Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Sudah 92 Persen Warganya Miliki BPJS, Palopo Jadi Kota dengan Persentase Terbanyak di Indonesia

Sudah 92 Persen Warganya Miliki BPJS, Palopo Jadi Kota dengan Persentase Terbanyak di Indonesia
PALOPO, TEKAPE.co - Berkat kepedulian Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, terkait jaminan kesehatan warganya, membuat Kota Palopo menjadi kota dengan persentase terbanyak di Indonesia yang menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Bedasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Kesehat (BPJS) Kota Palopo, sudah 92 persen masyarakat Kota Palopo terdaftar sebagai peserta BPJS.

Kepala BPJS Kota Palopo, Adriansyah, menuturkan, di Palopo sudah 92 persen masyarakat menggunakan BPJS. Ini menjadikan Kota Palopo menjadi kota pertama di Indonesia dengan persentase terbanyak warganya menggunakan BPJS.

Adriyansyah menambahkan, dari 92 persen itu, paling banyak peserta BPJS warga Palopo dibiayai oleh APBD Kota Palopo.

"Penerima bantuan iuran APBN sebanyak 47.873 orang, penerima bantuan iuran APBD 67.927 orang, pekerja penerima upa 31.539 orang pekerja bukan penerima upa 25.300 orang, bukan pekerja 3.240 orang, total peserta JKN 175.879 orang, dari jumlah penduduk 180,256," rinci Adryansah. (del)

Bukber di Wara, Wali Kota Tekankan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Bukber di Wara, Wali Kota Tekankan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
PALOPO, TEKAPE.co - Hari ke-7 Ramadan 1438 H/2017 M, Pemkot Polopo kembali menggelar zikir, do’a dan buka bersama (bukber) dengan masyarakat Kecamatan Wara, di Masjid As-Syura, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulsel, Jumat 02 Juni 2017.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Palopo, H Judas Amir, mengharapkan kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan dan tetap menjaga hubungan silturahmi, dan tetap saling mengingatkan terkait hal-hal yang dapat merusak kerukunan antar sesama umat beragama.

Hal lain yang menjadi sorotan Wali Kota Palopo, menyangkut persoalan kesehatan masyarakat. Menurutnya jaminan kesehatan di masyarkat adalah tanggung jawab pemerintah. Untuk itu, pihaknya memperjuangkan betul agar masyarakat Palopo tidak memimirkan lagi biaya kesehatan mereka, dengan cara menggeratiskan jaminan kesehatan secara menyeluruh.

“Saya paham betul kondisi masyarakat yang kadang tidak memikirkan kesehatan mereka, karena adanya kendala biaya, makanya selaku walikota saya sangat fokus akan hal itu,” ungkap Judas.

Sebagai bukti seseriusan dirinya akan kesehatan masyarakat, sehingga dirinya sangat mewanti-wanti kepada SKPD terkait, agar tidak main-main dengan program kesehatan ini, termasuk memperjuangkan anggaran jaminan kesehatan tersebut agar jangan sampai bermasalah.

“Bagi saya, kalau kesehatan masyarakat sudah dapat dijaminkan, pemerintah bisa fokus terhadap program lainnya,” ungkapnya.

Bukan hanya sampai BPJS yang digratiskan, sebelumnya, pemerintah sudah membuat UPTD Jemput Antar (JA), yang memberikan kemudahan bagi masyarakat agar dapat menerima perawatan dan pemeriksaan kesehatan di rumah.

Bahkan, masyarakat dapat langsung dibawa ke rumah sakit ketika memang masyarakat membutuhkan perawatan lanjutan.

“Ini saya sampaikan agar masyarakat tidak ragu menggunakan sarana kesehatan yang sudah disediakan oleh pemerintah karena semua itu gratis. Jadi silahkan dinikmati pelayanan itu,”  harapnya.

Dirinya juga menyampaikan, tidak menutup diri bagi masyarakat ketika ada masalah yang masih menjadi kendala. Silahkan sampaikan keluhannya dan akan langsung menindaklanjuti selama itu untuk kepentingan bersama. (hms)

Sukseskan Program Sanitasi, Lutra Siapkan SMS Gateway dan Smart STBM

Sukseskan Program Sanitasi, Lutra Siapkan SMS Gateway dan Smart STBM
MASAMBA, TEKAPE.co - Dalam rangka menyukseskan program nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Luwu Utara, Dinas Kesehatan Luwu Utara menggelar pertemuan SMS gateway dan smart STBM yang dihadiri sanitarian Puskesmas se Luwu Utara  di Aula Hotel Bukit Indah, Masamba, Rabu 24 Mei 2017.

Aplikasi SMS gateway dan smart STBM merupakan sistem monitoring STBM untuk memudahkan dalam proses mengalirnya data dari sumber data terdekat.

Kasi Kesmas Dinkes Lutra , Iin Fauziah Frida, menjelaskan, sistem monitoring itu disiapkan dengan dua cara dalam memasukkan dan memperbarui data.

“Caranya, bisa menggunakan website STBM dan menggunakan SMS, keduanya bisa berjalan secara simultan dan saling melengkapi,” jelas Iin.

Sementara itu, Fasilitator Kabupaten (Faskab) STBM, Supriadi Halim mengatakan pemanfatan IT dalam program-program STBM adalah kebutuhan sesuai dengan sasaran yang akan dicapai dalam Sustainable Development Knowledge Platform (SDGS) maupun target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Karena masalah sanitasi adalah target nasional, sehingga aplikasi ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan akan informasi cakupan akses sanitasi dan desa ODF (Open Definition Free),” jelas Uppi, sapaan akrab Supriadi Halim.

