Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Bukber di Rutan Kelas IIB Masamba, Husler Didoakan Warga Binaan

Bukber di Rutan Kelas II B Masamba, Husler Didoakan Warga Binaan
MASAMBA, TEKAPE.co - Sebanyak 358 warga binaan rumah tahanan klas II B Masamba nampak larut dalam suasana penuh sukacita dan sangat berbangga ketika dapat berbaur langsung bersama dengan Bupati Luwu Timur serta sejumlah Kepala OPD lingkup Pemkab Luwu Timur.

Mereka mendapat pencerahan dari Bupati Luwu Timur, pada acara silaturahmi dan buka puasa bersama, yang digelar Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, Selasa 20 Juni 2017, di Rumah Tahanan Kelas II B Masamba, Kabupaten Luwu Utara.

Suasana nampak semakin cair ketika salah seorang narapidana sempat menitipkan salam disertai ucapan terima kasih kepada Muh Thorig Husler, selaku Bupati Luwu Timur, yang telah berkesempatan meluangkan waktunya untuk menjenguk mereka para warga binaan dan narapidana Rutan Klas IIB masamba.

“Semoga beliau, (H Husler, red) selalu diberkahi kesehatan, kesuksesan, dan keselamatan dunia akhirat,” ujar salah seorang perwakilan narapidana.

Pembacaan qalam ilahi mengawali rangkaian acara buka puasa bersama jajaran Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dengan segenap warga binaan dan narapidana Rutan Kelas IIB Masamba.

Di kesempatan tersebut Bupati Luwu Timur menyampaikan ucapan selamat menunaikan ibadah puasa kepada seluruh warga binaan yang melaksanakan serta berkesempatan memberikan sebuah motivasi tentang berkah Ramadan dan soal taubat.

Ia mengingatkan kepada seluruh warga binaan bahwa setiap manusia itu tidak ada yang sempurna dan pasti pernah melakukan kesalahan baik itu hal yang kecil maupun besar.  "Yang penting mau bertobat, Allah itu Maha Pengampun," katanya.

Menurut Husler, bulan Ramadan ini, bulan baik untuk memperbaiki diri, karena Allah SWT membuka pintu taubat selebar-lebarnya maka akan rugi kalau tidak memanfaatkan kesempatan itu.

“Yang penting kita menyadari itu semua dan segera memperbaiki diri. Semoga kegiatan ini dapat memberikan manfaat, semangat dan motivasi bagi kita semua untuk mengubah diri menjadi lebih baik,” ucap Husler

Turut hadir dalam kegiatan tersebut kepala rutan klas II B masamba Efendi, Asisten Pemerintahan, Dohri Ashari, Asisten Adiministrasi Umum, Aini Endis Anrika Serta sejumlah kepala OPD Lingkup Pemda Luwu Timur. (hms)

Pemkab Lutim Siapkan ASN Profesional Lewat Diklat

Pemkab Lutim Siapkan ASN Profesional Lewat Diklat
Husler saat berbicara di depan peserta Diklat. 
MAKASSAR, TEKAPE.co - SKP adalah Sasaran Kerja Pegawai merupakan salah satu unsur yang ada di dalam penilaian prestasi kerja pegawai negeri sipil yang diatur dalam Peraturan Pemerintah Nomor 46 Tahun 2011.

Namun dalam pelaksanaannya, masih banyak terdapat masalah, baik dalam hal penyusunan maupun pengisian SKP. Ini disebabkan karena beberapa faktor, baik SDM-nya, sistemnya, maupun aturan-aturan yang terkait dengan pengisian SKP.

Olehnya itu, pembekalan Pendidikan dan Pelatihan (Diklat) SKP bagi PNS ini sangat penting dilaksanakan untuk memberikan pemahaman dilingkungan kerjanya mengenai penyusunan dan penilaian SKP sehingga apabila tidak segera dipahami dapat merugikan pegawai yang bersangkutan.

Demikian disampaikan Bupati Luwu Timur H.M. Thorig Husler saat membuka Diklat Penyusunan dan Pengisian SKP, Berita Pemeriksaan Acara Hukuman Disiplin (BAP HD) dan UU Perkawinan Lingkup Pemerintah Kabupaten Luwu Timur Tahun 2017, di Hotel Swiss Bel Inn, Makassar, Selasa (19/06/2017).

Demikian halnya dengan tata cara Pemeriksaan dan Pembuatan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) Pelanggaran Disiplin, Bupati berharap nantinya bisa diperoleh pemahaman serta mengetahui substansi apa yang diatur Peraturan Pemerintah Nomor 53 tahun 2010, sehingga setiap PNS memiliki kesadaran penuh untuk bekerja dengan penuh kedisiplinan, bersemangat dan memiliki tanggungjawab yang tinggi.

"Kedepan kedisiplinan pegawai harus jadi barometer untuk peningkatan kualitas sumber daya manusia yang lebih berkinerja serta mengedepankan pelayanan terhadap masyarakat," ujar Bupati didepan peserta diklat.

Terakhir Bupati menyampaikan terkait UU Perkawinan, agar nantinya sebagai ASN diharapkan paham tentang UU Perkawinan, sehingga sebelum proses berlanjut ditingkat atas bisa diselesaikan di lingkungan kerja masing masing.

"Saya ingatkan, bahwa diklat ini bukan merupakan kegiatan seremoni belaka, akan tetapi saya letakkan harapan besar agar dapat mengaplikasikan ilmu yang diperoleh selama pelaksanaan diklat ini di Kabupaten Luwu Timur yang sama kita cintai sehingga Visi Kabupaten Luwu Timur Terkemuka 2021 dapat terwujud," harap Husler.

Sebelumnya Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kabupaten Luwu Timur, Kamal Rasyid melaporkan, tujuan diselenggarakannya Diklat ini yakni tercapainya pemahaman untuk menjamin objektifitas pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN) yang dilakukan berdasarkan pedoman prilaku kerja sebagai berikut, Integritas, Komitmen, dan Disiplin.

Kegiatan diklat ini diikuti pegawai yang bertugas sebagai Sekretaris SKPD dan Kasubag Perencanaan Lingkup Pemerintah Kahupaten Luwu Timur yang berjumlah 50 pegawai yang berlangsung dari tanggal 19-22 Juni 2017.

