Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Stok Gas Elpiji 3 Kg di Luwu Aman Sampai Lebaran

Stok Gas Elpiji 3 Kg di Luwu Aman Sampai Lebaran
Kepala Dinas Koperindag Kabupaten Luwu Hj. Wahida
LUWU, TEKAPE.co -- Kepala Dinas Koperasi dan Perdagangan Kabupaten Luwu, Hj. Wahida, memastikan persediaam gas Elpiji 3 Kg di wilayah Luwu aman hingga lebaran.

"Kita pastikan untuk persedian kebutuhan Elpiji 3 Kg untuk wilayah Luwu aman hingga hari lebaran,” ujar Hj. Wahida. Senin, 20 Juni 2017

Hj. Wahida, mengharapkan agar warga Luwu tidak perlu khwatir mengenai  kelangkaan Gas Elpiji. Jelas, stok Elpiji 3 Kg aman dan persediaan tersedia.

“Insyah Allah, stok gas Elpiji kita aman, jadi warga tidak usah panik, begitupun dengan BBM di Luwu juga aman,” jelasnya. (ham).

Semarak Hut SOF ke-14 di Rangkaikan Dengan Bukber Bersama Keluarga Karyawan

Semarak Hut SOF ke-14 di Rangkaikan Dengan Bukber Bersama Keluarga Karyawan
Suasana Hut Sof Ke-14
LUWU, TEKAPE.co -- Semarak hari jadi ke-14 PT. Summit Oto Finance (SOF) dirangkaikan dengan acara buka puasa bersama (Bukber) dengan Karyawan serta para keluarga karyawan. Acara ini dilaksanakan di Jln. Andi Djemma (eks Jl. Jendral Sudirman) No. 130.
Jumat, 16 Juni 2017.

Branch Manager PT. Summit Oto Finance Cabang Palopo, Jusri, mengatakan bahwa Milad ke-14 kali ini berbeda dengan tahun sebelumnya karena milad kali ini dirangkaikan dengan acara bukber yang menghadirkan seluruh keluarga besar PT SOF.

"Perayaan Ultah kali ini hanya di hadiri oleh seluruh karyawan dan keluarga karyawan yang di rangkaikan dengan acara buka puasa bersama dan pemotongan tumpeng Oleh pihak asuransi Sinarmas selaku Stake Holder," ujarnya.

Jusri juga menambahkan bahwa SOF Cabang Palopo yang hadir sejak tahun 2009 ini hadir untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

"Dengan Motto Proses Cepat, syarat muda, BPKB Aman, ini menandakan bahwa SOF Cabang Palopo hadir untuk memudahkan masyarakat dan menjadi partner bisnis yang saling menguntungkan," tambahnya.

Di samping itu, Jursi, mengharapkan hari jadi ke-14 PT SOF semakin jaya, sukses dan bisa lebih baik lagi kedepannya.

"PT Summit Oto Finance cabang Palopo pasti bisa sukses kedepannya serta lebih baik lagi kedepannya. Amin". Harapnya.

Perlu diketahui, PT Summit Oto Finance adalah Perusahaan yang bergerak di bidang jasa kreditur kendaraan roda dua dan empat. (Lang).

Legislator Nasdem Minta SKPD Jaga Kenyamanan Investor di Lutra

Legislator Nasdem Minta SKPD Jaga Kenyamanan Investor di Lutra
MASAMBA, TEKAPE.co - Anggota Komisi III DPRD Kabupaten Luwu Utara, Rudi Hartono SE, meminta kepada SKPD terkait agar benar-benar menjaga rasa nyaman para investor yang masuk di Luwu Utara.

Hal itu disampaikan legislator Nasdem Lutra ini saat menghadiri Rapat Koordinasi Pembentukan Tim Task Force, Rabu 7 Juni 2017.

Tim Task Force ini bertugas memediasi, supervisi, advokasi, terhadap hambatan teknis dan non teknis. Juga masalah keamanan, penegakan hukum, dan masalah lain yang dihadapi oleh investor di Luwu Utara.

Rudi Hartono berharap kepada Instansi terkait, utamanya DPMPTSP, agar kiranya selalu melindungi investor yang betul-betul mau berinvestasi di Luwu Utara.

"Sehingga mereka merasa aman dan nyaman. Kami juga mau agar kiranya tim yang dibentuk melaksanakan tugasnya dengan baik, sehingga investor yang mau datang tidak ragu-ragu lagi berinvestasi Lutra," ujarnya.

Sebab, kata dia, apabila sudah banyak investor di Lutra, maka otomatis daerah akan maju serta kesejahteraan masyarakat semakin meningkat.    

Rapat Koordinasi ini dihadiri Sekretaris Daerah Ir H Abdul Mahfud MM, dihadiri Unsur Muspida, Para Pimpinan SKPD Lingkup Kabupaten Luwu Utara. (jsm)

Pemkot Palopo Siapkan Sembako Murah, Cek Selisih Harganya Disini

Pemkot Palopo Siapkan Sembako Murah, Cek Selisih Harganya Disini
Peresmian rumah pangan. (ft:hms) 
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, meresmikan Rumah Pangan Kita (RPK) milik Pemerintah Kota Palopo, di Jl Malaja, Kelurahan Surutanga, Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, Minggu 4 Juni 2017, siang.

