Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Minimalkan Pengangguran, Wali Kota Palopo Siapkan Program 'Siapa Mau Kerja Apa'

Minimalkan Pengangguran, Wali Kota Palopo Siapkan Program 'Siapa Mau Kerja Apa'
Wali Kota Palopo bersama Muspida saat bertemu Khatib salat id, Ust Azis Qahhar Mudzakkar di Masjid Agung Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, kembali menegaskan kepada seluruh masyarakat Kota Palopo yang tidak memiliki pekerjaan tetap, untuk tidak tinggal diam.

Ia bahkan memotivasi masyarakat untuk bangkit dan berkarya sesuai dengan potensi yang dimiliki. Sebagai suppor Pemkot, Judas Amir merancang program bernama 'Siapa Mau Kerja Apa'.

Hal itu disampaikan Wali Kota Palopo dalam sambutan seragamnya pada peringatan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Minggu 25 Juni 2017.

Menurutnya, sekarang ini Pemerintah Kota Palopo tengah menggalakkan pembangunan strategis di berbagai sektor. Di antaranya adalah pendidikan gratis paripurna, kesehatan gratis paripurna, beras miskin (Raskin) gratis untuk masyarakat pra sejahtera. Dan yang lebih menarik adalah program 'Siapa Mau Kerja Apa.'

"Salah satu upaya yang dilakukan untuk menyejahterakan masyarakat adalah dengan mengusung program Siapa Mau Kerja Apa. Pemerintah akan menyiapkan anggaran untuk masyarakat yang mau berusaha apa saja sesuai dengan potensi yang dimilikinya," jelasnya.

Lebih lanjut Judas menjelaskan, program tersebut dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat. Dimana jika masyarakat sudah berdaya dan sudah mampu mandiri, maka secara otomatis akan meningkatkan taraf hidupnya.

"Apalagi yang menjadi kendala, pemerintah sudah memberikan peluang kepada masyarakat untuk berkarya atau berusaha. Tinggal masyarakat yang akan memikirkan mau usaha apa. Pemerintah siapkan modalnya," tegasnya. (hms)

Roadshow Malam Takbiran, Wali Kota Palopo Sumbang Rp20 Juta di 2 Masjid

Roadshow Malam Takbiran, Wali Kota Palopo Sumbang Rp20 Juta di 2 Masjid
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, melakukan roadshow ke beberapa masjid dalam wilayah Kota Palopo, pada malam takbiran idul fitri 1 Syawal 1438 H/2017 M, Sabtu malam, 24 Juni 2017.

Judas didampingi Komandan Kodim 1403 Sawerigading Letkol Kav Cecep Tendi Sutandi, dan Kapolres Kota Palopo AKBP Taswin, Sik, MH, beserta berapa Kepala SKPD Pemkot Palopo.

Malam Takbiran Idul Fitri 1438 H tahun ini, tidak dilakukan pawai takbiran, namun dipusatkan di masjid-masjid besar di 9 Kecamatan se Kota Palopo, sekaligus memperlombakan takbiran.

Dalam roadshow itu, Wali Kota Palopo memberikan bantuan masing-masing Rp20 juta dana hibah yang diperuntukkan untuk  pembangunan masjid. Masjid yang mendapat bantuan tersebut adalah masjid di Kecamatan Bara dan Kecamatam Telluwanua.

Dalam setiap kunjungan ke masjid, Walikota Judas Amir menyampaikan kepada seluruh jamaah agar tetap menjaga stabilitas keamanan di setiap wilayah.

Selain itu, walikota juga menghimbau agar masyarakat senantiasa meningkatkan toleransi dalam upaya menciptakan harmonisasi dalam hidup dan kehidupan bermasyarakat.

Pada kesempatan itu pula, Walikota  menyampaikan alasan tidak dilaksanakannya takbir keliling.  "Berdasarkan kesepakatan dengan pihak keamanan, takbir keliling tidak dapat dilaksanakan. Makanya malam tabiran dipusatkan di masjid-masjid," ujarnya.

Pada dasarnya, kata dia, pemerintah bukan tidak ingin dilaksanakan takbir keliling, namun hasil kesepakatan dengan pihak kepolisian dan demi menjaga keamanan dan ketentraman di masyarakat, sehingga untuk kali ini takbir dilaksanakan di masjid. (hms)

Azis Qahar Dijadwalkan Jadi Khatib Idul Fitri di Masjid Agung Palopo

Azis Qahar Dijadwalkan Jadi Khatib Idul Fitri di Masjid Agung Palopo
Budiman Sulaiman. 
PALOPO, TEKAPE.co - Bakal Wakil Gubernur Sulsel, Azis Qahar Mudzakkar dijadwalkan akan membawakan khutbah salat idul fitri 1438 H/2017 M, di Masjid Agung Luwu Palopo. Anggota DPD RI ini akan mengangkat tema 'Negeri yang Diberkahi.'

Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, juga dijadwalkan akan melaksanakan salat idul fitri di tempat yang sama, Masjid Agung Palopo. Ia akan membawakan sambutan sebelum salat id.


BACA JUGA:
Lebaran 25 Juni, Muhammadiyah Palopo Tetapkan Empat Titik Lokasi Idul Fitri


Sementara itu, Rapat Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Palopo dan Ikatan Muballig Kota Palopo (Imkop) telah menetapkan titik salat Id. Melihat dari jumlahnya, ada penambahan lokasi dari 2016 lalu. Dari 88 titik di 2016, kini menjadi 94 titik di 2017. Titik lokasi salat Id tersebar di sembilan kecamatan se Kota Palopo.

”Ada 94 titik salat idul fitri di sembilan kecamatan di Kota Palopo. Khatib juga sudah ditetapkan di semua titik,” Kabag Kesra Setda Kota Palopo, Budiman Sulaiman, Sabtu 24 Juni 2017.

Untik khatib di Masjid Agung Palopo, dijadwalkan Drs H Azis Qahar Mudzakkar. Sementara di Islamic Centre, khatibnya Abbas Langaji. (del)

Pulang Umrah, Wali Kota Palopo Bukber Bersama Masyarakat

Pulang Umrah, Wali Kota Palopo Bukber Bersama Masyarakat
Suasana bukber di kediaman pribadi Judas Amir. 
PALOPO, TEKAPE.co - Tiba dari tanah suci Makkah melakukan umroh, Wali Kota Palopo, HM Judas Amir langsung gelar buka bersama dengan ratusan masyarakat dan seluruh unsur Muspida Kota Palopo, di kediamannya, di Ratona, kawasan Benteng Raya Kota Palopo, Kamis 22 Juni 2017.

