Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Perbaikan Jalan Trans Sulawesi di Palopo Hambat Arus Balik, Macet Hingga 2 Km

Perbaikan Jalan Trans Sulawesi di Palopo Hambat Arus Balik, Macet Hingga 2 Km
PALOPO, TEKAPE.co - Arus balik lebaran yang melalui Jalan Trans Sulawesi, di Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulsel, terhambat oleh perbaikan jalan, Jumat 30 Juni 2017, sore.

Akibat perbaikan jalan trans Sulawesi, membuat kemacetan hingga sekitar 2 km dari dua arah.

Perbaikan Jalan tersebut dilakukan dengan cara menambal aspal yang berlubang.

Hingga berita ini ditulis, tampak truk pengangkut aspal dan alat berat masih melakukan penambalan aspal yang ada di sekitar Polsek Wara Selatan, Kota Palopo. (del)

Nasdem Palopo Bantu Syahrini, Bocah Penderita Gagal Ginjal

Nasdem Palopo Bantu Syahrini, Bocah Penderita Gagal Ginjal
Nasdem dan Garnita Nasdem Palopo saat mengunjungi kediaman bocah penderita gagal ginjal di Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - DPD Nasdem Kota Palopo bersama organisasi sayapnya, Garnita Nasdem Palopo, tergerak untuk membantu Syahrini (5), bocah penderita gagal ginjal sejak berusia 2 tahun.

Bocah ini tinggal bersama orangtuanya dan lima orang bersaudara, di Jalan Jenderal Sudirman RT 002/RW 003 Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulsel.

Dari keterangan orangtuanya, bocah anak dari pasangan Muh Syahrir dan Karmila ini sejak umur 2 tahun sudah harus menderita kelainan ginjal.

"Kami pernah berobat ke Makassar, dan dirawat di RSUP Dr Wahidin, namun belum tuntas pengobatannya, kami balik ke Palopo, karena biaya hidup sehari-hari di rumah sakit cukup besar," tandas ibu Syahrini, Karmila.

Suasana haru tampak terlihat saat Nasdem dan Garnita Nasdem Palopo mengunjungi bocah penderita gagal ginjal tersebut. Beberapa dari mereka tampak meneteskan air mata. Kondisi sang bocah sangat memprihatinkan. Perutnya sudah buncit akibat penyakit yang diidapnya.

Melihat kondisi tersebut, Sekretaris DPD Nasdem Palopo Abdul Rauf Rahim, bersama Ketua DPD Garnita Nasdem Palopo Hj Hasrianti dan pengurus Garnita Nasdem Palopo langsung menyanggupi untuk menguruskan biaya berobat bocah tersebut.

"Kami bersama Nasdem dan teman-teman Garnita, akan membantu menguruskan BPJS Kesehatan, dan membantu semampu kami. Sehingga pengobatan bocah Syahrini bisa dilanjutkan. Sebab selama ini, ia punya BPJS Kesehatan Mandiri, kini sudah setahun menunggak," ujar Hasrianti. (del)


Sidak Hari Terakhir, Bupati Lutra Ditemani 'Ajudan Cilik'

Sidak Hari Terakhir, Bupati Lutra Ditemani 'Ajudan Cilik'
MASAMBA, TEKAPE.co - Ada pemandangan menarik ketika Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Bagian Sekretariat Daerah (Setda) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Saat memasuki ruangan demi ruangan, seorang anak perempuan selalu mengikutinya, Kamis 22 Juni 2017.

“Ini saya bawa ajudan kecil,” ujar Indah tersenyum sambil menunjuk seorang anak perempuan yang ada di dekatnya.

Rupanya, ajudan kecil yang dia maksud adalah putrinya yang selalu ikut di belakang saat melakukan sidak ke sejumlah kantor Lingkup Pemerintah Daerah.  


BACA JUGA: 
Hari Terakhir Berkantor Sebelum Libur Panjang, Bupati Indak Sidak Kantor


Sementara dari hasil sidak Bupati kemarin, terungkap fakta bahwa kehadiran ASN di pengujung waktu kerja sebelum cuti bersama mencapai 90% kehadiran.

“Sejauh ini kita lihat ada 90% ASN hadir. Kalau pun ada yang tidak hadir, itu karena yang bersangkutan sakit dan tanpa keteragan cuma ada satu tadi saya lihat di Dinas Kominfo,” ungkap Indah saat ditanya tingkat kehadiran ASN.

“Alhamdulillah, tingkat kehadiran ASN sudah cukup baik sampai hari terakhir sebelum mereka cuti bersama. Nah, yang lebih penting adalah nanti setelah mereka masuk kantor kembali, apakah tingkat kehadirannya seperti itu atau tidak. Kita lihat nanti pada hari pertama mereka masuk kerja usai cuti bersama,” tutup Indah. (lh-hms/jsm)

ASN Tambah Libur, Bupati Luwu Utara Ancam Berikan Sanksi Tegas

ASN Tambah Libur, Bupati Luwu Utara Ancam Berikan Sanksi Tegas
MASAMBA, TEKAPE.co - Setelah Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani melakukan sidak di sejumlah Bagian Sekretariat Daerah (Setda) dan SKPD, Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Mahfud juga melakukan hal yang sama di beberapa SKPD di pengujung aktivitas kantor, Kamis 22 Juni 2017.

