Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Akses Jalan ke Kampung Penghasil Kelapa Sawit di Lutra Ini Seperti Kubangan Kerbau

Akses Jalan ke Kampung Penghasil Kelapa Sawit di Lutra Ini Seperti Kubangan Kerbau
BAEBUNTA, TEKAPE.co - Akses jalan ke kampung penghasil kelapa sawit, di Dusun Rante Paccu, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, rusak parah.

Akses jalan berlumpur seperti kubangan kerbau. Padahal kampung tersebut tak jauh dari Jl Trans Sulawesi di Luwu Utara. Kemudian Dusun Rante Paccu tersebut juga merupakan salah satu penghasil kelapa sawit di Luwu Utara.

Akses jalan tersebut satu-satunya yang harus dilalui warga Dusun Rante Paccu dan Dusun Pajangan Atas Desa Baebunta Kecamatan Baebunta Kabupaten Luwu Utara.

"Jarak dari Asrama Brimob Baebunta yang sudah diaspal hanya sekitar 2 km dari Jl Trans Sulawesi. Kalau dilihat dari rasio pendapatan, maka Dusun Rante Paccu layak diperhitungkan, karena pajak kelapa sawit sangat besar dari sini," kata Rancang, warga setempat.

Menurutnya, jalan ke Dusun Rante Paccu lebih parah. Jarak hanya 3 Km dari Ibu Kota Kecamatan dan 10 Km dari Kota Masamba. Namun sudah puluhan tahun tidak tersentuh pembangunan.

"Bayangkan kalau musim hujan seperti ini. Jalanan jadi berlumpur dan licin. Sehingga tak semua pengendara motor bisa melintas," ujarnya.

Di dalam Dusun Rante Paccu, terdapat 2 sekolah,  SD Negeri 034 Rante Paccu dan SMP Negeri 6 Baebunta. Siswa dan guru juga melintas di jalan ini. (jsm)

Alumni SMPN 1 Sabbang Pilih Reuni di Permandian Air Terjun Sarambualla

Alumni SMPN 1 Sabbang Pilih Reuni di Permandian Air Terjun Sarambualla
SABBANG, TEKAPE.co - Tak seperti kebanyakan reuni, alumni 2010 SMP Negeri 1 Sabbang Kabupaten Luwu Utara, memilih untuk reuni di wisata alam Permandian Air Terjun Sarambualla, Desa Kalotok, Kecamatan Sabbang, Sabtu 1 Juli 2017.

Ketua Panitia, Nahrul, menuturkan, pihaknya senggaja melakukan reuni disana, agar berbeda dengan yang lain. Selain melepas kangen, sekaligus juga melepas penat.

"Di samping kita bersilahturrahmi dengan teman lama, juga memperkenalkan kepada teman alumni keindahan alam dan jernihnya air terjun Sarambuallah, yang merupakan objek bisa bagian selatan Kabupaten Luwu Utara," ujarnya.

Selain melakukan reuni, mereka juga melakukan bakti sosial berupa pembersihan sampah di lokasi permandian. (jsm)

Bicarakan Pengembangan Sagu, Bupati Lutra Bertolak ke Jepang

Bicarakan Pengembangan Sagu, Bupati Lutra Bertolak ke Jepang
Indah Putri. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Sebagai salah satu upaya pengembangan kampung sagu yang ada di Kabupaten Luwu Utara, Bupati Luwu utara, Indah Putri Indriani dijadwalkan bertolak ke Jepang, Sabtu 1 Juli 2017 ini.

Luwu utara merupakan salah satu dari empat kabupaten/kota di Tana Luwu telah sepakat bersama untuk berbagi peran dalam rangka pengembangan tanaman sagu.

Kabag Humas dan Protokol Luwu Utara, Suryadi Djafar, mengatakan, bupati ke Jepang sebagai tindak lanjut pembahasan pengembangan kampung sagu yang sudah gencar dibahas sebelumnya bersama Prof Ozosawa Katsuya dari Jepang.

"Di Jepang, beliau (Bupati Luwu Utara) akan memaparkan potensi pengelolaan kampung sagu yang ada di Kabupaten Luwu Utara," kata Suryadi, ditemui di Warkop Teras Adira Masamba.

Sementara itu, Bupati Perempuan Pertama di Sulsel ini, yang ditemui sebelum berangkat di halaman rumah jabatannya, mengatakan, kabupaten Luwu Utara diundang langsung oleh JICA (Japan Internasional Coorperation Agency) untuk ke Jepang guna membahas keseriusan dalam pengembangan kampung sagu.

Dia juga menambahkan, selain membahas kampung sagu, di negeri Sakura tersebut juga akan belajar program apa yang dapat dijadikan sebagai inovasi untuk mengembangkan Luwu Utara. (jsm)

Persiapan Praporda, AFK Luwu Utara Seleksi Atlet

Persiapan Praporda, AFK Luwu Utara Seleksi Atlet
MASAMBA, TEKAPE.co - Asosiasi Futsal Kabupaten (AFK) Luwu Utara menggelar seleksi terbuka di kompleks Rujab Bupati Lutra, Jl Andi Djemma, Masamba, Jumat 30 Juni 2017, sore.

