Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Rajut Nostalgia, Reuni Alumni SMA Cokroaminoto Penuh Haru

Rajut Nostalgia, Reuni Alumni SMA Cokroaminoto Penuh Haru
Suasana Reuni dan Temu Kagen SMA Cokroaminoto Kota Palopo
PALOPO, TEKAPE.co -- Alumni SMA cokroaminoto Kota Palopo, Menggelar reuni di Aula Gedung SMA Cokroaminoto, jln. Anggrek, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulsel. Kamis 29 Juni 2017.

Reuni Alumni Sma Cokroaminoto tahun ini mengusung tema 'Merajut Nostalgia Menuju Kebersamaan'.

Meburut, Ketua Panitia Reuni Alumni SMACOK, Arsan, mengatakan bahwa meski Gelaran Reuni digelar sederhana, namun para alumni memiliki rasa antusias untuk hadir, bahkan dihadiri oleh angkatan 87 hingga 2016.

“Pesertanya cukup banyak mulai dari angkatan 1987 hingga 2016, mereka telah bekerja dibeberapa instansi baik pemerintah, swasta maupun BUMN, dan sebagian masih kuliah, tentunya momen ini menjadikan kami sebagai tempat untuk bersilaturahim anara sesama alumni dan para guru di SMA Cokroaminoto Palopo,” jelasnya.

Lanjut Arsan, untuk kedepan di 2018, ia berharap reuni digelar lebih besar lagi.

“kami langsung membentuk panitia Reuni untuk tahun depan, dengan harapan semua akan datang dan gaungnya lebih besar lagi,” tandasnya.

Sementara itu, salah satu Alumni, Darsan Dappi, yang juga menjabat sebagai Camat Telluwanua, mengatakan bahwa, perlu diapresiasi kegiatan Alumni SMACOK saat ini setelah sekin thun bisa mengumpulkan para alumninya.

“Niat baik kita para alumni, akhirnya berkumpul bersama disini, semoga pertemuan ini makin meningkatkan jalinan silaturrahmi kita kedepan,” ungkapnya.

Selain alumni, sejumlah Guru yang hadir pada acara tersebut tak mampu menahan keharuannnya.

Salah satunya mantan kepala sekolah yakni Drs. Sirajuddin, sempat meneteskan airmata saat mebawakan kata sambutan.

"saya bahagia setelah sekian tahun lamanya bisa bertemu dengan para alumni,  saya cukup menyampaikan silahkan berkarya karena para alumni masih mau dan bisa berpikir tentang almamaternya,” terang Sirajuddin. (Ham).

Disbud Lutra Usul Budaya Lokal Tanah Luwu Jadi Mapel Mulok

Disbud Lutra Usul Budaya Lokal Tanah Luwu Jadi Mapel Mulok
Kepala Dinas Kebudayaan Drs. F. Patuang, MM
 LUWU, TEKAPE.co -- Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Luwu Utara, Drs F. Patuang, MM, Demi melestarikan sejarah serta kearidan lokal budaya Tanah Luwu mengusulkan agar Budaya Lokal Tanah Luwu ini dimasukkan ke dalam kurikulum pelajaran Muatan Lokal (Mulok).

Hal itu ia ungkapkan, karena melihat kondisi nyata dimana budaya di Tanah Luwu mulai tergeser.

"Tak dapat dipungkiri bahwa pengaruh budaya asing bagi kehidupan masyarakat Indonesia dan khususnya orang di Luwu Utara,Luwu ,Luwu Timur,dan Palopo sudah sangat terasa pengaruhnya terutama di kalang anak muda," ucap, Kadis Kebudayaan Lutra, Drs F. P Patuang, MM.

Patuang mengungkapkan, kearifan lokal budaya lokal Tanah Luwu sangatlah besar misalnya Kabupaten Luwu Utara ada budaya Rongkong, Seko dan Rampi, di Luwu ada budaya Bastem, dan lainnya yg memang penduduk asli di Tana Luwu ini, semua budaya baik kesenian haruslah di lestarikan.

Menurutnya, salah satu langkah kongkrit yang harus dilajukan untuk menjaga dan melestarikan budaya orang Luwu ini yakni memperkenalkan sedini mungkin budaya dan sejarah Luwu terhadap generasi muda melalui bangku sekolah dan dengan sanggar- sanggar budaya.

"Sejarah dan nilai-nilai budaya Luwu sudah saatnya dimasukkan sebagai muatan lokal di sekolah- sekolah, mulai dari SD, SMP sampai SMA/SMK," ujarnya. Kamis 29 Juni 2017.

To makaka Rongkong ini, menuturkan, untuk menggali dan mengeksplor kekayaan Sejarah dan Kebudayaan Tana Luwu yang saat ini mulai tergeser dan terasing dari komunitasnya sendiri.

Maka Pemerintah yang ada di Tana Luwu melalui Dinas Pendidikan, dan Dinas Kebudayaan harus bersinergi.

"Masing- masing mengajukan langkah- langkah kongkrit untuk melestarikan kekayaan sejarah dan nilai- nilai budaya Tana Luwu," ucap, F. Patuang.

Selain itu, Patuang, juga menkhwatirkan maraknya kelompok atau orang-orang tertentu yang cenderung mempolitisasi sejarah dan kebudayaan.

Menurutnya, Jika hal ini dibiarkan terus menerus,maka sejarah dan kebudayaan Luwu akan mengalami keterasingan dalam masyarakat Tana Luwu itu sendiri.

"Untuk memasukkan sejarah dan kebudayaan orang lain Luwu sebagai muatan lokal pada sekolah- sekolah yang ada di Tana Luwu, maka hal ini dapat dibicarakan secara bersama dalam satu meja," terangnya. (Jsm).