Dalam sidaknya itu, Mahfud mengungkapkan, ada sanksi bagi ASN yang tambah libur cutinya. “Jelas ada sanksi bagi mereka yang tambah libur. Kita lihat saja nanti setelah cuti selesai,” ujar Mahfud, kepada wartawan, sembari meminta ASN memeriksa kembali listrik sebelum libur.

Seperti diketahui, durasi jam kerja ASN dipangkas selama bulan puasa. Masuk jam 8, pulang jam 3. Mengingat kebiasaan ASN 'mundur' berjamaah jelang pulang kantor, apalagi sudah di pintu gerbang cuti bersama, Sekda Mahfud menggunakan kesempatan 'sempit' itu untuk jalan-jalan ke sejumlah SKPD.

Hasilnya, aktivitas berjalan seperti biasa. Hanya di Dinas Sosial, sedikit lengang. Kadisnya juga tak nampak di ruangan karena pergi mengantar keluarganya yang sakit.

“Aktivitas ASN masih sangat lancar. Apalagi tadi di Dinas Dukcapil, pelayanan berlangsung normal seperti biasa,” terang Mahfud, yang siang menjelang sore itu ditemani Asisten III Muhammad Kasrum.

Beberapa SKPD juga masih nampak ramai, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas PU, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP2KB).  “Alhamdulillah, aktivitas ASN masing sangat lancar,” ungkap Mahfud.

Ditanya prosentase kehadiran ASN jelang cuti bersama, Mahfud menjawab sekitar 90% kehadiran, sama persis apa yang disampaikan Bupati sebelumnya.

“Persentase kehadiran 90%. Kalau ada yang tidak hadir karena ada yang sakit, dan mengantar keluarganya yang sakit,” tutup Mahfud. (hms/jsm)

Baru 3 Bulan Diresmikan, Jembatan di Wilayah Terpencil Lutra Ini Rusak Parah

Baru 3 Bulan Diresmikan, Jembatan di Wilayah Terpencil Lutra Ini Rusak Parah
Kondisi jembatan yang sudah rusak. 
RONGKONG, TEKAPE.co - Baru beberapa bulan diresmikan, Jembatan Tulang-tulang Balannalu sudah megalami rusak parah. Dari pantauan wartawan, Kamis 22 Juni 2017, tampak pinggir pondasi jembatan retak dan runtuh.

Hal itu diakibatkan struktur pondasi yang kurang baik. Padahal jembatan ini baru diresmikan bulan April 2017 oleh Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.

Jembatan ini berada di Dusun Balannalu Desa Pengkendekan Kecamatan Rongkong. Pembangunan Jembatan Tulang-tulang bersumber anggaran APBD Tahun 2016.

Jalan ini satu-satunya jalan yang menghubungkan ke Desa Balannalu. Desa yang tertinggal di Kecamatan Rongkong, dengan akses jalan berlumpur dan bertebing hanya kenderaan roda dua yang bisa melintas.

"Kita berharap pihak kontraktor yang mengerjakannya bisa memperbaikinya kembali. Walupun sudah diresmikan,  jembatan ini kan masih tahap pemeliharaan," kata Akbar, warga setempat.

Kalau jembatan itu dibiarkan begitu saja, bisa-bisa rabatnya runtuh dan mengakibatkan jembatan juga ikut rusak. (jsm)

Hari Terakhir Berkantor Sebelum Libur Panjang, Bupati Indak Sidak Kantor

Hari Terakhir Berkantor Sebelum Libur Panjang, Bupati Indak Sidak Kantor
MASAMBA, TEKAPE.co - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) jelang cuti panjang, idul fitri 1438 Hijriah, Kamis 22  Juni 2017 siang tadi.

Saat melakukan sidak, Indah didampingi Sekretaris Daerah, Abdul Mahfud. Indah melakukan sidak di ruangan kantor lingkup Pemda Luwu Utara.

Dari sejumlah ruangan yang dikunjungi, ditemukan beberapa pegawai yang absen pada hari ini. Seperti pada ruangan Dinas Komunikasi dan informatika, hanya beberapa pegawai yang hadir bahkan Kepala Dinasnya, Arief R Palallo tidak tampak diruang kerjanya saat disambangi Bupati Indah.

Kendati demikian, Bupati Lutra mengatakan bahwa dihari terakhir kerja sebelum cuti bersama, secara keseluruhan tingkat kehadiran pegawai masih mencapai 90 persen. Dan jika ada yang melanggar maka sanksi akan menanti.

“Kita melakukan sidak ini karena beredar kabar bahwa pegawai sudah malas berkantor karena sudah menerima THR di instansi masing-masing,” kata Indah.

Saat melakukan sidak tersebut, Bupati Indah sekaligus mengambil kesempatan mengucapkan selamat idul fitri dan selamat menikmati hari libur kepada para ASN Luwu Utara. Namun dia tetap mengingatkan tentang batas waktu cuti bersama.

