Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Sudah 92 Persen Warganya Miliki BPJS, Palopo Jadi Kota dengan Persentase Terbanyak di Indonesia

Sudah 92 Persen Warganya Miliki BPJS, Palopo Jadi Kota dengan Persentase Terbanyak di Indonesia
PALOPO, TEKAPE.co - Berkat kepedulian Wali Kota Palopo H Muhammad Judas Amir, terkait jaminan kesehatan warganya, membuat Kota Palopo menjadi kota dengan persentase terbanyak di Indonesia yang menjadi peserta BPJS Kesehatan.

Bedasarkan data Badan Penyelenggara Jaminan Kesehat (BPJS) Kota Palopo, sudah 92 persen masyarakat Kota Palopo terdaftar sebagai peserta BPJS.

Kepala BPJS Kota Palopo, Adriansyah, menuturkan, di Palopo sudah 92 persen masyarakat menggunakan BPJS. Ini menjadikan Kota Palopo menjadi kota pertama di Indonesia dengan persentase terbanyak warganya menggunakan BPJS.

Adriyansyah menambahkan, dari 92 persen itu, paling banyak peserta BPJS warga Palopo dibiayai oleh APBD Kota Palopo.

"Penerima bantuan iuran APBN sebanyak 47.873 orang, penerima bantuan iuran APBD 67.927 orang, pekerja penerima upa 31.539 orang pekerja bukan penerima upa 25.300 orang, bukan pekerja 3.240 orang, total peserta JKN 175.879 orang, dari jumlah penduduk 180,256," rinci Adryansah. (del)

Bukber di Wara, Wali Kota Tekankan Peningkatan Pelayanan Kesehatan

Bukber di Wara, Wali Kota Tekankan Peningkatan Pelayanan Kesehatan
PALOPO, TEKAPE.co - Hari ke-7 Ramadan 1438 H/2017 M, Pemkot Polopo kembali menggelar zikir, do’a dan buka bersama (bukber) dengan masyarakat Kecamatan Wara, di Masjid As-Syura, Kelurahan Tompotikka, Kecamatan Wara, Kota Palopo, Sulsel, Jumat 02 Juni 2017.

Pada kesempatan itu, Wali Kota Palopo, H Judas Amir, mengharapkan kepada masyarakat agar tetap menjaga persatuan dan kesatuan dan tetap menjaga hubungan silturahmi, dan tetap saling mengingatkan terkait hal-hal yang dapat merusak kerukunan antar sesama umat beragama.

Hal lain yang menjadi sorotan Wali Kota Palopo, menyangkut persoalan kesehatan masyarakat. Menurutnya jaminan kesehatan di masyarkat adalah tanggung jawab pemerintah. Untuk itu, pihaknya memperjuangkan betul agar masyarakat Palopo tidak memimirkan lagi biaya kesehatan mereka, dengan cara menggeratiskan jaminan kesehatan secara menyeluruh.

“Saya paham betul kondisi masyarakat yang kadang tidak memikirkan kesehatan mereka, karena adanya kendala biaya, makanya selaku walikota saya sangat fokus akan hal itu,” ungkap Judas.

Sebagai bukti seseriusan dirinya akan kesehatan masyarakat, sehingga dirinya sangat mewanti-wanti kepada SKPD terkait, agar tidak main-main dengan program kesehatan ini, termasuk memperjuangkan anggaran jaminan kesehatan tersebut agar jangan sampai bermasalah.

“Bagi saya, kalau kesehatan masyarakat sudah dapat dijaminkan, pemerintah bisa fokus terhadap program lainnya,” ungkapnya.

Bukan hanya sampai BPJS yang digratiskan, sebelumnya, pemerintah sudah membuat UPTD Jemput Antar (JA), yang memberikan kemudahan bagi masyarakat agar dapat menerima perawatan dan pemeriksaan kesehatan di rumah.

Bahkan, masyarakat dapat langsung dibawa ke rumah sakit ketika memang masyarakat membutuhkan perawatan lanjutan.

“Ini saya sampaikan agar masyarakat tidak ragu menggunakan sarana kesehatan yang sudah disediakan oleh pemerintah karena semua itu gratis. Jadi silahkan dinikmati pelayanan itu,”  harapnya.

Dirinya juga menyampaikan, tidak menutup diri bagi masyarakat ketika ada masalah yang masih menjadi kendala. Silahkan sampaikan keluhannya dan akan langsung menindaklanjuti selama itu untuk kepentingan bersama. (hms)

Sukseskan Program Sanitasi, Lutra Siapkan SMS Gateway dan Smart STBM

Sukseskan Program Sanitasi, Lutra Siapkan SMS Gateway dan Smart STBM
MASAMBA, TEKAPE.co - Dalam rangka menyukseskan program nasional Sanitasi Total Berbasis Masyarakat (STBM) di Luwu Utara, Dinas Kesehatan Luwu Utara menggelar pertemuan SMS gateway dan smart STBM yang dihadiri sanitarian Puskesmas se Luwu Utara  di Aula Hotel Bukit Indah, Masamba, Rabu 24 Mei 2017.