Dalam pertemuan itu terungkap, capaian sanitasi terkini di Luwu Utara mencapai 81,40% dengan jumlah desa yang sudah ODF sebanyak 40 desa. (jsm)

Ajak Biasakan Hidup Sehat, BPJS Kesehatan Gelar Senam Prolanis

Ajak Biasakan Hidup Sehat, BPJS Kesehatan Gelar Senam Prolanis
Senam Prolanis. 
PALOPO, TEKAPE.co - BPJS Kesehatan Cabang Palopo mengajak peserta JKN-KIS se Luwu Raya yang tergabung dalam Klub Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) untuk membudayakan pola hidup sehat melalui peningkatan aktivitas fisik.

Salah satu upaya meningkatkan hidup sehat itu dikemas dalam acara Gebyar PROLANIS, di GOR Kota Palopo, Minggu 20 Mei 2017, pagi.

Kegiatan ini juga diadakan secara serentak di sejumlah kabupaten se Tana Luwu, yakni Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Adriansyah, mengatakan, kegiatan ini sebagai promosi betapa mudahnya menjalani serta menerapkan pola hidup sehat.

“Kami ingin mempromosikan betapa murahnya dan mudahnya untuk menerapkan pola hidup sehat. Cukup dengan melakukan senam setiap pagi, kita sudah meningkatkan kebugaran dan sistem imun kita,” jelasnya.

dr Herman Jaya, menjadi narasumber dalam kegiatan ini, yang dihadiri Sekda Kota Palopo, Kepala Dinas Kesehatan, Kasi Yankes, dan sejumlah dokter FKTP. (lang)

Sosialisasi Kesehatan ke Masyarakat, PKM Sabbang Launching Kompak

Sosialisasi Kesehatan ke Masyarakat, PKM Sabbang Launching Kompak
SABBANG, TEKAPE.co - Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Sabbang, Luwu Utara, melaunching aksi 'KOMPAK' 'Ke surga Maju Peduli dan Kawal Kesehatan Olahraga' dengan melakukan Senam Maumere, Senam Jantung Sehat, dan Zumba, di depan Pasar Rakyat Tradisional Desa Kalotok Kecamatan Sabbang, Luwu Utara, Sulsel, Minggu 21 Mei 2017, mulai pukul 07.30 Wita.

Senam tersebut diikuti Kepala PKM Sabbang Haerul Muslim SKM, beserta rombongannya, Kepala Desa Kalotok Drs Jusman, bersama masyarakatnya, PKK Desa Kalotok, anak-anak, dan masyarakat desa tetangga.

"Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatan dan mengembangkan serta memperkenalakan pentingnya kesehatan setiap desa di Kecamatan Sabbang," kata Haerul Muslim.

Ini juga untuk sosialisasi tentang kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan setiap Minggu. Hingga kini, sudah 17 kali digelar di desa yang ada di Kecamatan Sabbang. (jsm)

Balkon RSUD Batara Guru Belopa Sudah Dibersihkan

Balkon RSUD Batara Guru Belopa Sudah Dibersihkan
LUWU, TEKAPE.co -- Balkon lantai 2 RSUD Batara Guru Belopa, Kabupaten Luwu, Sulsel, yang sempat diberitakan sampah menumpuk beberapa waktu lalu, Jumat pagi, 19 Mei 2017, sudah dibersihkan oleh RSUD Batara Guru.

Hal tersebut diperlihatkan dalam postingan pemilik akun Facebook Dhiya Imo, yang menuliskan status disertai degan foto balkon lantai 2 RUSD Batara Guru Belopa.


BACA BERITA SEBELUMNYA:
VIDEO: Sampah Menumpuk di Balkon RSUD Batara Guru Belopa


"Hari ini tempat yang sama yang selalu kami bersihkan setiap kali 'kapolota malabbie' (baca: saudara kita yang terhormat, red) membuang sampah bukan pada tempatnya. Kami memang memiliki banyak kekurangan tapi kami juga butuh pengertian dan kesadaran-ta. Wajarkah tempat itu yang bukan tempat sampah dijadikan tempat pembuangan sampah. Sedangkan kami sudah siapkan tempat sampah di depan ruangan," tulis Dhyia Imo, di beranda Facebooknya.

Sementara itu, salah seorang netizen yang mengomentari status teraebut mengatakan kalau gedung sebesar ini memerlukan Cleaning Service yang memadai.

"Gedung yang besar tentu memerlukan cleaning service yang sesuai,pengunjung yang dibatasi karena rumah sakit bukanlah tempat hang out atau holiday dan uang pemeliharaan gedung harap dioptimalkan," tulisnya, salah seorang Netizen. (ham)

Bupati Indah Minta SKPD Bersinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Bupati Indah Minta SKPD Bersinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan
Indah Putri. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Seluruh SKPD diminta bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinesk) Kabupaten Luwu Utara untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengatakan, kelemahan yang sering terjadi pada menjalankan program, yakni koordinasi yang kurang berjalan.

"Banyak orang yang merasa hebat sendiri sehingga tidak mau lagi berkoordinasi. Ini bisa menjadikan program terhambat bahkan tidak berjalan. Tidak bisa kita merasa diri kita paling hebat," tegas Indah, Kamis (18/5/2017).