Adapun Tenaga Pengajar/Narasumber yang akan memberikan materi selama pelaksanaan diklat antara lain Badan Pertimbangan Kepegawaian Badan Kepegawaian Negara (BAPEK BKN) RI dan Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara Reformasi Birokrasi (Kemenpan RB) RI Jakarta serta widyaiswara dari Pusat Kajian Pelatihan dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (PUSKAPEM SDM). (ophy/hms)

Pemkab Lutim Segera Cairkan Bantuan Beasiswa

Pemkab Lutim Segera Cairkan Bantuan Beasiswa
Husler saat safari Ramadan di Angkona, Lutim. 
ANGKONA, TEKAPE.co - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, berjanji dalam waktu dekat ini, akan mencairkan bantuan beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

Hal itu ditegaska Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, dalam sambutannya, pada acara safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, di Kecamatan Angkona, Senin 12 Juni 2017.

"Insya Allah dalam waktu dekat, dana ini sudah bisa kita cairkan. Peraturan Bupati sudah selesai, jika tak berhalangan, dana akan dicairkan Juli 2017 ini, bagi mahasiswa yang sudah melengkapi persyaratan," kata Husler.

Ia merincikan, salah satu kriterianya IPK harus 3.00 dan Universitasnya juga terakreditasi B. Sementara bagi mahasiswa kurang mampu tentu ada syarat tertentu yang juga harus dipenuhi.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengatakan program bantuan beasiswa bagi mahasiswa ini memang merupakan salah satu program prioritas yang tertuang dalam visi misi.

Sebelum disalurkan, terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi agar program ini berjalan sesuai harapan.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, bahwa mahasiswa penerima bantuan nantinya akan memperoleh kartu ‘khusus’ yang dinamakan ‘Kartu Luwu Timur Sarjana’.

Kartu berupa ATM yang akan digunakan para mahasiwa penerima bantuan untuk bertransaksi dalam program ini.

"Dengan disalurkannya beasiswa pendidikan ini Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap dapat membantu mahasiswa yang sedang melaksanakan pendidikan, demi peningkatan SDM daerah yang profesional dan berkualitas untuk membangun negeri," lanjutnya berharap.

Untuk diketahui dari total dana bantuan Rp13 miliar diperuntukkan bagi tiga ribuan lebih mahasiswa Luwu Timur.

Jika ada kekurangan maka akan ada penambahan di anggaran perubahan. Penyaluran dana bantuan dilakukan sesuai dengan proporsi yakni setiap semester.

Estimasi besaran beasiswa yang diberikan kepada setiap mahasiswa dalam program ini, masing-masing sebesar Rp4 juta per tahun atau Rp2 juta setiap semester. (ophy/hms)

Lutim Bimtek 70 Angkatan Kerja Muda Sertifikasi SKKNI

Lutim Bimtek 70 Angkatan Kerja Muda Sertifikasi SKKNI
Foto bersama peserta Bimtek dengan Wabup Lutim dan Kemkominfo. 
MALILI, TEKAPE.co - Kabupaten Luwu Timur terpilih sebagai salah satu lokus penyelenggaran sertifikasi kompetensi berbasis Standar Kompetensi Kerja Nasional Indonesia (SKKNI) di bidang teknologi informatika (IT), yang digagas Badan Litbang Literasi Profesi SDM Komunikasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo).

Kegiatan itu dibuka Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, didampingi Kadis Kominfo Luwu Timur, Andi Murphy. Turut hadir pula Kepala BBPPKI Makassar Kementerian Kominfo, Ruslan Harun.

Peserta Bimtek SKKNI ini diikuti 70 orang angkatan kerja muda yang dipusatkan di Aula Hotel Sikumbang Kecamatan Tomoni,  Senin 12 Juni 2017.

Dalam sambutanya, Irwan mengatakan, di era Masyarakat Ekonomi Asean (MEA) saat ini menuntut tersedianya tenaga kerja yang kompeten di setiap bidang.

Menurutnya, banyak industri yang mempersyaratkan agar tenaga kerjanya memiliki sertifikasi kompetensi yang kredibel. Itu artinya tenaga kerja harus memiliki sertifikasi yang diterbitkan lembaga otoritas yang diakui sah.

Irwan menambahkan pemerintah Kabupaten Luwu Timur berkomitmen membentuk skill labor dengan melibatkan seluruh stakeholder dengan sasaran membantu angkatan kerja muda untuk memiliki keahlian dan pemikiran yang bersifat global.

Selain itu, kata Irwan menggalakan pelatihan sejenis guna membantu tenaga kerja untuk memiliki keterampilan yang memadai sesuai dengan kebutuhan industri tenaga kerja.

Kepala BBPPKI Makassar Kementerian Kominfo, Ruslan Harun mengatakan sertifikasi SKKNI bertujuan untuk membantu angkatan kerja muda dalam meningkatkan kompetensi SDM di bidang informatika agar lebih kompetitif diera saat ini.

"kompetensi standar ini nantinya dapat dimanfaatkan untuk mencari lapangan pekerjaan, agar para angkatan kerja muda tersebut dapat bersaing di era globalisasi teknologi," katanya.

Kadis Kominfo, Andi Murphy mengatakan ke 70 orang peserta ini difokuskan yang memiliki ijazah teknologi informatika. Kegiatan ini berlangsung selama tiga hari, yakni mulai tanggal 12-14 Juni 2017. (hms)

Malam Nuzulul Quran, Husler: Bacalah Tanda-tanda Alam

Malam Nuzulul Quran, Husler: Bacalah Tanda-tanda Alam
MALILI, TEKAPE.co - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur menggelar peringatan malam Nuzulul Quran atau malam diturunkannya kitab suci Alquran pada malam 17 Ramadan.

Peringatan yang dihadiri Bupati Luwu Timur H Muh Thoriq Husler bersama wakilnya, Irwan Bachry Syam tersebut, digelar di Masjid Agung Malili, Minggu malam, 11 Juni 2017.

Ratusan ummat Islam juga tampak khusyuk saat mengikuti acara tersebut. Bupati Luwu Timur berpesan kepada seluruh jamaah yang hadir, untuk tetap berpengang pada kitab suci Alquran dalam kehidupan sehari-hari.

Ia menjelaskan, ayat yang pertama kali diterima Nabi Muhammad SAW adalah "Iqra" (bacalah). Menurutnya, ayat tersebut tidak hanya bermakna seruan untuk membaca teks,  namun lebih dari itu ayat tersebut mengajak untuk dapat membaca dan menafsirkan tanda-tanda alam.

"Bencana longsor yang baru-baru ini terjadi di wilayah kita, itu memberikan pesan untuk kita semua," ungkap Husler.

Ia menjelaskan, bencana adalah tanda-tanda alam yang seharusnya dapat dibaca sebagai pesan, agar seluruh masyarakat lebih waspada dan memperbaiki hubungan dengan alam dengan tidak merusak dan bertindak semena-mena kepada lingkungan.