Aplikasi SMS gateway dan smart STBM merupakan sistem monitoring STBM untuk memudahkan dalam proses mengalirnya data dari sumber data terdekat.

Kasi Kesmas Dinkes Lutra , Iin Fauziah Frida, menjelaskan, sistem monitoring itu disiapkan dengan dua cara dalam memasukkan dan memperbarui data.

“Caranya, bisa menggunakan website STBM dan menggunakan SMS, keduanya bisa berjalan secara simultan dan saling melengkapi,” jelas Iin.

Sementara itu, Fasilitator Kabupaten (Faskab) STBM, Supriadi Halim mengatakan pemanfatan IT dalam program-program STBM adalah kebutuhan sesuai dengan sasaran yang akan dicapai dalam Sustainable Development Knowledge Platform (SDGS) maupun target Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN).

“Karena masalah sanitasi adalah target nasional, sehingga aplikasi ini sangat penting untuk mendukung kebutuhan akan informasi cakupan akses sanitasi dan desa ODF (Open Definition Free),” jelas Uppi, sapaan akrab Supriadi Halim.

Dalam pertemuan itu terungkap, capaian sanitasi terkini di Luwu Utara mencapai 81,40% dengan jumlah desa yang sudah ODF sebanyak 40 desa. (jsm)

Ajak Biasakan Hidup Sehat, BPJS Kesehatan Gelar Senam Prolanis

Ajak Biasakan Hidup Sehat, BPJS Kesehatan Gelar Senam Prolanis
Senam Prolanis. 
PALOPO, TEKAPE.co - BPJS Kesehatan Cabang Palopo mengajak peserta JKN-KIS se Luwu Raya yang tergabung dalam Klub Program Pengelolaan Penyakit Kronis (PROLANIS) untuk membudayakan pola hidup sehat melalui peningkatan aktivitas fisik.

Salah satu upaya meningkatkan hidup sehat itu dikemas dalam acara Gebyar PROLANIS, di GOR Kota Palopo, Minggu 20 Mei 2017, pagi.

Kegiatan ini juga diadakan secara serentak di sejumlah kabupaten se Tana Luwu, yakni Kabupaten Luwu, Luwu Utara, Luwu Timur, dan Kota Palopo.

Kepala BPJS Kesehatan Cabang Palopo, Adriansyah, mengatakan, kegiatan ini sebagai promosi betapa mudahnya menjalani serta menerapkan pola hidup sehat.

“Kami ingin mempromosikan betapa murahnya dan mudahnya untuk menerapkan pola hidup sehat. Cukup dengan melakukan senam setiap pagi, kita sudah meningkatkan kebugaran dan sistem imun kita,” jelasnya.

dr Herman Jaya, menjadi narasumber dalam kegiatan ini, yang dihadiri Sekda Kota Palopo, Kepala Dinas Kesehatan, Kasi Yankes, dan sejumlah dokter FKTP. (lang)

Sosialisasi Kesehatan ke Masyarakat, PKM Sabbang Launching Kompak

Sosialisasi Kesehatan ke Masyarakat, PKM Sabbang Launching Kompak
SABBANG, TEKAPE.co - Pusat Kesehatan Masyarakat (PKM) Sabbang, Luwu Utara, melaunching aksi 'KOMPAK' 'Ke surga Maju Peduli dan Kawal Kesehatan Olahraga' dengan melakukan Senam Maumere, Senam Jantung Sehat, dan Zumba, di depan Pasar Rakyat Tradisional Desa Kalotok Kecamatan Sabbang, Luwu Utara, Sulsel, Minggu 21 Mei 2017, mulai pukul 07.30 Wita.

Senam tersebut diikuti Kepala PKM Sabbang Haerul Muslim SKM, beserta rombongannya, Kepala Desa Kalotok Drs Jusman, bersama masyarakatnya, PKK Desa Kalotok, anak-anak, dan masyarakat desa tetangga.

"Tujuan dari kegiatan ini untuk meningkatan dan mengembangkan serta memperkenalakan pentingnya kesehatan setiap desa di Kecamatan Sabbang," kata Haerul Muslim.

Ini juga untuk sosialisasi tentang kesehatan kepada masyarakat. Kegiatan ini dilakukan setiap Minggu. Hingga kini, sudah 17 kali digelar di desa yang ada di Kecamatan Sabbang. (jsm)

Balkon RSUD Batara Guru Belopa Sudah Dibersihkan

Balkon RSUD Batara Guru Belopa Sudah Dibersihkan
LUWU, TEKAPE.co -- Balkon lantai 2 RSUD Batara Guru Belopa, Kabupaten Luwu, Sulsel, yang sempat diberitakan sampah menumpuk beberapa waktu lalu, Jumat pagi, 19 Mei 2017, sudah dibersihkan oleh RSUD Batara Guru.

