Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Agar Pelayanan Maksimal, Ini Prosedur dan Biaya Penerbitan SIM di Polres Palopo

PALOPO, TEKAPE.co -- Sebagai upaya Peningkatan Pelayanan Publik Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), yang salah satunya Peningkatan Pelayanan Publik yang mudah bagi masyarakat dan berbasis Teknologi Informasi, maka Satlantas Polres Palopo berupaya memberikan pemahaman terkait prosedur pembuatan SIM.

Kasatlantas Polres Palopo, AKP Sri Toto, Senin 22 Mei 2017, menuturkan, salah satu upaya peningkatan pelayanan publik adalah menyebarkan informasi terkait prosedur dan biaya penerbitan SIM.

"Selain meningkatkan pelayanan publik, Satlantas Polres Kota Palopo juga meningkatkan pelayanan prima ke masyarakat, melalui perbaikan sarana dan prasarana, khususnya pada Satuan Penyelenggara Administrasi (Satpas) SIM," jelasnya.

Disana ada tersedia papan papan petunjuk, ruang menyusui, air mineral untuk pemohon SIM, ruang tunggu yang bersih. Pembenahan ini dilakukan tidak lain hanya untuk lebih mengutamakan kepuasan pemohon SIM.

Agar lebih jelas, ada baiknya perhatikan prosedur dan biaya penerbitan SIM. Sehingga masyarakat diminta agar mengetahui, sehingga bisa terhindar dari pungutan di luar aturan yang ada. (man)
Agar Pelayanan Maksimal, Ini Prosedur dan Biaya Penerbitan SIM di Polres Palopo

Agar Pelayanan Maksimal, Ini Prosedur dan Biaya Penerbitan SIM di Polres Palopo

Agar Pelayanan Maksimal, Ini Prosedur dan Biaya Penerbitan SIM di Polres Palopo

Agar Pelayanan Maksimal, Ini Prosedur dan Biaya Penerbitan SIM di Polres Palopo

Agar Pelayanan Maksimal, Ini Prosedur dan Biaya Penerbitan SIM di Polres Palopo

VIDEO: Kuliah di STIKES Luwu Raya, Berkesempatan Keluar Negeri

PALOPO, TEKAPE.co - Sekolah Tinggi Ilmu Kesehatan (STIKES) Bhakti Pertiwi Luwu Raya punya banyak keunggulan dibanding kampus kesehatan lainnya di Kota Palopo.

Salah satu keunggulannya adalah STIKES Luwu Raya bekerjasama dengan kampus luar negeri, BCN Uttaradit & Rajabath University Thailand. Sehingga mahasiswa berksempatan belajar di luar negeri, dengan ikut pertukaran mahasiswa.

Ada tujuh keunggulan STIKES Luwu Raya, yakni program studi telah terakreditasi BAN-PT, kedisiplinan mutu dan kualitas menjadi prioritas utama, pelayanan yang prima dan efektif, semua ruangan kampus dan bus kampus full AC.

Juga ada kerjasama dan pertukaran pelajar BCN Uttaradit & Rajabath University Thailand, dosen yang kompeten dan kurikulum berbasis kompetensi. Selain itu, gedung kampus modern dan milik sendiri.

Sementara lulusannya tercatat 85 persen lulus uji kompetensi kesehatan nasional, dan pernah dapat penghargaan kampus kesehatan terbersih di Kota Palopo tahun 2014.

Kampus ini membina empat program studi, yakni Prodi S1 keperawatan, D3 kebidanan, D3 farmasi, dan program profesi ners.

Berikut video profil STIKES Luwu Raya, yang beralamat di Jalan Imam Bonjol Nomor 27, Kota Palopo, Sulawesi Selatan (Sulsel). (***)

PDAM Palopo Semakin Baik di Usia 13 Tahun

PDAM Palopo Semakin Baik di Usia 13 Tahun
Direktur PAM Tirta Mangkaluku H Yasir (kanan), ketua Dharma Wanita PAM Tirta Mangkaluku, Dewan Pengawas PAM Tirta Mangkaluku Charul Baderu. 
PALOPO, TEKAPE.co - Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Kota Palopo telah memasuki usia ke-13 tahun, tepat Senin 9 Januari 2017.

Peringatan HUT ke-13 PDAM Palopo ini, digelar upacara bendera, di Halaman Kantor PAM Tirta Mangkaluku, yang dipimpin langsung Direktur PAM Tirta Mangkaluku, Yasir, yang dihadiri para Dewan Pengawas, para manager, Darma Wanita PDAM, serta seluruh karyawannya. 

Memasuki usia yang terbilang masih remaja ini, PDAM tercatat mengalami perkembangan yang cukup baik. Bahkan saat ini, PDAM Palopo telah naik tipe B ke tipe C.

PDAM Palopo juga telah berganti nama, dari PDAM Palopo menjadi Perusahaan Air Minum (PAM) Tirta Mangkaluku.

"Hal ini dilakukan sebagai bentuk pembaharuan serta penetapan identitas perusahaan," kata Direktur PAM Tirta Mangkaluku (PTM) Yasir.

Dalam sambutannya, Yasir, mengatakan, usia 13 tahun bagi manusia adalah usia yang masih terbilang muda, bahkan untuk jenjang pendidikan usia 13 tahun masih tercatat sebagai pelajar tingkat menengah pertama.

Di masa usia ini jugalah seseorang mengalami proses perubahan  fisik dan perilaku dari kekanak-kanakan menuju usia pra remaja yang kita kenal dengan istilah Pubersitas. Dimana pada usia ini pula merupakan proses awal seorang anak dalam mencari jati diri guna mengarungi samudera kehidupan.

Namun terkadang usia bukanlah sebagai tolok ukur yang utama untuk menilai tingkat kedewasaan seseorang, tetapi pola pikir, perilaku serta karya adalah barometer utamanya. 

Demikian juga dengan PAM Tirta Mangkaluku, walaupun saat ini baru berusia 13 tahun, namun sudah memperlihatkan barometer tingkat kedewasaannya. Sebagaimana Tema HUT ke-13, 'Kepedulian Anda Inspirasi Bagi Kami Untuk Kenyamanan Bersama.'