RPK ini menyiapkan sembako dan kebutuhan rumah tangga dengan selisih harga yang cukup murah dibanding di pasaran. Perbandingannya antara Rp1.500 hingga Rp5.000 per produk.

Rumah Pangan ini menyiapkan kebutuhan pangan, berupa beras, gula pasir, minyak goreng, dan tepung, serta bahan pokok lainnya.

Judas, menuturkan, rumah pangan pemerintah ini untuk menyuplai kebutuhan pangan ke masyarakat. Selain itu, rumah pangan ini diharapkan dapat menekan harga komoditas utama masyarakat.

"Ini salah satu wujud dari upaya kita menstabilkan harga pangan, dan perwujudan fungsi pemerintah untuk menyediakan bahan pangan yang terjangkau bagi masyarakat," ungkap Judas.

Judas menuturkan, kedepannya, di Kota Palopo tidak ada lagi pasar murah yang sifatnya insidentil atau dadakan. Sebab barang barang kebutuhan pokok masyarakat akan tersedia di rumah pangan, dengan harga yang relatif murah.

”Seiring waktu, pemerintah akan melakukan pengembangan rumah pangan ini. Ini akan terus akan ditingkatkan fasilitasnya, khususnya penyediaan fasilitas pendukung, seperti lemari pendingin untuk bahan pangan agar tetap segar dan sehat dikonsumsi oleh masyarakat,“ jelasnya.

Kepala UPTD Rumah Pangan Kota Palopo, Ruslan Dijah, menjelaskan, rumah pangan milik Pemkot Palopo ini nantinya akan menyediakan kebutuhan pokok masyarakat, dan menjual kebutuhan pokok tersebut dengan harga yang sangat murah, dengan perbandingan harga antara Rp1500 hingga Rp5000.

"Perbedaan harga pasaran sangat jauh lebih murah. Seperti beras yang saat ini pada kisaran  harga di pasaran Rp10 ribu per kilogram (kg), untuk di rumah pangan hanya kami jual Rp8.500 per kg. Begitu juga gula yang kalau di pasaran mencapai harga Rp15 ribu per kg, untuk rumah pangan dijual dengan harga Rp10 ribu," jelas Ruslan Dijah.

Sesuai rencana, Rumah Pangan milik Pemkot Palopo ini melayani warga mulai pukul 08.00 wita hingga pukul 17.00 Wita.

Saat ini Pemkot Palopo akan mengembangkan 10 rumah pangan, yang terseber di seluruh kecamatan di Kota Palopo.

Hadir dalam peresmian, Staf Ahli Pemkot Palopo, Asisten I Pemkot Palopo, Dinas Perdagangan, Kota Palopo, Camat Wara Timur, dan para Lurah di Camat Wara Timur. (hms)

Es Buah, Takjil Terlaris di Pasar Andi Tadda Palopo

Es Buah, Takjil Terlaris di Pasar Andi Tadda Palopo
Penjual takjil di Pasar Andi Tadda Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - Berbuka puasa dengan menyantap yang manis-manis menjadi suatu kebahagiaan di bulan suci Ramadan ini.

Beraneka ragam takjil atau menu buka puasa dijakakan pada bulan suci Ramadan ini. Namun dari sekian banyak menu yang dijajakan, es buah yang paling laris.

Es buah mengalahkan pisang hijau, es kelapa, jalang kote, dadar guling, dan sebagainya.

Salah seorang penjual takjil di Pasar Andi Tanda Kota Palopo, Ani, menyebutkan, dalam sehari, es buah yang paling banyak digemari.

Ani menuturkan, jualan es buahnya selalu habis dalam sehari. Ia juga mengatakan, dari semua jualannya, hanya es buah yang paling banyak digemari.

"Keuntungan dari es buah sangat menggiurkan, karena paling banyak dibeli," tambahnya, Senin 29 Mei 2017.

Salah seorang pembeli takjil, Surya, mengaku setiap hari membeli es buah untuk menu berbuka puasa. "Keluarga saya sangat menyukai es buah saat berbuka puasa," kata Surya. (lang)

Budidaya Jamur Tiram, Pemkab Lutra Diharap Berikan Perhatikan

Budidaya Jamur Tiram, Pemkab Lutra Diharap Berikan Perhatikan
MASAMBA, TEKAPE.co - Lembaga Swadaya Masyarakat Wahana Advokasi Lingkungan Terpadu (LSM-WASLIT) bermitra dengan Operasi Walecia Terpedau (OWT) Bogor, konsen pada budidaya Jamur Tiram, di Luwu Utara.

Ketua LSM WASLIT, Jalisman SE, Kamis 25 Mei, menuturkan, budidaya ini merupakan pemberdayaan masyarakat yang sudah dilakukan di Desa Tulak Tallu.

"Bidadaya ini baru 1 tahun berjalan. Kedepan kita akan sosialisasikan di desa tetangga. Kegiatan kebanyakan melibatkan kaum perempuan," tandasnya.

Ia menyebutkan, selain punya nilai ekonomis yang tinggi, jamur ini juga bergizi dan bermanfaat untuk kesehatan.