Wabup Lutim Pimpin IKA SMKN 2 Palopo

Wabup Lutim Pimpin IKA SMKN 2 Palopo
Mubes IKA SMKN 2 Kota Palopo
PALOPO, TEKAPE.co -- Irwan Bachri Syam yang merupakan Wakil Bupati Luwu Timur, terpilih menjadi ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STM/SMKN 2 Palopo setelah terpilih secara Aklamasi, dalam pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMKN 2 Palopo.

Mubes IKA SMKN 2 Palopo dilaksanakan, di Aula Smkn 2 Palopo, Jalan Meranti Kota Palopo, Sulsel. Rabu, 28 Juni 2017.

Ketua Panitia, Samsudar Syam, mengatakan, sesaat setelah dilaksanakan pemilihan ketua bahwa, terpilihnya Irwan Bachri Syam sebagai ketua merupakan keinginan seluruh alumni. Terkait dengan keputusan itu, tentunya seluruh alumni berharap agar IKA STM/SMKN 2 Palopo bisa lebih baik kedepannya.

Utamanya sebagai wadah silaturahmi antar sesama alumni. Juga tujuan positif lainnya untuk berkontribusi terhadap sekolah dan juga alumni.

"Kita tentu berharap, kepengurusan yang baru bisa lebih baik dari sebelumnya. Optimisme itu sangat terlihat ketika rekan alumni menunjuk Irwan Bachri Syam sebagai ketua," katanya.

Diketahui, Irwan Bachri Syam merupakan Alumni Jurusan Bangunan, angkatan 1996 di STM/SMKN 2 Palopo. (*).

Reuni Akbar Alumni Smansa Palopo Pecahkan Rekor Muri

Reuni Akbar Alumni Smansa Palopo Pecahkan Rekor Muri
Suasana Reuni Akbar Smansa Palopo
PALOPO, TEKAPE.co -- Membangun Solidaritas dan Loyalitas bukanlah hal yang mudah, namun membutuhkan komitmen yang kuat antar sesama. Seperti halnya yang di contohkan para Alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kota Palopo yang sukses menggelar Reuni Akbar.

Acara Reuni Akbar ini di pusatkan di Lapangan Gaspa Jln. Balai Kota. Selasa, 27 Juni 2017 ini, berhasil Pecahkan Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) karena menghadirkan kurang lebih 3 ribu alumni angkatan 1960 sampai angkatan 2016.

Hal ini menunjukkan sebuah Komitmen serta loyalitas antar sesama  Alumni yang terbangun sejak mereka menempuh pendidikan selam tiga tahun, di SMAN 158/1 Kota Palopo ini.

Reuni Akbar yang mengusung tema 'Rinduku Rindumu Ada Disini' memiliki makna dalam bagi masing-masing alumni.

Bukan hanya sekedar tatap muka acara di selenggarakan Alumni ini juga menggelar berbagai event salah satunya jalan santai. Dimana jalan santai ini buka secara resmi oleh Staf Ahli Walikota H. Suyuti Yusuf didampingi Ketua Alumni SMAN 1 Palopo H. Rahmat Masri Bandaso yang juga mantan Wakil Walikota Palopo era HPA. Tendriajeng

Jalan santai ini malalui rute jln. Sultan Hasanuddin menuju jalan Dr. Ratulangi. Sembari berjalan santai alumni menyempatkan diri untuk berselvie ria di depan halaman SMAN 1 Palopo jalan Imam Bonjol. Usai berselvie mereka pun melanjutkan menuju jalan Veteran dan kembali berkumpul di lapangan Gaspa.

Disamping itu, Ketua Panitia Reuni Akbar Alumni Smansa Kota Palopo,  Hamzah Jalante, mengatakan, reuni ini bertujuan untuk mempererat silaturahim. Serta menjadi kebangaan karena Reuni Akbar tahun ini berhasil mencetak Rekor Muri.

"Selain sebgai ajang silaturahim antar alumni, kita juga patut berbangga karena pertemuan ini juga kita berhasil mencetak rekor Muri dengan menghadirkan sedikitnya sekitar 3 ribu lebih alumni dari luar daerah bahkan beberapa dari luar negeri," ujarnya.

Lebih jauh, Hamzah Jalante menjelaskan, berbagai event digelar untuk memeriahkan dan mewarnai Reuni Akbar diantaranya pemberian bantuan tali kasih atau bantuan tunai langsung para alumni kepada sejumlah guru, donor darah dan beberapa event lainnya," jelasnya.

Hamzah, juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para alumni atas partisipasi dan sumbangsinya demi terselenggaranya reuni akbar tersebut, selain itu reuni akbar ini akan terus digelar tiap tiga tahun untuk lebih mempererat tali silaturahmi antar para alumni.

Acara Reuni Akbar ini dihadiri oleh sejumlah mantan kepala sekolah, guru dan para alumni diantaranya Lutfhi A Mutti dari angkatan 74' dr Nazar 89' Sekda Lutim Buhari Suli 85' Hamzah Jalante 85' Gibion Lomo 85' Kasat Lantas Polres Palopo AKP Sri Toto 85' Haidir Basir 81' Emmy Tallesang 82', Jufri Mustafa 91' H. Edy Maiseng 86' dan Lurah Pontap Anjar Lestari 2006 dan Asdar Thosibo 88'. (Bol).

Siap Didik Tenaga Penerbangan, MTC Palopo Seleksi Calon Peserta

Siap Didik Tenaga Penerbangan, MTC Palopo Seleksi Calon Peserta
Tes wawancara calon peserta didik di MTC Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Nasional di Kota Palopo, Merpati Training Centre (MTC) Cabang Palopo melaksanakan tahapan seleksi wawancara, Jumat 23 Juni 2017, di gedung utama MTC Palopo, Jl Dr Ratulangi No 121 Balandai, Kota Palopo, Sulsel.