Senada dengan Husler,  Prof DR HM Arifin Hamid, seorang mubaliq dan akademisi Universitas Negeri Makassar, juga mengungkapkan jika hakikat diturunkannya kitab suci Alquran adalah untuk menjadi rahmat bagi semesta alam.

Hal tersebut disampaikan Arifin Hamid saat membawakan hikmah peringatan Nuzulul Quran. "Semua manusia itu khalifah," katanya.

Ia menjelaskan, sebagai khalifah di muka bumi, manusia hendaknya menjadi pembawa rahmat bukan malapetaka, dengan menjaga dan melestarikan alam sebagai ciptaan Tuhan.

Dirinya juga mengingatkan, agar umat Islam tidak mengkerdilkan makna Alquran dengan hanya memaknainya secara tekstual, akan tetapi lebih kontekstual sehingga menjadi rahmat bagi semesta alam. (hms)

Masyarakat Diminta Aktif Awasi Proyek Fisik di Lutim

Masyarakat Diminta Aktif Awasi Proyek Fisik di Lutim
Warga yang hadir saat safari Ramadan di Tomoni Timur. 
MALILI, TEKAPE.co - Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, meminta masyarakat mengawasi setiap proyek fisik yang ada di wilayahnya masing-masing.

Menurutnya pelibatan masyarakat bersama unsur pemerintah desa dalam mengawasi proyek fisik akan  lebih efektif.

Pernyataan tersebut disampaikan Husler, di hadapan masyarakat saat safari Ramadhan pemerintah daerah bersama seluruh masyarakat Kecamatan Tomoni Timur, di halaman rumah jabatan Camat Tomoni Timur, Kamis 08 Juni 2017.

"Awasi dan laporkan jika ada proyek fisik yang menyalahi bestek. Proyek fisik itu didanai negara, jadi hasilnya harus berkualitas agar bisa dimanfaatkan masyarakat dalam waktu yang lama," katanya.

Terkait cuaca yang cukup ekstrim, Husler menghimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan dini. Apalagi, kata Husler, wilayah Luwu Timur ini memang masuk sebagai salah satu daerah zona rawan bencana nasional.

"beberapa waktu lalu kita baru saja terkena bencana longsor di Desa Maliwowo Angkona dan Desa Ussu Malili. Belum lagi sebagian masyarakat kita di wilayah kecamatan kalaena juga terkena bencana banjir. Ini semua harus menjadi perhatian kita bersama agar lebih waspada," tambahnya.

Camat Tomoni Timur, Muhammad safril dalam laporannya mengatakan secara umum kondisi wilayahnya dalam keadaan kondusif. Dikatakannya selama bulan ramadhan ini toleransi dan kebersamaan umat beragama berlangsung sangat baik.

"Semua ini karena dukungan pihak keamanan Polri dan TNI dibantu tokoh agama dan tokoh masyarakat," katanya.

Untuk kegiatan fisik, katanya  yang masuk di Kecamatan Tomoni Timur berjumlah 30 kegiatan dengan alokasi anggaran kurang lebih mencapai Rp9 Miliar. (hms)

Husler Bagikan Motor Dinas kepada Kepala Dusun di Lutim

Husler Bagikan Motor Dinas kepada Kepala Dusun di Lutim
Penyerahan sepeda motor kepada para kepala dusun. 
MALILI, TEKAPE.co - Sebagai pendorong peningkatan kinerja para kepala dusun, Pemerintah Kabupaten Luwu Timur melalui Dinas Pemberdayaan dan Pemerintahan Desa memberikan kendaraan operasional roda dua.

Penyerahan motor dinas bagi para kepala dusun ini dilakukan Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler saat menggelar safari Ramadan di Kecamatan Wotu, Minggu 04 Juni 2017.

"Penyerahan motor dinas bagi para kepala dusun ini disamping untuk memotivasi kadus dalam melaksanakan tugas, juga merupakan program yang kami tuangkan dalam visi misi kami dulu yang telah terealisasi," kata Husler.

Jumlah motor dinas yang diserahkan selama safari Ramadan ini nantinya sebanyak 20 unit motor. Masing-masing kecamatan mendapatkan dua unit motor untuk tahap pertama.

Selain motor untuk Kepala Dusun, Pemda Luwu Timur juga menyerahkan mobil operasional bagi desa. Untuk tahun ini sebanyak 11 unit mobil diserahkan.

Safari Ramadan di Kecamatan Wotu ini, selain  Bupati Luwu Timur, juga hadir Wakil Bupati Irwan Bachri Syam, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah, Sekda, Bahri Suli dan seluruh Kepala OPD Lingkup Pemkab Luwu Timur. Safari ini juga di meriahkan penampilan marawis dari Polres Luwu Timur.

Bupati Luwu Timur, Thorig Husler dalam sambutannya mengatakan safari ramadhan, selain sebagai ajang silaturahmi, juga membawa misi, menyampaikan progres yang telah dilakukan Pemerintah Kab Luwu Timur, dan apa yang akan dilakukan kedepan demi menuju Luwu Timur Terkemuka.

Laporan progres kinerja Pemerintah kab Luwu Timur sebagai bentuk laporan pertanggung jawaban kepada seluruh masyarakat, atas hasil kerja dan akan dicapai,” kata Husler

Diakhir acara tersebut, Husler menyerahkan 1 Mobil oprasional kepada Kepala Desa Lampenai, kemudian dua Unit motor kepada Kepala Dusun Pepuro Utara Desa Cendana Hijau dan Kepala Dusun NTB Desa Maramba dan bantuan ke Masjid Al-I'tihad Desa Balo-Balo dan Masjid Assakinah Desa Lampenai.

Selanjutnya penyerahan 10 buah hand traktor kepada 10 kelompok tani se kec wotu dan 1 buah transplanter kepada Gapoktan karambua Desa Karambua kec Wotu dan penyerahan dana BAZ untuk 4 pegawai syara, 4 guru mengaji dan 1 siswa berprestasi, kemudian penyerahan bantuan bedah rumah bagi seluruh desa di Kecamatan Wotu. (hms)

Ikut Musrembang Regional Sulawesi, Ini Harapan Wabup Lutim

Ikut Musrembang Regional Sulawesi, Ini Harapa Wabup Lutim
Wabup Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, saat mengikuti Musrembang regional di Mamuju. 
LUTIM, TEKAPE.co - Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, berharap agar Musyawarah Perencanaan Pembangunan (MUSRENBANG) Daerah regional Sulawesi tahun 2017 di Mamuju, Sulawesi Barat, Senin 20 Februari 2017, dapat menghasilkan rekomendasi maupun kesepakatan bersama pemerintah se Sulawesi untuk mempercepat pembangunan di regional Sulawesi.