Seleksi ini untuk mencari pemain yang akan diproyeksi memperkuat Luwu Utara pada Praporda Sulsel cabang olahraga futsal.

Pekan Olahraga Daerah (PORDA XVI) Sulsel Tahun 2018, yang akan dilaksanakan di Kabupaten Pinrang.

Ketua AFK Luwu Utara, Hamrullah, mengatakan seleksi ini dilaksanakan sebagai persyaratan harus mengikuti seleksi, pemain maksimal kelahiran 1 Januari 1997. Warga Luwu Utara dibuktikan dengan dokumen domisili yang sah.

"Kami berharap seluruh pemain, penggiat hingga pecinta futsal Luwu Utara mengikutsertakan pemainnya mengikuti seleksi," katanya. (jsm)

Jelang Pilgub Sulsel, Ketua IKAT Lutra Minta Kedepankan Politik Santun

Jelang Pilgub Sulsel, Ketua IKAT Lutra Minta Kedepankan Politik Santun
Marthina Simon. 
WALMAS, TEKAPE.co -- Jelang Pemilihan Gubernur (Pilgub) Sulsel, Ketua Ikatan Keluarga Toraja (IKAT) Luwu Utara (Lutra), Ir Marthina Simon MSi, berpesan agar masyarakat Sulsel, khususnya Luwu Utara lebih mengedepankan politik santun.

Hal itu disampaikan, saat ditemui di kediamannya, di Desa Salulino Kecamatan Walenrang Utara, Kabupaten Luwu, Jumat 30 Juni 2017.

"Silahkan perkenalkan kandidat masing-masing. Namun mari kita jaga politik yang menyudutkan bakal calon lain. Pakailah media sosial (Medsos) dengan baik. Mari kedepankan politik santun," pesannya.

Hal itu disampaikan, mengingat saat ini, jelang masuknya tahun politik, di media sosial marak kampanye hitam, saling menjelekkan, utamanya di Medsos akhir- akhir ini.

Untuk diketahui, mantan pejabat eselon II Marthina Simon ini biasa dipanggil Indo'na Toraja di Luwu Utara. Kini ia sebagai Staf di Pemerintahan Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani. (jsm)

Disbud Lutra Usul Budaya Lokal Tanah Luwu Jadi Mapel Mulok

Disbud Lutra Usul Budaya Lokal Tanah Luwu Jadi Mapel Mulok
Kepala Dinas Kebudayaan Drs. F. Patuang, MM
 LUWU, TEKAPE.co -- Kepala Dinas Kebudayaan (Kadisbud) Luwu Utara, Drs F. Patuang, MM, Demi melestarikan sejarah serta kearidan lokal budaya Tanah Luwu mengusulkan agar Budaya Lokal Tanah Luwu ini dimasukkan ke dalam kurikulum pelajaran Muatan Lokal (Mulok).

Hal itu ia ungkapkan, karena melihat kondisi nyata dimana budaya di Tanah Luwu mulai tergeser.

"Tak dapat dipungkiri bahwa pengaruh budaya asing bagi kehidupan masyarakat Indonesia dan khususnya orang di Luwu Utara,Luwu ,Luwu Timur,dan Palopo sudah sangat terasa pengaruhnya terutama di kalang anak muda," ucap, Kadis Kebudayaan Lutra, Drs F. P Patuang, MM.

Patuang mengungkapkan, kearifan lokal budaya lokal Tanah Luwu sangatlah besar misalnya Kabupaten Luwu Utara ada budaya Rongkong, Seko dan Rampi, di Luwu ada budaya Bastem, dan lainnya yg memang penduduk asli di Tana Luwu ini, semua budaya baik kesenian haruslah di lestarikan.

Menurutnya, salah satu langkah kongkrit yang harus dilajukan untuk menjaga dan melestarikan budaya orang Luwu ini yakni memperkenalkan sedini mungkin budaya dan sejarah Luwu terhadap generasi muda melalui bangku sekolah dan dengan sanggar- sanggar budaya.

"Sejarah dan nilai-nilai budaya Luwu sudah saatnya dimasukkan sebagai muatan lokal di sekolah- sekolah, mulai dari SD, SMP sampai SMA/SMK," ujarnya. Kamis 29 Juni 2017.

To makaka Rongkong ini, menuturkan, untuk menggali dan mengeksplor kekayaan Sejarah dan Kebudayaan Tana Luwu yang saat ini mulai tergeser dan terasing dari komunitasnya sendiri.

Maka Pemerintah yang ada di Tana Luwu melalui Dinas Pendidikan, dan Dinas Kebudayaan harus bersinergi.

"Masing- masing mengajukan langkah- langkah kongkrit untuk melestarikan kekayaan sejarah dan nilai- nilai budaya Tana Luwu," ucap, F. Patuang.

Selain itu, Patuang, juga menkhwatirkan maraknya kelompok atau orang-orang tertentu yang cenderung mempolitisasi sejarah dan kebudayaan.

Menurutnya, Jika hal ini dibiarkan terus menerus,maka sejarah dan kebudayaan Luwu akan mengalami keterasingan dalam masyarakat Tana Luwu itu sendiri.

