Pembangunan rumah itu atas bantuan uang tunai senilai Rp10 juta, yang berhasil dikumpul Persatuan Jurnalis (PJ) Lutra, Komunitas Rumah Bola, dan Komunitas Rumah Panggung.
Camat Malangke, Sofyan Zubair, kepada Tekape.co, menuturkan, korban Burhan yang tertimpa musibah kebakaran beberapa waktu lalu, kini telah mulai pembangunan rumahnya, atas sumbangan yang dikumpul PJ Lutra, Komunitas Rumah Bola, dan komunitas rumah panggung.
"Bantuan dana sebanyak Rp10 juta yang dititipkan kepada saya, sudah dibelikan material berupa seng 52 lembar, paku, palu-palu, serta ramuan rumah, dengan estimasi anggaran Rp6.400.000. Adapun sisa dana tersebut senilai Rp3.600.000, saya serahkan kepada Pak Burhan secara tunai," ujarnya.
Ia berharap, muda-mudahan pembangunan rumah bisa cepat selesai seperti harapan bersama. Sebab semua bahan sudah lengkap.
Mewakili masyarakt ia mengucapkan banyak terimakasih kepada semua donatur yang telah menyisihkan harta dalam membantu warga, baik warga yang ditimpa musibah kebakaran maupun yan kena dampak banjir.
"Hanya kepada Allah SWT, kami serahkan semoga bernilai ibadah disisih-Nya, amin yaa rabbal alamin," ujarnya.
Sementara itu, Titto, mewakili Pengurus PJ Lutra, mengatakan, pihaknya berharap kepada Camat Malangke, kepala desa, dan masyarakat Salekoe, kiranya dapat saling membantu, bergotong royong dalam mengerjakan pembangunan rumah Burhan.
"Bantuan yang kami serahkan ini, adalah hasil penggalangan dana dari tiga komunitas, sehingga kami berharap betul, supaya Pak Burhan, dapat menempati rumahnya sebelum lebaran," tutupnya. (jsm)