Dari 75 peserta yang mendaftar, hanya yang lolos tes wawancara 35 orang. Mereka berebut kesempatan untuk belajar di lembaga pusat pelatihan plat merah milik PT Merpati (BUMN) ini.

Lembaga ini bekerjasama dengan Yayasan Pendidikan Bahrul Ulum Kota Palopo, yang berorientasi program pendidikan karir berbasis dunia kerja.

"Lembaga kami merupakan cabang keempat, selain Kantor Pusat di Jakarta, Cabang Surabaya dan Cabang Jogjakarta. Artinya, Palopo satu-satunya Cabang di luar pulau Jawa, dan di Indonesia timur," terang Ahmad Badawi, Pembina MTC Palopo, Jumat 23 Juni 2017.

Ahmad Badawi menegaskan, lembaga ini merupakan langkah besar yang diambil oleh Direksi MTC Pusat, dengan memberi kepercayaan Kota Palopo membuka cabang. 

Hal tersebut didasari prospek dunia penerbangan yang menjanjikan di Tana Luwu dan sekitarnya yang dikelilingi banyak bandar udara (Bandara).

MTC Palopo telah membuka kelas tamatan SMA/SMK sederajat yang memenuhi kualifikasi untuk dididik menjadi tenaga penerbangan yang handal, seperti Pilot (MPS), Pramugari (FA), Staf Penerbangan (AS), Teknisi Pesawat Terbang (BAMC), Petugas Operasi Penerbangan (FOO), dan Keamanan Penerbangan (Avsec).

Kelas-kelas tersebut telah mendapatkan sertifikat DGCA Approved/ISO 9001:2008. Kementerian Perhubungan surat izin kegiatan angkutan udara bikan niaga nomor: SIKAU/BN-042.

Legalitas dari pemerintah Kota Palopo yakni  Izin Lembaga Kursus dan Pelatihan Pendidikan Nonformal nomor: 7/ILKP/08.03/DPMPTSP/2017, dan Surat izin usaha perdagangan (SIUP) besar Nomor : 140/24.1PB/31.71/-1.824.27/e/2016. (jsm)

Tutup Bimtek K13 Lutra, Kabid SMP Disdik Harap Implementasikan Ilmunya

Tutup Bimtek K13 Lutra, Kabid SMP Disdik Harap Implementasikan Ilmunya
MASAMBA, TEKAPE.co - Penutupan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Sasaran Pelaksana Kurikulum 2013 Jenjang Sekolah Menegah Pertama (SMP) Tahap II Tahun 2013 se Luwu Utara, di  Aula SMPN 4 Masamba, Masamba 22 Juni 2017.

Bimtek tersebut diselenggarakan Dinas Pendidikan Luwu Utara melalui Bidang Guru Tenaga Kependidikan bekerja sama Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP)  Propinsi Sulawesi Selatan

Bimtek ini ditutup Kepala bidang Pembinaan SMP Disdik Lutra Hasbullah SPd MP, yang didampingi Kasi GTK A Bakri Nirwan SSos, Kasi kurikulum SD Suharto SPd.

Dalam sambutanya, Hasbullah berharap pada seluruh peserta pelatihan K-13 sungguh-sungguh mengimplementasikan K13 di sekolah masing-masing sesuai materi yang telah diterima selama pelatihan.

Tingkatkan komunikasi dengan sesama guru atau instruktur K-13 jika mengalami kesulitan dalam implementasi K-13, baik melalui forum MGMP atau komunitas Guru lainnya sehingga tidak muncul persoalan yang mengganggu pelaksanaan kegiatan K-13 di kemudian hari.

Hal penting lainnya saya harapkan guru yang sudah di latih mengimbaskan pada guru lainnya di sekolah ta' sehingga semua guru memahami filosofi K-13 meski belum ikut pelatihan secara resmi.

Sedikitnya 250 guru dan kepala SMP se Kabupaten Luwu Utara yang mengikutikegiatan ini.

25 sekolah dan 10 Mata Pelajaran Kurikulum 13 yang dibahas, diantaranya mata pelajaran Agama, IPA, IPS, PJOK,PKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Seni Budaya, dan Prakarya.

Kegiatan dilaksanakan mulai 17-22 Juni 2017, yang dibagi 3 tempat pelakasanan kegiatan, diantaranya SMP Negeri 4 Masamba Mapel, Seni Budaya, PJok dan Prakarya.

Untuk SMPN 2 Sabbang membahas masalah IPS, PKN dan Agama. Sedangkan di SMPN  2 Masamba, tentang Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA. (jsm)

PPDB SMP di Palopo Banyak Dikeluhkan

PPDB SMP di Palopo Banyak Dikeluhkan
Dahri Suli. 
PALOPO, TEKAPE.co - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) tingkat SMP se Kota Palopo, banyak dikeluhkan masyarakat di Kota Palopo.

Salah persoalan yang dikeluhkan terkait rekrutmen siswa. Dilaporkan ada sejumlah sekolah yang tidak memprioritaskan nilai SKHU dan memilih menerima calon siswa baru yang jarak domisilinya dengan sekolah sangat dekat.

Keluhan tersebut banyak diterima Komisi I DPRD Kota Palopo. Untuk itu, komisi I DPRD Palopo berencana melakukan hearing terhadap Kepala Dinas Pendidikan (Kadisdik) Palopo, Akram Risa, untuk dimintai keterangannya terkait carut-marut PPDB SMP di Palopo.

"Rencana, pekan ini, kita akan memanggil Kadis Pendidikan Palopo untuk didengar penjelasannya mengenai sistem PPDB tingkat SLTP yang banyak dikeluhkan orangtua siswa," tegas Legislator Palopo dari PKB, Dahri Suli, Selasa 20 Juni 2017.