Indah menjelaskan, orang yang hebat itu, adalah orang yang memiliki gagasan dan menterjemahkan gagasan dalam program serta mampu menggerakkan orang-orang untuk menjalankan program tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Utara, dr Andi Nasrum mengatakan tujuan utama dari kegiatan ini adalah membangun sinergitas orogram terkait kesehatan, guna mencapai derajat kesehatan di Kabupaten Luwu Utara.

"Kita tidak main-main untuk mengangkat derajat kesehatan," ujarnya. (jsm)

VIDEO: Sampah Menumpuk di Balkon RSUD Batara Guru Belopa

VIDEO: Sampah Menumpuk di Balkon RSUD Batara Guru Belopa
LUWU, TEKAPE.co - Sekitar sepepan sampah di balkon Lantai 2 ruang pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa, Kabupaten Luwu, Sulel, tidak juga dibersihkan.

Sehingga sampah domestik berupa gelas minuman plastik, kertas kerton, plastik, dan sisa makanan menumpuk, yang menyebabkan bau yang tak sedap.

Dari video yang direkam Kamis 18 Mei 2017, sampah yang menumpuk di balkon RSUD Batara Guru tampak menganggu pasien dan pengunjung. Bukannya sehat yang didapatkan, malah bisa saja menimbulkan penyakit penyakit.

Sampah domestik atau sampah rumah tangga tersebut dihinggapi lalat-lalat. Aroma makanan basi yang dibuang pengunjung pasien ke balkon menambah suasana kotor tersebut.

Saat dikonfirmasi ke pihak Rumah Sakit di bagian Kesehatan Lingkungan (Kesling), Petugas Kesling mengatakan, kalau memang beberapa hari ini, bagian tersebut belum dibersihkan, namun yang menjadi masalah adalah kurangnya kesadaran masyarakat masih sangat kurang.

"Padahal tempat sampah ada di setiap ruangan. Namun hanya saja sudah ada tempat sampah pengunjung masih saja buang sampah lewat jendela. Padahal sudah ada pelarangan buang sampah di di jendela," ujar salah seorang Petugas Kesling.

Perlu diketahui jumlah claening servis di RSUD Batara Guru hanya berjumlah 52 orang, yang bertugas membersihkan semua rungan di rumah sakit yang dibagi dalam tiga shift.

Sementara itu, Tenri Andrew, salah seorang pengunjung pasien dalam status medsosnya melalui Facebook, sangat miris melihat sampah-sampah yang bertumpuk tersebut.

"Sungguh miris kelihatan kayakx sdh Lama sampah bertumpuk tak dibersihkah di Lantai 2 RS. Batara Guru," tulisnya, di status, Facebooknya. (ham)

Daftar di BPJS Kesehatan, Kini Bisa Lewat Telpon

Daftar di BPJS Kesehatan, Kini Bisa Lewat Telpon
Jumpa pers virtual service dan kanal pendaftaran di BPJS Kesehatan Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co -- Untuk memudahkan pendaftaran peserta dan pelayanan pada masyarakat, BPJS Kesehatan memperkenalkan sistem virtual service dan penambahan kanal pendaftaran peserta.

Per tanggal 1 Juni 2017, mekanisme pendaftaran bisa melalui telepon BPJS Kesehatan Care Center 1500-400.

"Saat ini kami menyiapkan pelayanan di tingkat kecamatan, jadi kalau peserta ingin mendaftar bisa langsung di drop box, yang kami siapkan di tingkat kecamatan, di 6 kecamatan khusus di Kabupaten Luwu dan 8 kecamatan di Kabupaten Luwu Utara," terang Kepala BPJS Kesehatan Palopo, Adriansyah, dalam jumpa persnya, Senin 15 Mei 2017.

Ia menambahkan, masyarakat yang ingin mendaftarkan melalui care center, sebelumnya menyiapkan berkas berupa KTP, KK, dan Kartu Tabungan. Setelah itu, lalu menghubungi care center tersebut.

Keunggulan daftar lewat BPJS Kesehatan Care Center yakni tidak lagi mengantri, proses mudah dan cepat, kartu akan langsung diantar ke penerima. Pendaftaran ini dikhususkan bagi peserta pekerja bukan penerima upah (PBPU).

Selain itu, Adriansyah juga menambah bahwa, konsultasi kesehatan kini jadi lebih praktis dan mudah, untuk melakukan konsultasi kesehatan, masyarakat dapat langsung menghubungi care center, lalu petugas akan meyambungkan kepada dokter terkait.

"Kini juga bisa konsultasi kesehatan kepada sang dokter yang dituju, waktunya pun tidak terbatas, pelayananya di 5 hari kerja, senin sampai jumat pukul 07.00 - 20.00 wita, jadi bagi masyarakat yang ingin konsultasi silahkan langsung hubungi care center kami," tambahnya.

Bagi masyarakat yang ingin mendaftar melalui kantor kecamatan akan dibuka mulai dari tanggal 1 Juni 2017, dengan alur pendaftarannya mendatangi kantor kecamatan, konfirmasi data, menerima dan mencatat berkas, informasi penerbitan VA, petugas akan mengambil berkas di kantor kecamatan, lalu mengingat dan konfirmasi data, menerima VA dari petugas, lalu melakukan pembayaran, mencetak kartu dan akan di antarkan langsung oleh petugas ke rumah masing-masing.