Selain buka bersama, Wali Kota Palopo menyiapkan hadiah berupa ikan 'oppo' atau ikan jenis tuna untuk tamu undangan bukber yang akan pulang kerumahnya masing-masing. Hadiah ikan tersebut diperkirakan sebanyak 5 hingga 8 peti gabus.

Tujuan kegiatan tersebut digelar merupakan bentuk silaturrahmi antara Pemerintah Kota Palopo dan masyarakat yang dirajut dalam buka bersama.

"Ini adalah silaturrahim antara Pemerintah dan masyarakat," tandas Judas. (um)

Randis Pemkot Palopo Dilarang Dipakai Mudik

Randis Pemkot Palopo Dilarang Dipakai Mudik
H Muhammad Judas Amir. 
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, melalui Sekretaris Kota Palopo, H Jamaluddin Nuhung, mengimbau kepada pejabat Pemkot Palopo untuk tidak menggunakan kendaraan dinas (Randis) sebagai kepentingan mudik saat lebaran.

Jamaluddin Nuhung, Selasa 20 Juni 2017, menyebutkan, imbauan itu merupakan ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

""ASN se Kota Palopo kami diimbau untuk tidak menggunakan Randis saat mudik lebaran. Itu sudah jelas aturannya, makanya dilarang," jelasnya.

Bahkan, kata dia, jika ada ASN Kota Palopo kedapatan menggunakan Randis untuk kepentingan mudik lebaran, Pemkot Palopo tak segan-segan akan memberikan sangsi.

"Kalau ada yang kedapatan kita akan berikan sangsi sesuai ketentuan yang berlaku," kata mantan Kepala Inspektorat Kota Palopo ini.

Sekedar diketahui, kendaraan dinas operasional ASN hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi. (um)

Kepemimpinan Judas, Pengelolaan Keuangan dan PAD Palopo Meningkat Drastis, Lihat Datanya

Kepemimpinan Judas, Pengelolaan Keuangan dan PAD Palopo Meningkat Drastis, Lihat Datanya
Hamzah Jalante, saat menjelaskan perkembangan pengelolaan keuangan daerah. 
PALOPO, TEKAPE.co -- Tahun keempat Wali Kota Palopo, HM Judas Amir memimpin Kota Palopo telah menorehkan berbagai prestasi. Dalam segi pengelolaan keuangan dan aset daerah, boleh dikata jauh lebih baik dibandingkan pemerintahan sebelumnya.

Itu dapat dilihat secara umum atas raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Sudah dua tahun terakhir, pemkot Palopo di bawah komando Judas Amir, meraih opini tertinggi dari BPK itu. Tak salah, Judas Amir menunjuk Hamzah Jalante sebagai suksesornya untuk menata dan mengelola keuangan Kota Palopo sejak 2013 lalu.

Sebelum Judas memimpin pada tahun 2013, total realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palopo periode 2008-2012 adalah sebesar Rp146.515.749.941 dengan rata-rata capaian sebesar Rp29.303.149.988 selama 5 tahun.

Untuk tahun 2008, realisasi PAD sebesar Rp24.905.910.966, tahun 2009 Rp21.473.395.222, tahun 2010 Rp28.219.019.905, tahun 2011 sebesar Rp35.703.421.516 dan tahun 2012 sebesar Rp36.214.002.330.

Dalam periode tersebut, terlihat jelas sempat terjadi penurunan realisasi PAD pada tahun 2009 yaitu dari Rp24.905.910.966 pada tahun 2008 menjadi Rp21.473.395.222.

Jika di bandingkan dengan 4 tahun pertama periode 2013-2018 terjadi peningkatan PAD yang cukup signifikan. Hal ini dapat terlihat dari rata-rata peningkatan PAD periode tahun 2013-2016 yang mencapai Rp89.924.566.330.

Tahun 2013 atau tahun pertama realisasi PAD mencapai Rp51.663.729.162 sedangkan tahun ke empat atau tahun 2016 telah mencapai Rp134.110.076.220 atau meningkat 2 kali lipat.

Diatas merupakan gambaran PAD Kota Palopo. Kemudian untuk belanja daerah, realisasinya untuk periode tahun 2013-2016 menunjukkan grafik peningkatan dari tahun ke tahun dengan rata-rata belanja pertahun sebesar Rp759.212.773.458.

Peningkatan belanja yang semakin meningkat mengakibatkan pembangunan sarana dan prasarana untuk pelayanan kepada masyarakat juga semakin meningkat.

Kepala BPKAD Kota Palopo, Hamzah Jalante, di hadapan wartawan, mengakui sebelum dirinya menjabat kepala Dinas Pendapatan Pengelola Keuanngan dan Aset Daerah (DPPKAD) yang kini berubah nama menjadi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), pengelolaan keuangan pemkot Palopo amburadul. PAD bocor sana-sini.

"Saat saya mulai ditunjuk Walikota sebagai kepala DPPKAD saat itu, saya melihat pengelolaan keuangan bak kapal pecah. Bocor besar sana-sini. Ibarat kursi yang seharusnya di teras, dipasang di dapur. Bahkan ada sejumlah aset yang tidak tercatat. Ini semua yang mulai dibenahi," kata Hamzah Senin (19/6) malam, di Cafe News SeruYA.

Lantas bagaimana pengelolaan keuangan ditata ulang? Langkah pertama yang dilakukan Hamzah ialah memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada melalui peningkatan kualitas SDM aparatur dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.

"Caranya melalui bimtek penatausahaan dan pelaporan keuangan SKPD, pembinaan pengelolaan barang milik daerah serta peningkatan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan," jelas Hamzah.

Dari upaya tersebut lanjut Hamzah, hasilnya adalah semakin tertibnya pelaksanaan pengelolaan keuangan SKPD hingga terwujudnya laporan keuangan SKPD berbasis akrual sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Hal tersebut menjadi salah satu penunjang utama capaian opini WTP dari BPK pada tahun 2015 dan 2016.

"Opini disclaimer periode tahun 2008-2011 menunjukkan bahwa laporan keuangan pemerintah Kota Palopo belum menyajikan secara wajar posisi keuangan Pemerintah Kota Palopo. Tahun 2012 opini Pemerintah Kota Palopo meningkat menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Hal ini menandakan bahwa pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Palopo selama periode 2008-2012 belum optimal," beber Hamzah.

Bahkan kata Hamzah, tahun 2013 opini mengalami penurunan dari WDP pada tahun 2012 menjadi Disclaimer kembali pada tahun 2013. Penurunan ini disebabkan adanya kebocoran kas sebesar Rp8,4 miliar yang terjadi pada tahun 2010 namun di temukan dan di angkat pada LKPD Tahun 2013.