"Jika di awal sambutan saya mengurai sepintas sejarah awal berdirinya PAM Tirta Mangkaluku, maka dari runutan berbagai prestise dan program yang telah kita capai ditahun 2016 yang lalu maka pada tahun 2017 ini kita akan mencatat sejarah baru bahwa dengan bertambahnya jumlah pelanggan yang sudah melampui 30.001 orang pelanggan," sebutnya.

Ia juga mengungkapkan, adanya regulasi permendagri Nomor 2 tahun 2007 tentang organisasi dan kepegawaian PDAM, maka secara otomatis Direksi akan bertambah.

"Ada tiga orang Direktur masing-masing satu orang Direktur utama dan dua orang menjabat sebagai Direktur Bidang, selain status PAM Tirta Mangkaluku akan mengalami kenaikan kelas dari tipe B ke tipe C," katanya.

Ia menambahkan, ia selaku Direktur mengucapkan banyak terimakasih kepada Bapak Wali Kota Palopo, HM Judas Amir selaku owner dari PAM Tirta Mangkaluku yang telah banyak memberikan kesempatan dan peluang pada kita dalam rangka mengembangkan perusahaan ini juga dengan berbagai saran dan ide yang beliau arahkan langsung kepada saya selaku Direktur.

Bahkan, sebagai bukti kepeduliannya maka tak henti-hentinya pihaknya melakukan pantauan terhadap perkembangan PAM Tirta Mangkaluku hingga saat ini. 

"Dan saya juga terimakasih kepada mitra yang telah turut mendorong laju perkembangan perusahaan ini khusus Dewan Pengawas PAM Tirta Mangkaluku," katanya.

Acara ini juga dimeriahkan pemotongan tumpeng oleh Direktur PAM Tirta Mangkaluku yang diberikan kepada karyawan tertua dan termuda, serta karyawan yang Ultahnya sama dengan PAM Tirta Mangkaluku dan acara hiburan yang diisi dengan persembahan lagu dari direktur, para manager, Darma Wanita, serta para karyawan. (*/del)

Judas Terima Penghargaan, Program Khilan dan UPTD JA Dinilai Inovatif

Judas Terima Penghargaan, Program Khilan dan UPTD JA Dinilai Inovatif
Malam penganugerahan kepala daerah inovatif. 
MAKASSAR, TEKAPE.co - Dua program Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir mendapat apresiasi dari Fajar Institute of Pro Otonomi (FIPO), yakni program di bidang pelayanan kesehatan melalui program UPTD JA (Jemput Antar), dan di bidang pemeberdayaan ekonomi lokal dan pengentasan kemiskinan, yakni program Kawasan Home Industri Unggulan (Khilan) Kota Palopo.

Kedua Program ini membawa wali kota menerima penghargaan. Penyerahan penghargaan itu diberikan kepada Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir pada malam puncak penganugerahan The 8th Annual FAJAR Otonomi Awards 2016, di Maraja Ballroom Hotel Sahid Jaya Makassar, Sabtu (19/11) malam.

Fajar Institute of Pro Otonomi (FIPO) Awards 2016 ini memberikan penganugerahan kepada para pemimpin daerah yang mampu memberikan inovasi selama kepemimpinannya. 

Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, menuturkan, dengan adanya penghargaan seperti ini, maka diharapkan bisa menjadi motivasi untuk terus berinovasi untuk orang banyak.

"Alhamdulillah, kita diberi penghargaan. Ini adalah kerja semua pihak dalam mendukung program pemerintah, sehingga program kita ini berjalan dengan baik," ujarnya.

Kabag Humas Setda Kota Palopo, H Maksum Runi, menjelaskan, khusus bidang kesehatan, dengan program inovatif UPTD JA, mendapat penghargaan terbaik. Sementara untuk program Khilan hanya masuk nominasi terbaik.

"UPTD JA ini adalah program siap siaga 24 jam. Jika ada warga sakit, tim medis langsung datang dan menangani pasien di rumah warga. Nanti dianggap harus mendapat perawatan di Puskesmas atau rumah sakit, barulah diantar ke fasilitas kesehatan yang ada. Dan semua biaya proses pelayanan itu digratiskan," jelas mantan ketua KPU Palopo itu.

Sementara untuk program Khilan, jelas dia, hingga kini telah memberdayakan ribuan warga yang kurang mampu untuk membuat tortila, yakni bahan setengah jadi untuk diproduksi oleh Perusda Palopo menjadi kripik Zaro Snack. 

"Mereka ini telah diberikan pelatihan di Malindo Luwu Utara, dengan dibiayai pemkot. Hasilnya inilah, mereka diberdayakan untuk menyiapkan bahan setengah jadi untuk Zaro Snack. Alhamdulillah, ada ribuan KK yang mendapat penghasilan tambahan dengan program ini," terangnya. (adv)
Judas Terima Penghargaan, Program Khilan dan UPTD JA Dinilai Inovatif

BPKP Sulsel Beber Strategi Pertahankan WTP di Palopo

BPKP Beber Strategi Pertahankan WTP di Palopo
Kepala BPKP Sulsel saat memberikan pemahaman ke para pejabat lingkup Pemkot Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co -- Kepala Badan Pemeriksa Keuangan Perwakilan (BPKP) Provinsi Sulawesi Selatan, Didik Krisdiyanto, membeberkan strategi agar opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK bisa dipertahankan.

Saat berkunjung ke Kota Palopo, bersama kepala Inspektorat Sulsel Andi HM Yusuf, untuk menghadiri acara pemutakhiran data tindak lanjut hasil pemeriksaan Inspektorat, di Aula Sakotae, Jumat 4 November, memberikan sejumlah pemahaman kepada segenap pejabat lingkup Pemkot Palopo.

Dalam pemaparannya, Didik menyebutkan, strategi mempertahankan opini adalah komitmen semua pihak. Seperti komitmen Kepala Daerah, DPRD, Sekretaris Daerah, Kepala SKPD, Inspektorat, dan komitmen seluruh pegawai di sebuah daerah. "Jadi untuk mempertahkan opini yang telah kita raih, kuncinya adalah komitmen," tandasnya.

Ia juga menyebutkan, Pemkot ini ibarat satu batang tubuh, jika ada SKPD yang laporan keuangannya sakit, maka akan berdampak pada opini yang diraih.