"Yang pasti meningkatkan kepuasaan pelanggan, karena kurangnya informasi kepada masyarakat sehingga keinginan dan harapan mereka, kami tidak bisa penuhi," harapnya. (del)

Hari Perawat, Permakes Palopo Tuntut Penghapusan Jasa Medik yang Tak Memihak

Hari Perawat, Permakes Palopo Tuntut Penghapusan Jasa Medik yang Tak Memihak
Aksi perawat di Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - Dalam rangka memperingati Hari Perawat Sedunia, puluhan perawat, yang tergabung dalam Persatuan Mahasiswa Kesehatan (Permakes) Kota Palopo, menggelar aksi damai dan membagikan bunga kepada pengguna jalan yang melintas di depan Makodim 1403 Sawerigading, Jl Sultan Hasanuddin, depan Lapangan Gaspa Kota Palopo, Jumat 12 Mei 2017.

Dalam aksinya, Permakes Palopo mengharapkan, percepatan terbitnya aturan turunan UU No 38 tahun 2014 tentang keperawatan. Mereka juga menuntut pengupahan tenaga sukarela yang masih jauh dari Upah Minimum Provinsi (UMP), take home pay, penghapusan pembagian jasa medik yang tidak memihak kepada perawat, serta kualitas keperawatan yang tidak merata.

"Kami berharap, tuntutan kami menjadi perhatian pemerintah. Sehingga perawat bisa sejahtera dan maksimal dalam bekerja," ucap Dominggus, salah seorang peserta aksi dari perwakilan dari mahasiswa Stikes Kurnia Jaya Persada Kota Palopo.

Selain itu, aksi ini juga membagikan sejumlah bunga kepada masyarakat melintas dengan harapan masyarakat dapat pula merespon aksi mereka. (lang)

Target Selesai Juni, RSUD Sawerigading Baru Susun Perwal Remunerasi

Target Selesai Juni, RSUD Sawerigading Baru Susun Perwal Remunerasi
Aifah SSTP. 
PALOPO, TEKAPE.co - Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawerigading Kota Palopo berupuya segera menerapkan sistem remunerasi.

Saat ini, RSUD tengah menyusun Peraturan Wali Kota (Perwal) terkait sistem remunerasi. Ditargetkan Juni ini sudah rampung dan bisa didorong ke Bagian Hukum Setda Kota Palopo.


Baca juga: Pansus LKPj Palopo Sarankan RSUD Sawerigading Segera Terapkan Sistem Remunerasi


Direktur Utama (Dirut) RSUD Sawerigading Kota Palopo, dr Nasaruddin Nawir SpOG, saat ditemui Selasa 9 Mei 2017, menyebutkan, pihaknya berupaya sistem remunerasi ini segera diterapkan.

Sebab menurutnya, remunerasi memang harus diterapkan di setiap RSUD milik pemerintah, tanpa terkecuali, termasuk di RSUD Sawerigading Palopo.

Direktur Administrasi dan Keuangan RSUD Sawerigading Kota Palopo, Aifah SSTP MSi, menambahkan, regulasi yang mengatur penerapan remunerasi ini sebagai legitimasi hukum, yakni diatur dalam Permendagri no 61 tahun 2007 tentang BLUD. Sementara turunan dari Permendagri tersebut akan dituangkan dalam Perda atau Perwal.

"Untuk saat ini, Perwal terkait penerapan remunerasi sementara digodok, kita baru menyusun draftnya," beber Aifah.

Dalam penyusunan regulasi remunerasi ini, RSUD Sawerigading Kota Palopo telah membentuk tim remunerasi yang memiliki tugas utama, yakni menyusun dan mengkaji Perwal yang akan disorong ke Bagian Hukum Pemeritah Kota Palopo.

"Insya Allah, awal bulan Juni 2017 ini, penyusunan Perwal Remunerasi sudah selesai dan kita dorong ke Pemkot Palopo," katanya.

Selain itu, dirinya juga telah memastikan, jika tidak ada satupun dokter ataupun pegawai RSUD Sawerigading Palopo yang menolak penerapan remunerasi, lantaran akan mengganggu pendapatan masing-masing dokter maupun pegawai lainnya.

"Sejauh ini, tidak ada yang menolak. Semuanya malah merespon positif. Hal ini terlihat saat tim remunerasi melakukan presentase komite keperawatan," bebernya.

Tak hanya itu, dirinya juga berharap agar melalui penerapan remunerasi, tidak terjadi kesenjangan antara kinerja dan hasilnya, atau dengan kata lain, ada kesesuaian antara kinerja dan hasil.

Karena, jika RSUD sudah menerapkan remunerasi, maka akan memiliki berbagai dampak positif terhadap para pegawai rumah sakit.

"Mudah-mudahan secepatnya bisa diterapkan, agar kinerja karyawan dapat lebih maksimal," tandasnya.

Seperti diberitakan sebelumnya, Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Palopo meminta kepada RSUD Sawerigading untuk segera menerapkan sistem remunerasi atau upah berbasis kinerja.

Harapannya, agar tidak terjadi lagi kesenjangan terlalu bersar dalam pemberian jasa medis bagi pegawai RSUD.

Hal itu diungkapkan pelapor hasil pembahasan LKPj Wali Kota Palopo Tahun 2016, Bakri Tahir, di ruangan rapat paripurna DPRD Palopo, Selasa 9 Mei 2016.