"Tahun 2014 meningkat kembali menjadi WDP dan tahun 2015 Pemerintah Kota Palopo memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pertama kalinya dan dipertahankan pada tahun 2016. Hal ini berarti bahwa Pemerintah Kota Palopo telah menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material posisi keuangan Pemerintah Kota Palopo," tandasnya.

Pencapaian ini menandakan bahwa pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Palopo telah dilakukan secara optimal dengan memaksimalkan pelayanan berbasis teknologi dan informasi yang berdampak pada ketepatan waktu pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. (adv)


Opini Atas Hasil Pemeriksaan LKPD Kota Palopo sejak 2008-2016

2008 Disclaimer -
2009 Disclaimer -
2010 Disclaimer -
2011 Disclaimer -
2012 WDP -
2013 Disclaimer
2014 WDP
2015 WTP
2016 WTP.
* Ada kebocoran Rp8,4 miliar pada tahun 2010 yang ditemukan dan di angkat pada LKPD  TA 2013

Agus Arifin Nu'mang Lantik Pengurus LPTQ Palopo

Agus Arifin Nu'mang Lantik Pengurus LPTQ Palopo
Pengukuhan pengurus LPTQ Palopo. (ft:hms-hendra). 
PALOPO, TEKAPE.co – Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Qur`an (LPTQ) Sulsel, Ir H Agus Arifin Nu`mang, melantik pengurus LPTQ Kota Palopo periode 2017-2022, Sabtu 17 Juni 2017, di Auditorium Saokotae Kota Palopo.

Wakil Gubernur Sulsel, Agus Arifin Nu'mang, melantik pengurus LPTQ Kota Palopo yang diketuai Harisal A Latief, yang juga ketua DPRD Palopo.

Staf Ahli Wali Kota Palopo, DR HM Suyuti Yusuf, pada kesempatan itu mewakili Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, diharapkan LPTQ Palopo dapat menfasilitasi pembentukan LPTQ di sembilan kecamatan yang ada di wilayah Kota Palopo.

"Setelah terbentuk pengurus LPTQ di 9 kecamatan, maka kedepan ketika menghadapi ajang STQ dan MTQ, tidak lagi kesulitan mencari qari` dan qariah handal," ujarnya.

Sementara itu, Wagub SulSel berpesan agar program pembinaan karakter religius masyarakat, untuk senantiasa dikedepankan dengan berbagai upaya.

“Jika pembangunan fisik itu sangat mudah, karena terukur perencanaan dan pelaksanaannya. Sedangkan pembangunan karakter dan mental masyarakat butuh pendekatan serius, sebab tidak sama dengan pola yang dilakukan sebagaimana dengan pembangunan fisik," ungkapnya.

Ia juga mengajak pengurus LPTQ dan pihak lainnya, untuk memasyarakatkan dan menggalakkan gerakan mengaji, sehingga masyarakat dapat terjaga karakternya.

Turut hadir dalam kesempatan itu diantaranya asisten III setda Palopo, Dra Munasirah, sejumlah kepala SKPD, camat, para lurah dan sejumlah tokoh agama Islam. (hms)

Sudah 92 Persen Warganya Miliki BPJS, Palopo Jadi Kota dengan Persentase Terbanyak di Indonesia

Sudah 92 Persen Warganya Miliki BPJS, Palopo Jadi Kota dengan Persentase Terbanyak di Indonesia
PALOPO, TEKAPE.co - Berkat kepedulian Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, terkait jaminan kesehatan warganya, membuat Kota Palopo menjadi kota dengan persentase terbanyak di Indonesia yang menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Bedasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Kesehat (BPJS) Kota Palopo, sudah 92 persen masyarakat Kota Palopo terdaftar sebagai peserta BPJS.

Kepala BPJS Kota Palopo, Adriansyah, menuturkan, di Palopo sudah 92 persen masyarakat menggunakan BPJS. Ini menjadikan Kota Palopo menjadi kota pertama di Indonesia dengan persentase terbanyak warganya menggunakan BPJS.

Adriyansyah menambahkan, dari 92 persen itu, paling banyak peserta BPJS warga Palopo dibiayai oleh APBD Kota Palopo.

"Penerima bantuan iuran APBN sebanyak 47.873 orang, penerima bantuan iuran APBD 67.927 orang, pekerja penerima upa 31.539 orang pekerja bukan penerima upa 25.300 orang, bukan pekerja 3.240 orang, total peserta JKN 175.879 orang, dari jumlah penduduk 180,256," rinci Adryansah. (del)

Permudah Dapat Informasi Kelurahan, Pemkot Terapkan Aplikasi Dakopel

Permudah Dapat Informasi Kelurahan, Pemkot Terapkan Aplikasi Dakopel
Burhan Nurdin. 
PALOPO, TEKAPE.co - Pemerintah Kota Palopo melaksanakan sosialisasikan penerapan aplikasi pengelolan Data Pokok Kelurahan (Dapokel) di Lt II ruang pola Kantor Wali Kota Palopo, Selasa 13 Juni 2017.

Dalam sambutannya, Asisten Pemerintahan Kota Palopo, Burhan Nurdin, yang mewakili Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, memberikan apresiasi atas hadirnya aplikasi Dakopel.

Apalagi, di era digital saat sekarang ini, sudah saatnya masyarakat dapat mengakses informasi daerah, mulai dari tingkatan atas hingga pada tingkatan kelurahan.

“Ini inovasi baru. Selaku pemerintah, kami akan mendukung penuh penerapan aplikasi ini. Kehadiran aplikasi ini diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mendapatkan informasi sampai tingkatan Kelurahan,“ ungkapnya.

Sementara itu, Kasubag Pengembangan Prasarana Kelurahan dan Teknologi Tepat Guna Sekertariat Daerah Kota Palopo, Muhammad Amin, menjelaskan data pokok di Kelurahan akan dikemas melalui aplikasi. Sehingga warga dapat dengan mudah mengakses data dan informasi tanpa harus ke kantor Kelurahan.

“Semua data pokok kelurahan, seperti personil kelurahan, data kelembagaan, data umum, data lembaga-lembaga yang ada di Kelurahan, kedepannya akan dapat diakses melalui aplikasi,” jelas Amin.

Ia juga menjelaskan, penggunaan aplikasi dakopel ini, awalnya merupakan pengembangan peraturan menteri dalam negeri terkait pedoman penyusunan profil Desa dan Kelurahan. Dengan tujuan memberika ke memudahan penyajian data di Kelurahan.

“Berangkat dari itu kami mencoba membuat inovasi sederhana dengan pembuatan aplikasi ini sehingga penyajian data di Kelurahan bisa seragam,” jelasnya.