Menurut Dahri Suli, dalam beberapa hari terakhir pihaknya mendapatkan banyak laporan dari masyarakat yang mengadu soal sistem PPDB, khususnya menyangkut jarak tempat tinggal dengan sekolah.

"Pemanggilan ini dilakukan, karena kita ingin mendengar penjelasan kadisdik mengenai sistem PPDB SMP/sederajat yang dikeluhkan warga. Dimana, dalam rekrutmen siswa, ada sejumlah sekolah yang tidak memprioritaskan nilai SKHU dan memilih menerima calon siswa baru yang jarak domisilinya dengan sekolah sangat dekat," tukas anggota komisi I DPRD Palopo, Dahri Suli.

Pihaknya berharap, dalam pertemuan bersama Disdik Palopo nanti, aturan mengenai PPDB ini bisa lebih fleksibel dan tidak mengecewakan orangtua siswa. (del)

Kabid GTK Pantau Bimtek K13, Harap Hasilkan Guru Profesional

Kabid GTK Pantau Bimtek K13, Harap Hasilkan Guru Profesional
MASAMBA, TEKAPE.co - Kepala Bidang (Kabid) Guru Tenaga Kependidikan Disdik Lutra, Drs Zainal MM, memantau jalannya kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Sasaran Pelaksanaan Kurikulum 2013 jenjang SMP se Luwu Utara.

Pemantauan dilaksanakan di SMPN 2 Masamba Kelurahan Baliase, dengan Mata Pelajaran Bahasa Indonesia dan Bahasa Inggris.

Di hadapan peserta Bimtek, berharap kegiatan ini jadikan wadah komunikasi antara guru-guru mata pelajaran yang sama. Jadi kalau ada persoalan tentang administrasi pembelajarn bisa didiskusikan dalam Musyawarah Guru Mata Pelajaran  (MGMP).

"Kami harap, peserta Bimtek ini akan menjadi guru-guru yang profesional dalam bidangnya masing-masing," ujarnya.

Sedikitnya 250 peserta bimtek terdiri dari 25 sekolah dan 10 Mata Pelajaran Kurikulum 13 yang dibahas, diantaranya mata pelajaran Agama, IPA, IPS, PJOK,PKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Seni Budaya, dan Prakarya.

Kegiatan dilaksanakan mulai 17-22 Juni 2017, yang dibagi 3 tempat yakni SMPN 4 Masamba, SMPN 2 Masamba dan SMPN 2 Sabbang. (jsm)

PMII Unanda Ziarahi Makam Para Penyebar Islam di Luwu Raya

PMII Unanda Ziarahi Makam Para Penyebar Islam di Luwu Raya
PALOPO, TEKAPE.co -- Dalam menambah wawasan pengetahuan tentang keislaman dan keindonesiaan, Pergerakan Mahasiswa Islam Indonesia (PMII) Universitas Andi Djemma, melakukan wisata religi, dengan ziarah ke makam para penyebar Islam di Luwu Raya, Minggu 18 Juni 2017.

Salah satu makam yang mereka ziarahi, yakni makam Datuk Sulaiman dan Andi Pattiware, di Desa Pattimang, Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara.

Ketua Komisariat PMII Unanda, Aswar Saputra, mengatakan, agenda ziarah ke makam para penyebar Islam di Luwu Raya, salah satu program PMII di bulan suci Ramadan ini. Ini bertujuan untuk menambah wawasan tentang keislaman dan keindonesiaan.

"Tiap tahun kami memang mengagendakan program wisata religi ini. Selain menambah wawasan, juga sebagai respon kami sebagai generasi muda akan pentingnya mengetahui sejarah tanah kelahiran sendiri," terang Mahasiswa Fisip Unanda ini.

Aswar juga menambahkan, setelah dari Kabupaten Luwu Utara, mereka juga akan menziarahi makam para leluhur Tana Luwu, yang berada di Kota Palopo, di Lokko'E.

"Kami berharap, peninggalan sejarah dan para makam leluhur kami tidak terlupakan dengan perubahan zaman yang semakin kencang. Apalagi di era saat ini, tradisi ziarah makam para leluhur, mungkin telah banyak yang tidak melakukannya," tandasnya. (lang)

Aturan Baru Disdik Sulsel 'Telan Korban', Siswa Miskin Ditolak di SMAN 1 Palopo, Panitia Malah Marah-marah

Aturan Baru Disdik Sulsel 'Telan Korban', Siswa Miskin Ditolak di SMAN 1 Palopo, Panitia Malah Marah-marah
PALOPO, TEKAPE.co -- Aturan baru yang dikeluarkan Dinas Pendidikan (Disdik) Provinsi Sulsel, yang salah satunya mengatur soal domisili calon siswa, membuat SMAN 1 Palopo menolak salah seorang siswa miskin.

Siswa yang ikut jalur afirmasi (kurang mampu) tersebut adalah alumni SMPN 8 Palopo, namun orangtua dan KK-nya beralamat di Walmas, Kabupaten Luwu. Padahal, siswa tersebut sudah beberapa hari ini mengurus berkas, namun pihak sekolah tidak memberitahukannya soal domisili.

"Kami sangat kecewa terhadap pihak Smansa Palopo. Soalnya siswa kurang mampu yang saat mengembalikan formulir di Smansa Palopo, ditolak karena alasan dominsili orang tuanya di luar kota (Walmas, red). Katanya ini aturan dari Dinas Privinsi Sulsel. Petugas penerima berkas bilang, kalau mau salahkan aturan silahkan salahkan dinas provinsi," tutur wali siswa, Ilham, dengan kesal, Sabtu 17 Juni 2017.