"Kami minta Pemkot Palopo segera mengevaluasi RSUD Sawerigading dalam hal penerapan Remunerasi. Karena hal ini merupakan salah satu syarat dalam perubahan status dari tipe C ke tipe B. Jika masih Pemkot tidak segera mengevaluasi, maka DPRD Kota Palopo secepatnya akan berkoordinasi dengan Kementrian Kesehatan," tegas Sekretaris Dewan (Sekwan) DPRD Kota Palopo, Amirullah Yuni membacakan hasil LKPj Pemerintah Kota Palopo 2016, di hadapan Wali Kota Kota, HM Judas Amir dan pimpinan SKPD serta sejumlah Anggota DPRD yang sempat hadir. (um)

Pansus LKPj Palopo Sarankan RSUD Sawerigading Segera Terapkan Sistem Remunerasi

Pansus LKPj Palopo Sarankan RSUD Sawerigading Segera Terapkan Sistem Remunerasi
Bakri Tahir saat membacakan hasil pembahasan Pansus LKPj, yang duduk di atas karena mic di mimbar rusak. 
PALOPO, TEKAPE.co - Panitia Khusus (Pansus) Laporan Keterangan Pertanggungjawaban (LKPj) Wali Kota Palopo meminta kepada RSUD Sawerigading untuk segera menerapkan sistem remunerasi atau upah berbasis kinerja.

Harapannya, agar tidak terjadi lagi kesenjangan terlalu bersar dalam pemberian jasa medis bagi pegawai RSUD. Sebab selama ini, pembagian jasa medis antara dokter dan perawat serta pegawai medis lainnya, cukup jauh berbeda.

Hal itu diungkapkan pelapor hasil pembahasan LKPj Wali Kota Palopo Tahun 2016, Bakri Tahir, di ruangan rapat paripurna DPRD Palopo, Selasa 9 Mei 2016.

Dalam sidang pembahasan yang dihadiri 15 anggota dewan, menyisakan banyak catatan selama jalannya pemerintahan pada tahun kemarin.

"Karena RSUD Sawerigading sudah berstatus tipe B. Untuk itu, disarankan mempercepat pemberlakukan remunerasi, agar tidak terjadi kesenjangan dalam pemberian jasa medis," ujarnya.

Menurut Bakri, jika sistem remunerasi ini tidak segera diterapkan, maka RSUD Sawerigading terancam turun ke type C lagi. Sebab remunerasi adalah sebagai salah satu syarat yang harus diterapkan bagi RSUD type B.

Selain itu, Pansus mengharapkan agar data cash flow terkait penggunaan dan penerimaan dan belanja pada BLUD yang digunakan oleh RSUD Sawerigading untuk disampaikan kepada DPRD.

Dia juga menyampaikan, perlu ada kordinasi antara RSUD Sawerigading dan Palang Merah Indonesia Kota Palopo, dalam penyediaan stock darah.

"Pansus menyarankan agar RSUD Sawerigading dan PMI untuk selalu berkordinasi sehingga stock darah di PMI selalu tersedia pada saat masyarakat membutuhkan," ujarnya.

Pansus menyarankan agar ke depan RSU menyediakan sarana ramah anak agaar pasien atau pengunjung merasa nyaman, terkhusus anak-anak.

Di akhir poin yang dibacakan, ia berharapkan pelayanan yang diberikan agar dapat maksimal diberika ke masyarakat.

"Dengan ditingkatlan RSUD Sawerigading menjadi tipe B, maka diharapkan kualitas pelayanan lebih baik," ujarnya. (del)

130 Warga Luwu Daftar Operasi Mata Katarak Gratis

130 Warga Luwu Daftar Operasi Mata Katarak Gratis
Peserta operasi katarak di Luwu. 
PALOPO, TEKAPE.co - Sebanyak 130 warga Kabupaten Luwu, mendaftar untuk mendapatkan operasi katarak mata gratis, di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Luwu, Sabtu 6 Mei 2017.

Namun dari 130 orang yang mendaftar, setelah diperiksa, hanya 31 orang yang terkena penyakit katarak. Sehingga mereka yang tidak katarak hanya diberi obat.

Operasi katarak gratis diadakan oleh Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami), bekerjasama Karang Taruna (KT) Luwu, Kerukunan Keluarga Tana Luwu (KKTL), dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Luwu, Sulsel.

Tim dokter, dr Fahmiyanti Arsi, mengatakan, ada 130 warga Luwu, yang mendaftar untuk mengikuti operasi katarak.

Beberapa pasien yang datang tidak terkena katarak, melainkan mereka hanya terkena glaukoma, infeksi mata yang bisa menyebabkan kebutaan.

"Banyak pasien yang datang untuk operasi, namun mereka terkena penyakit glaukoma bukan katarak," ujar Fahmiyanti.

Sehingga mereka hanya diberikan obat, untuk mengobati penyakit mata yang ia derita.

"Kedepannya, kami masih akan turun ke desa - desa untuk melakukan pengobatan mata secara gratis," ujar Fahmiyanti yang juga istri Sul Arrahman.

Fahmiyanti juga menyampaikan ucapan terima kasih kepada ketua KKTL dr. Arus Victor Sp.M, Perdami Pusat/Sul-Sel, Pemkab Luwu, Karang Taruna Luwu dan sponsor Bank BCA, sehingga operasi katarak bisa terselenggara dengan baik.

Sementara legislator Luwu dari komisi pendidikan dan kesehatan Sul Arrahman, menyampaikan ucapan terima kasih kepada masyarakat Luwu, atas partisipasi masyarakat mengikuti operasi katarak.

Pihaknya sengaja mendatangkan dokter mata ke Luwu, agar mata masyarakat Luwu yang mengalami penyakit katarak bisa kembali melihat seperti semula.