Amim menuturkan, kedepan aplikasi ini akan berbasis website. Namun untuk memaksimalkan aplikasi ini sangat diharapkan keterlibatan semua pihak terkait, sehingga pengimputan data dapat rampung dengan cepat.

“Artinya, dukungan dari semua pihak sangat kami harapkan agar aplikasi ini dapat kita fungsikan secepatnya,” tandadnya.

Sosialisasi ini dihadiri oleh seluruh Lurah.dan beberapa staf kelurahan dalam lingkup prmerintah Kota Palopo. (hms)

Raskin di Palopo Segera Disalurkan Sekaligus tuk 2 Triwulan

Raskin di Palopo Segera Disalurkan untuk 2 Triwulan
Safari Ramadan Sekkot Palopo di Salekoe. 
PALOPO, TEKAPE.co - Sekkot Palopo, H Jamaluddin Nuhung, menyampaikan, Beras Sejahtera (Rastra) atau Bersa Miskin (Raskin) dalam waktu dekat ini akan disalurkan sekaligus dua triwulan, mulai Januari hingga Juni 2017.

Hal ini disampaikan saat membacakan sambutan seragam wali kota Palopo, pada malam ke-15 Ramadan 1438 H, di Masjid Nurul Yakin Kelurahan Salekoe Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, Jumat 9 Juni 2017.

"Adapun keterlambatan penyaluran raskin ini karena persoalan penyesuaian data penerima, yang harus disingkronkan dengan data pusat. Insya Allah, raskin segera dibagikan, mulai dari Januari hingga Juni. Ini hanya persoalan data," ungkap Jamaluddin Nuhung.

Ia menyebutkan, beberapa program lain juga dianggarkan untuk memberikan yang terbaik bagi masyarakat Kota Palopo. Namun diperlukan kerja sama yang baik dari semua stoke holder dan mayarakat agar dapat menciptkan situasi yang kondusif, sehingga pengerjaan program tersebut dapat berjalan dengan baik.

"Hal lian yang patut dibanggakan juga adalah pemeriksaan pengelolaan keuangan Kota Palopo, oleh pihak BPK RI yang dinilai sangat baik, sehingga tahun ini kembali Kota Palopo menerima opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Ini artinya  pengelolaan keuangan daerah aman, atau tidak adak masalah,” ungkap Sekkot.

Ia juga mengharapkan selama bulan suci Ramadan dapat bersama sama melaksanaka ibadah puasa dengan baik, dan melakukan kegiatan kegiatan positif agar pahala semakin bertambah.

Sementara itu, Wali Kota Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, yang diwakili Kepala Badan Pengelolaan Keuangan Dan Asset Daerah (BPKAD) Kota Palopo, Hamzah Djalante, melaksanakan safari di Masjid Nurul Khairiyyah, di Kelurahan Mungkajang Kecamatan Mungkajang.

Pada kesempatan itu Hamzah Jalante, membacakan sambutan seragam Walikota, kembali mengingatkan kepada masyarkat agar dapat memanfaatkan fasilitas kesehatan yang saat ini telah digratiskan oleh pemerintah. Pada 2017 ini dianggarkan Rp15 miliar, guna membayar premi asuransi kesehatan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah.

“Karena seperti apa yang disampaikan  Walikota dirinya tidak ingin ada masyarakat Kota Palopo yang tidak memeriksakan kondisi kesehatan mereka atau tidak berobat karena alasan tidak ada biaya,” ungkap  Hamzah.

Bukan hanya kesehatan, lanjut dia, namun begitupun program pendidikan gratis paripurna yang telah digratiskan pada tingkat SD hingga SMA yang pada 2017 ini telah dianggarkan Rp7 miliar yang bersumber dari APBD .

“Selaku pemerintah akan memberikan kemudahan kepada msyarakat  dalam beberapa hal, termasuk masalah pendidikan dan kesehatan. Itulah kenapa saya sangat mengutamakan program Kesehatan dan pendidikan sejak awal saya menjabat Wali Kota, karena saya paham betul kalau 2 hal tersebut adalah kebutuhn dasar masyarakat,” jelas Hamzah.

Rombongan Sekda Kota Palopo, didampingi beberapa Kepala SKPD, serta Camat Lurah se Kecanatan Wara Timur, sementara rombongan Walikota Palopo yang di Wakili oleh Hamzah Jalante turut bersama Anggota DPRD Kota palopo Alfri Djamil dan Misbahuddin, Camat mungkajang dan para lurah,  Pada kesempatan itu masing masing pimpinan rombongan menyerahkan bingkisan kepada masing masing pengurus Mesjid. (hms)

DPMPTSP Palopo Angjangsana ke 8 Panti Asuhan

DPMPTSP Palopo Angjangsana ke 8 Panti Asuhan
PALOPO, TEKAPE.co -- Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Palopo berbagi dengan anak yatim di 8 panti asuhan yang ada di Kota Palopo, Rabu 7 Juni 2017, 12 Ramadan 1438 H.

Kegiatan ini dikemas dalam Amaliyah Ramadan DPM-PTSP dengan membagi-bagikan sembako dan paket lebaran kepada para anak yatim.

Rombongan yang dipimpin Kepala DPMPTSP Palopo Farid Kasim Judas ini mendatangi satu per satu 8 Panti Asuhan tersebut. Itu diiringi dua truk box dan mobil jenis pick up yang memuat paket menyasar seluruh panti asuhan di Palopo.

"Kami membagi-bagikan sembako dan paket lebaran," kata Syam Zain, selaku Koordinator
Distributor di sela-sela kegiatan.

Kegiatan ini dimulai di Panti Asuhan Al-Huda, Batu Walenrang bagian utara Kota Palopo. Lalu menyisir ke arah selatan hingga Panti Asuhan Al-Muhaimin, di Jl Andi Djemma.

"Bersama Pak Kadis, tak satupun panti asuhan yang kami lewatkan. Tujuannya untuk berbagi rezeki, semoga dapat memberikan manfaat kepada sesama," katanya.

Adapun Panti Asuhan yang dikunjungi diantaranya, Panti Asuhan Opu Dg Risadju di Jalan Sungai Paremang, Halimatussaddiah, di Jalan Merdeka,
Nurhidayah di Jalan Yos Sudarso, Nur Ilahi di Jl Anoa Balandai, Al-Muhaymin di Jalan Andi Djemma, Al Huda di Jalan dr Ratulangi Walenrang, Al
Annur, Kelurahan Jalan Cendana, Kelurahan To'Bulung dan YPAB di Jalan Anoa Balandai. (wandi)

Ada Rumah Pangan, Pasar Murah Dadakan Ditiadakan di Palopo

Ada Rumah Pangan, Pasar Murah Dadakan Ditiadakan di Palopo
PALOPO, TEKAPE.co - Pemerintah Kota Palopo telah menyediakan rumah pangan yang menyediakan sembako murah bagi warga kurang mampu. Untuk itu, pasar murah dadakan ditiadakan Pemkot Palopo.