"Ya kita semua ingin acara ini (Mursenbang regional Sulawesi, red) tidak sekedar seremoni belaka. Tapi ada hasil yang disepakati demi percepatan pembangunan di Sulawesi," kata Irwan,  di sela acara pembukaan yang berlangsung di hotel D'Maleo, Mamuju.

"Sudah sepantasnya acara yang menjadi forum pemerintah daerah se-Sulawesi ini juga menghasilkan kesepakatan besar untuk pembangunan di Sulawesi," lanjut Irwan.

Menurut Irwan, Musrenbang Regional hendaknya dapat menjadi wadah koordinasi pemerintah se Sulawesi untuk mensinergikan perencanaan pembangunan guna mempercepat pembangunan di regional Sulawesi.

Selain itu, kegiatan Musrenbang Regional ini juga dirasa sangat penting untuk mengsinkronisasi rencana pembangunan regional Sulawesi di tingkat nasional.

Kabupaten Luwu Timur sendiri menitik beratkan pembangunan infrastruktur seperti pelabuhan, jalan dan bandara yang dapat memudahkan interkoneksi dengan daerah-daerah lain khususnya yang berada disekitar Luwu Timur. Termasuk rencana pembangunan rel kereta api trans sulawesi yang nantinya akan menjadi salah satu penyokong utama pendistribusian barang dan jasa di sulawesi.

Musrembang Wilayah Indonesia Timur yang dibuka oleh Sekertaris Jenderal Kementerian Dalam Negeri, Yuswandi A. Tumenggung tersebut mengusung tema "Memantapkan jaringan infrastruktur guna mendorong investasi dalam kerangka percepatan pertumbuhan ekonomi yang berkualitas dan kesejahtraan di regional sulawesi."

Sejumlah isu strategis juga dibahas dalam kegiatan musrembang yang berlangsung selama 2 hari tersebut, antara lain penguatan konektivitas, interkoneksi dan pengembangan logistik, pengembangan dan pengelolaan kawasan serta reduksi ketimpangan wilayah. (mad/hms)

Husler Cium Ada Pejabat SKPD Lampaui Kewenangan Bupati

Husler Cium Ada Pejabat SKPD Lampaui Kewenangan Bupati
HM Thorig Husler. 
LUTIM, TEKAPE.co - Bupati Luwu Timur (Lutim), HM Thorig Husler, mencium ada pejabat yang bertindak sudah melampaui kewenangan bupati.

Salah satunya persoalan ada pejabat di SKPD dalam lingkup Pemkab Lutim yang berani memasukkan tenaga upah jasa, honorer, atau pun tenaga sukarela, tanpa sepengatahuan bupati. 

Menurut Husler, hal itu sudah melampaui kewenangannya. Sebab yang punya kewenangan utuk itu hanyalah bupati.

Penegasan tersebut disampaikan Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, saat memberikan arahan di hadapan seluruh pegawai Lingkup Pemkab Luwu Timur, di halaman Kantor Bupati, Senin (20/02/2017).

Menurut Bupati, berdasarkan hasil pantauannya selama ini, masih ada beberapa Pejabat SKPD yang memasukkan tenaga upah jasa, honorer maupun tenaga sukarela tanpa sepengetahuannya. 

"Memasukkan tenaga upah jasa, honorer, maupun sukarela, itu kewenangan Bupati. ingat itu! Kalau masih terjadi jangan salahkan saya kalau yang bersangkutan saya evaluasi," tegas Husler.

Ia juga mengingatkan soal disiplin pagawai yang menurutnya semakin berkurang. Menurutnya masih banyak pegawai yang terlambat masuk kantor termasuk saat upacara maupun apel pagi. 

Makanya kedepan, ia meminta agar pihak Badan Kepegawaian dan Pengembangan SDM Aparatur (BKPSDMA) bersama Inspektorat dan Bagian Hukum agar membahas sanksi sesuai aturan yang berlaku.

Terakhir, Husler juga menyinggung soal pemeriksaan awal laporan keuangan yang dilakukan tim BPK. Ia meminta agar seluruh Pimpinan SKPD termasuk bendahara dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) agar kooperatif dalam memberikan data yang dibutuhkan oleh Tim.  (hr/hms)
Husler Cium Ada Pejabat SKPD Lampaui Kewenangan Bupati


Pemkab Lutim Siap Kembangkan Wisata Agro Perkebunan

Pemkab Lutim Siap Kembangkan Wisata Agro Perkebunan
Bupati Lutim (baju hitam) saat mengikuti pertemuan dengan Dirjen Perkebunan Kementan, di Makassar. 
MAKASSAR, TEKAPE.co - Direktur Jendral Perkebunan Kementerian Pertanian, Ir Bambang MM, mengatakan begitu besarnya kontribusi sektor perkebunan terhadap pembangunan nasional. 

Ia mengatakan berdasarkan data Pertumbuhan Produk Domestik Bruto (harga berlaku) nasional sektor perkebunan menyumbang senilai Rp411,86 Triliun.

Pernyataan tersebut disampaikan Bambang pada rapat koordinasi teknis pembangunan perkebunan dengan tema Sinergi Pembangunan Perkebunan Tiga Kali Lebih Maju, Mandiri, Moderen Dalam Kerangka Kebersamaan, di Ball Room Singgasana Hotel Makassar, Kamis (16/02/2017).

Menurut Bambang, meski kontribusi yang dihasilkan sangat besar, namun masih banyaknya tantangan yang harus dihadapi untuk mengembangkan sektor perkebunan, diantaranya SDM dan kelembagaan petani, tanaman yang tua dan rusak, anomali lingkungan, penggunan benih yang tidak unggul, gangguan usaha OPT, pembiayaan perkebunan, persaingan komoditi dan lain sebagainya.

Oleh karena itu, Dirjen Perkebunan meminta kepada para bupati/walikota di Sulawesi Selatan agar merespon pembangunan agro wisata berbasis perkebunan dengan menentukan satu lokus di daerahnya masing-masing untuk dijadikan pusat kunjungan wisata maupun pusat pembelajaran.

"Hal ini paling tidak bisa membantu dari sisi pembiayaan perkebunan, mengingat keterbatasan anggaran pemerintah," katanya.

Menanggapi hal ini, Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, mengaku akan segera merespon pengembangan agrowisata tersebut.  

Menurutnya, sektor perkebunan di Luwu Timur sangat potensial. Makanya pengembangan wisata agro berbasis perkebunan ini harus dipersiapkan.

Kepala Dinas Pertanian Luwu Timur, Ir Muharif, yang ikut mendampingi Bupati mengatakan pihaknya akan segera membuat perencanaan untuk merespon masukan tersebut. 