Didik menyebutkan, tujuan dari sebuah Pemeriksaan Laporan Keuangan adalah untuk untuk mengetahui kewajaran tingkat informasi yang disajikan, kesesuaian dengan Standar Akuntansi Pemerintah (SAP), kecukupan pengungkapan, dan kepatuhan terhadap peraturan perundang-undangan dan efektivitas pengendalian intern. Itulah kemudian yang akan disimpulkan dalam bentuk 
Opini atas Laporan Keuangan.

Ia juga menjelaskan ada sejumlah jenis opini, yakni Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), Wajar Dengan Pengecualian (WDP), Tidak Wajar (TW), dan Tidak Memberikan Pendapat (TMP).

"Opini, ditentukan dua kondisi. Yakni pembatasan lingkup audit / kecukupan bukti, dan penyimpangan dari Standar Akuntansi Pemerintahan/ Salah Saji.

Mendapat WTP, jelas Didik, berarti seluruh Komponen LK telah lengkap disajikan, SPKN dipatuhi dalam penugasan pemeriksaan, bukti pemeriksaan yang cukup memadai telah terkumpul, dan LK yang disajikan telah sesuai dengan SAP.

Sementara untuk opini WDP, kriterianya jika bukti pemeriksaan yang memadai diperoleh dan disimpulkan salah saji yang terjadi material, namun tidak mempengaruhi kewajaran LK, bukti pemeriksaan yang memadai tidak diperoleh dan salah saji yang tidak terdeteksi material, namun tidak mempengaruhi kewajaran LK. (adv)

Pemkot Palopo Kucurkan Rp100 Juta/Kelurahan, Ini Peruntukannya

Pemkot Palopo Kucurkan Rp100 Juta/Kelurahan, Ini Peruntukannya
Rakor yang digelar Wali Kota Palopo bersama jajarannya. 
PALOPO, TEKAPE.co -- Untuk membenahi aset-aset dan keperluan lain di kelurahan, Pemerintah Kota (Pemkot) Palopo mengucurkan Rp100 juta per kelurahan.

Dana tersebut telah tertuang dalam APBD-P 2016, yang diperuntukkan untuk sejumlah kebutuhan di kelurahan yang belum tercover program dari SKPD dan kecamatan.

Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, pada rapat koordinasi dengan para pimpinan SKPD, camat, dan lurah se Kota Palopo, Jumat 28/10/2016, di Auditorium Saokotae, menyebutkan, Rp100 juta per kelurahan itu diharapkan bisa dimanfaatkan dengan baik. 

Kepala Dinas PPKAD Kota Palopo, Hamzah Jalante, menjelaskan peruntukan dari Rp100 juta per kelurahan tersebut. Ia menyebutkan, dana tersebut bisa digunakan untuk pemeliharaan aset-aset di kelurahan yang tidak dianggarkan di SKPD atau kecamatan.

"Peruntukannya bisa untuk pemeliharaan drainase dan bahu jalan, perbaikan Poskamling, pembenahan wisata kelurahan, lampu jalan, dan yang butuh dibenahi. Namun harus diperhatikan, lurah tidak boleh menambah nilai aset, tapi hanya untuk mengembalikan fungsi aset yang dibenahi," jelas Hamzah, di hadapan para lurah.

Ia mencontohkan, yang dimaksud tidak menambah nilai aset, tapi mengembalikan fungsi aset, seperti mengeruk drainase, tidak membuat drainase baru.

"Tapi perlu diperhatikan, jangan sampai terjadi tumpang tindih antara program yang sudah ada. Jangan sampai cuma nebeng dengan program yang sudah ada. Penggunaan dana ini juga tidak lebih nilainya dari Rp10 juta satu titik," jelasnya.

Mengenai cara pertanggungjawabannya, Hamzah menjelaskan, kalau ada warga yang mengerjakan, maka harus difoto siapa yang bekerja, hitung makan minum, kalau ada tukang berapa upahnya, cet, dan sebagainya. "Jadi pertanggungjawabannya tidak jauh beda dengan dana Rp10 juta yang pernah diberikan beberapa tahun lalu," ujarnya.

Ia juga menyebutkan, dana Rp100 juta ini juga bisa dipakai untuk biaya administrasi program sertifikat prona. Sehingga masyarakat penerima program tersebut tidak lagi harus mengeluarkan biaya administrasi, seperti foto copy matarai, dan administasi lain. "Namun soal biaya patok untuk sertifikat prona, silahkan warga penerima sendiri yang menyediakan. Itu tidak ditanggung," jelasnya. (adv)

Diterima Langsung Wali Kota, Pegadaian Palopo Salurkan Bantuan Korban Banjir Telluwanua

Diterima Langsung Wali Kota, Pegadaian Palopo Salurkan Bantuan Korban Banjir Telluwanua
Wali Kota Palopo saat menerima bantuan secara simbolis untuk korban banjir dari PT Pegadaian Palopo.
PALOPO, TEKAPE.co -- Bantuan terhadap korban banjir di Kelurahan Salubattang, Kecamatan Telluwanua, Kota Palopo terus mengalir. Setelah PT Pertamina menyalurkan bantuan pada Kamis 27 Oktober, PT Pegadian Cabang Palopo juga ikut menyalurkan bantuan, Jumat kemarin.

Penyerahan bantuan kepada korban banjir berupa sembako dari Pegadaian itu diterima langsung Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir. Penyerahan secara simbolis itu dilakukan Kepala Deputi PT Pegadaian Area Palopo Hari Susanto.

Bantuan tersebut berupa beras 100 zak yang dikemas dalam 10 kg per zak, gula pasir 300 kg, mi instan 60 dos, telur ayam ras 50 rak, ikan kaleng 10 dos, dengan total secara keseluruhan sekitar 26 juta.

Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, saat menerima secara simbolis bantuan untuk para korban banjir itu, mengucapkan terima kasih kepada pihak Pegadaian. "Kami mewakili masyarakat Palopo, mengucapkan terima kasih banyak. Semoga ini bisa membantu meringankan beban warga kita yang tertimpa musibah banjir," ujarnya.

Kepala Deputi PT Pegadaian Area Palopo, Hari Susanto, menuturkan, bantuan bina lingkungan tersebut diharapkan bisa membantu warga yang tertimpa bencana banjir.