Hal itu disampaikan Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, pada safari Ramadan hari ke-12 Pemkot Polopo, yang dirangkaikan dengan zikir, doa, dan berbuka bersama masyarakat, di Masjid Jabal Nur, Kelurahan Rampoang, Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulsel, Selasa 06 Juni 2017.

Judas Amir, pada kesempatan itu menyampaikan, keberadaan rumah pangan yang baru-baru ini diresmikan, adalah wujud program pro rakyat. Sebab disana telah menyediakan dan menyuplai kebutuhan pangan guna memenuhi bahan pangan yang terjangkau bagi masyarakat.

“Rumah Pangan ini menyediakan kebutuhan pangan berupa beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung serta bahan pokok lainnya,” ungkap Judas.

Judas, menuturkan, dengan keberadaan rumah pangan ini, maka tidak akan ada lagi pasar murah  dadakan. Sebab barang-barang kebutuhan pokok masyarakat telah tersedia di rumah pangan, dengan harga yang murah.

“Rumah pangan ini melayani masyarakat pukul 08.00 wita hingga pukul 17.00 wita. Jadi kalau mau-ki belanja murah, silahkan belanja kebutuhan di rumah pangan,” ungkapnya.

Pada buka puasa bersama, turut hadir Kapolsek Wara Utara, Iptu Idris, staf ahli, dan para asisten, para kepala OPD, Camat Bara Andi Bachtiar, tokoh masyarakat dan para lurah se Kecamatan Bara serta masyarakat Kecamatan Bara. (hms)

Kamis, Pemkot Palopo Datangkan Ustaz Arifin Ilham

Kamis, Pemkot Palopo Datangkan Ustaz Arifin Ilham
PALOPO, TEKAPE.co - Untuk menggairahkan dimensi religi di Kota Palopo, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo akan mendatangkan ustaz kondang, Ust Arifin Ilham, Kamis 8 Juni 2017, di Masjid Agung Luwu Palopo.

Kedatangan pemimpin majelis Az-Zikra ini dalam rangka mengisi acara bertajuk 'Palopo Berzikir' bersama Ustaz Arifin Ilham, Kamis 8 Juni, pukul 21.00 wita.

"Ini adalah upaya menghidupkan syiar Islam di Kota Palopo. Dengan zikir ini juga, semoga Allah SWT menurunkan anugrah dan berkahnya di Kota Palopo," ujar Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir. (del)

Safari Ramadan, Wali Kota Palopo: Jangan Karena Beda Pilihan, Persaudaraan Terganggu

Safari Ramadan, Wali Kota Palopo: Jangan Karena Beda Pilihan, Persaudaraan Terganggu
Safari Ramadan di RSS Balandai. 
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, mengingatkan masyarakat agar tidak mudah dipecah belah. Apalagi menghadapi Pilkada serentak, jangan karena beda pilihan hubungan persaudaraan retak dan terganggu.

Hal itu disampaikan Judas pada Safari Ramadan Pemkot Palopo pada malam ke-10 Ramadan 1438 H, di Masjid Al-Khaerat, Kompleks Bukit Palopo Permai/RSS, Kelurahan Balandai Kecamatan Bara, Kota Palopo, Sulsel, Minggu 04 Juni 2017.

“Berbeda paham dalam pemikiran atau pilihan biasa saja. Namun hubungan kekerabatan harus tetap terjaga. Bukan hanya soal Pilkada, namun berbagai persoalan yang ada di masyarakat sebaiknya diselesaikan dengan baik, tanpa adanya perpecahan, “ harap Judas.

Ketika sebuah perpecahan terjadi dalam hubungan masyarakat, kata dia, dirinya meyakini tidak akan ada kebaikan yang akan didapatkan, karena yang mendominasi adalah pemikiran dan persaingan yang tidak sehat.

“Tidak akan ada kebajikan kalau masyarakat tidak bersatu, karena yang timbul justru persaingan yang tidak sehat. Jadi kalau kita mau kebaikan selaku ada dalam masyarakat, bersatu-ki,” ungkapnya.

Dirinya juga mengingatkan, agar masyarakat secara individu harus selalu mawas diri, dan harus selalu mengingatkan dalam kebaikan. Penegasan itu disampaikan bukan apa-apa, dirinya selaku walikota tidak berarti apa yang ia sampaikan selalu benar atau selalu ia tepati.

Dengan beratnya tugas yang ia emban dirinya meyakini tidak semua hal dapat ia lakukan dengan baik.

“Namun disinilah kita saling mengingatkan, saya selaku walikota Palopo, tidak mungkin tidak keliru. Ini yang paling saya takutkan, tidak mampu memberikan yang terbaik kepada msyarakat Kota Palopo. Jadi apapun itu, mari kita sama sama mengingatkan,” ungkapnya.

Dalam menyampaikan sesuatu, kata dia, harus selalu menjaga agar apa yang disampaikan dapat dipertanggung jawabkan. Termasuk mengimplementasikan apa yang kita sampaikan.

"Jangan sampai kita hanya tahu bicara, tapi tidak tahu meimplementasikan. Karena kalau dampai hal itu terjadi maka yang rugi adalah diri kita sendiri, artinya kita masuk kedalam orang orang yang merugi,” tandasnya.

Judas juga menjelaskan, safari Ramadan ini, selain bertujuan melaksanakan ibadah secara berjamaah, juga dimanfaatkan untuk mendekatkan diri kepada masyarakat.

Pada safari Ramadan malam ke-10, Walikota Palopo didampingi Kepala Badan  Kesbangpol, Kabag Kesra, Camat Bara dan Lurah Balandai. Pada safari ini dilaksanakan penyerahan bingkisan oleh  Wali Kota kepada pengurus masjid.

Sementara itu, berdasarkan daftar safari Ramadan Pemkot Palopo, pada malam ke-10, rombongan Wakil Walikota Palopo didampingi Kapokres Kota Palop, Ketua DPRD Kota Palopo dan Anggota DPRD Kota Palopo melaksankan safari di Masjid Jannatul Ma’Wa, di Kelurahan Mawa, Kecamatan Sendana.