“Jangan menambah hari libur, saya ingin semua hadir di hari pertama kerja setelah cuti bersama,” pesan Indah. (jsm)

Randis Pemkot Palopo Dilarang Dipakai Mudik

Randis Pemkot Palopo Dilarang Dipakai Mudik
H Muhammad Judas Amir. 
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, melalui Sekretaris Kota Palopo, H Jamaluddin Nuhung, mengimbau kepada pejabat Pemkot Palopo untuk tidak menggunakan kendaraan dinas (Randis) sebagai kepentingan mudik saat lebaran.

Jamaluddin Nuhung, Selasa 20 Juni 2017, menyebutkan, imbauan itu merupakan ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

""ASN se Kota Palopo kami diimbau untuk tidak menggunakan Randis saat mudik lebaran. Itu sudah jelas aturannya, makanya dilarang," jelasnya.

Bahkan, kata dia, jika ada ASN Kota Palopo kedapatan menggunakan Randis untuk kepentingan mudik lebaran, Pemkot Palopo tak segan-segan akan memberikan sangsi.

"Kalau ada yang kedapatan kita akan berikan sangsi sesuai ketentuan yang berlaku," kata mantan Kepala Inspektorat Kota Palopo ini.

Sekedar diketahui, kendaraan dinas operasional ASN hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi. (um)

Rusak Parah, Jalan Poros Baebunta-Malbar Berkubang dan Berlumpur

Rusak Parah, Jalan Poros Sabbang-Malbar Berkubang dan Berlumpur
BAEBUNTA, TEKAPE.co - Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Baebunta wilayah selatan menuju Kecamatan Malangke Barat (Malbar), Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.

Jalan yang menghubungkan beberapa desa di dua kecamatan ini rusak parah. Jalan poros kecamatan itu berkubang dan berlumpur.

Anggota DPRD Luwu Utara, Aris Mustaming, Rabu 21Juni 2017, mengatakan, keluhan masyarakat telah berlangsung lama. "Saya kemarin sore ke sana melihat memang kerusakan jalan sudah cukup parah," ujarnya.

Jalan yang rusak berkubang dan berlumpur ini mulai dari batas Desa Lara, menuju batas Desa Mukti Jaya Baebunta, hingga Desa Kalitata Kecamatan Malangke Barat. Panjang jalan mencapai lima kilometer. Pemerintah harus memberikan perhatian karena kondisi kerusakan jalan cukup parah.

Kepala Desa Mukti Jaya, Andi Basnar, mengaku telah melayangkan surat ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Luwu Utara pekan lalu untuk perbaikan jalan tersebut.

Legislator PPP juga telah menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Luwu Utara, Suaib Mansyur. Namun, belum ada realisasi. Alasannya, alat berat masih bekerja di tempat lain.

Padahal, jalan tersebut hanya butuh diratakan pakai greder. Kemudian jalan yang sudah berkubang memang butuh ditimbun. Hanya 50 truk timbunan, jalannya sudah mulus kembali.

"Dewan sudah alokasikan anggaran pemeliharaan jalan di APBD tahun ini. Kenapa tidak digunakan memperbaiki jalan rusak di Baebunta wilayah selatan," paparnya.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Luwu Utara, Abdul Mahfud mengatakan, jalan menghubungkan Lara hingga Kalitata jalan lama yang belum tersentuh aspal. Jadi tidak ada dana pemeliharaannya.

Menurutnya, jalan yang baru diaspal yang dapat pemeliharaan. Kemudian jalan yang baru dapat proyek pengkrikilan. Makanya, tidak bisa dilakukan pemeliharaan. Namun dia berharap jalan ini masuk program pengaspalan jalan. Selama ini tidak masuk program pengaspalan jalan karena terlalu panjang. Butuh biaya besar membiayai pengaspalan. (jsm)

Sidak, Pemkab Lutra Sita Puluhan Bungkus Mie Mengandung Babi

Sidak, Pemkab Lutra Sita Puluhan Bungkus Mie Mengandung Babi
Sidak produk mie yang mengandung babi di Masamba. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Dinas Perindustrian Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (P2KUKM) Kabupaten Luwu Utara melakukan sidak terkait produk mie instant mengandung babi, yang beredar di Luwu Utara, Sulsel, Masamba 21 Juni 2017.

Dalam operasi ini dipimpin langsung Kepala Dinas Koperindag Muslim Mucthar didampingi tim Dinas Kesehatan Luwu Utara Amos Serang, SFarm Apt, dan Reserse Kriminal Polres Lutra Bripka Satar Linta'.

Sidak tersebut dilakukan di sejumlah minimarket di kota Masamba, di antaranya Alfamidi, Indomaret, Toko Nanda, dan Alifmart.

Sidak tersebut mendapati puluhan produk yang tidak berlabel halal, di antaranya yang diduga mengandung daging babi di minimarket di Luwu Utara Alfamidi dan Indomart.

"Produk ini kita sita dulu untuk diuji di Laboratorium, apakah produk ini mengandung daging babi atau tidak. Semua produk yang tidak memiliki label halal ditarik dari pasaran," kata Muslim Muchtar.