Jalisman, yang juga Koordinator Kabupaten Luwu Utara Program Keluarga Harapan (PKH). berharap pemerintah bisa menindak lanjuti Budidaya Jamur Tiram ini.

"Kami harap ini bisa lebih bernilai ekonomis di masyarakat," ujarnya, yang juga warga Dusun Tonangka Desa Kalotok Kecamatan Sabbang ini. (jsm)

Usai Dilaunching, Langsung Diserbu Pelaku Usaha

Usai Dilaunching, Langsung Diserbu Pelaku Usaha
MASAMBA, TEKAPE.co - Pemkab Luwu Utara (Lutra) melaunching Layanan Perizinan Cepat Capai, di Pasar Sentral Sabbang, Kecamatan Sabbang, Luwu Utara, Sulsel, Selasa 23 Mei 2017.

Pasca launching, pusat pelayanan perizinan itu langsung diserbu para pelaku usaha. Kegiatan itu merupakan proyek perubahan yang digagas oleh Bidang Penanaman Modal Lutra, yang juga inovasi proyek perubahan Latpim III LAN Makassar.

"Hari ini kita baru melakukan launching. Alhamdulillah antusias masyarakat begitu besar untuk mengurus izin usahanya," kata Kepala Bidang Penanaman Modal Lutra, Enny Thahar.

Menurut istri Wakil Bupati Luwu Utara, Thahar Rum ini, masih banyak pelaku usaha yang belum memiliki izin usaha. Sehingga dengan program jemput bola tersebut, memudahkan untuk mengurus izin usaha.

"Jadi kita ini langsung jemput bola. Karena selama ini mereka malas urus izin karena semua harus diurus di kantor," tambahnya.

"Sengaja kita dilakukan di pasar karena banyak pelaku usaha dan UKM yang tidak memiliki izin. Atau pernah punya, namun tidak dilakukan perpanjangan," ungkapnya.

Harapannya, dengan adanya program itu, membantu masyarakat sadar akan pentingnya izin usaha. Serta bagi pemerintah sendiri, secara tidak langsung dapat menambah Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Salah seorang pemilik usaha meuble dari Desa Buangin, Wahidin mengaku senang dengan adanya layanan perizinan yang dilaksanakan di Pasar Sabbang.

"Usaha saya sudah hampir 5 tahun berjalan, tapi tidak memiliki izin karena saya malas pergi urus. Dan saya tidak paham bagaimana caranya. Tapi dengan adanya seperti ini, ternyata sangat gampang," ucapnya.

Pengurusan izin jemput bola ini, seperti Situ, Siup dan TDP bisa langsung terima di tempat. Namun ada beberapa izin yang harus menunggu beberapa hari seperti HO, karena harus ada kelengkapan berkas dalam hal ini persetujuan dari tetangga.

Diketahui, program layanan cepat capai yang dilaksanakan oleh Dinas Perizinan Luwu Utara ini, dilaksanakan di empat kecamatan untuk tahap awal. Yaitu di Kecamatan Sabbang, Sukamaju, Mappedeceng, dan Masamba. (jsm)

Penikmat Vapor Berkembang di Palopo

Penikmat Vapor Berkembang di Palopo
Baso Abadi. 
PALOPO, TEKAPE.co - Belakangan ini, penikmat vapor atau rokok elektrik merambah ke Kota Palopo. Bahkan, di wilayah Luwu Raya, vapor sudah menjadi bagian dari gaya hidup. Kepulan asap membumbung tinggi saat mengisapnya membuat penikmatnya merasa keren.

Penikmat di Kota Palopo, termasuk meningkat belakangan ini. Mereka menilai mengisap vapor jauh lebih sehat dengan mengisap rokok tembakau.

Pengelola Vape 2 Village City Market Palopo, Baso Abadi, mengakui, penikmat vapor di Kota Palopo cukup berkembang. Itu bisa dilihat dari penjualannya di stand vapor yang dikelolanya.

"Ini baru kami buka sekitar dua bulan lalu. Peminatnya cukup besar. Omset kami bisa mencapai Rp3 juta per hari. Animo masyarakat terhadap vapor cukup besar di Palopo dan Luwu Raya ini," ujarnya, Senin 22 Mei 2017.

Ia menyebutkan, di stand vapor yang dikelolannya di lantai 1 City Market Palopo itu, ada sekitar 30 rasa lebih yang disediakan disana.

"Ada sekitar 30 rasa kami jual. Mulai dari impor hingga lokal. Untuk lokal dijual Rp100 ribu - Rp150 ribu per botol. Impor antara Rp175 ribu - Rp300 ribu per botol. Ada impor dari USA, Malaysia, Jogja, Bandung, Bali, hingga Makassar," ujarnya.

Ia juga menyebutkan, ada dua vapor yang dijual, yakni elektrikal dan mekanikal. Ia menjelaskan, untuk vapor elektrikal lebih aman bagi pemula. Sementara mekanikal menurut orang lebih rentang korslet. Sehingga bagi pemula, disarankannya agar memakai vapor elektrikal. (del)

Lesehan di Luwu Ini Sajikan Makanan Khas Serba Rp10 Ribu dan Free Wifi

Lesehan di Luwu Ini ajikan Makanan Khas Serba Rp10 Ribu dan Free Wifi
LUWU, TEKAPE.co - Lesehan Pondok Bambu Aroma Luwu'ta, menyajikan makanan khas Kabupaten Luwu dengan harga terjangkau, yakni Rp10 ribu per porsi. Selain itu, juga dilengkapi dengan wifi gratis.