Sementara rombongan Plt Sekretaris daerah Jmalauddin Nuhung yang didampingi Ketua Kejaksaan Negeri dan Ketua DPRD kota Palopo melaksankan safari Ramadan di Masjid Al Muslimin di Komp Perumahan Bumi Asri Kelurahan Songka Kecamatan Wara Selatan. (hms)

Pemkot Palopo Siapkan Sembako Murah, Cek Selisih Harganya Disini

Pemkot Palopo Siapkan Sembako Murah, Cek Selisih Harganya Disini
Peresmian rumah pangan. (ft:hms) 
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, meresmikan Rumah Pangan Kita (RPK) milik Pemerintah Kota Palopo, di Jl Malaja, Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, Minggu 4 Juni 2017, siang.

RPK ini menyiapkan sembako dan kebutuhan rumah tangga dengan selisih harga yang cukup murah dibanding di pasaran. Perbandingannya antara Rp1.500 hingga Rp5.000 per produk.

Rumah Pangan ini menyiapkan kebutuhan pangan, berupa beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung, serta bahan pokok lainnya.

Judas, menuturkan, rumah pangan pemerintah ini untuk menyuplai kebutuhan pangan ke masyarakat. Selain itu, rumah pangan ini diharapkan dapat menekan harga komoditas utama masyarakat.

"Ini salah satu wujud dari upaya kita menstabilkan harga pangan, dan perwujudan fungsi pemerintah untuk menyediakan bahan pangan yang terjangkau bagi masyarakat," ungkap Judas.

Judas menuturkan, kedepannya, di Kota Palopo tidak ada lagi pasar murah yang sifatnya insidentil atau dadakan. Sebab barang barang kebutuhan pokok masyarakat akan tersedia di rumah pangan, dengan harga yang relatif murah.

”Seiring waktu, pemerintah akan melakukan pengembangan rumah pangan ini. Ini akan terus akan ditingkatkan fasilitasnya, khususnya penyediaan fasilitas pendukung, seperti lemari pendingin untuk bahan pangan agar tetap segar dan sehat dikonsumsi oleh masyarakat,“ jelasnya.

Kepala UPTD Rumah Pangan Kota Palopo, Ruslan Dijah, menjelaskan, rumah pangan milik Pemkot Palopo ini nantinya akan menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, dan menjual kebutuhan pokok tersebut dengan harga yang sangat murah, dengan perbandingan harga antara Rp1500 hingga Rp5000.

"Perbedaan harga pasaran sangat jauh lebih murah. Seperti beras yang saat ini pada kisaran  harga di pasaran Rp10 ribu per kilogram (kg), untuk di rumah pangan hanya kami jual Rp8.500 per kg. Begitu juga gula yang kalau di pasaran mencapai harga Rp15 ribu per kg, untuk rumah pangan dijual dengan harga Rp10 ribu," jelas Ruslan Dijah.

Sesuai rencana, Rumah Pangan milik Pemkot Palopo ini melayani warga mulai pukul 08.00 wita hingga pukul 17.00 Wita.

Saat ini Pemkot Palopo akan mengembangkan 10 rumah pangan, yang terseber di seluruh kecamatan di Kota Palopo.

Hadir dalam peresmian, Staf Ahli Pemkot Palopo, Asisten I Pemkot Palopo, Dinas Perdagangan, Kota Palopo, Camat Wara Timur, dan para Lurah di Camat Wara Timur. (hms)

8 Lurah di Palopo 'Dikocok' Ulang, Ini yang Bergeser

8 Lurah di Palopo 'Dikocok' Ulang, Ini yang Bergeser
Pelantikan 8 lurah. (ft:hendra-hms) 
PALOPO, TEKAPE.co - Sebanyak 8 lurah dalam lingkup Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo kembali 'dikocok' ulang, di Auditorium Saokotae, Kompleks Rumah Jabatan Wali Kota Palopo, Sabtu 3 Juni 2017.

Mereka dilantik Asisten Pemerintahan Kota Palopo, Burhan Nurdin, yang mewakili Wali Kota Paopo HM Judas Amir, untuk Pengambilan Sumpah/Janji Jabatan Pejabat Eselon IV di Lingkup Pemerintah Kota Palopo.

8 lurah yang dilantik diantaranya, Hidayah SE, dilantik menjadi Lurah Lebang, yang sebelumnya sebagi kepala seksi Kententaraman dan Ketertiban Kecamatan Wara Barat.

Erick K SSos, menjabat Lurah Panjalesang, yang sebelumnya menjabat Lurah Lebang. Ia menggantikan Rahmawati Mustam SSos, yang digeser sebagai kepala sub bidang Penanganan Konflik pada Badan Kesebangpol dan Linmas Kota Palopo.

Selanjutnya, Andi Balawara Kira SE MSi, dilantik Lurah Murante, yang sebelumnya menjabat Lurah Kambo. Ia digantikan Lahuddin SAg sebagai Lurah Kambo, yang sebelumnya menjabat Sektaris Lurah Battang.

Lurah Amassangan di Kecamatan Wara kini dijabat Husrin M Padda SIP, yang sebelumnya menjabat Kepala Seksi Kedaruratan pada BPBD Kota Palopo. Ia menggantikan Mukhlisah SSTP MSi, yang digeser menempati jabatan baru sebagai kepala seksi operasional pengamanan persandian pada Dinas Persandian Kota Palopo.

Lurah Binturu kini dipercayakan kepada Hj Herliah, yang sebelumnya Fungsional Umum pada Badan Pengelolaan Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD) Kota Palopo. Ia menggantikan Ruslan Dijah, yang menduduki jabatan baru sebagai Kepala UPTD Rumah Pangan pada Dinas Perdagangan Kota Palopo.

Lurah Sumarambu kini dijabat Masrul SSos, yang sebelumnya sebagai Fungsional pada Kelurahan Sumarambu. Ia menggantikan Asdar Baharuddin SH, yang bergeser menjabat kepala seksi Kententraman dan Ketertiban pada Kecamatan Telluwanua.

Lurah Penggoli, yang sebelumnya dijabat Andi Amaliyah SSTP, kini diduduki Rahim Ramlan SE, yang sebelumnya menjabat sebagai Sekretaris Lurah Penggoli. Sementara Andi Amaliyah SSTP, bergeser menjadi kepala seksi pemberdayaan masyarakat penyaluran bantuan sosial dan penataan lingkungan pada Dinas Sosial Kota Palopo.

Asiste I Kota Palopo, Burhan Nurdin, pada kesempatan itu, mengatakan, mutasi, rotasi maupun promosi pejabat di lingkungan Pemkot Palopo kali ini sebagai bagian dari upaya penyegaran dan peningkatan kinerja.