Di samping itu, tim juga memeriksa produk lainnya untuk memeriksa tanggal kedaluarsa dan tidak berlabel Halal dari MUI dan tidak terdaftar di BPOM.

Puluham produk-produk yang bertuliskan aksara China ini ditemui tidak memiliki labe halal diantaranya, Mie Samyang, Mie Kimchi, Mie Shin Qamyum, dan Mie Nboguri. (jsm)

Kepemimpinan Judas, Pengelolaan Keuangan dan PAD Palopo Meningkat Drastis, Lihat Datanya

Kepemimpinan Judas, Pengelolaan Keuangan dan PAD Palopo Meningkat Drastis, Lihat Datanya
Hamzah Jalante, saat menjelaskan perkembangan pengelolaan keuangan daerah. 
PALOPO, TEKAPE.co -- Tahun keempat Wali Kota Palopo, HM Judas Amir memimpin Kota Palopo telah menorehkan berbagai prestasi. Dalam segi pengelolaan keuangan dan aset daerah, boleh dikata jauh lebih baik dibandingkan pemerintahan sebelumnya.

Itu dapat dilihat secara umum atas raihan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK RI terkait Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD).

Sudah dua tahun terakhir, pemkot Palopo di bawah komando Judas Amir, meraih opini tertinggi dari BPK itu. Tak salah, Judas Amir menunjuk Hamzah Jalante sebagai suksesornya untuk menata dan mengelola keuangan Kota Palopo sejak 2013 lalu.

Sebelum Judas memimpin pada tahun 2013, total realisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) Kota Palopo periode 2008-2012 adalah sebesar Rp146.515.749.941 dengan rata-rata capaian sebesar Rp29.303.149.988 selama 5 tahun.

Untuk tahun 2008, realisasi PAD sebesar Rp24.905.910.966, tahun 2009 Rp21.473.395.222, tahun 2010 Rp28.219.019.905, tahun 2011 sebesar Rp35.703.421.516 dan tahun 2012 sebesar Rp36.214.002.330.

Dalam periode tersebut, terlihat jelas sempat terjadi penurunan realisasi PAD pada tahun 2009 yaitu dari Rp24.905.910.966 pada tahun 2008 menjadi Rp21.473.395.222.

Jika di bandingkan dengan 4 tahun pertama periode 2013-2018 terjadi peningkatan PAD yang cukup signifikan. Hal ini dapat terlihat dari rata-rata peningkatan PAD periode tahun 2013-2016 yang mencapai Rp89.924.566.330.

Tahun 2013 atau tahun pertama realisasi PAD mencapai Rp51.663.729.162 sedangkan tahun ke empat atau tahun 2016 telah mencapai Rp134.110.076.220 atau meningkat 2 kali lipat.

Diatas merupakan gambaran PAD Kota Palopo. Kemudian untuk belanja daerah, realisasinya untuk periode tahun 2013-2016 menunjukkan grafik peningkatan dari tahun ke tahun dengan rata-rata belanja pertahun sebesar Rp759.212.773.458.

Peningkatan belanja yang semakin meningkat mengakibatkan pembangunan sarana dan prasarana untuk pelayanan kepada masyarakat juga semakin meningkat.

Kepala BPKAD Kota Palopo, Hamzah Jalante, di hadapan wartawan, mengakui sebelum dirinya menjabat kepala Dinas Pendapatan Pengelola Keuanngan dan Aset Daerah (DPPKAD) yang kini berubah nama menjadi Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), pengelolaan keuangan pemkot Palopo amburadul. PAD bocor sana-sini.

"Saat saya mulai ditunjuk Walikota sebagai kepala DPPKAD saat itu, saya melihat pengelolaan keuangan bak kapal pecah. Bocor besar sana-sini. Ibarat kursi yang seharusnya di teras, dipasang di dapur. Bahkan ada sejumlah aset yang tidak tercatat. Ini semua yang mulai dibenahi," kata Hamzah Senin (19/6) malam, di Cafe News SeruYA.

Lantas bagaimana pengelolaan keuangan ditata ulang? Langkah pertama yang dilakukan Hamzah ialah memperbaiki Sumber Daya Manusia (SDM) yang ada melalui peningkatan kualitas SDM aparatur dalam pengelolaan keuangan dan aset daerah.

"Caranya melalui bimtek penatausahaan dan pelaporan keuangan SKPD, pembinaan pengelolaan barang milik daerah serta peningkatan pengelolaan keuangan yang akuntabel dan transparan," jelas Hamzah.

Dari upaya tersebut lanjut Hamzah, hasilnya adalah semakin tertibnya pelaksanaan pengelolaan keuangan SKPD hingga terwujudnya laporan keuangan SKPD berbasis akrual sesuai dengan standar akuntansi pemerintahan. Hal tersebut menjadi salah satu penunjang utama capaian opini WTP dari BPK pada tahun 2015 dan 2016.

"Opini disclaimer periode tahun 2008-2011 menunjukkan bahwa laporan keuangan pemerintah Kota Palopo belum menyajikan secara wajar posisi keuangan Pemerintah Kota Palopo. Tahun 2012 opini Pemerintah Kota Palopo meningkat menjadi Wajar Dengan Pengecualian (WDP). Hal ini menandakan bahwa pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Palopo selama periode 2008-2012 belum optimal," beber Hamzah.