Rumah makan ini terletak di jalur dua Belopa, Jl Merdeka Selatan, Kecamatan Belopa, Kabupaten Luwu, tidak jauh dari kompleks perkantoran Luwu. Lesehan ini buka mulai pukul 09.00 hingga pukul 17.00 Wita.

Makanan khas Luwu yakni kapurung, lawa', dan pacco', dapat dinikmati tanpa harus memikirkan isi dompet. Kapurungnya pun bervariasi ada kapurung ikan, udang, joi, burungang, dan daging sapi.

Pemilik rumah makan, Muliati, mengatakan, makanan yang paling banyak dipesan oleh pelanggan adalah kapurung dan ikan bakar.

"Kapurung sama ikan bakar yang paling banyak orang makan. Harga jus all varian juga rata Rp 10 ribu," ujarnya, Selasa 9 Mei 2017.

Disini juga disajikan makanan lainnya seperti ikan bakar, ikan parede, cumi, udang rebus, dan udang bakar. Namun harganya sesuai dengan harga pasar dari 20 ribu hingga 40 ribu.

Makanan pokok pengganti nasi juga yang terbuat dari sagu juga ada, yakni dange dan sinole. Tempatnya sangat nyaman bernuansa tradisional modern, berdinding bambu dan beratap rumbia.

Para pengunjung juga dihibur dengan musik karaoke yang dilengkapi dengan infokus.

Sambil menikmati makanan, melihat seberang jalan rumah makan, mata kita dapat disuguhi hamparan sawah dan melihat ikon tulisan kota belopa di atas bukit limpujang.

Jika anda berkunjung di Ibukota Kabupaten Luwu, silahkan mampir menikmati makanan khas Luwu dengan sensasi yang berbeda.

Letak rumah makan ini tidak sulit ditemui, karena berada di pusat Kota Belopa. Berjarak sekitar 500 meter dengan Kantor Bupati Luwu dari arah utara Bank Sulselbar menuju selatan Mapolres Luwu. (ilham)

Stabilkan Harga Sembako Selama Ramadan, Pemkab-Polres Siap Kerjasama

Stabilkan Harga Sembako Selama Ramadan, Pemkab-Polres Siap Kerjasama
Polres Luwu dan Pemkab Luwu saat telekonference dengan Kapolri. 
LUWU, TEKAPE.co - Bulan Ramadan biasanya harga kebutuhan dasar melambung tinggi. Untuk mengantisipasi hal itu, maka Pemkab Luwu bekerjasama dengan Polres Luwu siap menjaga stabilitas harga selama Ramada di Kabupaten Luwu.

Kerjasama Polres itu sebagai tindaklanjut dari instruksi Kepala Kepolisian Republik Indonesia (Kapolri), Jenderal Polisi Tito Karnavian, yang meminta seluruh jajarannya menjaga kestabilan harga pangan dan sembako, selama bulan suci ramadhan.

Hal tersebut disampaikan Kapolri saat melakukan telekonfrensi dengan seluruh Polda dan Polres yang dihadiri Pemerintah daerah dan Perbankan.

Telekonfrensi yang dihadiri Menteri Pertanian, Amran Sulaiman, juga membahas harga daging sapi yang selalu melonjak saat hari raya.

"Kita upayakan teman-teman di seluruh daerah, memantau harga di pasaran, jangan sampai ada spekulan yang mainkan harga," kata Tito Karnavian, kepada seluruh jajarannya.

Sementara Kapolres Luwu, AKBP Ahmad Yanuari Insan, mengatakan, menjelang bulan suci ramadhan tahun ini, pihaknya akan berkoordinasi dengan dinas terkait di Luwu, untuk ikut terlibat melakukan pengawasan harga-harga sembako. Meski saat ini, di Luwu, harga sembako dan kebutuhan pokok lainnya masih sesuai harga pasaran atau masih stabil.

"Bisa kena sanksi pidana bisa juga sanksi administrasi bagi spekulan atau pedagang yang memainkan harga, jadi kami ingatkan agar tidak coba-coba mengambil keuntungan yang tidak wajar," kata Ahmad Yanuari Insan.

Dia berjanji akan membentuk tim khusus yang akan mengawasi perkembangan harga sembako selama ramadan."Kalaupun terjadi lonjakan harga yang tidak bisa dihindari, solusi yang kita tawarkan adalah operasi pasar murah," ujarnya.

Wakil Bupati Luwu, Amru Saher, mengaku sudah memerintahkan Dinas Perdagangan untuk berkoordinasi dengan polisi dalam memantau harga di pasaran, khususnya jelang lebaran.