"Semoga kedepannya, kegiatan ini masih bisa berlanjut, sehingga tidak ada lagi warga Luwu yang mengalami katarak," ujar Sul Arrahman.

Selain itu, ia juga akan mendatangi desa - desa di Luwu, untuk melakukan pemeriksaan mata dan membagikan obat mata secara gratis.

Sekedar diketahui, pemeriksaan mata secara gratis telah lama dilakukan oleh KT Luwu. Bahkan hingga saat ini, sudah ribuan warga Luwu yang telah mengikuti pemeriksaan mata gratis.

KT Luwu yang mendatangi langsung warga, untuk melakukan pemeriksaan mata secara gratis. (ilham)

Segera Mendaftar, Pendaftaran BPJS Kesehatan Gratis di Palopo Berakhir April

Segera Mendaftar, Pendaftaran BPJS Kesehatan Gratis Berakhir April
Asisten I mewakili wali kota saat menyerahkan insentif. 
PALOPO, TEKAPE.co - Bagi warga Palopo yang belum terdaftar sebagai peserta BPJS Kesehatan dan ingin jadi peserta gratis, atau dibayarkan oleh Pemkot Palopo, diminta segera mendaftarkan diri di BPJS Kesehatan sebelum April 2017 berakhir.

Pasalnya, pendaftaran kepesertaan Badan Penyelenggara Jaminan Sosisal (BPJS) Kesehatan gratis yang merupakan program Pemerintah Kota Palopo, terkait tanggungan kesehatan menyeluruh untuk mendapat pelayanan BPJS kesehatan kelas III, akan ditutup pada akhir April 2017.

Demikian disampaikan Asisten Pemerintahan (Asisten I) Setda Kota Palopo, H. Burhan Nurdin saat mewakili Wali Kota pada penyerahan insentif untuk RT/RW, LPMK dan Imam Masjid, Guru Mengaji, Guru Sekolah Minggu, Pesraman, Pinandhita, Kader PPKBD dan Sub PPKBD serta kader Posyandu untuk triwulan I tahun 2017, yang berlangsug di Lapangan Tennis Indoor SaokotaE, Selasa 25 April 2017.

Sekaitan dengan itu, Burhan Nurdin, berharap agar seluruh masyarakat Kota Palopo yang belum mendaftarkan diri agar segera memanfaatkan sisa waktu yang masih ada untuk mendaftarkan diri sebagai peserta BPJS.

Kepada para Camat dan Lurah, agar menyampaikan hal tersebut kepada warganya yang belum sama sekali mendaftarkam diri.

"Saya berharap masyarakat bisa manfaatkan waktu yang tersisa ini, bagi warga yang sudah mendaftar, agar menyampaikan kepada kerabat dan tetangga, agar segera mendaftar," ungkap Burhan Nurdin.

Dikatakan Burhan, bahwa program BPJS Kesehatan Pemkot Palopo sangat penting. Sebab sampai saat ini hanya Kota Palopo yang melaksanakan program kesehatan gratis menyeluruh, yang menanggung seluruh warganya untuk mendapatkan pelayanan BPJS Kelas III.

"Program ini, baru kita (Kota Palopo) yang terapkan dari seluruh Kabupaten/kota se Indonesia. Ada yang sudah terapkan, tapi untuk tingkat Propinsi, yakni Propinsi DKI Jakarta dan Aceh," jelas Burhan.

Bagi peserta BPJS mandiri, kata dia, yang tidak bisa membayar iuran sehingga menunggak, bisa langsung ke kantor BPJS.

"Setelah yang bersangkutan menandatangani berita acara pelunasan hutang (bila menunggak), akan diikutkan program BPJS Pemkot, dan langsung aktif kepesertaan BPJS kesehatannya untuk kelas III, itu bila yang bersangkutan (peserta) bersedia," ungkapnya.

Sementara itu, utuk penyerahan insentif yang berlangsung kemarin, dikhususkan untuk wilayah Kecamatan Wara Barat, dan beberapa kecamatan lainnya yang telah melakukan penyaluran namun yang bersangkutan tidak sempat hadir untuk menerima langsung.

"Sesuai arahan Wali Kota Palopo, penyearahan insentif harus diterima langsung oleh masyarakat yang bersangkutan tanpa diwakili, jadi untuk agenda kali ini insentif diberikan kepada masyarakat penerima manfaat yang tidak hadir pada penyerahan sebelumnya di beberapa Kecamatan," tandasnya.

Pada penerimaan insentif tersebut, turut hadir Kepala Dinas Pengendalain penduduk dan keluarga berencana Suryani Kaso, Kepala Dinas Kesehatan Kota Palopo Dr, Ishak Iskandar, M.Kes, kepala Bagian Kesra Sekretariat Daerah Budiman Sulaiman, kepala bagian pemberdayaan masyarakat Kelurahan Amir Santor, Camat Wara Barat Andi Waru Bintang dan Para Lurah. (hms)

Keluarga Pasien Keluhkan Aroma Tak Sedap di RSUD Sawerigading

Keluarga Pasien Keluhkan Aroma Tak Sedap di RSUD Sawerigading
Tempat pembuangan sampah sementara di RSUD Sawerigading Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - Keluarga pasien mengeluhkan aroma tak sedap yang berasal dari kontainer tempat pembuangan sampah sementara di RSUD Sawerigading Palopo.