Selain itu, wali siswa ini juga mengaku, yang lebih mengecewakan, pihak Smansa Palopo yang bertugas sebagai panitia penerimaan peserta didik baru, tidak terlebih dahulu memberikan informasi kalau ada aturan seperti itu. Padahal sudah 2 hari siswa ini mengurus, namun tidak pemberitahuan adanya aturan tersebut.

"Padahal kami sudah mendaftar di Smansa Palopo melalui online, dengan jalur afirmasi (kurang mampu). Kita diberikan formulir untuk diisi dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Setelah dikembalikan, pihak panitia meminta Surat Keterangan tidak mampu dan daftar penerima KIS dan KIP. Sekan-akan kita dipimpong. Saat melihat dominsili siswa tersebut yang  tinggal di Walmas, langsung ditolak," ujarnya.

Ia menuturkan, kalau memang aturan itu ada, terkesan anak dibatasi sekolah di sekolah yang ia inginkan. Padahal, mereka semuanya hanya ingin menempuh pendidikan di sekolah yang ia senangi.

"Anak-anak akan lebih senang dan lebih termotivasi di sekolah yang ia inginkan. Padahal siswa ini hanya ingin menimba ilmu di sekolah ini," tandasnya.

Di samping itu, petugas panitia penerimaan peserta didik baru menujukkan sikap arogannya saat wali siswa mengembalikan formulir. Wali siswa yang meminta informasi dan pemberitahuan selanjutnya, tiba-tiba berdiri dan memaki.

"Saya mau tanya kenapa tidak dari kemarin kalau siswa yang di luar domisili kota Palopo itu ditolak. Padahal kami sudah dua hari mengurus disini. Kami hargai aturan yang ada, tapi sebelumnya berikan kami informasi," ujar Ilham.

Namun saat penolakan itu dipertanyakan, tiba-tiba saja pihak panitia ngotot dan marah. Oknum tersebut lalu menjelaskan panjang lebar dengan nada tinggi.

"Jelas sekali pak ini aturan dinas provinsi. Silahkan telepon kadisnya kalau keberatan. Saya siap ketemu sama None bahas terkait aturan ini," kata salah seorang petugas panitia dengan nada tinggi.

Selain itu, saat wartawan hendak konfirmasi untuk diliput terkait hal ini, pihak panitia penerima peserta didik baru SMAN 1 Palopo, dengan tegas melarang untuk diliput. Ia juga melarang untuk difoto.

"Kami hanya ingin minta agar ini dimediakan, supaya bisa jadi informasi ke masyarakat lain, namun panitia tersebut ngotot tidak mau difoto dan menghalang-halangi tugas jurnalis," ujar Ilham.

Menurut oknum tersebut, itu adalah wilayah hukum sekolah. Di sana ada aturan. "Kalau mau ambil foto, saya akan laporkan ke Kasat Intel Palopo," ucap panitia penerimaan siswa didik baru SMAN 1 Palopo, dengan nada tinggi. (man)

250 Guru dan Kepala SMP se Lutra Ikut Bimtek K13

250 Guru dan Kepala SMP se Lutra Ikut Bimtek K13
MASAMBA, TEKAPE.co - Sedikitnya 250 guru dan kepala SMP se Kabupaten Luwu Utara (Lutra) ikut Bimbingan Teknis (Bimtek) Guru Sasaran Pelaksana Kurikulum 2013 Jenjang Sekolah Menegah Pertama (SMP) Tahap II Tahun 2013 se Luwu Utara, di Masamba, 17-22 Juni 2017.

Bimtek tersebut diselenggarakan Dinas Pendidikan Luwu Utara melalui Bidang Guru Tenaga Kependidikan bekerja sama Lembaga Penjamin Mutu Pendidikan (LPMP)  Propinsi Sulawesi Selatan, di Aula SMPN 1 Masamba.

Bimtek ini dibuka Sekertaris Kabupaten Luwu Utara H Abdul Mahfud, selaku Pelaksana harian Disdik, yang didampingi  Kabid GTK Drs Zainal MM, Kabid Pembinaan SMP Hasbullah SPd MM, dan Pengawas SMP Drs Baharuddin MPd, Ketua MKKS SMP Drs Muh Jalil, dan Priyanto SPd MSi, Jumat 17 Juni 2017.

Sedikitnya 25 sekolah dan 10 Mata Pelajaran Kurikulum 13 yang dibahas, diantaranya mata pelajaran Agama, IPA, IPS, PJOK,PKN, Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Seni Budaya, dan Prakarya.

Kegiatan dilaksanakan mulai 17-22 Juni 2017, yang dibagi 3 tempat pelakasanan kegiatan, diantaranya SMP Negeri 1 Masamba Mapel, Seni Budaya, PJok dan Prakarya.

Untuk SMPN 2 Sabbang membahas masalah IPS, PKN dan Agama. Sedangkan di SMPN 1 Masamba, tentang Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris dan IPA.

Dalam sambutannya, Abdul Mafhud berpesan agar betul-betul mengikuti bintek ini, untuk implementasikan kepada anak didik, terutama sikap dan perilaku anak didik di Luwu Utara. Pihaknya berharap kuliatas pendidikan di Lutra ini lebih baik lagi.

"Layani murid-ta' dengan baik, karena kita adalah pelayan mereka. Sentuh mereka dengan jari-jari kasih sayang-ta, karena mereka butuh sentuan kasih sayang kita semua," kata Abdul Mahfud. (jsm)
250 Guru dan Kepala SMP se Lutra Ikut Bimtek K13

Resmi Pimpin IPMAL, Sultansyah Jadikan Motivasi Kawal Tana Luwu

Resmi Pimpin IPMAL, Sultansyah Jadikan Motivasi Kawal Tana Luwu
PALOPO, TEKAPE.co - Setelah resmi mendapat amanah sebagai ketua Pengurus Pusat Ikatan Pemuda Mahasiswa Luwu (PP IPMAL) yang kelima, Muhammad Sultansyah, akan mengawal pembangunan di Tanah Luwu.