"Opsi yang kita ambil adalah operasi pasar jika terjadi lonjakan harga," kata Amru Saher. (ilham)

Ojek Online Hadir di Palopo, Cek Tarifnya

Ojek Online Hadir di Palopo, Cek Tarifnya
PALOPO, TEKAPE.co -- Layanan ojek online dan shopping delivery, kini juga sudah hadir di Kota Palopo. Namanya Halojek. Perusahaan yang dirintis anak muda lokal Tana Luwu ini menyediakan layanan berupa instant courier, transport service, dan shopping delivery, dengan tarif relatif, yang disesuaikan dengan zona.

Perintis Halojek, Fadli Febrian, saat dihubungi, Kamis 20 April 2017, menyebutkan, setiap pembayaran konsumen akan disedekahkan 5 persen kepada yang memerlukan.

"Kami baru jalan Kamis hari ini. Halojek menyediakan pelayanan instant courier, transport service, shopping delivery, yang setiap pembayarannya akan ditarik 5 persen untuk disedekahkan," jelas alumni Ekonomi Fakultas Ekonomi Universitas Andi Djemma (Unanda) Palopo ini.

Untuk tarif disesuaikan dengan zona, yakni zona 1 meliputi pusat kota dengan tarif Rp7.000, zona 2 meliputi Binturu hingga Purangi dengan tarif Rp10.000, serta zona 3 meliputi utara dan barat kota, berkisar Rp15.000, tarif ini untuk transport service.

Sedang untuk instant courier, shopping dan delivery terbagi 2 zona, tarifnya Rp10.000 untuk zona 1, Rp15.000 untuk zona 2, dan Rp20.000 untuk zona khusus. Yang termasuk dalam zona khusus, yakni Sampoddo, Battang Barat, dan Jembatang Miring di Telluwanua.

Fadli mengaku, ide mendirikan Halojek ini hadir ketika ia ingin membeli nasi kuning di malam hari, namun motor yang ingin dia gunakan tidak ada. Sehingga ia pun berencana ingin mempermudah transportasi dengan memanfaatkan teknologi, sehingga Halojek pun kini telah hadir di Kota Palopo.

Driver Halojek ini berasal dari kalangan mahasiswa, kemandirian membuat para mahasiswa ini mendaftar sebagai driver Halojek. Bahkan, ada sebagian orang tua yang mendaftarkan anaknya di Halojek, agar anaknya dapat bekerja sekaligus berkuliah.

Saat ini driver halojek masih berjumlah 10 orang, namun halojek masih melakukan perekrutan gojek. Hanya saja, prosedur pemesanan baru bisa dihubungi melalui nomor 082348020403, call/SMS/WA. (lang)

Pertama di Palopo, Ini Toko Khusus Merk Jeans

Pertama di Palopo, Ini Toko Khusus Merk Jeans
PALOPO, TEKAPE.co -- Bagi pecinta jeans, kini hadir lapak pakaian yang mengkhususkan menjual pakaian merek jeans. Toko tersebut bernama Lapak Jeans, di Jalan Dr Sam Ratulangi, Salubulo, yang buka mulai pukul 10.00 wita sampai pukul 22.00 wita.

Lapak Jeans ini merupakan salah satu usaha pakaian yang hanya mengkhususkan penjualannya dengan klasifikasi merek jeans, mulai dari celana panjang, pendek, baju kemeja, hingga kemeja dan switer, semua bermerek jeans.

Usaha ini dirintis oleh seorang pemuda Kota Palopo, Muhammad Muchlis Tegorejo (25), yang baru genap 2 bulan dengan rata-rata omset perbulannya yakni Rp2 juta - Rp3 juta perbulan.

Bagi Muchlis, usaha yang dirintisnya merupakan awal baginya untuk terjun ke dunia usaha. Banyaknya usaha-usaha pakaian, tidak membuat Muchlis surut semangatnya dalam merintis usahanya. Apalagi, baginya saat ini generasi muda bisa membuktikan keterlibatannya dalam dunia usaha.

"Usaha ini barulah berumur 2 bulan dengan omset perbulannya Rp2-3 juta. Klasifikasi pakaian dan celana semuanya bermerek jeans, dengan harga relatif minimal Rp135.000," ucapnya, Senin 17 April 2017.

Menariknya, adalah Lapak Jeans ini merupakan lapak yang pertama hadir di Kota Palopo, yang hanya menfokuskan penjualanya kepada merek jeans. Sehingga lapak jeans ini menjadi berbeda dengan lapak-lapak lainnya. (lang)

Jelang Ramadan, Hanya Harga Tomat dan Wortel Naik

Jelang Ramadan, Hanya Harga Tomat dan Wortel Naik
Suasana Pasar Andi Tadda Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co -- Menjelang bulan Ramadan, sembilan bahan pokok (sembakko) mulai ada kenaikan. Hanya saja, hanya ada beberapa komoditi yang baik. Salah satunya tomat dan wortel.

Salah seorang pedagang di Pasar Andi Tadda, Ani, Senin 17 April, mengatakan, harga komoditi ada yang mengalami penurunan, yang naik hanya tomat dan wortel hingga kisaran Rp1000.

"Harga sekarang ini sedang turun, tidak seperti bulan-bulan kemarin, yang harganya tidak stabil, yang naik sekarang ini hanya wortel dan tomat saja, lainnya sedang turun," ucap Ani.