Hadir dalam penyerahan bantuan tersebut Kepala BPBD Kota Palopo Hasan, Kabag Humas dan Protokoler Setda Kota Palopo H Maksum Runi, Camat Telluwanua Budiman, dan Lurah Salubattang Andi Baso Akbar. (adv)

Resmikan Pemanfaatan Rumah Khusus Nelayan, Cakka Minta Dipelihara Dengan Baik

Resmikan Pemanfaatan Rumah Khusus Nelayan, Cakka Minta Dipelihara Dengan Baik
Bupati Luwu saat membawakan sambutan.
LUWU, TEKAPE.co - Bupati Luwu HA Mudzakkar MH, meresmikan pemanfaatan rumah khusus nelayan sebanyak 50 unit, sekaligus menyerahkan secara simbolis kunci rumah kepada 50 KK nelayan berpendapatan rendah di Balambang Desa Raja Kecamatan Bua, Rabu 19 Oktober 2016.

Cakka, sapaan akrab Andi Mudzakkar, dalam sambutannya, berpesan kepada para penerima bantuan hibah berupa rumah nelayan tersebut, agar bantuan murni tersebut dipelihara dan dirawat baik-baik.

"Pemerintah tidak meminjamkan rumah ini. Sekarang bapak/ibu adalah pemiliknya. Jadi jaga bantuan ini dengam baik, pemerintah tidak akan datang lagi memperbaikinya jika rusak," ujarnya, yang disaksikan, Danrem 142/Tatag Kolonel Inf Tandyo Budi R, Dandim 1403 Sawerigading Letkol Kav Cecep Tendi Sutandi, Kapolres Luwu AKBP Ahmad Yanuari Ihsan.

Bupati Luwu mengaku senang dan bahagia akhirnya perumahan nelayan di Balambang sudah bisa ditempati dan dianggap layak, baik dari kontruksi bangunan, maupun kelayakan fasilitas.

50 perumahan nelayan type 36 tersebut diharapkan menjaga rumah mereka. Jangan karena bantuan tersebut gratis 100 persen, sehingga masyarakat tidak peduli dalam menjaganya.

"Jaga baik-baik. Saya agendakan akan datang kesini untuk memantau. Kalau perlu dibuatkan lomba dalam merawat rumah ini," ujarnya.

Umar salah seorang penerima mengucapkan terima kasih kepada Bupati Luwu yang telah memberikan rumah kepadanya. "Kami bangga memiliki bupati seperti Andi Cakka, terima kasih kami untuk Bupati Luwu," ujarnya.

Kadis Tarkim Luwu, Andi Fatahillah, dalam laporannya, menyampaikan program perumahan nelayan ini dikerja pada tahun 2015, yang bersumber dari APBN sebesar Rp5,245 miliar.

"Tujuan pemerintah dalam membangun perumahan nelayan ini adalah untuk mempercepat penyediaan perumahan bagi masyarakat yang berpenghasilan rendah khususnya nelayan. Insyah Allah tahun 2017 akan di bangun lagi 53 unit di Kelurahan Larompong Kecamatan Larompong dengan bangunan yang sama di Bua saat ini," ujarnya.

Perumahan nelayan ini dibangun di atas lahan seluas kurang lebih 1/2 hektar. Perumahan ini merupakan type 36 dengan fasilitas 2 kamar tidur, satu ruang tamu, satu ruang dapur dan satu buah kamar mandi atau WC. (adv)

Resmikan Pemanfaatan Rumah Khusus Nelayan, Cakka Minta Dipelihara Dengan Baik
Resmikan Pemanfaatan Rumah Khusus Nelayan, Cakka Minta Dipelihara Dengan Baik
Kadistarkim Luwu Andi Fatahillah, saat menyampaikan laporannya.

Gerakan Sulsel Tersenyum, Palopo Kampanye Sekolah Ramah Tanpa Kekerasan

Gerekan Sulsel Tersenyum, Palopo Kampanye Sekolah Ramah Tanpa Kekerasan
Gerakan Sulsel Tersenyum di Kota Palopo.
PALOPO, TEKAPE.co - Kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar rumah dan sekolah menjadi perhatian khusus Pemerintahan Provinsi Sulsel. Untuk itu pada HUT ke-347 Pemrov Sulsel mencanangkan stop anti kekerasan dan anti korupsi di 1000 titik di 24 Kabupaten/Kota, termasuk Kota Palopo, Senin (17/10).

Pemkot Palopo ikut kampanye anti kekerasan dan anti korupsi yang dipusatkan di SMKN 4 Palopo oleh BPMP-KB Kota Palopo. Kegiatan tersebut bagian dari gerakan 'Sulsel Tersenyum' di seribu titik.

Kepala Badan Pemberdayaan Masyarakat Permpuan dan Keluarga Berencana (BPMP-KB), Suriani A Kaso, dalam laporannya, mengatakan kampanye sekolah ramah anak dan tanpa kekerasan tersebar di 45 sekolah di Kota Palopo.

Ia menjelaskan dengan adanya kampanye stop kekerasan pada anak dapat membantu mengurangi kasus kekerasan pada anak dan membangun kesadaran dalam masyarakat. "Tanpa kesadaran tidak mungkin kita dapat mengatasi permasalahan ini. Karena itu menjadi tanggung jawab kita bersama khususnya para orang tua," ungkapnya.

Suriani melanjutkan, dalam memberantas kekerasan terhadap anak perlu adanya penegakan hukum yang maksimal. Sebab, buka tidak mungkin fakta-fakta tentang kekerasan terhadap anak akan menjadi persoalan yang sangat pelik di masa mendatang.

"Upaya yang dilakukan BPMP-KB yakni mengkampanyekan penghapusan kekerasan dengan seperti pemasangan stiker, pelatihan kepada ibu rumah tangga, dan perminntaan dukungan dari pemerintah," ungkapnya.

Sementara itu, Sekertaris Kota (Sekkot) Palopo, H Jamaluddin Nuhung, yang mewakili Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, mengatakan kekerasan pada anak dipicu pengaruh lingkungan rumah dan sekitarnya. Sebab, jika anak mendapatkan kekerasan dalam rumah atau lingkungan maka akan ikut berpengaruh pada lingkungan sekolah.

"Ini disebabkan rasa trauma yang diterima sang anak. Maka dari itu para orang tua dan guru mempunyai peran besar dalam mendidik karakter anak," jelas mantan kepala Inspektorat Kota Palopo ini.