"Ini akan kita awali dengan turun langsung melakukan identifikasi lokasi-lokasi atau areal yang layak untuk pengembangan agro wisata di Luwu Timur," kuncinya. (hr/hms)

Lantik Pengurus Pusat IPMA Lutim, Husler Sampaikan Komitmennya

Lantik Pengurus Pusat IPMA Lutim, Husler Sampaikan Komitmennya
Bupati Luwu Timur saat melantik pengurus pusat IPMA Lutim di Hotel Swiss Bell In Makassar. 
MAKASSAR, TEKAPE.co - Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, melantik dan mengambil sumpahnya Pengurus Pusat Ikatan Pelajar Mahasiswa Luwu Timur  (IPMA Lutim) Periode 2016-2019.

Pelantikan pengurus ini dihadiri Ketua DPRD, Amran Syam, Walikota Makassar, Muhammad Ramdhan Pomanto, Pimpinan SKPD dan Managemen PT Vale Indonesia, di Ball Room Hotel Swiss Bell-In Makassar, Rabu (15/02/2017).

Selain menggelar pelantikan, para pengurus IPMA Lutim juga menggelar rapat kerja daerah dan dialog bersama dengan tema 'Restorasi peran mahasiswa yang berintegritas menuju Kejayaan IPMA Lutim.'

Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, dalam sambutannya, menyampaikan komitmen Pemerintah daerah di dunia pendidikan. Ia mengaku, Pemkab sangat konsen untuk memaksimalkan sektor pendidikan. 

Untuk tahun 2017 ini, lewat bantuan keuangan bagi mahasiswa, Pemerintah telah menyiapkan anggaran kurang lebih Rp13 miliar untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

Ketua DPRD Luwu Timur, Amran Syam, mengajak pengurus IPMA Lutim ikut membangun daerah. Menurut Amran, mahasiswa yang tergabung dalam IPMA Lutim tentu saja berasal dari berbagai disiplin ilmu yang berbeda dan jika berkolaborasi tentu akan menghasilkan sentuhan konsep dan kreasi yang luar biasa untuk mendukung pembangunan daerah.

Sementara Walikota Makassar, Ramdhan Pomanto mengatakan Thorig Husler merupakan salah satu pemimpin yang berhasil. Pasalnya, Husler mampu membangun sinergitas yang yang baik di wilayahnya.

"Saya bangga berada di tengah- tengah warga Luwu Timur. Sinergitas yang terjalin baik antara pemerintah, DPRD dan organisasi kemahasiswaan," jelasnya.

Ketua PP IPMA Lutim, Rezha Dingrah mengatakan peran mahasiswa selain sebagai agen perubahan, juga berfungsi sebagai control sosial dimasyarakat. 

Menurutnya pemerintah dan mahasiswa bisa bersinergi dengan baik jika keran komunikasi terjalin dengan baik.

"Kami bersyukur pemerintah daerah senantiasa membuka jalinan komunikasi," katanya.

Diakhir acara tersebut, Husler menerima cindera mata sebuah lukisan dari Ketua PP IPMA Lutim. (hr/hms)

Kader KB Harus Mampu Atasi Ledakan Penduduk di Luwu Timur

Kader KB Harus Mampu Atasi Ledakan Penduduk di Luwu Timur
Pembinaan kader KB di Luwu Timur. 
LUTIM, TEKAPE.co - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana Luwu Timur bersama BKKBN Sulawesi Selatan melakukan pembinaan kepada para kader yang tergabung dalam kelompok kegiatan (Poktan) KB, di Aula Rumah Jabatan Bupati, Selasa (14/02/2017).

Kepala Dinas PPKB Luwu Timur, Rapiuddin Thahir, mengatakan jumlah penduduk yang besar akan memberikan dampak sosial negatif. Masalah sosial timbul, kesenjangan semakin tinggi dan tentu saja tingkat kriminalitas  juga akan semakin meningkat.

"Juga jumlah penduduk yang besar akan menimbulkan permasalahan, mulai dari pemukiman, lapangan kerja, keamanan, gizi buruk,  dan berbagai masalah lain," kata Rapiuddin.

Menurutnya, keseimbangan penduduk yang terjaga tentu akan memberikan dampak positif. Makanya, manfaat dan tujuan pengendalian penduduk perlu disampaikan secara terus menerus terutama kepada para kader yang memang menjadi ujung tombak program KB.

"Bisa kita bayangkan bagaimana seandainya tidak ada program KB, jumlah penduduk terus bertambah, sementara kondisi bumi tidak berubah. Yang terjadi tentu saja kekacauan dimana-mana," tandasnya.

Berangkat dari situlah, Rapiuddin berharap para kader terus meningkatkan kapasitas dan kemampuannya. Bukan hanya apa aspek pelayanan tapi juga pada aspek penguatan pemahaman tentang kependudukan dan KB.

Tim BKKBN Provinsi Sulsel, Drs. Gaffar mengatakan tujuan pembinaan ini dimaksudkan untuk memberikan penyegaran dan peningkatan SDM bagi para kader agar semakin mantap dalam mensosialisasikan  pentingnya program KB.

Ia melanjutkan sasaran program pembinaan ini bagi para kader yang tergabung dalan kelompok kegiatan Bina Keluarga Balita (BKB), Bina Keluarga Remaja (BKR), Bina Keluarga Lansia (BKL), Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) dan Pusat Informasi dan Konseling Remaja (PIK R).

"Semakin banyak masyarakat yang tergabung dalam kelompok tersebut maka tujuan pengendalian penduduk dapat dicapai," kuncinya. (hms)

Serap Aspirasi Pelajar, Luwu Timur Canangkan Kabupaten Layak Anak

Serap Aspirasi Pelajar, Luwu Timur Canangkan Kabupaten Layak Anak
Pelajar Luwu Timur saat mengikuti Musrenbang Anak. 
LUTIM, TEKAPE.co - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur terus berupaya untuk mendukung percepatan pemenuhan hak-hak anak dan menjadikan daerah ini sebagai Kabupaten Layak Anak. 

Salah satu langkah yang dilakukan dengan menyerap aspirasi anak melalui murenbang anak, di Gedung Wanita Simpurusiang Malili, Selasa (14/02/2017).

Musrenbang anak ini dibuka Sekretaris Daerah, Bahri Suli yang diikuti ratusan pelajar. Pertemuan ini mengangkat tema penguatan partisipasi anak dalam pembangunan untuk mewujudkan Kabupaten Luwu Timur layak anak menuju Luwu Timur Terkemuka 2021.

Kegiatan ini dihadiri sekitar 150 orang pelajar  SMP dan SMA/SMK sederajat se Kabupaten Luwu Timur. 

