![]() |
| Acara pemutakhiran dapodik sekolah Muhammadiyah di Makassar. |
Hal ini disampaikan Prof Dr H Baedowi MSi, pada saat berkunjung ke Makassar untuk Pemutakhiran Data Pokok Pendidikan (Dapodik) di gedung Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP) Sulawesi Selatan, Jumat, 28/10/2016.
Baedowi, menuturkan, tujuan pembetukan forum guru Muhammadiyah untuk membina guru menjadi profesional di bidangnya mengingat profesi guru sangat penting sekaligus sebagai motor lahirnya generasi penerus bangsa.
"Forum ini bertujuan membentuk guru Muhammadiyah menjadi profesional, maka dari itu perlu ada lembanga mewadahi mereka yang akan meningkatkan kompetensinya sebagai seorang guru," ungkapnya.
Baedowi, menekankan, forum yang akan dibentuk diharapkan tidak masuk politik di dalamnya, yang akan mengikis profesionalisme guru sebagai pekerjaan mulia. "Forum guru itu bukan organisasi politik, tetapi, organisasi profesi, ditakutkan ketika politik masuk dapat menganggu profesi guru," tandasnya.
Terkait maraknya kekerasan terjadi terhadap guru dan siswa belakangan ini, forum guru yang segera terbentuk akan membuat kode etik, diharapkan kode etik tersebut mampu menjadi alat untuk mengurai ketidak sepahaman antara guru dan siswa yang kerap terjadi.
Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Muhammadiyah 2 Makassar, Ihwan SPd, mengatakan pembetukan forum guru adalah terobosan positif yang dilakukan Majelis Dikdasmen wilayah Sulawesi Selatan. Diharapkan forum tersbut bukan hanya wadah berkumpul, tetapi sebagai wadah untuk melindungi guru yang kerap mendapat intimidasi dari orang tua siswa dan siswa.
"Ini langkah maju yang dilakukan Majelis Dikdasmen Wilayah Sul Sel, dalam rangka mewadahi guru yang mengajar di sekolah Muhammadiyah, apalagi sekarang ini sangat marak pelanggaran yang ditujukkan kepada guru guru dan tentunya butuh perlindungan hukum," tandasnya. (ridwan)