Usai sambutannya, Sekda bersama pejabat dan Camat Lurah yang hadir menyempatkan diri membubuhkan tanda tangan anti kekerasan terhadap anak dan anti tindak korupsi. (adv)

1.236 Orang 'Pahlawan' Religi Palopo Diberi Insentif

1.236 Orang 'Pahlawan' Religi Palopo Diberi Insentif
Penyerahan insentif oleh Wali Kota Palopo.
PALOPO, TEKAPE.co - Sebanyak 1.236 orang yang layak disebut sebagai 'pahlawan' di bidang religi diberikan insentif oleh Pemkot Palopo.

Dari data yang diperoleh, jumlah 1.236 orang se Kota Palopo itu, terdiri dari Guru Ngaji sebanyak 700 orang, Imam mesjid 300 orang, Guru Sekolah Minggu 220 orang, Pesraman dan Pinandita sebanyak 16 orang.

Anggaran yang digelontorkan Pemerintah Kota Palopo melalui Bagian Kesra Setda Kota Palopo, untuk insentif tahun 2016 ini mencapai Rp1,548 miliar. Masing-masing imam masjid, sebanyak Rp540 juta, Guru Mengaji sebesar Rp1.008.000.000.

Untuk insentif guru mengaji Rp120 ribu per bulan, imam masjid Rp150 ribu per bulan, guru sekolah minggu, pinandhita dan pesraman sebesar Rp100 ribu.

Insentif mereka ini telah cair untuk triwulan ketiga ini. Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, telah membagikan insentif mereka.

Penyaluran tersebut mulai dilakukan secara bergiliran di 9 kecamatan di Kota Palopo didatangi wali kota. Minggu 16 Oktober, dilakukan di Wara Timur.

Wali Kota Palopo, Judas Amir, menuturkan, penyaluran insentif tersebut merupakan bentuk penghargaan terhadap pengabdian mereka yang diterima tiga bulan sekali. 

"Ini adalah bahagian dari perhatian pemerintah kepada masyarakat yang bersama sama membangun Kota Palopo, yang khusus di bidang agama, dalam membantu mewujudkan Palopo sebagai kota religi," ucapnya. (adv)

Sukseskan Pemecahan Rekor MURI, Wali Kota Palopo Ikut Tebar 9.000 Ekor Benih Ikan

Sukseskan Pemecahan Rekor MURI, Wali Kota Palopo Ikut Tebar 9.000 Ekor Benih Ikan
Pelepasan ikan oleh Wali Kota Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - Dalam rangka menyukseskan gerakan penebaran benih ikan serentak di 1.000 titik untuk dicatat dalam rekor Museum Republik Indonesia (MURI), Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir ikut menebar benih ikan sebanyak 9.000 ekor di 30 titik se Kota Palopo, Sabtu 15 Oktober 2016, pagi tadi.

Wali Kota Palopo bersama pejabat teras Kota Palopo, menebar benih ikan di Pokdakan Sikamali, Kelurahan Jaya, Kecamatan Telluwanua Km 12 (belakang SPBU Padang Alipan), Kota Palopo.

Kadis Kelautan dan Perikanan (DKP) Kota Palopo, Ilham Hamid, menyebutkan, penebaran benih ikan serentak di 1.000 titik tersebut merupakan rangkaian HUT Sulsel.

"Awalnya hanya penebaran benih ikan di 1.000 titik, tidak harus serentak. Tapi karena pemerintah ingin masuk MURI, maka dilakukan serentak, bukan lagi 1.000 titik, tapi sudah lebih. Khusus Palopo ini, kita dapat 30 titik," ujarnya.

Untuk jenis ikan yang akan ditebar, kata dia, ada dua jenis, yakni ikan mas dan ikan nila. Masing-masing satu titik akan ditebar 300 ekor benih ikan. Sehingga untuk 30 titik, maka jumlahnya 9.000 ekor. (adv)
Sukseskan Pemecahan Rekor MURI, Wali Kota Palopo Ikut Tebar 9.000 Ekor Benih Ikan
Wali Kota Palopo saat memberikan sambutan pada penebaran benih ikan. (foto:hms)

Wujudkan Kota Tanpa Kumuh, Sekkot: Pola Pikir Harus Terlebih Dahulu Dibenahi

Wujudkan Kota Tanpa Kumuh, Sekkot: Pola Pikir Harus Terlebih Dahulu Dibenahi
Sekkot Palopo saat membuka acara Sosialisasi dan Workshop Program Kotaku, Kota Tanpa Kumuh. 
PALOPO, TEKAPE.co --- Pemerintah Kota Palopo bekerjasama Koordinator Kota (Korkot) wilayah III Palopo komitmen mewujudkan Kota Palopo menuju kota tanpa kumuh dan layak huni.

Pemkot Palopo telah melakukan sosialisasi dan workshop untuk mewujudkan Program Kotaku, Kota Tanpa Kumuh, di Aula Kantor Wali Kota Palopo, Kamis 13/10.

Kegiatan bertema 'Siap Berkolaborasi Menuju Kota Layak Huni dan Berkelanjutan' ini dibuka Plt Sekretaris Daerah Kota Palopo H Jamaluddin Nuhung.

Jamaluddin, pada kesempatan itu, menyampaikan, Penanganan kota kumuh wajib dilakukan oleh pemerintah, pemerintah daerah, dan setiap orang, sesuai yang diamanahkan Undang-Undang nomor satu tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan pemukiman.

Menurutnya, anggapan kumuh yang identik dengan ada atau tidak ada uang, merupakan anggapan yang keliru. Sebab menurutnya, yang paling utama adalah sikap dan perilaku setiap orang agar tidak melakukan tindakan kumuh.

"Sebelum masuk penanganan fisik, yang utama adalah perubahan pola pikir atau mindset. Kalau kita sudah membiasakan diri buang sampah pada tempatnya, pasti tidak akan kumuh. Membiasakan diri membersihkan kantor kita, pasti tidak kumuh," terangnya.

Jamaluddin Nuhung mengajak para camat dan lurah menyambut positif dan menyikapi dengan baik program ini. Ia mengajak agar aparat pemerintah lah yang harus memberikan contoh di lingkungannya masing-masing, utamanya lingkungan kantor.