"Untuk memasukkan sejarah dan kebudayaan orang lain Luwu sebagai muatan lokal pada sekolah- sekolah yang ada di Tana Luwu, maka hal ini dapat dibicarakan secara bersama dalam satu meja," terangnya. (Jsm).

Sekda dan Anggota DPRD Lutra Apresiasi Peluncuran Warung Pajak

Sekda dan Anggota DPRD Lutra Apresiasi Peluncuran Warung Pajak
Suasana Acara Halal Bil Halal dan Launcing Warung Pajak di Sukamaju, Lutra
LUTRA, TEKAPE.co -- Pemerintahan Kabupaten Luwu Utara (Lutra), melalui Sekretaris Daerah, Abd. Mahfud dan Anggota DPRD Lutra, Rudi Hartono memberikan apresiasi peluncuran Warung Pajak, yang di gagas oleh Sekcam Sukamaju, Mursalim, S.Ip.

Hal itu, diungkapkan dalam acara  Halal bi Halal yang dirangkaikan dengam 'Launcing Warung pajak'  di Desa Tulung Indah Kecamatan Sukamaju, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel. Kamis, 29 Juni 2017.

"Saya sangat mengapresiasi atas peluncuran warung pajak ini. Di mana keberadaan warung pajak ini akan sangat membantu para wajib pajak bumi dan bangunan untuk melaksanakan kewajibannya kepada negara," ujar, Sekda Lutra Abd. Mahfud.

Mahfud, menambahkan warung pajak ini akan melayani di loket, dimana akan standby di tempat  pada jam dan hari kerja yang akan di tentukan dan buka setiap hari sampai batas akhir pelunasan PBB.

Selain, mengapresiasi Peluncurun Warung Pajak ini, Sekda Lutra, Abd. Mahfud, juga memberikan apresiasi  dan menaruh kebangaan kepada sang penggagas lahirnya warung pajak yakni Sekretaris Camat Sukamaju Mursalim. S. Ip.

Disamping itu, Anggota DPRD Lutra, Rudi Hartono, juga memberika apresiasi akan kehadiran Warung Pajak ini, ia, berharap semoga dengan kehadiran warung pajak ini semakin memotivasi masyarakat agar taat pajak karena semakin di permudah.

"Jika selama ini sistem yang di lakukan adalah sistem jemput bola  dari rumah kerumah tapi dengan Hadirnya warung Pajak ini Masyarakat tidak perlu lagi menunggu jemputan untuk melakukan pembayarannya Pajak Untuk pembangunan. 'Orang bijak taat pajak Ayo bayar pajak PBB anda Mari jadi pelopor pembangunan lewat pajak," ucapnya.

Perlu diketahui, dalam uji petiknya warung pajak untuk sementara di terapkan di tiga desa yakni Desa Tulung Indah, Desa Tulung Sari dan Desa Sukamukti.

Dalam kegiatan ini, turut Hadir dalam kegiatan ini. Anggota DPRD  Provinsi Sulawesi Selatan Marjono, Anggota DPRD Kabupaten Luwu Utara Sudirman Salomba, Camat Sukamaju, Anggota Polsek Sukamaju. Tokoh Masyarakat. Tokoh Agama. Tokoh Pemuda dan segenap Undangan Lainnya. (Jsm).

Pemdes Pompaniki Umumkan Penggunaan APBDesa Lewat Baliho

Pemdes Pompaniki Umumkan Penggunaan APBDesa Lewat Baliho
Pemdes Pompaniki Umumkan Pengunaan APBDesa Lewat Baliho
LUTRA, TEKAPE.co -- Demi memberikan ketransparansian mengenai penggunaan Anggaran Pengeluaran Belanja Desa (APBDesa) Tahun 2017 kepada masyarakat.

Pemerintah Desa (Pemdes) Pompaniki, Kecatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara (Lutra), Sulsel, mengumumkan dan paparkan APBDesa Tahun 2017 lewat baliho.

Kepala Desa Pompaniki Drs. Jayadi, baliho info grafis di buat dengan ukuran 3X4, yang telah merinci segala perencanaan penggunaan APBDesa diantaranya, Pendapatan Rp.1.201.077.000, Dana Desa Rp. 791.800.000 Untuk ADD Rp. 397.203.000.

Hal itu, didasarkan pada pantauan di baliho info grafis yang dipajang di halaman kantor Desa Pompaniki di Jln. Trans Sulawesi 28 Km dari Kota Masamba dan 36  Km dari Kota Palopo.

Sementara itu, Untuk program kerja Pemdes Pompaniki yang menggunakan APBDesa yang telah dirincikan yakni, Sebesar Rp. 337.977.080  untuk penyelenggaraan pemerintahan desa. Pemberdayaan masyarakat Rp 17.300.000, pembinaan kemasyarakatan Rp 45.900.000.

Disamping itu, untuk anggaran pembangunan sebesar, Rp.751.909.700 dan kegiatan belanja tak terduga Rp 1.055.620 sedangkan Pembiayaan Rp 46.934.600. (Jsm).

Terbaru

Recent Posts Widget