Bahkan kata Hamzah, tahun 2013 opini mengalami penurunan dari WDP pada tahun 2012 menjadi Disclaimer kembali pada tahun 2013. Penurunan ini disebabkan adanya kebocoran kas sebesar Rp8,4 miliar yang terjadi pada tahun 2010 namun di temukan dan di angkat pada LKPD Tahun 2013.

"Tahun 2014 meningkat kembali menjadi WDP dan tahun 2015 Pemerintah Kota Palopo memperoleh opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) untuk pertama kalinya dan dipertahankan pada tahun 2016. Hal ini berarti bahwa Pemerintah Kota Palopo telah menyajikan secara wajar dalam semua hal yang material posisi keuangan Pemerintah Kota Palopo," tandasnya.

Pencapaian ini menandakan bahwa pengelolaan keuangan Pemerintah Kota Palopo telah dilakukan secara optimal dengan memaksimalkan pelayanan berbasis teknologi dan informasi yang berdampak pada ketepatan waktu pelaksanaan tugas pokok dan fungsi. (adv)


Opini Atas Hasil Pemeriksaan LKPD Kota Palopo sejak 2008-2016

2008 Disclaimer -
2009 Disclaimer -
2010 Disclaimer -
2011 Disclaimer -
2012 WDP -
2013 Disclaimer
2014 WDP
2015 WTP
2016 WTP.
* Ada kebocoran Rp8,4 miliar pada tahun 2010 yang ditemukan dan di angkat pada LKPD  TA 2013

H-5 Lebaran Lutra, Banyak Terminal Bayangan, Terminal Masamba Kosong

H-5 Lebaran Lutra, Banyak Terminal Bayangan, Terminal Masamba Kosong
MASAMBA, TEKAPE.co - Lima hari jelang lebaran atau H-5 idul fitri di Luwu Utara, tampak tidak ada aktivitas di Terminal Angkutan Umum Masamba, Luwu Utara, Selasa 20 Juni 2017.

Dari pantauan di terminal yang berada di Jl Muh Hatta, Kelurahan Baliase, Kecamatan Masamba, belakang Pasar Sentral Masamba, terminal tampak kosong.

Sementara di Masamba, marak terminal bayangan. Sopir angkutan umum memilih bahu jalan untuk menunggu penumpang.

Terminal Masamba ini memang sudah beberapa bulan ini tidak difungsikan. "Memang sudah beberapa bulan tidak ada aktivitas di terminal ini," kata Ansar, warga Masamba ditemui di sekitar terminal.

Pada Agustus 2016 lalu, terminal ini sempat difungsikan kepala Dinas Perhubungan Komunikasi dan Informatika (Dishubkominfo) Arief R Palallo.

Diperuntukkan untuk bus tujuan Masamba-Makassar. Terminal Masamba dibangun sejak enam tahun lalu saat era bupati Arifin Junaidi.

Sementara itu sejumlah titik bahu jalan di Masamba dijadikan lokasi terminal bayangan. Misalnya di Jl Sultan Hasanuddin depan RSUD Andi Djemma dan Jl Jenderal Sudirman depan Masjid Agung Syuhada Masamba.

Perusahaan Otobus (PO) tujuan Masamba-Makassar menaikkan penumpang di perwakilan masing di Masamba. (jsm)

Cuti Panjang Idul Fitri, RSUD dan Puskesmas di Luwu Utara Tetap Buka

Cuti Panjang Idul Fitri, RSUD dan Puskesmas di Luwu Utara Tetap Buka
Indah Putri Indriani. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, menegaskan, pelayanan umum di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dan Puskemas di Luwu Utara tetap buka pada saat cuti hari raya Idul Fitri.

Menurutnya, untuk pelayanan umum seperti fasilitas kesehatan, tetap buka dan memberikan pelayanan kepada masyarakat.


BACA JUGA:
Cuti Bersama Mulai 23 Juni, Bupati Lutra Bolehkan ASN Tambah Libur dengan Syarat


“Tidak boleh ada pelayanan umum yang tutup, seperti rumah sakit dan Puskesmas. Begitu pun juga petugas kesehatan,” kata Indah Putri Indriani, Selasa 20 Juni 2017.

Untuk petugas medis kesehatan, kata dia, persoalan cuti itu nantinya diatur di internalnya di rumah sakit dan Puskesmas.

“Yang paling penting pelayanan umum harus tetap buka meski cuti bersama, karena pelayanan kesehatan harus tetap buka,” ujar Indah Putri Indriani.

Cuti bersama yang jatuh pada tanggal  23 -28 Juni 2017. (jsm)

Cuti Bersama Mulai 23 Juni, Bupati Lutra Bolehkan ASN Tambah Libur dengan Syarat

Cuti Bersama Mulai 23 Juni, Bupati Lutra Bolehkan ASN Tambah Libur dengan Syarat
Indah Putri Indriani. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Bupati Luwu Utara Hj Indah Putri Indriani, membolehkan Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kabupaten Luwu Utara untuk menambah cuti lebaran.