"Mari kita sambut positif dan sikapi dengan baik program ini, dengan menjadi contoh bagi masyarakat untuk berperilaku tidak kumuh. Karena sadar atau tidak sadar, sebagai aparat kita dicontoh oleh masyarakat," ajaknya.

Pada sosialisasi yang diikuti peserta dari unsur SKPD, camat dan lurah serta anggota BKM lingkup Kota Palopo tersebut, turut dihadiri ketua Komisi II DPRD Kota Palopo Steven Hamdani. (hms/adv)

Manjakan Pemohon Izin, BPMPPT Palopo Siap Terapkan Layanan Jemput Antar Perizinan

Manjakan Pemohon Izin, BPMPPT Palopo Siap Terapkan Layanan Jemput Antar Perizinan
Pemohon izin yang diantarkan langsung ke rumahnya oleh petugas BPMPPT Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - Badan Penanaman Modal dan Pelayanan Perizinan Terpadu (BPMPPT) Kota Palopo siap memanjakan pemohon dengan mengantarkan langsun izin yang telah terbit. Rabu 12 Oktober, siang, BPMPPT melakukan uji coba layanan Jemput Antar Perizinan yang rencananya akan dilaunching akhir 2016 ini.

Pada uji coba layanan jemput antar perizinan tersebut, BPMPPT melayani tujuh pemohon. Mereka yang mendapat layanan ini adalah mereka yang mengurus langsung ke BPMPPT, tanpa perantara. Izin yang telah diterbitkan tersebut langsung dibawakan ke rumah pemohon.

Layanan Jemput Antar Perizinan tersebut, rencananya baru akan berlaku efektif pada awal tahun 2017 mendatang.

Kepala BPMPPT Kota Palopo, Farid Kasim Judas, menuturkan, program jemput antar perizinan tersebut adalah bagian dari upaya pemkot untuk meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Selain memudahkan proses perizinan, juga diberikan pelayanan prima dengan mengantarkan langsung izin yang telah diterbitkan.

"Kita tengah menggagas pelayanan perizinan mobile dan juga bisa daftar online. Sehingga proses perizinan betul-betul mudah, transparan, dan bebas dari pungutan liar," tandasnya.

Kabid Perizinan Terpadu BPMPPT Kota Palopo, Drs Jabir, didampingi Kasubid Perizinan, Mardi SSos, menambahkan, untuk uji coba layanan jemput antar perizinan kali ini, hanya pemohon yang mengurus langsung, atau tidak melalui perantara orang lain.

"Uji coba antar perizinan tadi (kemarin, red) ada tujuh pemohon yang kami antarkan izin usaha yang sudah selesai, tapi khusus bagi mereka yang mengurus langsung. Untuk sementara ini, yang kita uji coba masih antar, belum jemput dokumennya. Tapi kedepan kita akan terapkan jemput dan antar," jelasnya.

Ia mengatakan, kedepan akan seperti SIM mobile, membuka pendaftaran perizinan dengan mendatangi tempat-tempat yang ramai dikunjungi orang. "Sehingga masyarakat yang ingin mengurus izin, tidak lagi harus jauh-jauh ke kantor," jelasnya.

Saat ini, kata dia, BPMPPT telah menyederhanakan dari 78 jenis izin, disederhanakan menjadi 22 perizinan. Ini rencananya akan berlaku pasca penetapan Perda Organisasi Perangkat Daerah (OPD).

"Perizinan kita cukup tinggi. Rata-rata ada 600 izin kita keluarkan tiap bulannya. Hingga saat ini, sudah ada 6.248 izin kami keluarkan dari target 8.322 izin untuk tahun 2016 ini," jelasnya. (adv)

Manjakan Pemohon Izin, BPMPPT Palopo Siap Terapkan Layanan Jemput Antar Perizinan

Judas, Kepala Daerah Pertama se Luwu Raya dan Toraja Ikut Amnesti Pajak

Judas, Kepala Daerah Pertama se Luwu Raya dan Toraja Ikut Amnesti Pajak
Wali Kota Palopo menyerahkan laporan hartanya ke kepala KPP Pratama Palopo, disaksikan Ketua DPRD Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co --- Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, tercatat sebagai kepala daerah pertama dalam wilayah kerja KPP Pratama Palopo, yang ikut program amnesti pajak.

Hal itu diakui Kepala KPP Pratama Palopo, Ahmad Fudholi, saat Judas Amir datang ke Kantor KPP Pratama Palopo untuk ikut tax amnesti atau program pengampunan pajak, Jumat 30 September 2016.

Wali Kota Palopo, HM Judas Amir mendatangi KPP Pratama Palopo bersama Ketua DPRD Palopo Harizal A Latief untuk melaporkan dan mengungkapkan harta terbaru mereka yang belum terlapor di kantor pajak, Jumat 30 September 2016, sekira pukul 11.00 wita.

Namun, tidak dikerahui apa dan berapa jumlah harta terbaru yang dilaporkan oleh Wali Kota Palopo dan Ketua DPRD kemarin.

"Sejak berjalannya amnesti pajak ini, baru Wali Kota Palopo, sebagai kepala daerah di wilayah kerja kami se Luwu Raya dan Toraja, yang datang melaporkan harta kekayaan terbaru mereka yang belum kena pajak," ujarnya, kepada wartawan.

Ia berharap, semua kepala daerah dan pejabat lainnya untuk ikut program pengampunan sanksi pajak ini. "Kami sudah menyurati mereka. Kami berharap semua kepala daerah menyusul ikut program amnesti pajak ini," ujarnya.

Sejak bulan Juli hingga September 2016 ini, sudah terkumpul pajak sebesar Rp8,962 miliar dari jumlah 448 wajib pajak yang ada di Luwu Raya dan Tana Toraja yang telah ikut program amnesti pajak.

"Kami harus jadi panutan," kata Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, saat mendatangi kantor KPP Pratama Palopo. (adv)

Peringati HUT ke-347 Sulsel, Palopo Ikut Tanam Komoditi di 1.000 Titik

Peringati HUT ke-347 Sulsel, Palopo Ikut Tanam 1.000 Titik Komuditi
Wali Kota Palopo ikut menyukseskan Ggerakan tanam komuditas di 1.000 titik se Sulsel. (ft:hms/hendra) 
PALOPO, TEKAPE.co -- Dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-347 Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), Pemprov Sulsel berhasrat memecahkan rekor MURI, dengan menanam serentak komunitas di 1.000 titik di Sulsel, Selasa 27 September 2016.

