![]() |
| Pertemua khusus Patahuddin dengan SBj di Kota Palopo. |
Salah satu paket yang belakangan makin panas dibicarakan adalah paket Patahuddin - Syukur Bijak (SBj).
Apalagi pasca pertemuan Sabtu 10 Juni 2017, malam tadi, di salah satu warkop di Kota Palopo. Keduanya bertemua sekira pukul 22.00 wita hingga makan sahur bersama.
Meski belum ada kata sepakat, namun jika paket ini jadi, maka disebut-sebut menjadi paket terkuat.
"Pertemuan ini sebenarnya hanya sebatas silatulrahmi. Apakah ada rencana mau berpaket di Pilkada Luwu 2018, dalam politik tidak ada yang tidak mungkin. Apalagi kalau sudah ada deal deal," ujar Juru Bicara (Jubir) Sbj, Irwan Saputara, yang akrab disapa vhoi.
Ia juga mengakui, siapapun bakal calon yang mau melakukan silatulrahmi atau penjajakan dan komitmen akan membangun untuk kemajuan Luwu, pihaknya terbuka.
Sementara itu, Juru Bicara Patahuddin, Kiki Angriani, membeberkan sejumlah kesimpulan dari pertemuan Patahuddin, sang politisi Partai Golkar, dengan Syukur Bijak, yang merupakan ketua Partai Demokrat Luwu.
"Ada beberapa hal yang menjadi kesimpulan dalam pertemuan tersebut, yang paling utama adalah komitmen bersama untuk terus membangun silaturahmi dan mewujudkan Pilkada aman dan damai," tuturnya.
Ketika disinggung soal adanya kemungkinan kedua politisi asal selatan dan utara itu berpasangan dalam pilkada nanti, menurut Kiki hal itu sempat dibincang keduanya saat pertemuan.
"Hanya saja khusus kami di Tim Patahuddin, ada variabel survey nantinya untuk penentuan posisi wakil, makanya kita buka ruang komunikasi dengan siapa saja. Termasuk dengan pak Sbj, dan pertemuan dengan pak Sbj merupakan bagian dari komunikasi politik yang keduanya memang sudah merencanakan untuk bertemu," tandasnya.
Patahuddin, ditemani oleh Irwan Idris, Imo Kaimuddin, Ismail Ishak dan bebera orang TIM Pemenang Patahuddin. Sementara dari pihak Sbj, ada Suparmin Sabrah, Fajar, Andi Arrow dan berapa Orang TIM Relawan Syukur Bijak (Relasi).
Meski sudah ada komunikasi sejak awal, dan kedua kandidat ini punya hubungan emosional, namun banyak memprediksi, paket ini akan terbentur pada persoalan siapa 01 dan 02. Namun dalam politik, semua kemungkinan bisa terjadi. (ham)