"Ini juga merupakan bagian dari sistem pembinaan aparatur dan penataan struktur organisasi secara berkesinambungan. Itu dilakukan untuk meningkatkan kinerja organisasi, sekaligus pelayanan publik agar semakin berkualitas," ujarnya.

Burhan Nurdin, sesuai amanah Walikota Palopo, juga mengingatkan kepada seluruh pejabat yang dilantik untuk dapat meningkatkan semangat kerja atas berdasarkan kemampuan yang dimiliki. Juga mengupayakan penyempurnaan dan perbaikan kerja yang semakin efektif dan efisien.

"Bagi saya, mutasi tidak akan saya laksanakan jika organisasi berjalan baik. Jadi seorang PNS juga harus selalu siap untuk menerima apapun tugas atau tanggung jawab yang diberikan," tegasnya.

Dijelaskannya, pelaksanaan mutasi itu kali ini melihat kemampuan seseorang dalam melaksanakan tanggung jawab. Tidak melihat dari masa waktu atau masa bertugas seseorang.

”Terkait penempatan PNS dalam sebuah struktur, tentunya menyesuaikan dengan kedisiplinan ilmu yang dimiliki seorang PNS,“ tandasnya.

Turut mendampingi Asisten Pemerintahan Burhan Nurdin, yakni Kepala BKD Dahri Salleng dan Staf Ahli Bidang Kemasrakatan Pemerintah Kota Polopo DR H Suyuti. (hms)

Bukber di Wara, Wali Kota Tekankan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Bukber di Wara, Wali Kota Tekankan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
PALOPO, TEKAPE.co - Hari ke-7 Ramadan 1438 H/2017 M, Pemkot Polopo kembali menggelar zikir, do’a dan buka bersama (bukber) dengan masyarakat Kecamatan Wara, di Masjid As-Syura, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulsel, Jumat 02 Juni 2017.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Palopo, H Judas Amir, mengharapkan kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan dan tetap menjaga hubungan silturahmi, dan tetap saling mengingatkan terkait hal-hal yang dapat merusak kerukunan antar sesama umat beragama.

Hal lain yang menjadi sorotan Wali Kota Palopo, menyangkut persoalan kesehatan masyarakat. Menurutnya jaminan kesehatan di masyarkat adalah tanggung jawab pemerintah. Untuk itu, pihaknya memperjuangkan betul agar masyarakat Palopo tidak memimirkan lagi biaya kesehatan mereka, dengan cara menggeratiskan jaminan kesehatan secara menyeluruh.

“Saya paham betul kondisi masyarakat yang kadang tidak memikirkan kesehatan mereka, karena adanya kendala biaya, makanya selaku walikota saya sangat fokus akan hal itu,” ungkap Judas.

Sebagai bukti seseriusan dirinya akan kesehatan masyarakat, sehingga dirinya sangat mewanti-wanti kepada SKPD terkait, agar tidak main-main dengan program kesehatan ini, termasuk memperjuangkan anggaran jaminan kesehatan tersebut agar jangan sampai bermasalah.

“Bagi saya, kalau kesehatan masyarakat sudah dapat dijaminkan, pemerintah bisa fokus terhadap program lainnya,” ungkapnya.

Bukan hanya sampai BPJS yang digratiskan, sebelumnya, pemerintah sudah membuat UPTD Jemput Antar (JA), yang memberikan kemudahan bagi masyarakat agar dapat menerima perawatan dan pemeriksaan kesehatan di rumah.

Bahkan, masyarakat dapat langsung dibawa ke rumah sakit ketika memang masyarakat membutuhkan perawatan lanjutan.

“Ini saya sampaikan agar masyarakat tidak ragu menggunakan sarana kesehatan yang sudah disediakan oleh pemerintah karena semua itu gratis. Jadi silahkan dinikmati pelayanan itu,”  harapnya.

Dirinya juga menyampaikan, tidak menutup diri bagi masyarakat ketika ada masalah yang masih menjadi kendala. Silahkan sampaikan keluhannya dan akan langsung menindaklanjuti selama itu untuk kepentingan bersama. (hms)

Bukber di Wara Timur, Wali Kota Palopo Support Guru Mengaji

Bukber di Wara Timur, Wali Kota Palopo Support Guru Mengaji
Judas Amir saat menyampaikan sambutannya. 
PALOPO, TEKAPE.co - Kecamatan Wara Timur mendapat giliran jadi tuan ruman zikir dan do’a bersama, dirangkaikan dengan buka puasa (Bukber) dengan masyarakat, di Masjid Al Ikhwan, Perumahan Bumi Tompotikka Permai, Kelurahan Salekoe Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, Kamis 01 Juni 2017.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, memberikan support kepada guru mengaji. Sebab menurutnya, baik tidaknya generasi pemimpin Islam kedepan, tergantung dari bagaimana guru mengaji saat ini dalam membimbing anak didiknya.

“Keberadaan guru ngaji menjadi penentu identitas bagi pemeluk agama Islam di masa mendatang. Sebab tidak ada gunanya bagi seorang pemeluk agama Islam ketika mereka tida dapat baca tulis Alquran,” ungkapnya.

Ketua Nasdem Luwu ini menuturkan, ilmu agama, terutama mengaji, sangat dibutuhkan bagi kehidupan umat manusia sekarang ini, yang tengah mengalami kemunduran akhlak.

"Penyebab kemunduran akhlak diantaranya, makin berkembangnya teknologi. Kemajuan telekomunikasi canggih yang mengubah pola hidup masyarakat," ujarnya.

Judas menuturkan, generasi muda yang mempelajari Alqur’an, cenderung memiliki karakter dan kepribadian yang baik, sehingga membuat pribadi para pemuda menjadi pribadi yang menawan, religius, serta memiliki kecerdasan di dalam bertingkah layaknya pemuda yang beriman.

Pada buka puasa bersama itu, turut hadir Ketua DPRD Kota Palopo Harisal A Latief, para staf ahli, para asisten, kepala OPD, camat Wara Timur Andi Baso Asnur, tokoh masyarakat dan para lurah se Kecamatan Wara Timur.

Walokota Palopo juga menyerahkan bantuan pembangunan masjid dan pengembangan akhlak sebesar Rp15 juta, yang langsung dimasukan ke rekening pengurus Masjid Al-Ikhwan. (hms)

Hari Lahir Pancasila di Palopo, Ini Pesan-pesan Presiden

Hari Lahir Pancasila di Palopo, Ini Pesan-pesan Presiden
Wali Kota Palopo saat upacara hari lahir Pancasila. (ft:hms-hendra) 
PALOPO, TEKAPE.co - Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo melaksanakan upacara peringatan hari lahir Pancasila, Kamis 1 Juni 2017, di Lapangan Gaspa Kota Palopo, Sulsel.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, membacakan sambutan seragam Presiden Indonesia, Joko Widodo.

