Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

» » » » APBD Palopo 2017, Pendapatan Rp869 M, Belanja Rp924,8 M

APBD Palopo 2017, Pendapatan Rp869 M, Belanja Rp924,8 M
H Andi Herman Wahidin. 
PALOPO, TEKAPE.co - DPRD Kota Palopo telah menyepakati Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) APBD Kota Palopo tahun anggaran 2017, ditetapkan menjadi Perda, Senin 26 Desember 2016, dalam rapat paripurna DPRD Palopo.

Dalam rapat paripurna laporan hasil pembahasan Badan Anggaran (Banggar),  yang dibacakan anggota Banggar Andi Herman Wahidin, disebutkan, pendapatan daerah tahun 2017 ini diproyeksikan sebesar Rp869.050.245.200. Sementara belanja daerah sebesar Rp924.809.550.298.

Sehingga terjadi defisit sebesar Rp55.759.305.098. Namun defisit ini tertutupi dari surplus pembiayaan netto sebesar Rp55.759.305.098, yang diharapkan diterima dari perkiraan Silpa tahun anggaran 2017.

"Sedangkan untuk pengeluaran pembiayaan diarahkan untuk penyertaan modal pada PDAM dan penyertaan saham pada Bank Sulselbar dan pembayaran pokok utang," jelas pelapor, yang merupakan legislator PDIP itu.

Ia merincikan, pendapatan daerah tersebut terdiri dari pendapatan asli daerah (PAD) Rp126.426.714.000, dana perimbangan sebesar Rp682.921.648.000, dan lain-lain pendapatan daerah yang sah sebesar Rp59.701.883.200.

Sedangkan belanja daerah sebesar Rp924.809.550.298, terdiri dari belanja tidak langsung sebesar Rp388.786.678.600, dan belanja langsung sebesar Rp536.022.862.698.

Sementara penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp64.200.680.098 dan penerimaan pembiayaan daerah sebesar Rp800.411.375.000 sehingga pembiayaan netto surplus sebesar Rp55.759.305.098. (del)
APBD Palopo 2017, Pendapatan Rp869 M, Belanja Rp924,8 M
- foto-foto: hendra-humas -

Diposting Oleh Tekape

TEKAPE.CO adalah portal berita atau media online yang berpusat di Kota Palopo. Media ini didirikan untuk menjawab kebutuhan akan informasi yang cepat dan akurat.
«
Next
Newer Post
»
Previous
Older Post
Comments
0 Comments

No comments:

Komentar Anda

Tinggalkan komentar untuk berita ini

Terbaru

Recent Posts Widget