Saat dikonfirmasi, pihak Dinas Perdagangan Kota Palopo, Kris, membenarkan kenaikan harga tomat dan wortel tersebut. Ia mengatakan bahwa kenaikan itu dikarenakan adanya perubahan cuaca, sehingga para petani menaikkan harga dasarnya karena kelangkaan barang, sedang sembako masih tersedia dan tidak akan mengalami kenaikan menjelang ramadhan. (lang)

Segera Diresmikan, Rumah Pangan Kita Bakal Siapkan Sembako Murah

Segera Diresmikan, Rumah Pangan Kita Bakal Siapkan Sembako Murah
Wali kota Palopo saat meninjau RPK. 
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, meninjau Rumah Pangan Kita (RPK), di Jalan Malaja Kelurahan Surutanga Kecamatan Wara Timur, Kota Palopo, Sulsel, Rabu 11 April 2017.

RPK yang akan menjual sembako murah ini, dalam waktu dekat akan diresmikan penggunaanya. Untuk saat ini, ada enam RPK yang akan diresmikan penggunaannya.

Sembako yang akan dijual di RPK ini lebih murah dari harga toko. Sehingga masyarakat yang kurang mampu, bisa terbantu dengan adanya RPK tersebut.

"Tujuan dari pada rumah pangan kita ini adalah untuk menjaga ketersediaan ketahanan pangan di Kota Palopo, terutama bagi warga golongan ekonomi ke bawah, karena harga sembako yang dijual sangat murah," ujar Kabag Humas Pemkot Palopo, Maksum Runi.

Tiga rumah pangan ditinjau wali kota yakni di Kelurahan Surutanga Kecamatan Wara, Kelurahan Salubulo Kecamatan Wara Utara, dan Kelurahan  Balandai Kecamatan Bara.

Turut mendampingi Wali Kota Palopo,  Kabag Humas Maksum Runi, Asisten  bidang pembangunan Taufiq, Kabag Ekonomi Buhari, Kepala BPKAD Hamzah Jalante. (hms)

Kadis Koperasi Siap Reformasi Perkoperasian di Wajo

Kadis Koperasi Siap Reformasi Perkoperasian di Wajo
WAJO, TEKAPE.co - Kepala Dinas Koperasi Kabupaten Wajo, M Arwes, berjanji akan membenahi seluruh sistem perkoperasian di Kabupaten Wajo.

Dirinya berjanji, ingin melihat koperasi di Wajo hidup dan berkembang. Dengan harapan, masyarakat bisa lebih sejahtera.

"Kami berjanji akan membenahi sistem perkoperasian di Wajo, mulai dari akarnya. Saya tidak main-main dengan ini," ujarnya, Selasa 21 Maret 2017, saat ditemui di ruang kerjanya.

Arwes mengaku, pihaknya akan mereformasi total sistem perkoperasian, mulai dari kelembagaannya, hingga kepengurusannya.

Selain itu, Arwes yang baru beberapa bulan menjabat Kadis Koperasi ini, telah merekrut 200 kelompok wirausaha yang akan diberikan pembinaan khusus. Harapannya, tercipta wirausaha baru, yang berimplikasi penyerapan tenaga kerja.

"Terciptanya wirausaha, sebagai bentuk langkah riil dalam mengentaskan kemiskinan," ujarnya. (ambo tang)

Disupport Pemkot, Pelaku Ekonomi Kreatif Ditantang Lebih Kreatif

Disupport Pemkot, Pelaku Ekonomi Kreatif Ditantang Lebih Kreatif
Pasar Seni Kreatif (PSK) di kawasan Lalebbata Palopo, salah satu lokasi para pelaku eknomi kreatif menjual hasil kreatifitas mereka. (foto: Musly Anwar)
PALOPO, TEKAPE.co - Dinas Pariwisata Ekonomi Kreatif (Disparekraf) Kota Palopo, melatih 30 peserta para pelaku ekonomi kreatif di Kota Palopo, di Aula Kantor Wali Kota Palopo, Kamis 23/02/2017.

Pelatihan yang mengangkat tema 'Pengembangan ekonomi kreatif sebagai langkah dalam mewujudkan potensi dan produk yang berdaya saing' diharapkan mampu menghasilkan pelaku ekonomi kreatif yang mampu bersaing di pasar global.

Kepala Dinas Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Kota Palopo, Andi Enceng Amir pada kesempatan itu mengutarakan, saat ini negara-negara maju sadar bahwa produksi tidak akan selamanya meningkatkan ekonomi suatu negara, diperlukan kreativitas dari SDM dari negara itu sendiri.

Untuk itu, ekonomi kreatif merupakan sektor yang perlu menjadi prioritas untuk dikembangkan. Karena kekuatan ekonomi kreatif lebih bertumpu pada keunggulan SDM.

Kerajinan, arsitektur, kuliner, kebudayaan dan item-item ekonomi kreatif lainnya berasal dari ide-ide kreatif pamikiran manusia, tidak seperti sektor lain yang hanya bergantung eksploitasi sumber daya alam.