Dalam sambutan tertulis presiden, dijelaskan, Pancasila merupakan  hasil dari satu kesatuan  proses yang dimulai dengan rumusan Pancasila tanggal l Juni 1945, yang dipidatokan Ir Sukarno,  Piagam Jakarta tanggal 22 Juni 1945, dan rumusan final Pancasila tanggal 18 Agustus 1945.

"Adalah jiwa besar para founding fathers, para ulama dan pejuang kemerdekaan dari seluruh  pelosok Nusantara, sehingga kita bisa membangun kesepakatan bangsa yang mempersatukan kita," ujarnya.

Harus diingat, lanjut dia, bahwa kodrat bangsa Indonesia adalah keberagaman. Takdir Tuhan untuk Indonesia adalah keberagaman. Dari Sabang sampai Merauke adalah keberagaman. Dari Miangas  sampai Rote adalah juga keberagaman. Berbagai etnis, bahasa, adat istiadat, agama, kepercayaan  dan golongan bersatu padu membentuk  Indonesia. Itulah  kebhinneka tunggal ika-an.

"Namun, kehidupan berbangsa dan bernegara kita sedang mengalami tantangan. Kebinekaan kita  sedang diuji. Saat ini ada pandangan dan tindakan yang mengancam kebinekaan dan keikaan kita.  Saat ini ada sikap tidak toleran yang mengusung ideologi selain Pancasila. Masalah ini semakin mencemaskan tatkala diperparah oleh penyalahgunaan media sosial yang banyak menggaungkan hoax alias kabar bohong," ujarnya.

Ia menyebutkan, bangsa Indonesia perlu belajar dari pengalaman buruk negara lain yang dihantui  oleh radikalisme, konflik sosial, terorisme dan perang saudara. Dengan Pancasila dan UUD 1945 dalam bingkai NKRI dan Bhinneka Tunggal Ika, kita bisa terhindar dari masalah tersebut.

"Kita bisa hidup rukun dan bergotong royong untuk memajukan negeri. Pancasila, Indonesia adalah harapan dan rujukan masyarakat internasional untuk membangun dunia yang damai, adil dan makmur  di tengah kemajemukan," katanya.

Oleh karena itu, Presiden mengajak peran aktif para ulama, ustaz, pendeta, pastor, bhiksu,  pedanda, tokoh masyarakat, pendidik, pelaku seni dan budaya, pelaku media, jajaran birokrasi,  TNI dan Polri serta seluruh komponen masyarakat untuk menjaga Pancasila.

Pemahaman dan pengamalan Pancasila dalam bermasyarakat, berbangsa dan bernegara harus terus  ditingkatkan. Ceramah keagamaan, materi pendidikan, fokus pemberitaan dan perdebatan di media sosial harus menjadi bagian dalam pendalaman dan pengamalan nilai-nilai Pancasila.

"Kita juga harus waspada terhadap segala bentuk pemahaman dan gerakan yang tidak sejalan dengan Pancasila. Pemerintah pasti bertindak tegas terhadap organisasi-organisasi dan gerakan-gerakan  yang Anti Pancasila, Anti-UUD 1945, Anti-NKRl, Anti-Bhinneka Tunggal Ika. Pemerintah pasti  bertindak tegas jika masih terdapat paham dan gerakan komunisme yang jelas-jelas sudah dilarang di bumi Indonesia," tegas Presiden, yang dibacakan Wali Kota Palopo.

Sekali lagi, Presiden mengajak untuk menjaga perdamaian, jaga persatuan, dan jaga persaudaraan. "Mari kita saling bersikap santun, saling menghormati, saling toleran, dan saling membantu untuk kepentingan bangsa. Mari kita saling bahu-membahu, bergotong royong demi  kemajuan Indonesia," imbaunya. (hms)

Zikir di Lebang, Wali Kota Palopo: Pengelolaan Anggaran Lebih Fokus Pada Kesejahteraan

Zikir di Lebang, Wali Kota Palopo: Pengelolaan Anggaran Lebih Fokus Pada Kesejahteraan
Zikir dan buka bersama di Lebang. (ft:hendra-hms) 
PALOPO, TEKAPE.co - Pemeritah Kota (Pemkot) Polopo menggelar zikir dan do’a bersama, yang dirangkaikan dengan buka puasa bersama masyarakat, di Masjid Nurul Yaqin Kelurahan Lebang Kecamatan Wara Barat, Kota Palopo, Sulsel, Rabu 31 Mei 2017.

Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, menuturkan, beragama artinya menjalankan perintah agama. Ini sama halnya bermasyarakat.

Sama halnya dengan pemerintahan yang berjalan sesuai dengam aturan yang ada. Salah satunya yang saat ini dilaksanakan adalah bagimana masyarakat dalam melaksanakan keseharian mereka, tidak memikirkan lagi masalah kesehatan pendidikan dan hal lainnya. Sebab Pemkot telah menggratiskan beberapa kebutuhan pokok masyarakat. Diantaranya pendidikan, kesehatan, dan raskin.

Judas Amir juga menghimbau, agar masyarakat di Kecamatan Wara Timur, khususnya di Kelurahan Lebang, agar tetap menjaga toleransi yang selama ini telah terjalin dengan baik.

Sejalan dengan pedoman mengelolaan pemerintahan, Judas menegaskan, dalam pengelolaan anggaran, Pemkot lebih mengutamakan dari segi menyejahterakan masyarakat.

“Ini tentunya dengan kemampuan anggaran yang ada, bukan dipaksakan. Sebab maju dan berkembangnya suatu daerah, tergantung pada kesejahteraan rakyatnya,” tandas Walikota.

Sementara itu, Dandim 1403 Sawerigading, Letkol Kav Cecep Tendi Sutendi, mengharapkan kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan. Tetap menjaga hubungan silturahmi, dan tetap saling mengingatkan terkait hal-hal yang dapat merusak kerukunan antar sesama umat beragama.

Dandim juga menyinggung soal narkoba, yang saat ini semakin lihai dan menyasar generasi muda, bahkan anak-anak sekolah.

“Tetap bersama-sama mengontrol kondisi lingkungan dan pergaulan anak-anak kita, agar terhindar dan terjerumus kedalam penyalahgunaan Narkoba,” harap Dandim.

Zikir tersebut dihadiri ratusan masyarakat Kelurahan Lebang. Pembawa Hikmah pada acara tersubat, staf ahli bidang Kesra Ust HM Suyuti Yusuf. (hms)

Terbaru

Recent Posts Widget