Gerakan Tanam Serentak 1.000 Titik Komoditas Tanaman Pangan dan Hortikultura di Provinsi Sulawesi Selatan (Sulsel), ikut disukseskan Pemkot Palopo beserta masyarakatnya.

Untuk Kota Palopo, gerakan tanam 1.000 titik tersebut dilakukan di 16 titik di lima Kecamatan dan 9 Kelurahan. Ada beberapa jenis tanaman yang ditanam, yakni, jagung, ubi kayu, ubi jalar, sayuran apa saja, dan lainnya.

Titik lokasi penanaman di Kota Palopo, yakni Kecamatan Telluwanua terdapat 8 titik, yakni Kelurahan Salubattang 4 titik, Kelurahan Jaya 2 titik, Kelurahan Mancani 2 titik.

Untuk Kecamatan Sendana terdapat 3 titik, Kecamatan Wara Selatan 1 titik, Kecamatan Mungkajang 1 titik, Kecamatan Bara 2 titik, Kecamatan Wara Utara 1 titik, dan Kecamatan Wara Bara 1 titik.

"Kegiatan ini dilaksanakan secara serentak tepat pukul 10.00-10.30 Wita," jelas Kepala Dinas Pertanian dan Peternakan (Dispeternak) Kota Palopo, Harisman.

Di akhir kegiatan penanaman, Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, didampingi Kapolres Palopo AKBP Dudung Adijono, menyerahkan bantuan hand sprayer kepada 5 kelompok tani.

Adapun kelompok tani yang mendapatkan bantuan tersebut, yakni kelompok Babesuk yang berasal dari Kelurahan Sendana, kelompok Maju Bersama, Kelompok Harapan Jaya, Kelompok Tani Sikamali, dan Kelompok Tani Mattorowali Satu.

"Ini merupakan upaya Pemerintah untuk menyejahterakan para kelompok tani, semoga bantuan ini bermanfaat dan hasil panennya bisa meningkat," ujar Judas Amir. (hms/man)

Sewa Tenda Sarnafil Sudah Tersedia di Palopo

Sewa Tenda Sarnafil Sudah Tersedia di Palopo
Crew Elmira dan tenda sarnafil yang siap disewakan. 
PALOPO, TEKAPE.co -- Jika selama ini, tenda sarnafil atau tenda kerucut didatangkan dari luar Kota Palopo, maka saat ini tidak perlu lagi repot-repot. Pasalnya, Elmira Production telah menyediakan penyewaan tenda kerucut atau sarnafil. Tenda sarnafil yang siap disewakan ini berukuran 5 x 5 meter.

Direktur Elmira Production, Suraidah, Minggu 10 September 2016, menuturkan, perusahaannya kini membuka bisnis baru, yakni penyewaan tenda sarnafil atau tenda kerucut.

"Penyedia tenda sarnafil untuk ukuran 5 x 5 meter baru kami yang punya di Palopo. Sehingga jika ada yang ingin menyewa tenda sarnafil, maka tidak perlu lagi menyewa dari luar daerah," ujarnya.

Dikatakannya, Elmira Production, akan memberikan diskon bagi konsumen yang ingin menyewa tenda karnafil atau kerucut kurun waktu 2 bulan ini. Tenda tersebut bisa di gunakan untuk semua kegiatan.

Ia menjelaskan, tenda sarnafil ini bukan hanya digunakan untuk pameran atau event besar, namun bisa untuk berbagai acara seperti, resepsi pernikahan, peresmian kantor, peluncuran produk, perayaan ulang tahun, pameran, upacara, dan sebagainya. (adv)

Latih Soft Skill Maba, UNCP Hadirkan Tim Trainer Internusa Bandung

Latih Soft Skill Maba, UNCP Hadirkan Tim Trainer Internusa Bandung
Tim Trainer dari Internusa Bandung saat foto bersama dengan Rektor UNCP, pada penutupan soft skill. 
PALOPO, TEKAPE.co --- Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Cokroaminoto Palopo (UNCP) tahun ini dibekali soft skill melalui kegiatan bertajuk 'Training dan Motivasi Soft Skill Mahasiswa Baru' dengan tema 'Sukses Sebelum Lulus Kuliah' yang digelar di tiga tempat, Gedung Kesenian, Gedung Olahraga, dan Gedung Saodenrae Convention Centre (SCC) Kota Palopo, Selasa 6 September 2016.

Dalam kegiatan ini, UNCP mendatangkan tim trainer dari Indonesia Training Centre Nusantara (Internusa) yang berpusat di Bandung.

Tim INTERNUSA Bandung ini yang terdiri dari motivator dan trainer beken. Seperti Abi Fakhri Nabhan Rabbani. Ia merupakan Komisaris Internusa, Orator, dan Motivator Asia Tenggara. Ia juga penulis buku-buku best seller.

Kemudian ada Abu Ziyad (Mind Tekhnologi dan Owner Bengkel Pikiran Bandung, yang juga pelopor hypnoterapis syariah), Rika Mayasari (Trainer Wanita Termuda se ASEAN dan Penulis Buku Best Seller). Juga ada Haeril Al Fajri. Ia dikenal Trainer dan Coach Nasional yang juga Direktur Macca Indonesia Foundation (MIND).

Kegiatan dalam rangka Masa Orientasi Akademik dan Kelembagaan (Moral) ini, maba mendapat fasilitas berupa buku best seller 'Sukses Sebelum Lulus Kuliah' dan empat sertifikat, yakni Public Speaking, Leadership, Entrepreneurship, Hypno Learning.

"Materi soft skill ini disisipkan dengan maksud, agar mahasiswa UNCP ini bisa punya bekal mental yang baik, dan agar mereka memiliki motivasi yang luar biasa untuk sukses," ujar Direktur MIND, Haeril Al Fajri.

Rektor UNCP, Dr Suaedi, mengucapkan selamat kepada 1.841 maba UNCP tahun ini. Ia berharap mahasiswa UNCP bisa sukses sebelum lulus kuliah, dan setelah lulus kuliah bisa makin sukses.