Hal itu diungkapkan pada acara pelantikan dan raker pengurus IPMAL periode 2017-2019, Rabu 14 Juni, di Aula Kantor Wali Kota Palopo.

"Ini merupakan dorongan besar bagi kita semua dan saya khususnya, agar senantiasa kita dapat mengawal pemerintah dalam mendongkrak pembangunan yang ada di Tanah Luwu tercinta ini," ungkapnya.

Pelantikan tersebut bertema 'Memupuk loyalitas dengan jiwa pergerakan baru.' Sultan juga mengharapkan agar sekiranya IPMAL ini merupakan wadah untuk berkumpul tanpa melihat latar belakang organisasi.

"Saya berharap agar IPMAL bisa menjadi wadah berkumpulnya teman-teman tanpa melihat latar belakang organisasi, sehingga dapat mengaktualisasikan ilmu yang di dapatkan ke IPMAL," harapnya.

Pelantikan ini dihadiri salah satu anggota DPRD Kota Palopo Steven Hamdani, yang juga dikenal sangat peduli dengan organda yang ada di Palopo.

Steven mengatakan, jadikan ini sebuah proses dalam belajar, jangan lihat hasilnya tapi lihat usaha yang dilakukan karena proses tidak akan mengkhianati hasil. (hilal)

Belum Terima Pemberitahuan Resmi, Wabup Lutra Siap Terapkan 5 Hari Sekolah

Belum Terima Pemberitahuan Resmi, Wabup Lutra Siap Terapkan 5 Hari Sekolah
Thahar Rum. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Pemerintah pusat telah memutuskan Tahun Ajaran Baru 2017-2018, hanya lima hari aktif melaksanakan proses belajar mengajar dalam sepekan.

Keputusan ini telah dituangkan dalam Permendikbud No 23 tahun 2017 tentang 5 hari sekolah. Hari sekolah hanya Senin sampai Jumat.

Menanggapi hal itu, Wakil Bupati Luwu Utara, Thahar Rum, mengaku belum menerima surat pemberitahuan tentang kebijakan lima hari sekolah.

Namun ia menegaskan, secara umum pihaknya mengaku siap melaksanakan jika kebijakan itu diterapkan. "Secara umum kita siap, kalau memang itu sudah diputuskan," kata Thahar Rum, kepada Tekape.co, Rabu 13 Juni 2017.

Ia menyebutkan, fasilitas pendukung siswa yang jadi perhatian, seperti kantin sehat dan Musallah.

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendy menyatakan, kegiatan belajar-mengajar di semua tingkatan sekolah hanya akan berlangsung selama lima hari.

Kebijakan baru itu secara otomatis meliburkan hari Sabtu, yang bisa digunakan untuk bersama keluarga.

Keputusan berlaku bagi para siswa yang bersekolah di tingkat Sekolah Dasar (SD/MI), Sekolah Menengah Pertama (SMP/MTS), Sekolah Menengah Atas/Kejuruan (SMA/SMK/MA), dan/atau sekolah yang sederajat. (jsm)

Pemkab Lutim Segera Cairkan Bantuan Beasiswa

Pemkab Lutim Segera Cairkan Bantuan Beasiswa
Husler saat safari Ramadan di Angkona, Lutim. 
ANGKONA, TEKAPE.co - Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, berjanji dalam waktu dekat ini, akan mencairkan bantuan beasiswa untuk mahasiswa berprestasi dan kurang mampu.

Hal itu ditegaska Bupati Luwu Timur, HM Thorig Husler, dalam sambutannya, pada acara safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Luwu Timur, di Kecamatan Angkona, Senin 12 Juni 2017.

"Insya Allah dalam waktu dekat, dana ini sudah bisa kita cairkan. Peraturan Bupati sudah selesai, jika tak berhalangan, dana akan dicairkan Juli 2017 ini, bagi mahasiswa yang sudah melengkapi persyaratan," kata Husler.

Ia merincikan, salah satu kriterianya IPK harus 3.00 dan Universitasnya juga terakreditasi B. Sementara bagi mahasiswa kurang mampu tentu ada syarat tertentu yang juga harus dipenuhi.

Orang nomor satu di Luwu Timur ini juga mengatakan program bantuan beasiswa bagi mahasiswa ini memang merupakan salah satu program prioritas yang tertuang dalam visi misi.

Sebelum disalurkan, terlebih dahulu akan dilakukan sosialisasi agar program ini berjalan sesuai harapan.

Lebih lanjut Ia menjelaskan, bahwa mahasiswa penerima bantuan nantinya akan memperoleh kartu ‘khusus’ yang dinamakan ‘Kartu Luwu Timur Sarjana’.

Kartu berupa ATM yang akan digunakan para mahasiwa penerima bantuan untuk bertransaksi dalam program ini.

"Dengan disalurkannya beasiswa pendidikan ini Pemerintah Kabupaten Luwu Timur berharap dapat membantu mahasiswa yang sedang melaksanakan pendidikan, demi peningkatan SDM daerah yang profesional dan berkualitas untuk membangun negeri," lanjutnya berharap.

Untuk diketahui dari total dana bantuan Rp13 miliar diperuntukkan bagi tiga ribuan lebih mahasiswa Luwu Timur.

Jika ada kekurangan maka akan ada penambahan di anggaran perubahan. Penyaluran dana bantuan dilakukan sesuai dengan proporsi yakni setiap semester.

