![]() |
| Ilustrasi. |
Akibatnya, korban Praka Irham dilaporkan mengalami beberapa luka memar pada bagian muka dan kepala, serta luka tusuk di bagian siku. Ia kemudian harus dilarikan ke RSUD Sawerigading Palopo untuk mendapat perawatan intensif.
Dari informasi yang dihimpun, peristiwa ini berawal saat korban Praka Irham menegur salah seorang pelaku berinisial AP (16) bersama dua rekannya. Sebab pelaku saat itu diketahui sedang mabuk di rumah kerabatnya yang sedang menggelar pesta pernikahan.
Korban Praka Irham kemudian mengamankan AP, sedangkan dua rekannya kabur. Dari pengakuan AP, saat Irham mengantarkan AP pulang ke rumahnya, di sepanjang jalan, AP sempat diperlakukan kasar oleh oknum TNI itu.
Karena AP tak terima diperlakukan kasar, sehingga setelah AP diantar ke rumahnya, tak jauh dari lokasi, Praka Irham dikeroyok oleh belasan orang.
Darman, Babinsa Desa Lamasi Pantai, saat dikonfirmasi, Senin 27 Desember, membenarkan adanya peristiwa pengeroyokan tersebut. Ia menuturkan, telah ada 8 orang yang diamankan polisi.
Dimana 7 orang tersebut telah dibawa ke Mapolres Luwu, dan 1 orang yang baru ditangkap, masih diamankan di Mapolsek Walenrang. Kini tinggal 6 orang lagi yang sementara dalam proses pencarian, karena yang terindikasi ada 14 orang. (asd)