Namun harus memenuhi pesyaratan. Hanya bagi mereka yang sedang dan ingin melaksanakan ibadah umrah, atau bagi ASN yang sedang sakit yang dibolehkan tambah cuti lebaran tahun ini.


BACA JUGA:
Cuti Panjang Idul Fitri, RSUD dan Puskesmas di Luwu Utara Tetap Buka


“Kita mulai cuti 23 Juni dan kembali masuk 3 Juli. Jadi jangan ada libur duluan, dan tambah libur, kecuali yang berangkat umroh atau sakit,” ujar Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani di hadapan peserta upacara Hari Kesadaran Nasional, Senin 19 Juni 2017.

Meski demikian, Indah mewanti-wanti ASN yang pura-pura sakit dan pura-pura ibadah umroh. Karena menurut Bupati wanita pertama di Sulsel itu, untuk menambah libur, macam-macam cara dilakukan.

“Yang mengaku sakit harus ada keterangan sakitnya. Pun yang mengaku ibadah umroh. Saya ibadah ji bu, tapi umrohnya di mall-mall,” tutur Indah. Apa yang dilontarkan Indah membuat sebagian ASN tertawa lepas. (LH)

Koperindag Luwu Temukan 24 Makanan Instan Tanpa Label Halal Beredar di Minimarket Belopa

Koperindag Luwu Temukan 24 Makanan Instan Tanpa Label Halal Beredar di Minimarket Belopa
Hj Wahidah saat sidak di minirmaket. 
LUWU, TEKAPE.co -- Tim terpadu Luwu, saat sidak mie Samyang yang mengandung babi di sejumlah minimarket di Belopa, juga menemukan 24 jenis makanan instant dan minuman berbeda merk, yang tidak memiliki label halal dan tidak ada izin BPOM tercantum di bungkus makanan dan minuman tersebut.

Menyikapi hal tersebut, Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Luwu, Hj Wahida, mengimbau masyarakat untuk lebih teliti dan selektif saat berbelanja kebutuhan di minimarket.

"Kami menghimbau masyarakat untuk lebih selektif dalam memilih makanan dan minuman yang di jual di minimarket, seperti mi instant bermerk Samyang dan beberapa makanan ringan dan minuman yang tidak memiliki label halal dan tidak memiliki izin BPOM," ujarnya.

Lebih jauh, Hj Wahida, mengatakan, untuk menertibkan dan menindak minimarket yang membandel, maka pihaknya akan membuat surat pernyataan kepada minimarket yang bersangkutan untuk tidak menarik seluruh barang jualan yang tidak memiliki label halal dan isin BPOM.

"Beberapa jenis makanan dan minuman instant telah kita sita sebagai sampel, selesai lebaran ini kita akan tindaj lanjuti dengan membuat surat pernyataan bagi minimarket yang membandel, untuk itu kita akan bekerjasama dengan Satpol PP Luwu untuk mengawal ini," tuturnya.

Sementara itu, Selesai lebaran Pemerintah Kabupaten Luwu, akan memanggil manager minimarket di Belopa untuk di berikan arahan.


BACA JUGA: 
Tim Terpadu Luwu Sita Mie Instant yang Mengandung Babi di Minimarket


Sidak bersama dengan Kasatpol PP, Andi Iskandar, Kepala Dinas Kesehatan, Dr Suharkimin Sumar, dan Kabag Humas dan Protokoler Pemkab Luwu, Ansir Ismu, Senin, 17 Juni 2017, itu ditemukan produk mi isntant yang mengandung DNA Babi, yang bermerk Samyang dengan nama produk U-Dong, yang bebas di perjual belikan di Indomaret dan Alfamaret Belopa. (ham)

Tim Terpadu Luwu Sita Mie Instant yang Mengandung Babi di Minimarket

Tim Terpadu Luwu Sita Mie Instant yang Mengandung Babi
Tim terpadu saat sidak mie instant yang dinyatakan mengandung babi di Belopa. 
LUWU, TEKAPE.co -- Menindak lanjuti surat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) yang menyatakan bahwa empat produk mi instan asal Korea positif mengandung fragmen DNA spesifik babi diantaranya mie Samyang, Tim Terpadu Luwu melakukan sidak dan menyita puluhan bungkus yang diambil dari sejumlah minimarket yang ada di Belopa, Kabupaten Luwu, Sulsel, Senin 19 Juni 2017.

Mie samyang yang diperjualbelikan di supermarkaet dan distributor yang ada di Luwu, telah disita tim terpadu dari Dinas Perdagangan, Satpol PP, Dinas Kesehatan, didampingi Humas dan Protokoler Pemkab Luwu.

Tim turun langsung menyidak mie samyang dan beberapa jenis produk makanan berbeda merek, yang tak punya label Halal di Indomaret, Alfamaret, Mitra Mart dan Alfamidi.

"Menindak lanjuti surat BPOM terkait produk mie instan yang mengandung fragme DNA spesifik babi, maka kami langsung memerintahkan dinas terkait untuk terjun menyidak mie samyan," ujar Bupati Luwu, Andi Mudzakkar, melalui Kabag Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Luwu, Muh Ansir Ismu, Senin, 19 Juni 2017.