Sekda Luwu Timur, Bahri Suli mengatakan indikator kabupaten layak anak dapat dilihat dari sejauhmana partisipasi dan hak-hak anak mampu diakomodir dalam program pembangunan.

"Pelatihan fasilitator dalam muserembang anak ini sangat penting artinya untuk memberikan masukan yang bermanfaat bagi pemerintah dalam menjalankan program pembangunan," katanya.

Bahri juga berharap kepada para perwakilan anak yang hadir untuk memanfaatkan waktu yang ada untuk memberi masukan dan harapannya tentang apa saja terjadi di lingkungan masyarakat, keluarga dan sekolahnya.

"Masukan ini penting untuk menunjang program yang dijalankan. Kita harus berpihak pada anak kita, karena mereka merupakan aset kita untuk masa depan kelak,” ujar tutupnya. 

Plt Kepala Dinas Sosial dan Pemberdayaan Perempuan, Sukarti, menuturkan, tujuan dari Musrenbang anak ini untuk mendengar keluhan-keluhan yang dirasakan para siswa termasuk juga memberikan ruang bagi para pelajar tentang ide dan harapannya kepada pemerintah," kata 

Ruang partisipasi tersebut, kata Sukarti memang diperlukan untuk memahami lebih jauh keinginan dan harapan anak tentang program pembangunan yang tengah di gagas pemerintah saat ini. (hms)

Wabup Irwan Apresiasi Komitmen Perusahaan Budayakan K3 di Luwu Timur

Wabup Irwan Apresiasi Komitmen Perusahaan Budayakan K3 di Luwu Timur
LUTIM, TEKAPE.co - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dan seluruh stake holder terkait mengikuti apel bersama peringatan Bulan Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) Nasional 2017, di Lapangan Camp Site Sorowako, Sabtu (11/02/2017).

Peringatan kali ini bertemakan 'Dengan Budaya K3 kita tingkatkan kualitas hidup manusia menuju masyarakat yang selamat, sehat dan produktif.'

Apel bersama bulan K3 ini dipimpin Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam. Turut hadir pula Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Firnandus Ali, Kepala BPBD, M Zabur, Camat Nuha, Masdin dan manajemen PT Vale Indonesia.

"Peringatan K3 telah disepakati dimulai sejak 12 Januari, dan tahun 2017 merupakan tahun ke-3 bagi bangsa Indonesia yang secara terus menerus berusaha mewujudkan kemandirian masyarakat Indonesia berbudaya K3 tahun 2020," kata Irwan, membacakan sambutan Menteri Ketenagakerjaan RI, Muhammad Hanif.

Dikatakannya, berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS) dalam survei angkatan kerja nasional bulan Agustus 2016. Jumlah penduduk yang bekerja sebanyak 118.41 juta orang, dan sekitar 60.24 persen diantaranya dengan tingkat pendidikan SD dan SMP.

"Ini tentu masalah kita semua apalagi era globalisasi khususnya dalam era Masyarakat Ekonomi ASEAN (MEA) kesiapan sumber daya manusia sangatlah penting dalam menghadapi MEA termasuk peningkatan dalam aspek keselamatan dan kesehatan kerja," imbuhnya.

Makanya, Undang-Undang Nomor 1 tahun 1970 tentang Keselamatan Kerja mengatur dengan jelas pelaksanaan K3 di semua tempat kerja dimana terdapat tenaga kerja, hubungan kerja atau kegiatan usaha dan sumber bahaya baik di darat, di dalam tanah, di permukaan air, di dalam air maupun di udara yang berada di dalam wilayah Indonesia.

Disamping itu, tujuan K3 tidak hanya untuk memberikan perlindungan terhadap tenaga kerja dan orang lain yang berada di tempat kerja agar terjamin keselamatannya, tetapi juga untuk mengendalikan resiko terhadap peralatan, aset, dan sumber produksi sehingga dapat digunakan secara aman dan efisien agar terhindar dari kecelakaan dan penyakit akibat kerja.

"Tujuan perlindungan K3 tersebut dapat terlaksana apabila seluruh unsur yang terdapat di perusahaan baik pihak manajemen perusahaan, Serikat Pekerja/Serikat Buruh, dan tenaga kerja atau buruh bersama sama berkomitmen melaksanakan upaya pencegahan kecelakaan kerja dan penyakit akibat kerja," jelasnya.

Irwan juga bangga bahwa peringatan Bulan K3 ii telah diisi berbagai kegiatan positif untuk mengkampanyekan akan pentingnya K3. "Saya apresiasi dan saya kira ini memang menjadi komitmen perusahaan untuk membudayakan K3 dengan berbagai kegiatan lomba," tandasnya.

Dalam Apel Kali ini juga dilakukan penyerahan hadiah untuk para juara yang mengikuti lomba-lomba K3 antara lain lomba talkshow K3, rescue challenge, pawai lampion K3, lomba poster K3 untuk pelajar, Cerdas Cermat K3 dan seminar Penanganan Darurat. (hms)

Ribuan Pegawai Pemkab Lutim Didadak Tes Urine, Husler Peserta Pertama

Ribuan Pegawai Pemkab Lutim Didadak Tes Urine
Thorig Husler saat memperlihatkan sampel urine-nya.  
LUTIM, TEKAPE.co - Ribuan Aparatur Sipil Negara (ASN)  dan pegawai upah jasa di lingkup Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu Timur (Lutim) mendadak diambil sampel urine-nya oleh petugas Badan Narkotika Kabupaten (BNK) Luwu Timur, usai upacara bendera, di Kantor Bupati, Senin 06 Februari 2017.

Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, menjadi peserta pertama pengambilan sampel urine, dilanjutkan dengan para kepala pimpinan unit kerja, staf hingga pegawai upah jasa. 

"Pimpinan harus menjadi contoh," kata Husler, usai menyerahkan urine-nya kepada petugas.

Wakil Bupati Luwu Timur, Irwan Bachri Syam, yang juga Kepala Badan Narkotika Kabupaten (BNNK) mengatakan pengambilan sampel urine ini dilakukan untuk memastikan seluruh pegawai, baik ASN maupun tenaga upah jasa, di lingkup Pemkab Luwu Timur bebas dari penyalahgunaan narkoba dan obat-obatan terlarang lainnya. 

"Pemeriksaan urine ini dilakukan secara mendadak. Memang kami sengaja agar dapat diketahui siapa saja PNS ataupun pegawai lainnya yang terlibat dalam penyalahgunaan barang haram narkoba," kata Irwan.

Ia menambahkan semua pegawai harus menjalani tes narkoba. Bagi yang berhalangan hari ini, tetap akan dipastikan untuk mengikut tes dilain waktu. 