Aroma busuk itu mengganggu pasien, utamanya yang dirawat di ruangan Flamboyan RSUD Sawerigading Kota Palopo.

Salah seorang keluarga pasien, Yunus, Jumat 07 April 2017, mengatakan, sudah 2 pekan berada di rumah sakit dan sering kali mencium aroma busuk di belakang kamarnya.

"Kalau angin dari utara ke selatan, aroma busuk dari kontainer tempat sampah di belakang ruang ini selalu tercium. Apalagi biasa sambil makan, aroma itu menusuk hidung, hingga membuat kami berhenti makan," ucapnya.

Kepala Seksi Penunjang Non-medik RSUD Sawerigading Kota Palopo, Erfin, SKm, saat dikonfirmasi, mengatakan, pengangkutan sampah domestik dari kontainer ini merupakan kerjasama antara pihak rumah sakit dengan dinas kebersihan Kota Palopo.

"Pengangkutan sampah itu dilakukan oleh dinas kebersihan, karena kami sudah bekerja sama dengan dinas kebersihan, namun memang soal pengangkutannya, biasa hanya 3 kali dalam sepekan. Kami harap, semoga bisa tiap hari diangkut," harapnya.

Kabag Humas dan Hukum RSUD Sawerigading Kota Palopo, Hj Mahriani mahmud, SSit, MKes, menambahkan, pihaknya mengharapkan, pengangkutan sampah domestik bisa rutin dilaksanakan, sehingga permasalahan ini tidak lagi terulang, sehingga masyarakat bisa nyaman mendapatkan pelayanan di rumah sakit. (ilham)

Cuci Darah tak Perlu Jauh ke Makassar, RSUD Palopo Sudah Bisa

Cuci Darah tak Perlu Jauh ke Makassar, RSUD Palopo Sudah Bisa
PALOPO, TEKAPE.co - Bagi masyarakat yang terpaksa harus cuci darah, kini tak perlu jauh ke Makassar. Sebab RSUD Sawerigading Palopo kini sudah bisa melayani pasien cuci darah.

Itu menyusul diresmikanya gedung Perawatan VVIP Geranium dan Instalasi Hemodialisa Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sawerigading Palopo, oleh Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, Selasa 14 Maret 2017.

Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, mengatakan, dengan adanya fasilitas medis VVIP Geranium dan Instalasi Hemodialisa RSUD Sawerigading ini, lebih memudahkan masyarakat Palopo untuk berobat.

"Ini memudahkan keluarga kita yang ada dimana-mana, tidak kewalahan lagi sampai harus terpaksa membawa keluarga ke Makassar untuk perawatannya, utamanya untuk cuci darah," tandasnya.

Selama ini, kata dia, belum ada rumah sakit di Palopo yang bisa melayani cuci darah. Selama ini, keluarga pasien harus ikut dan terpaksa menginap di Makassar, bagaimanapun kondisi keuangannya.

Direktur RSUD Sawerigading Palopo, dr Nasaruddin SpOG, menuturkan, dengan adanya tambahan fasilitas medis ini, berupa perawatan VVIP dan layanan cuci darah, ini merupakan bentuk keseriusan pemerintah Kota Palopo dalam melayani masyarakat, khususnya dalam pelayanan dalam bidang kesehatan.

"Jadi kalau ada pasien yang terpaksa harus cuci darah, maka tidak perlu lagi ke Makassar. Sekarang sudah bisa di RSUD Sawerigading Palopo," ujarnya. (*/del)

Calon Pengantin Bisa Konsultasi Khusus Seksual di Puskesmas Belopa

Calon Pengantin Bisa Konsultasi Khusus Seksual di Puskesmas Belopa
Koordinator Bidang Ibu dan Anak, Harsiah.
LUWU, TEKAPE.co - Puskesmas Belopa, Kelurahan Tanamanai, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, membuka Koseling Pemeriksaan Kesehatan Reproduksi dan Seksual bagi calon pengantin.

Pemeriksaan kesehatan tersebut dilakukan guna memberikan edukasi kepada para pasangan untuk lebih mengetahui pentinganya kesehatan produksi dan seksual.

"Sekarang ini, kami membuka konseling bagi calon pengantin terkait kesehatan produksi dan seksual. Untuk konseling ini sediakan ruangan khusus karena ini sifatnya privasi," tutur Koordinator Bidang Ibu dan Anak, Harsiah.

Lanjutnya, konseling ini sangat penting karena calon pengantin bisa memgetahui ada atau tidaknya penyakit di bagian privasi mereka, sehingga ada pencegahan atau lebih merawatnya.

Selain itu, memberikan pemahaman tentang kesehatan produksi dalam menjalan kehidupan rumah tangga mereka karena ini sangatlah penting.

"Ini sangat penting untuk bagi para pasangan untuk memeriksakan kesehatan alat reproduksinya. Kita juga melakukan pemerikasaan HIV AIDS, karena kita tidak mengetahui orang kalau mengidap penyakit HIV, makanya kita lakukan pemeriksaan," ujarnya.

Tambahnya, untuk pemeriksaan HIV AIDS bagi calon pengantin dikenakan biaya karena alat yang digunakan tidak ditanggung oleh BPJS. (ilham)

Ayo Bersihkan Ms V di Puskesmas Belopa

Ayo Bersihkan Ms V di Puskesmas Belopa
Bidan Puskesmas Belopa, saat menjelaskan program vagina toilet' kepada wartawan. 
LUWU, TEKAPE.co - Bagi wanita yang telah bersuami, bisa mencoba memeriksakan vaginanya ke Puskesmas Belopa. Puskesmas ini membuka program 'Vagina Toilet' yang merupakan tindakan untuk pemeriksaan dan membersihkan keputihan di bagian Ms V bagi para perempuan.