Estimasi besaran beasiswa yang diberikan kepada setiap mahasiswa dalam program ini, masing-masing sebesar Rp4 juta per tahun atau Rp2 juta setiap semester. (ophy/hms)

Bekali Skill Bahasa Inggris, Unanda Palopo Gelar English Class

Bekali Skill Bahasa Inggris, Unanda Palopo Gelar English Class
PALOPO, TEKAPE.co - Sebanyak 50 mahasiswa Unversitas Andi Djemma (Unanda) Kota Palopo, mengikuti English Class on Ramadan Holy Month, di Aula Lantai II Kampus I Universitas Unanda Palopo, Selasa 13 Juni 2017.

Wakil Rektor III Bidang Kemahasiswaan, Ir Andi Idrus MSi, mengatakan, kegiatan ini merupakan salah satu penunjang kualitas mahasiswa Unanda di bidang life skill, seperti pandai berbahasa Inggris dan mampu berinteraksi dengan wacana-wacana global.

"Sebagaimana kita ketahui, bahasa Inggris itu sangat diperlukan dalam menunjang kapasitas sumber daya manusia untuk menjawab tantangan masa kini dan masa akan datang," terangnya.

Selain itu, ia juga menambahkan, ini adalah salah satu konsep pengembangan kampus Unanda untuk menjadikan kampus mereka sebagai kampus pilihan masyarakat se Luwu Raya. Apalagi, saat ini kampus Unanda telah membuka pendaftaran Calon Mahasiswa Baru.

"Selain proses belajar dan mengajar yang baik serta sifatnya permanen, kampus kami juga selalu menyediakan kegiatan-kegiatan ekstra yang tidak kalah pentingnya dalam memajukan skill dan bakat mahasiswa kami," tambahnya. (Lang)

Bukber Jadi Penutup Amaliah Ramadan SMADA Sabbang

Bukber Jadi Penutup Amaliah Ramadan SMADA Sabbang
SABBANG, TEKAPE.co - Buka berasma (bukber) menjadi kegiatan penutup Amaliah Ramadan SMA Negeri 2 (SMADA) Sabbang, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, Selasa 13 Juni 2017.

Amaliah Ramadan ini dilaksanakan selama satu pekan selama Ramadan.

"Ini adalah agenda rutin sekolah, bertujuan agar siswa lebih memaknai bulan suci Ramadan," kata Suriyani SE, Wakasek Bidang Kesiswaan SMADA Sabbang.

Pada bukber tersebut, tampak panita Amaliah Ramadan Fahmi SSi, Satpam, dan penjaga sekolah, serta para siswa. (jsm)

Revisi PP Guru Resmi Diberlakukan, Ini Poin Pentingnya

Revisi PP Guru Resmi Diberlakukan, Ini Poin Pentingnya
Hasbullah. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Pemerintah secara resmi merilis Peraturan Pemerintah Atau PP 19 Tahun 2017 Tentang PP 74 Tahun 2008 Tentang Guru.

Dengan diberlakunya PP 19 Tahun 2017 Tentang PP 74 Tahun 2008 Tentang Guru terdapat beberapa perubahan yang fundamental terkait aturan guru, kepala sekolah dan pengawas sekolah.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Hasbullah SPd MPd, menyampaikan, Perubahan dalam Peraturan Pemerintah (PP) No 19 Tahun 2017 tentang Perubahan PP No 74 Tahun 2008 tentang Guru, ada beberapa yang menjadi poin penting.

"PP ini harus disosialisasikan kepada semua kepala sekolah dan guru yang selama ini belum memahami tugas dan pokok," ujarnya, Selasa 13 Juni 2017.

Beberapa perubahan sesuai PP 19 Tahun 2017 Tentang PP 74 Tahun 2008 Tentang Guru antara lain:

1. Terkait beban kerja guru PNS, minimal 24 jam, maksimal 40 jam.

2. Terkait Tugas Pokok dan Fungsi (Tupoksi), Kepala Sekolah tidak perlu mengajar.

3. Dalam hal guru diangkat sebagai pengawas satuan pendidikan, akan diberikan tunjangan profesi pengawas satuan pendidikan dan tidak diberikan Tunjangan Profesi.

Pemindahan guru yang diangkat oleh Pemerintah Pusat atau Pemerintah Daerah. Sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dilakukan setelah guru yang bersangkutan bertugas pada satuan pendidikan paling singkat selama 4 (empat) tahun, kecuali guru yang bertugas di Daerah Khusus.

Dalam Pasal 66 ayat (l) Bagi Guru Dalam Jabatan yang diangkat sampai dengan akhir tahun 2015 dan sudah memiliki kualilikasi akademik S-l/D-IV, tetapi belum memperoleh Sertifikat Pendidik, dapat memperoleh Sertifrkat Pendidik melalui pendidikan profesi Guru.

(2) Pendidikan profesi Guru sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dibiayai oleh Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, dan/atau satuan pendidikan yang diselenggarakan oleh masyarakat.

(3) Ketentuan mengenai tata cara memperoleh Sertifikat Pendidik, sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dan ayat (2) diatur dengan Peraturan Menteri.

Tantangan yang dihadapi ke depan adalah dalam pelaksanaan tata kelola pendidik dan tenaga kependidikan antara lain meliputi :

1. Ketersediaan Guru dan tenaga kependidikan yang merata, dengan cara:

Meningkatkan perencanaan kebutuhan, penyediaan, pengangkatan, distribusi, dan pemerataan pendidik dan tenaga kependidikan.

Meningkatkan kapasitas daerah dalam mengelola perekrutan, penempatan, dan peningkatan mutu Guru secara efektif dan elisien.

Mengawasi proses pengangkatan Guru didaerah berdasarkan kriteria mutu dan kebutuhan wilayah.