"Jika dari hasil nantinya ditemukan ada pegawai yang positif narkoba, maka kita akan lakukan rehabilitasi bagi yang bersangkutan dan sanksi lainnya sesuai aturan yang berlaku " kunci Irwan. (hr/hms)

Jajaki Kerjasama Pemkab Lutim, HIPMI Siap Ciptakan Satu Pengusaha Setiap Desa

Jajaki Kerjasama Pemkab Lutim, HIPMI Siap Ciptakan Satu Pengusaha Setiap Desa
Foto bersama Bupati Luwu Timur dengan Ketua dan Sekum HIPMI Sulsel usai pelantikan. 
MAKASSAR, TEKAPE.co - Badan Pengurus Daerah Himpunan Pengusaha Muda Indonesia (BPD HIPMI) Sulawesi Selatan bakal menjajaki kerjasama dengan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur dalam hal meningkatkan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) didaerah.

Hal tersebut dikemukan oleh Ketua terpilih BPD HIPMI Sulsel periode 2016-2019, Herman Heizer, di hadapan Bupati Luwu Timur HM Thorig Husler, saat membawakan sambutan pada Pelantikan Pengurus BPD HIPMI Sulawesi Selatan, di Golden Lily Hall Four Points by Sheraton, Makassar, Jumat 03 Jumat 2017, malam.

"Izin Pak Bupati, dalam waktu dekat ini saya akan bertandang ke Kabupaten Luwu Timur, dalam rangka menjajaki kerjasama dengan pemerintah yang akan ditindaklanjuti dengan sebuah nota kesepahaman (Memorandum of understanding atau MoU) dalam rangka menciptakan satu pengusaha di setiap desa dengan mengedepankan potensi unggulan di desa-desa," ungkap Herman Heizer.

Direktur Eksekutif Celebes Research Centre (CRC) ini mengatakan, usaha yang akan dilakukan dengan memberikan pengkaderan dan pengetahuan kewirausahaan kepada anak muda, sebagai tunas baru yang dapat mengembangkan banyak jenis usaha.

Menurutnya, masalah utama yang dihadapi para pengusaha UMKM adalah modal dan inovasi. 

"Melihat hal itu, HIPMI akan memberikan pelatihan-pelatihan kepada pengusaha, agar dapat menciptakan usaha yang lebih inovitaf. Dengan begitu, pihak pemodal akan tertarik untuk memberikan bantuan, utamanya modal usaha," jelas Herman.

Sekedar diketahui, pada pelantikan tersebut, Herman Heizer dilantik bersama 404 pengurus Badan Pengurus Daerah (BPD) HIPMI Sulawesi Selatan periode 201-2019. Mereka dilantik dan diambil sumpahnya oleh ketua BPP HIPMI Bahlil Lahadalia.

Sebelumnya, Herman Heizer terpilih sebagai Ketua BPD HIPMI Sulsel lewat Musyawarah Daerah (Musda), di Hotel Grand Clarion, Makassar beberapa waktu lalu.

Selain Bupati Luwu Timur HM Thorig Husler, pelantikan ini juga dihadiri oleh sejumlah tokoh penting di Provinsi Sulawesi Selatan, diantaranya Wakil Gubenur Sulawesi Selatan Agus Arifin Nu’mang, Idris Manggabarani, Nurdin Halid, Latinro Latunrung, Wakil Walikota Makassar Syamsu Rizal, mantan Ketua BPD HIPMI periode 2013-2016 Amirullah Abbas, dan tokoh-tokoh lainnya.

Pelantikan tersebut mengangkat tema 'Sinergitas pengusaha muda bersama seluruh stakeholder melahirkan sejuta pengusaha hingga ke pelosok desa Sulawesi Selatan.' (opy/hms)

Wabup Irwan Akan Optimalkan Pelabuhan Malili

Wabup Irwan Akan Optimalkan Pelabuhan Malili
Irwan Bachri Syam. 
LUTIM, TEKAPE.co - Roda perekonomian masyarakat akan bergerak, jika pelayanan infrastruktur transportasi memadai. 

Meski jalur darat sudah cukup memadai namun jalur transportasi laut dan udara masih belum maksimal. Sebab jalur udara masih belum optimal, sebab bandara di Sorowako masih berstatus bandara khusus, yang dikelola PT Vale Indonesia.

Untuk Wakil Bupati Luwu Timur (Lutim), Irwan Bachri Syam, berusaha mengoptimalkan Pelabuhan Waru-waru Malili.

Dalam waktu dekat, Pemkab berjanji akan semakin serius mengoptimalkan jalur transportasi laut. 

Memaksimalkan jalur transportasi laut, ini juga sejalan dengan visi maritim pemerintah RI saat ini.

"Saat ini pembangunan infrastruktur pelabuhan masih terus digenjot. Jika sudah rampung, akan kita bangun gudang-gudang yang diharapkan dapat menarik para investor untuk berinvestasi di daerah ini," kata Irwan Bachri Syam di kantornya, Jumat 03 Februari 2017.

Menurut Irwan, mengoptimalkan jalur maritim ini memang telah menjadi salah satu visi misi pemerintah daerah. 

Roda perekonomian masyarakat akan berkembang semakin baik sebab Luwu Timur berada di jalur perdagangan starategis antara provinsi Sulawesi Tengah dan Sulawesi Tenggara.

Irwan merincikan di kawasan pelabuhan Malili itu nantinya akan dibangun gudang-gudang besar tempat aktivitas bongkar muat. Para investor akan diberikan kesempatan untuk menggunakan fasilitas gedung-gedung tersebut tentu dengan makanisme atau perjanjian yang akan diatur kemudian. 

"Yang jelas akan kita beri kemudahan-kemudahan bagi para investor agar mereka mau berinvestasi di daerah sepanjang tidak bertentangan dengan regulasi yang ada," jelasnya.

Irwan percaya, dengan beroperasinya nanti pelabuhan Malili tersebut, roda perekonomian masyarakat akan semakin berkembang dan tentu akan meningkatkan pendapatan daerah, membuka lapangan kerja, yang pada gilirannya akan meningkatkan kesejahteraan masyarakat. (hr/hms)

Butuh 126.033 Ton, Wabup Irwan Minta PT Kujang Penuhi Kebutuhan Pupuk Petani

Butuh 126.033 Ton, Wabup Irwan Minta PT Kujang Penuhi Kebutuhan Pupuk Petani
Wabup Luwu Timur dengan pihak PT Kujang. 
LUTIM, TEKAPE.co - Petani di Luwu Timur membutuhkan 126.033 ton. Padahal, pupuk bersubsidi di Luwu Timur hanya sebesar 25.075 ton. 