Beberapa supermarket masih memperjual belikan mie instan bermerk Samyan yang mengandung Babi, seperti, Alfamidi, Indomaret, sementara Alfamarat sudah tidak ditemukam ada mie karena sebelumnya pihak Satpol PP Luwu, telah memberikan peringatan.

Sementara itu, untuk makanan dan mimuman instan merata di temukan di supermarket di Belopa. Makanan dan minuman instant tersebut tidak memiliki label halal banyak di perjual belikan.

"Kami menemukan 42 jenis makanan isntant yang berbeda merek di supermarket Belopa, dianataranya, Alfamidi, Alfamart, dan Indomaret. Kebanyakan makanan yang tidak memiliki label halal adalah makanan anak-anak," tutur Kadis Koperindag Luwu, Hj Wahida.


BACA JUGA:
Koperindag Luwu Temukan 24 Makanan Instan Tanpa Label Halal Beredar di Minimarket Belopa


Sementara itu, Kasatpol PP, Andi Iskandar, menghimbau kepada masyarakat untuk berhati-hati dan mengecek setiap barang belanjaan yang di belinya.

"Kita akan mengawal dan menghimbau masyarakat untuk berhati-hati dalam berbelanja di supermarket terutama untuk makanan instant yang tidak memiliki label halal," ujarnya.

Lebih jauh, Bupati Luwu Cakka melalui Kabag Humas dan Protokoler Ansir Ismu, akan segera memanggil manager supermarket untuk di berikan pengarahan dan himbuan mengenai jenis makanan yang di perjual belikan.

"Selesai lebaran kita akan memanggil manager supermarket, untuk di beri himbauan kalau itu tidak dilaksanakan maka kita akan berikan sanksi," ucap Ansir Ismu. (ham)

Mengandung Babi, Bupati Luwu Instruksikan Tarik Mi Samyang dari Pasaran

Mengandung Babi, Bupati Luwu Instruksikan Tarik Mi Samyang dari Pasaran
HA Mudzakkar. 
LUWU, TEKAPE.co -- Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) telah mengeluarkan surat yang menyatakan bahwa empat produk mi instan asal Korea positif mengandung fragmen DNA spesifik babi.

Keempat produk mi itu yakni Samyang dengan nama produk U-Dong, Nongshim dengan nama produk Shin Ramyun Black, Samyang dengan nama produk Mi Instan Rasa Kimchi, dan Ottogi dengan nama produk Yeul Ramen.

Menindaklanjuti surat Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM), Bupati Luwu Andi Mudzakkar, menginstruksikan kepada SKPDnya yang terkait untuk menarik peredaran Mie Samyang dari pasaran.

"Kami telah menginstruksikan ke Dinas Koperindag, Dinas Kesehatan dan Satpoll PP Luwu, untuk turun mengawasi dan memeriksa penarikan peredaran mi samyang," ujar Bupati Luwu, melalui Kabag Humas dan Protokoler Setda Kabupaten Luwu, Muh Ansir Ismu, Senin 19 Juni 2017.

Distribusi produk yang menjual produk tersebut, termasuk di antaranya distributor, toko, supermarket, pasar tradisional, dan sarana yang sering melakukan pelanggaran di wilayah kerja Balai POM masing-masing. (ham)

Polres Palopo Siapkan Bus Gratis Bagi Pemudik, Ini Syaratnya

AKBP Taswin. 
PALOPO, TEKAPE.co - Menjelang mudik lebaran idul fitri 1438H/2017 M, Polres Kota Palopo menyiapkan satu unit bus untuk mudik gratis bagi masyarakat yang ingin mudik untuk rute Palopo-Makassar.

Hal itu dikatakan Kapolres Palopo, AKBP Taswin SIK MH saat ditemui di pelataran Saodanrae Convention Centre (SCC) usai gelar pasukan dalam operasi Ramadhaniyah, Sabtu 17 Juni 2017, dini hari, sekira pukul 23.00 wita.

"Untuk mudik gratis, kita akan siapkan satu unit bus," ujarnya, kepada wartawan, di Kota Palopo.

Dirinya menyebutkan, jika Polres Kota Palopo hanya melayani mudik untuk rute Palopo-Makassar. Karena menurutnya jarak antara Palopo ke Makassar terbulang cukup jauh.

Sementara wilayah yang ada di lingkup Luwu Raya ini, hanya memiliki jarak yang terbilang dekat. Sehingga hanya rute Palopo-Makassar saja yang disiapkan.

"Untuk mudik gratis, kita hanya buka rute Palopo ke Makassar," tandasnya.

Mudik gratis ini adalah merupakan cetusan Polda Sulsel yang kemudian ditindak lanjuti Polres Palopo.

Adapun prasyarat sebagai penumpang mudik yakni menunjukan KTP, STNK Roda 2 yang sah, memilimi Sim C, pemudik maximal 2 orang, jika lebi maka harus menyertakan Kartu Keluarga, pendaftaran dikantor Ditlantas/Piket Lantas setempat, atau di Polres Palopo. (um/man)

Bupati Indah Launching Klinik DPMPTSP di Malangke dan Malbar

Bupati Indah Launching Klinik DPMPTSP di Malangke dan Malbar
MALANGKE, TEKAPE.co - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, melaunching Klinik Perizinan Satu program dari Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PMPTSP) Kabupaten Luwu Utara, di Aula Kantor Camat Malangke, di Tolada, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, Minggu 18 Juni 2017.