Maba UNCP ini berasal dari 7 pulau besar di Indonesia. Seperti Pulau Sulawesi, Kalimantan, Jawa, Sumatera, Maluku, Nusa Tenggara, dan Papua. Dari 17 provinsi dan 54 kabupaten/kota di Indonesia. (adv/del)
Latih Soft Skill Maba, UNCP Hadirkan Tim Trainer Internusa Bandung
Panitia dan Rektor UNCP saat foto bersama dengan tim trainer. 

Latih Soft Skill Maba, UNCP Hadirkan Tim Trainer Internusa Bandung
Maba UNCP saat mengikuti Moral di Gedung Kesenian Palopo. 

Hadiri Peringatan Harganas di Kampung KB, Ini Pesan Bupati Cantik

Hadiri Peringatan Harganas di Kampung KB, Ini Pesan Bupati Cantik Ini
Hj Indah Putri Indriani. 
MASAMBA, TEKAPE.co -- Bupati Luwu Utara (Lutra) Hj Indah Putri Indriani, menghadiri acara peringatan Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-XXII dan Hari Anak Nasional di kampung Keluarga Berencana (KB) Desa Wonokerto, Kecamatan Sukamaju, Lutra, Sulawesi Selatan, Minggu 28 Agustus 2016.

Indah, dalam sambutannya berpesan, agar para orang orang tua, harus memenuhi kebutuhan anak, seperti kebutuhan sosial. "Peringatan Harganas dan Hari Anak Nasional ini digelar untuk mengigatkan orang tua akan hak anak yang harus dipenuhi. Dimana orang tua wajib memenuhi hak anak saat masih dalam kandungan hingga berumur 18 tahun," terang Indah.

Lanjut Bupati wanita pertama di Sulsel ini, bahwa orang tua tidak hanya menyusui, merawat. Akan tapi orang tua juga harus memenuhi kebutuhan sosial anak.

Menurut Indah, sejak lahir hingga umur 8 tahun, itu adalah masa kritis anak-anak yang juga biasa disebut usia emas. Pada usia itu, anak-anak harus mengembangkan kreatifitasnya. Oleh karena itu, orang tua tidak boleh memaksakan kehendak kepada anak.

"Jika orang tua memaksakan kehendak kepada anak yang dibawah umur 8 tahun. Seperti memaksa anak untuk belajar menulis, membaca atau menghitung itu sudah termasuk kekerasan terhadap anak," ucapnya.

Tambahnya, memperingati Harganas ini penting karena kita harus memaknai arti keluarga. "Keluarga adalah benteng dalam membangun masyarakat dan bangsa" kunci Indah (adv/man)

Desa Munte Lutra Terima Penghargaan dari Gubernur Sulsel

Desa Munte Lutra Terima Penghargaan dari Gubernur Sulsel
Bupati Luwu Utara saat foto bersama dengan Gubernur Sulsel dan peraih penghargaan.
MAKASSAR, TEKAPE.co -- Gubernur Sulsel Syahrul Yasin Limpo menyerahkan penghargaan kepada Desa/kelurahan se Sulsel, di Aula Sangiangseri, rumah jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Kamis 25 Agustus 2016. Salah satu yang mendapat penghargaan adalah Desa Munte Kecamatan Tana Lili, Kabupaten Luwu Utara.

"Piala dan piagam yang diterima kepala desa kiranya dapat menjadi motivasi agar kedepan kepala desa khusunya kepala desa di Luwu Utara (Lutra) dapat meningkatkan kesejahtraan masayarakatnya," ungkap Bupati Lutra, Indah Putri Indriani saat menghadiri penyerahan piagam dan hadiah lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan tahun 2016 di Aula Sangiangseri, rumah jabatan (Rujab) Gubernur Sulsel, Kamis 25 Agustus 2016.

"Saya mengapresiasi Desa Munte karena meraih Juara Harapan 1 pada perlombaan Desa dan Kelurahan tingkat Provinsi Sulawesi Selatan. Jadikan penghargaan itu sebagai motivasi dalam bekerja sehingga dapat meningkatkan kesejahtraan masyarakat," ungkap Indah.

Penyerahan piagam dan hadiah lomba desa dan kelurahan tingkat Provinsi itu diserahkan langsung Gubernur Sulsel, Syahrul Yasin Limpo. Turut hadir Ketua TP.PKK Provinsi Sulsel ibu Ayunsri Harahap, Unsur Forum Komunikasi Pimpinan Tingkat Provinsi Sulsel, para Bupati dan walikota se Sulsel, para Ketua TP. PKK Kab/kota se Sulsel.

Syahrul Yasin Limpo dalam sambutannya mengatakan bahwa kiranya penghargaan ini dapat meningkatkan sinegritas dan koordinasi yang baik ditingkat desa sehingga dapat mempengaruhi kebutuhan dasar masyarakat desa.

Sekedar diketahui, untuk tahun 2016 Kabupaten Lutra mengutus Desa Munte, Kecamatan Tana Lili untuk mengikuti perlombaan desa dan kelurahan tingkat Provinsi dan berhasil menjadi juara harapan I. Sementara Kelurahan Songka Kecamatan Wara Selatan yang mewakili Kota Palopo, hanya mendapat harapan III. (hms/adv/man)

Besok Pagi, Saksikan Keseruan Lomba Tangkap Bebek

Besok Pagi, Saksikan Keseruan Lomba Tangkap Bebek
Persiapan lomba tangkap bebek di Islamic Centre Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co -- Lomba tangkap bebek akan ikut memeriahkan semarak HUT RI ke-71 di Kota Palopo. Lomba tersebut digelar pemerintah kecamatan Wara Selatan.

Bagi masyarakat yang hendak menyaksikan lomba ini, silahkan datang ke Islamic Centre Palopo, besok pagi, Kamis 18 Agustus 2016, dimulai sekira pukul 08:00 wita.

Selain tangkap bebek, juga akan ada lomba pukul bantal. Lomba pukul bantal dan tangkap bebek dipusatkan di kolam Islamic Centre Palopo.

Koordinator Lomba, Andi Arrow, menyebutkan, peserta lomba berasal berbagai macam profesi dan di segala usia. Peserta ada masih umur 8 tahun hingga yang paling tua dengan umur 69 tahun.

"Sekarang pendaftarnya sudah sekitar 70 orang, pendaftar termuda dengan umur  8 tahun, sedangkan yang paling tua berumur 69 tahun," katanya. (HLN)

Terbaru

Recent Posts Widget