Untuk mendukung ketersediaan pupuk bagi petani di Kabupaten Luwu Timur itu, pemerintah daerah melalui Dinas Pertanian melakukan kerjasama dengan PT Pupuk Kujang Cikampek.

Kerjasama ini ditandai dengan penandatanganan MoU oleh Kadis Pertanian, Muharif dengan Direktur SDM dan Pemasaran PT Pupuk Kujang, Indra Armansyah disaksikan Wakil Bupati, Irwan Bachri Syam, di halaman rumah warga di Desa Langkea Raya Kecamatan Towuti, Kamis 02 Februari 2017.

Irwan Bachri Syam, mengatakan sejak dulu produk PT Pupuk Kujang Cikampek memang menjadi salah satu produsen pupuk terbaik. 

Kerjasama ini tentu saja menjadi jawaban atas segala permasalahan yang dialami petani khususnya masalah kelangkaan maupun keterlambatan pasokan pupuk.

Disisi lain kebutuhan pupuk di daerah semakin tahun semakin meningkat. Untuk tahun 2017 ini kebutuhan pupuk berdasarkan RDKK yang disusun kelompok tani sebanyak 126.033 ton sementara alokasi pupuk bersubsidi hanya sebesar 25.075 ton. 

"Itu artinya kebutuhan pupuk di kabupaten Luwu Timur hanya sekitar 20 persen yang bisa di penuhi oleh pemerintah melalui pupuk bersubsidi," jelasnya.

Oleh karenanya, kata Irwan pemerintah berharap agar PT Pupuk Kujang serius mendukung dan menyiapkan kebutuhan pupuk bagi petani. 

"Pemerintah akan sangat mendukung dan membantu menyiapkan gudang untuk menampung pupuk dan jika lebih serius Luwu Timur juga siap menjadi distributor peyalur pupuk," katanya.

Direktur SDM dan Pemasaran PT Pupuk Kujang, Indra Armansyah mengatakan akan serius menyiapkan kebutuhan pupuk petani. Salah satu bentuknya, pihaknya akan mengambil sampel tanah maupun bibit untuk dibawa dan diteliti di laboratorium usahanya, agar pupuk yang nanti dihasilkan akan mampu meningkatkan produksi pertanian masyarakat. (hr/hms)

Berharap Bantuan Pusat, Husler Lobi BNPB

Berharap Bantuan Pusat, Husler Lobi BNPB
LUTIM, TEKAPE.co - Lobi-lobi Bupati Luwu Timur HM Thorig Husler ke pemerintah pusat terus dilakukan, dengan harapan bantuan dari pemerintah pusat bisa turun dan dinikmati warga Luwu Timur.

Kali ini, Bupati bertandang langsung ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB). Dalam kunjungannya Bupati diterima langsung Kepala BNPB Willem Rampangilie, di kantornya di Jalan Pramuka, Jakarta Timur, Kamis (02/02/17).

Dalam pertemuan tersebut, Bupati Luwu Timur fokus membicarakan upaya pemerintah daerah dalam penanganan pasca bencana alam di Luwu Timur.

Menanggapi hal tersebut Kepala BNPB pun langsung menanggapi usulan bupati, yang telah diceritakannya terkait beberapa bencana yang terjadi dan berjanji akan menurunkan tim bantuan di Luwu Timur. 

"Kami menyampaikan beberapa kegiatan penanganan paska bencana seperti puting beliung yang merusak pemukiman warga, termasuk ancaman abrasi sungai di daerah aliran Sungai Kalaena juga kami sampaikan agar bisa menjadi perhatian pemerintah pusat dalam penanganannya, hal tersebut mendapat respon positif Kepala BNPB," tandas bupati Husler.

Kemungkinan besar, kata Husler, Kepala BNPB sendiri yang akan melihat langsung kondisi beberapa daerah di Luwu Timur, yang diterjang puting beliung. 

Begitupula dengan penanganan wilayah yang rawan terjadinya bencana, tentunya kunjungan yang dilakukan ini semata-mata demi membantu warga Luwu Timur pasca bencana. (hms)

Kali Pertama, Luwu Timur Raih Wahana Tata Nugraha

Kali Pertama, Luwu Timur Raih Wahana Tata Nugraha
JAKARTA, TEKAPE.co - Kabupaten Luwu Timur tahun 2017 ini untuk kali pertama memperoleh penghargaan yang cukup bergengsi, dari Kementrian Perhubungan Direktorat Jenderal Perhubungan Darat.

Penghargaan Wahana Tata Nugraha (WTN) diterima kepada Bupati Luwu Timur, H Muh Thorig Husler, Selasa 31 januari 2017, di Jakarta.

Ini adalah kali pertama Kabupaten Luwu timur dapat meraih penghargaan bergengsi untuk kategori kota sedang tersebut. 

Diterimanya penghargaan Wahana Tata Nugraha dari pemerintah pusat itu membuktikan komitmen dan keseriusan pemerintah kabupaten Luwu Timur dalam membenahi dan sarana lalulintas dan angkutan perkotaan di Luwu Timur.

Keberhasilan pemerintah daerah kabupaten Luwu Timur meraih Wahana Tata Nugraha bukanlah hal yang mudah. Menurut Husler ini adalah kerja keras dan kesungguhan pihaknya dalam hal ini Dinas Perhubungan kabupaten Luwu timur dalam menghadirkan sarana dan sistem transportasi yang sesuai dengan standar yang ditetapkan oleh pemerintah pusat.

"Ini adalah kebanggan kita semua," kata Husler, usai menerima plakat Wahana Tata Nugraha yang diserahkan oleh Direktur Sarana Perhubungan Darat, Edy Gunawan.

"Kita akan terus membenahi sistem transportasi dan sarana angkutan darat kita kedepan," lanjutnya.

Menurut Husler, keberhasilan yang diraih kabupaten luwu timur kali ini akan menjadi motivasi bagi dirinya untuk terus meningkatkan penyelenggaraan kinerja  sistem transportasi perkotaan di daerahnya, sehingga tercipta sistem lalu lintas dan angkutan kota yang tertib, lancar, selamat, aman, efisien,
berkelanjutan dan menjamin kesetaraan hak pengguna jalan.

Tahun ini, Kabupaten Luwu Timur untuk pertama kalinya masuk dalam nominasi kota kecil yang mengikuti penilaian untuk mendapatkan penghargaan Wahana Tatanugraha atau penghargaan yang diberikan oleh pemerintah republik indonesia kepada kota-kota yang mampu menata transportasi publik dengan baik. (mad/hms)

Terbaru

Recent Posts Widget