Hal tersebut diperlihatkan dalam postingan pemilik akun Facebook Dhiya Imo, yang menuliskan status disertai degan foto balkon lantai 2 RUSD Batara Guru Belopa.


BACA BERITA SEBELUMNYA:
VIDEO: Sampah Menumpuk di Balkon RSUD Batara Guru Belopa


"Hari ini tempat yang sama yang selalu kami bersihkan setiap kali 'kapolota malabbie' (baca: saudara kita yang terhormat, red) membuang sampah bukan pada tempatnya. Kami memang memiliki banyak kekurangan tapi kami juga butuh pengertian dan kesadaran-ta. Wajarkah tempat itu yang bukan tempat sampah dijadikan tempat pembuangan sampah. Sedangkan kami sudah siapkan tempat sampah di depan ruangan," tulis Dhyia Imo, di beranda Facebooknya.

Sementara itu, salah seorang netizen yang mengomentari status teraebut mengatakan kalau gedung sebesar ini memerlukan Cleaning Service yang memadai.

"Gedung yang besar tentu memerlukan cleaning service yang sesuai,pengunjung yang dibatasi karena rumah sakit bukanlah tempat hang out atau holiday dan uang pemeliharaan gedung harap dioptimalkan," tulisnya, salah seorang Netizen. (ham)

Bupati Indah Minta SKPD Bersinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan

Bupati Indah Minta SKPD Bersinergi Tingkatkan Layanan Kesehatan
Indah Putri. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Seluruh SKPD diminta bersinergi dengan Dinas Kesehatan (Dinesk) Kabupaten Luwu Utara untuk meningkatkan pelayanan kesehatan.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, mengatakan, kelemahan yang sering terjadi pada menjalankan program, yakni koordinasi yang kurang berjalan.

"Banyak orang yang merasa hebat sendiri sehingga tidak mau lagi berkoordinasi. Ini bisa menjadikan program terhambat bahkan tidak berjalan. Tidak bisa kita merasa diri kita paling hebat," tegas Indah, Kamis (18/5/2017).

Indah menjelaskan, orang yang hebat itu, adalah orang yang memiliki gagasan dan menterjemahkan gagasan dalam program serta mampu menggerakkan orang-orang untuk menjalankan program tersebut.

Kepala Dinas Kesehatan Luwu Utara, dr Andi Nasrum mengatakan tujuan utama dari kegiatan ini adalah membangun sinergitas orogram terkait kesehatan, guna mencapai derajat kesehatan di Kabupaten Luwu Utara.

"Kita tidak main-main untuk mengangkat derajat kesehatan," ujarnya. (jsm)

VIDEO: Sampah Menumpuk di Balkon RSUD Batara Guru Belopa

VIDEO: Sampah Menumpuk di Balkon RSUD Batara Guru Belopa
LUWU, TEKAPE.co - Sekitar sepepan sampah di balkon Lantai 2 ruang pasien Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Batara Guru Belopa, Kabupaten Luwu, Sulel, tidak juga dibersihkan.

Sehingga sampah domestik berupa gelas minuman plastik, kertas kerton, plastik, dan sisa makanan menumpuk, yang menyebabkan bau yang tak sedap.

Dari video yang direkam Kamis 18 Mei 2017, sampah yang menumpuk di balkon RSUD Batara Guru tampak menganggu pasien dan pengunjung. Bukannya sehat yang didapatkan, malah bisa saja menimbulkan penyakit penyakit.

Sampah domestik atau sampah rumah tangga tersebut dihinggapi lalat-lalat. Aroma makanan basi yang dibuang pengunjung pasien ke balkon menambah suasana kotor tersebut.

Saat dikonfirmasi ke pihak Rumah Sakit di bagian Kesehatan Lingkungan (Kesling), Petugas Kesling mengatakan, kalau memang beberapa hari ini, bagian tersebut belum dibersihkan, namun yang menjadi masalah adalah kurangnya kesadaran masyarakat masih sangat kurang.

"Padahal tempat sampah ada di setiap ruangan. Namun hanya saja sudah ada tempat sampah pengunjung masih saja buang sampah lewat jendela. Padahal sudah ada pelarangan buang sampah di di jendela," ujar salah seorang Petugas Kesling.

Perlu diketahui jumlah claening servis di RSUD Batara Guru hanya berjumlah 52 orang, yang bertugas membersihkan semua rungan di rumah sakit yang dibagi dalam tiga shift.

Sementara itu, Tenri Andrew, salah seorang pengunjung pasien dalam status medsosnya melalui Facebook, sangat miris melihat sampah-sampah yang bertumpuk tersebut.

"Sungguh miris kelihatan kayakx sdh Lama sampah bertumpuk tak dibersihkah di Lantai 2 RS. Batara Guru," tulisnya, di status, Facebooknya. (ham)

Terbaru

Recent Posts Widget