Serta meningkatkan koordinasi penyelenggaraan pendidikan oleh LPIK dengan rencana penyediaan Guru di daerah.

2. Pembinaan Guru dan tenaga kependidikan, dengan cara:

Meningkatkan kualifikasi Guru dan tenaga kependidikan, memperkuat sistem uji kompetensi guru dan mengitegrasikan dengan sistem Sertifikasi.

Menerapkan sistem penilaian kinerja Guru yang sahih, andal, transparan, dan berkesinambungan. Meningkatkan kompetensi Guru secara berkelanjutan melalui pendidikan dan pelatihan.

Menyelaraskan kurikulum pendidikandan pelatihan Guru dan tenaga kependidikan dengan kebutuhan peserta didik, dunia kerja, dan Kerangka Kualifikasi Nasional Indonesia (KKNI).

Memperkuat fungsi penjaminan mutu pendidikan di tingkat pusat dan daerah. Memperkuat kerjasama antara Pemerintah Pusat, Pemerintah Daerah, Guru, kepala satuan pendidikan, pengawas dan Masyarakat dalam mengawal penerapan kurikulum.

Pemberdayaan Kelompok Kerja Guru (KKG) dan Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP), Kelompok Kerja Kepala Sekolah (KKKS), Kelompok Kerja Pengawas Sekolah (KKPS), Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS), Musyawarah Kerja Pengawas Sekolah (MKPS).

Memperbaiki sistem penyaluran Tunjangan Profesi. Dan memperbaiki sistem karir, penghargaan, dan perlindungan Guru dan tenaga kependidikan. (jsm)
Revisi PP Guru Resmi Diberlakukan, Ini Poin Pentingnya
Hasbullah, saat ini tengah mengikuti Latihan Kepemimpinan Tingkat (Latpim) III di Badan Pengembangan SDM, di Twin Plaza Hotel Jakarta. 

PPDB SMP Dimulai 3 Juli, Disdik Lutra Belum Terapkan Sistem Online

PPDB SMP Dimulai 3 Juli, Disdik Lutra Belum Terapkan Sistem Online
Hasbullah. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) SMP Luwu Utara untuk tahun ajaran 2017/2018, rencananya dimulai 3-15 Juli 2017.

Namun PPDB SMP di Luwu Utara tahun ini belum dilakukan secara online. Namun tetap manual seperti biasa.

"Kemudian masuk masa orientasi peserta didik baru atau pengenalan lindkungan sekolah 13 Juli -15 Juli 2017," ujar Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan (Disdik) Kabupaten Luwu Utara Hasbullah SPd MPd, Senin 12 Juni 2017.

Hasbullah menuturkan, di Luwu Utara tahun ini tidak ada satu pun SMP yang menerapkan cara sistem online. Menurutnya, infrastruktur sarana sekolah di Luwu Utara belum siap. "Insya Allah, kita sudah target programkan tahun depan," pangkasnya.  (jsm)

PMB Unanda, Sudah 1078 Orang Ambil Formulir

PMB Unanda, Sudah 1078 Orang Ambil Formulir
PALOPO, TEKAPE.co -- Universitas Andi Djemma Kota Palopo kembali membuka pendaftaran calon mahasiswa baru untuk gelombang II, mulai dari tanggal 1 Juni - 31 Juli 2017.

Hingga saat ini, tercatat yang mengambil formulir pendaftaran untuk Penerimaan Mahasiswa Baru (PMB) Unanda, sejak terbukanya pendaftaran sudah mencapai 1078 orang.

Panitia Pendaftaran Calon Mahasiswa Baru Unanda, Nunung Misran SAN, mengatakan, calon mahasiswa baru yang mengambil formulir tercatat 1078 orang. Sedangkan yang telah mengembalikan formulir pendaftaran berjumlah 417 orang.

"Jumlah ini tetap akan bertambah setiap harinya," terang Nunu, sapaan akrab Nunung Misran, Senin 12 Juni 2017.

Ia juga menambahkan, khusus untuk pendaftaran gelombang II in,i tercatat sudah sekitar 200 orang yang telah mengembalikan formulir di sejumlah fakultas.

"Untuk yang telah lulus pada gelombang I, sekitar 513 orang. Saat ini gelombang kedua kami prediksi berjumlah sekitar 600 orang calon mahasiswa baru," tambahnya.

Dari semua jurusan yang terbuka, kata dia, ekonomi manajemen menjadi paling banyak diminati, disusul oleh fakultas teknik, dan fakultas pertanian. (Lang)

Meski Terendam, Siswa SMPN 4 Malangke Tetap Sekolah

Meski Terendam, Siswa SMPN 4 Malangke Tetap Sekolah
MASAMBA, TEKAPE.co - SMPN 4 Malangke ikut terendam akibat banjir yang melanda Desa Pince Pute Kecamatan Malangke, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, Senin 12 Juni 2017.

Desa ini memang telah menjadi langganan banjir akibat luapan air Sungai Baliase dan Sungai Masamba.

Meskipun air naik 50 cm di halaman sekolah selama 15 hari, 156 siswa SMPN  Malangke tetap melakukan aktifitas proses belajar mengajar. Seperti saat ini, tengah melaksanakan kegiatan amaliah Ramadan.

"Terkadang sekolah kami terendam banjir, tapi kami takut meliburkan anak-anak. Sebab tidak ada penyampaian dari Dinas Pendidikan Luwu Utara," ujar Marwiyah SPd.I, Kepala SMP 4 Malangke.

Ia juga mengatakan, air sementara ini naik lagi. Pihaknya berharap ada bantuan dari pemerintah, agar bagaimana caranya sekolahnya tidak terkena banjir lagi. (jsm)

Terbaru

Recent Posts Widget