"Pelatihan ini sebagai bentuk dukungan dan pembinaan kepada para pelaku usaha ekonomi kreatif di Kota Palopo. Untuk memberikan pemahaman, pengetahuan agar mau dan mampu mengelola atau menerapkan ekonomi kreatif yang tentunya sesuai dengan karakteristik daerah kita," ungkap Andi Enceng.

Saat ini, kata dia, ekonomi kreatif tidak hanya dalam bentuk kerajinan, tapi juga kebudayaan, pertunjukan dan lainnya. Setidaknya, ada 16 item hal yang termasuk Ekonomi kreatif.

Sementara bagian dari ekonomi kreatif, yakni kreativitas, inovasi dan Penemuan dan hal inilah yang nantinya akan jadi bahan pada pelatihan saat ini.

Asisten III Setda Kota Palopo, Munasirah, saat membuka acara, menuturkan, jika Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, sangat respon dengan Ekonomi Kreatif (bekraf). Bahkan dirinya sangat ingin badan ekonomi kreatif berdiri sendiri waktu pembahasan pembentukan organisasi perangkat daerah (OPD). Namun setelah tim melakukan konsultasi, bekraf hanya merupakan Sub urusan dan akhirnya digabungkan di dinas pariwisata.

"Pelatihan ini merupakan salah satu bentuk nyata dukungan Pemerintah terhadap pengembangan UKM kreatif," ujar Munasirah.

Dirinya juga berharap agar dengan pelatihan yang dilakukan itu bisa memberi motivasi kepada para peserta dan nantinya menjadi motivator, sehingga bermunculan pelaku-pelaku ekonomi kreatif lainnya. (hms)

PHRI Sulsel Siap Olah Durian Palopo Jadi Pancake Untuk Disajikan di Hotel-hotel di Makassar

PHRI Sulsel Siap Olah Durian Palopo Jadi Pancake Untuk Disajikan di Hotel-hotel di Makassar
HUT PHRI ke-48 di Kota Palopo, yang dihadiri Wagub Sulel, Ketua PHRI Sulsel, dan Wali Kota Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co – BPD Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel siap melakukan kerjasama dengan Kota Palopo dalam pengembangan kuliner khas Kota Palopo.

Salah satu kerjasama yang ditawarkan adalah pengolahan durian Palopo menjadi pancake yang layak masuk hotel.

Ketua BPD PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, dalam sambutannya pada penutupan Rakerda ke-3 PHRI Sulsel di Gedung Saodenrae Convention Centre (SCC) Kota Palopo, Sabtu malam, 18 Februari 2017, menuturkan, pihaknya akan mengharamkan pancake durian dari Jawa masuk ke hotel-hotel di Makassar.

Sebab selama ini, kata dia, pancake durian masih didatangkan dari Jawa. Padahal menurutnya, durian Palopo tidak kalah lezat dari durian dari Jawa dan Medan.

"Saya orang Batak, tapi ternyata durian yang terkenal lezat di Medan itu, lebih bagus lagi durian punya Palopo. Makanya kami berfikir, untuk apa didatangkan dari jauh, kalau Palopo punya produksi yang lebih bagus," ujarnya, saat jumpa per, Jumat.

Ia menyebutkan, durian sebelum diolah memang dilarang masuk hotel. Namun setelah diolah, bisa disajikan di hotel dan restoran.

Sebagai bukti keseriusan PHRI, Anggiat akan menurunkan chef terbaik Makassar untuk mengolah durian dan sagu menjadi makanan yang sangat layak masuk hotel.

Pada penutupan Rakerda PHRI Sulsel, Sabtu malam, Anggiat memperkenalkan 10 chef yang diboyong dari Makassar untuk mengolah makanan khas Palopo menjadi sangat layak masuk hotel.

Selain itu, Anggiat juga meminta kepada seluruh hotel di Palopo agar menyediakan kuliner khas Palopo sebagai menu wajib di hotel-hotel.

“Saya minta kepada PHRI Palopo, agar pasca rapat kerja nanti, membuat edaran kepada seluruh hotel dan restoran di Palopo, agar menyiapkan kuliner khas Palopo sebagai menu wajib,” ujar Anggiat, yang disaksikan langsung ketua PHRI Palopo, Eri. (del)

Inovasi Baru Perusda, Perkenalkan Zaro Snack Kemasan Toples

Inovasi Baru Perusda, Perkenalkan Zaro Snack Kemasan Toples
PALOPO, TEKAPE.co - Unit usaha Zaro Snack Perusahaan Daerah (Perusda) Kota Palopo, terus berusaha membuat inovasi. Tahun 2017 ini, Perusda meluncurkan kemasan baru Zaro Snack, yakni kemasan dalam bentuk toples, yang diberi nama 'New Zaro Snack 2017.'

Direktur Produksi SDM dan Keuangan Perusda Palopo, Reski Ihsan Humang, dalam rilisnya, Sabtu 18 Februari 2017, menjelakan, selain bentuk kemasan yang mengalami penambahan, kualitas yang ada juga terus ditingkatkan, dari segi bahan baku dan rasa. 

"Selain kemasan yang sudah ada sekarang, kemasan dalam bentuk toples diharap juga dapat menyasar pelanggan di instansi-instansi/kantor pemerintahan dan swasta," jelasnya.