Indah, dalam sambutannya, menuturkan, tujuan klinik ini adalah sebagai upaya mendekatkan pemerintah dengan pelayanan masyarakat. Sehingga pelayanan akan lebih Cepat, Murah dan Mudah.

"Kami berharap warga memanfaatkan ini. Kini pelayan yang mendatangi kita, tidak susah lagi ke Masamba untuk mengurus perizinan. Cukup datang ke kantor camat," kata Indah.

Dalam Launching Klinik ini didampingi Kepala DPMPTSP Luwu Utara, Ir Ahmad Yani, Camat Malangke Sofyan Zubair, Camat Malangke Barat (Malbar) Sulpiadi.

Launching Klinik Perizinan digelar di 2 kecamatan, yakni Malangke dan Malangke Barat. (jsm)

Dekatkan Pelayanan, DPMPTSP Lutra Buka Layanan Perizinan di Malbar

Dekatkan Pelayanan, DPMPTSP Lutra Buka Layanan Perizinan di Malbar
MALANGKE, TEKAPE.co - Sebagai upaya mendekatkan pelayanan kepada masyarakat, Dinas Penanaman Modal Perizinan Terpadu Satu Pintu (DPMPTS) Kabupaten Luwu Utara (Lutra) membuka layanan perizinan di Kecamatan Malangke Barat (Malbar), Luwu Utara, Sulslel.

Kepala DPMPTSP Lutra, Ir Ahmad Yani MT, bersama staf telah mengunjungi Kecamatan Malbar dalam rangka persiapan pelayanan langsung terkait perizinan yang akan dilaksanakan mulai Senin 19 Juni 2017, di Kantor Camat Malbar.

Dalam kunjungan tersebut, Kepala DPMPSTP menyepatkan memberikan sosialisasi di Masjid Hidayatullah Desa Pao usai melaksanakan salat Jumat.

Ia mengimbau kepada masyarakat yang ingin mengurus perizinan, tidak lagi harus ke Masamba, cukup ke kantor Camat Malbar. Ini dilakukan dalam rangka mendekatkan pelayanan kepada masyarakat.

"Kami berterimakasih kepada pemerintah kecamatan Malbar, karena telah menfasilitasi tempat dan telah diberikan kesempatan untuk melakukan sosialiasi di Masjid," ujarnya. (jsm)

Tampak Akrab di Acara Bukber, Bupati Indah Kalungkan Syal Pemberian Syeikh Asal Palestina ke Arjuna

Tampak Akrab di Acara Bukber, Bupati Indah Kalungkan Syal Pemberian Syeikh Asal Palestina ke Arjuna
Arjuna (kiri) foto bersama Indah Putri (kanan) usai bukber di Rujab Bupati Lutra. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Bupati Luwu Utara (Lutra), Indah Putri Indriani, menghadirkan Syeihk Ussam Taher Muhammad Al Zogeir, asal Palestina, pada buka bersama (bukber) di Rujab Bupati Lutra, di Masamba, Sulsel, Jumat 16 Juni 2017.

Pada kesempatan itu, Syeikh asal Palestina tersebut menghadiahkan syal kepada Indah Putri, disaksikan ribuan warga yang hadir.

Usai bukber, Mantan Bupati Luwu Utara, Arifin Junaidi (Arjuna), yang saat itu ikut menghadiri undangan buka puasa bersama Bupati Indah Putri, syal pemberian Syeikh asal Palestina tersebut sempat dikalungkan Indah Putri ke leher Arjuna.

Kedua figur yang pernah jadi rival politik di Pilbup Lutra, dan sekaligus pernah berpaket di periode sebelumnya, tampak sangat akrab. Mereka berdua foto bersama di depan tamu undangan.

Indah yang dipanggil Arjuna menghampiri Indah Putri. Saat itu, Indah Putri lansung mengalungkan kain syal ke leher Arjuna.
Syal itu  pemberian Syeikh Hussam, lalu Indah mengajak  foto berdua.

Setelah berfoto berdua, Arjuna sekaligus mohon pamit pulang kepada Indah. Kemudian Arjuna mengembalikan Syal pemberian Bupati Indah.

“Ini adalah pemberian, jadi jangan diberikan pada orang lain,” pesan Arjuna, sambil mengembalikan syal tersebut kepada Indah.

Bupati Indah membalas dengan senyum dan mengucapkan terima kasih atas kehadirannya.

Kehadiran Syeihk tersebut sekaligus mengajak mengajak semua warga Muslim Indonesia untuk membantu meringankan beban sadara Muslim yang ada di Palestina. (jsm)
Tampak Akrab di Acara Bukber, Bupati Indah Kalungkan Syal Pemberian Syeikh Asal Palestina ke Arjuna
Syeihk asal Palestina saat hadir di Rujab Bupati Lutra. 

Terbaru

Recent Posts Widget