukan oleh puluhan mahasiswa itu dalam rangka menyambut Hari Sumpah Pemuda tanggal 28 Oktober.
Mereka menyoroti sejumlah kasus dugaan korupsi yang diduga mengendap di Kejari Palopo. AMPERA meminta kepada pihak Kejari Palopo agar segera menuntaskan kasus yang diduga mengendap tersebut, seperti kasus dugaan korupsi Pasar Mancani, dan Alat Kesehatan (Alkes) tahun 2013.
"Kami meminta kepada Kejari Palopo agar segera menuntaskan beberapa kasus dugaan korupsi, seperti kasus dugaan korupsi Alkes tahun 2013," ungkap ketua Berkas Lutra, Akbar.
Sementara itu, pihak Kejari Palopo yang diwakili Kasi Intel, Rizal Manaba, mengungkapkan bahwa semua kasus dugaan korupsi yang ada di Kejaksaan telah ditindak lanjuti.
"Semua kasus dugaan korupsi yang ada di Kejaksaan telah ditindak lanjuti, termasuk kasus dugaan korupsi Alkes 2013. Jadi tidak ada lagi kasus dugaan korupsi yang mengendap di kejaksaan. Saya juga menantang ade-ade mahasiswa untuk memberikan info ke kejaksaan jika ada dugaan korupsi di Palopo," tantang Rizal. (man)