Sejak tahun 2016, Puskesmas Belopa telah membukan pelayanan untuk Vagina Toilet Bagi Perempuan yang ingin memeriksakan Ms V-nya.

Tapi pelayanan Vagina Toilet ini, hanya berlaku untuk perempuan yang sudah bersuami, bukan untuk gadis atau yang belum nikah.

"Vagina Toilet merupakan program Kemenkes yang diatur dalam permenkes Nomor 75 Tahun 2015. Yang dimaksud pelayanan Vagina Toilet ialah pembersihan keputihan, seperti keputihan normal yang biasa terjadi sebelum dan sudah haid dan yang tidak normal, biasanya keputihannya berwarna kekuningan dan kehijauan," tutur Koordinator Bidang Ibu dan Anak, Harsiah.

Menurut Harsiah, yang juga bidan di Puskesmas Belopa, keputihan itu terbagi dua, yakni keputihan normal dan tidak normal.

Kalau tidak normal maka ini yang kita lakukan pemeriksaan, biasanya terjadi seperti aktif berhubungan seks, dan kurang bersih, biasanya memicu mikroba atau bakteri, dilakukan pemeriksaan kemudian dilakukan pengobatan.

"Pelayanan program Vagina toilet ini gratis bagi yang menggunakan BPJS. Kalau dia peserta umum, maka akan dikenakan biaya sesuai perda tarif jasa dan umum, yakni Rp30 ribu sekali melakukan pemeriksaan," ujar Harsiah. (ilham)
Ayo Bersihkan Ms V di Puskesmas Belopa

Resmikan UPTD Instalasi Farmasi, Wali Kota Palopo Minta Sempurnakan Pelayanan

Resmikan UPTD Instalasi Farmasi, Wali Kota Palopo Minta Sempurnakan Pelayanan
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, meresmikan Gedung Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD) Instalasi Farmasi Dinas Kesehatan Kota Palopo, Selasa, 07 Maret 2017, di Anggrek Non Blok, Kota Palopo.

Peresmian itu ditandai penandatanganan prasasti oleh wali kota dan pengguntingan pita oleh ketua TP PKK kota Palopo Hj Utiasari Judas.

Dihadiri unsur forum koordinasi pimpinan daerah Kota Palopo, sejumlah kepala SKPD, Kepala RS, dan Kepala Puskesmas se Kota Palopo.

Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, pada kesempatan itu, mengajak mengucap syukur atas peresmian gedung baru tersebut. Sebab menurutnya, implementasi dari setiap rencana sangat ditentukan Allah.

Dengan gedung baru yang menelan DAK sekitar Rp5 miliar itu, wali kota meminta untuk memberikan pelayanan yang sempurna kepada masyarakat.

"Setelah gedungnya bagus, apalagi? Yang perlu adalah pelayanan. Berikan pelayanan yang sempurna," ungkap wali kota.

Ia menuturkan, barang siapa yang imannya hari ini sama dengan yang kemarin, maka sesungguhnya dia mengalami kerugian. "Jika itu dikaitkan dengan pelayanan, maka kita juga merugi. Untuk itu, yang belum sempurna hari ini besok kita harus perbaiki, karena ketidaksempurnaan itulah yang memang harus diperbaiki," tegas Judas.

Kadis kesehatan Kota PPalopo, H Ishaq Iskandar, kesempatan itu berharap, dengan adanya gedung instalasi farmasi, menjadi penyemangat dan motivasi untuk melayani masyarakat.

Dirinya juga mengajak untuk mewujudkan Gerakan Masyarakat Sehat (Germas), dengan makan buah dan sayur serta berolahraga setiap hari. Juga jangan lupa senyum. (hms)

Usai Diresmikan, Rumah Sakit Hikmah Sejahtera Belopa Mulai Terima Pasien

Usai di Resmikan, Rumah Sakit Hikmah Sejahtera Belopa Mulai Terima Pasien
 Pegawai RS. Hikma Sejahtera Belopa 
LUWU, TEKAPE.co -- Usai diresmikan pada hari Kamis, 23 Februari 2017. Pihak Rumah Sakit Hikmah Sejahtera Belopa sudah membuka pelayanan kesehatan dan menerima pasien.

"Hari ini mulai terima pasien, smua ruangan sudah boleh di gunakan," tutur, Kabag Umum RS. Hikmah Sejahtera, David. Jum'at 24 Februari 2017.

Sementara itu, RS. Hikmah Sejahtera yang di lengkapi dengan fasilatas yang mumpuni, seperti Super VIP Room, Ruang ICU, dan Ruang Operasi, Cafe, kantin, dan perpustakaan. Sudah bisa digunakan oleh pasien dan penjenguk. Selain itu, akses pelayanan di rumah sakit ini di buka 1×24 jam perharinya.

"Kalau untuk pelayanan BPJS, belum kita terapkan. Aturannya kita harus beroperasi terlebih dahulu, memberikan pelayanan yang baik terhadap masyarakat. Dari hasil evaluasi pelayanan itu, nantinya bisa menjadi acuan bagi pihak BPJS untuk bisa menerapkan pelayananya di RS. Hikmah Sejahtera," ucap, David. (Ilham).

Terbaru

Recent Posts Widget