Untuk tahap awal, kata dia, pendistribusian kemasan baru ini difokuskan di kantor-kantor milik Pemerintah Kota Palopo, seperti kantor SKPD, camat, lurah, dan sekolah-sekolah dalam wilayah Kota Palopo. 

"Dengan hadirnya kemasan berbentuk toples ini, kami harapkan dapat lebih memperkenalkan produk khas Kota Palopo ini di masyarakat, dan secara tidak langsung mempromosikan produk ini ke setiap tamu luar yang berkunjung ke kantor/instansi tersebut," ujarnya.

Alumni UIN Alauddin ini menuturkan, tahun ini Perusahaan Daerah Kota Palopo diharapkan terus melanjutkan dan meningkatkan konsep pemberdayaan masyarakat melalui kelompok KHILAN yang memproduksi bahan setengah jadi Zaro Snack. "Selain itu, diharapkan Perusda bisa memberikan sumbangsi dalamn bentuk  PAD ke Pemerintah Kota Palopo," harap Reski.

Reski menuturkan, Senin 20 Februari 2017, nanti, kemasan baru ini akan mulai diperkenalkan dan didistribusikan ke semua kantor. "Kami sudah laporkan ke pak wali kota tadi siang. Dan beliau yang pertama mengambil 2 toples diikuti oleh Kadispora Nuryadin juga 2 toples. Kami harapkan pimpinan dan pejabat di setiap instansi/SKPD dapat membantu menyukseskan penjualan produk ini," katanya. (rilis)

Turunkan Chef Profesional, PHRI Siap Olah Sagu Jadi Pasta

Turunkan Chef Profesional, PHRI Siap Olah Sagu Jadi Pasta
Jumpa pers PHRI Palopo dan PHRI Sulsel di Hotel BM Residence Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - Sagu, yang merupakan bahan baku makanan khas Kota Palopo berencana akan diolah menjadi makanan yang layak masuk hotel.

Salah satunya adalah dengan mengolah sagu menjadi pasta. Untuk mengolah sagu tersebut, Persatuan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sulsel akan menurunkan chef terbaik Makassar, pada even PHRI Expo 2017, di Gedung Saodenrae Convention Centre (SCC) Kota Palopo, 17-19 Februari 2017.

Hal itu diungkapkan Ketua PHRI Sulsel, Anggiat Sinaga, pada jumpa pers di Hotel BM Residence Palopo, Jumat 17 Februari 2017.

Ia menuturkan, sagu selama ini hanya dikenal dengan olahan kapurung, bagea, dan beberapa olahan tradisional lainnya, namun pada acara rangkaian Rakerda PHRI Sulsel di Palopo ini, pihaknya akan mengolah sagu menjadi pasta.

Selain itu, untuk mendukung dan membumikan kuliner khas Palopo, PHRI akan mewajibkan hotel dan restoran yang ada di Palopo, agar menyiapkan makanan khas Palopo.

Sekedar diketahui, Kota Palopo menjadi tuan rumah Rakeda ke-3 PHRI Sulsel dan HUT PHRI ke-48. Salah satu rangkaiannya, digelar PHRI Expo, 17-19 Februari 2017, di SCC Palopo.

Rakerda 3 PHRI se Sulsel ini dirangkaikan dengan peringatan HUT PHRI ke-48. Dalam rangkaian acara ini, digelar event bertajuk ‘Expo PHRI, explorer sagu dan durian.’

"Kami ucapkan terima kasih kepada PHRI Sulsel, yang telah memilih Palopo sebagai tuan rumah Rakerda ini," ujar Ketua BPC PHRI Palopo, Eri. (del)

Kembangkan Sagu, Pemkot Palopo Gandeng Pengusaha Jepang

Kembangkan Sagu, Pemkot Palopo Gandeng Pengusaha Jepang
Sagu siap jual. (ilustrasi-net)
PALOPO, TEKAPE.co - Badan Penelitian dan Pengembangan Daerah (Balitbangda) Kota Palopo, bersama beberapa dinas terkait beserta staf ahli Wali Kota Palopo melaksanakan rapat koordinasi terkait rencana aksi pembangunan kawasan sagu teknopark, Seni 13 Februari 2017,  di Aula Kantor Bapeda Palopo.

Sekretaris Balitbangda Kota Palopo, M Taufiqurahman, pada kesempatan itu, mengungkapkan, sagu sebagai salah satu bahan pangan yang bukan saja menjadi kebutuhan masyarakat lokal, namun juga sudah merambah masyarakat luar. Sehingga pemerintah perlu mengembangkan tanaman sagu dengan menyiapkan lahan yang memadai. 

“Konsep aksi nyata yang akan kita tempuh pada tahun 2017 ini, salah satunya yaitu mengolah sagu ke dalam berbagai kemasan untuk selanjutnya dipasarkan," tuturnya.

Ia juga menyampaikan bahwa pada pekan ketiga Februari 2017 pihaknya akan melakukan survei lahan bersama pengusaha asal Jepang. 

Ini guna mematangkan rencana aksi sagu teknopark, yang nanti akan dibuatkan penyusunan Deatail Enginering Design (DED), agar upaya pembudidayaan sagu terlaksana dengan baik. (hms)

Terbaru

Recent Posts Widget