Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Dihadiri Artis KDI, Ribuan Alumni Padati Jalan Santai Reuni SMPN 1 Sajoanging

Dihadiri Artis KDI, Ribuan Alumni Padati Jalan Santai Reuni SMPN 1 Sajoanging
Peserta jalan santai. (fb)
WAJO, TEKAPE.co - Ribuan alumni memadati jalan santai dalam rangka reuni akbar alumni SMPN 1 Sajoanging Wajo, Sabtu 1 Juli 2017, di kompleks SMPN 1 Sajoanging, Kabupaten Wajo, Sulsel.

Jalan satai ini dimeriahkan artis jebolan kontes dangdut Indonesia, Nova KDI. Ada sekitar 1500 orang alumni datang meramaikan reuni akbar tersebut. Mereka datang dari tanah rantau, seperti Lampung, Jakarta, Papua, Kalimantan, Sultra, Makassar, hingga Malaysia, serta sejumlah kota-kota besar di Indonesia.

Ketua Panitia Pelaksana, yang juga Camat Sajoanging, Agus Syam SSos MSi, menuturkan, dirinya terharu melihat banyaknya alumni yang datang.

"Reuni telah kita sepakati akan dilakukan rutin setiap lima tahun sekali. Ini juga sebagai bagian silaturahim dengan para alumni dan guru yang telah mendidik kita selama ini," ujarnya.

Setelah jalan santai, dilanjutkan dengan bakti sosial di Kelurahan Akkajeng. Malam, ramah tamah dengan guru, sebagai ajang silaturahim dengan para guru. (ambo tang)

Reuni Akbar, SMPN 1 Sajoanging Gelar Jalan Santai dan Bakti Sosial

WAJO, TEKAPE.co - Reuni akbar alumni SMPN 1 Sajoanging Wajo, diwarnai sejumlah kegiatan, diantaranya jalan santai dan bakti sosial, Sabtu 1 Juli 2017, di kompleks SMPN 1 Sajoanging.

Sekretaris Panitia Pelaksana, Rosdiana, menuturkan, jalan santai ini dimulai pukul 07.30 wita, yang diikuti seluruh angkatan.

"Setelah jalan santai, dilanjutkan dengan bakti sosial di Kelurahan Akkajeng. Malam, akan ada ramah tamah dengan guru," ujarnya, Jumat 30 Juli 2017.

Ia juga menyebutkan, ramah tamah tersebut sebagai ajang silaturahim dengan para guru, yang telah berjasa mendidik hingga menjadi seperti yang diharapkan. (Ambo Tang)

Pembangunan Toilet Masjid Watan Rumpian Sudah 2 Tahun Tertunda

Ilustrasi. 
WAJO, TEKAPE.co - Rencana pembangunan toilet Masjid Mukarram Watan Rumpia Kecamatan Majauleng, Kabupaten Wajo, Sulsel, sudah dua tahun tak kunjung dilaksanakan.

Padahal, dana yang terkumpul sudah lebih dari cukup. Sumbangan jemaan sudah mencapai Rp115 juta.

Namun salah seorang jamaah, yang juga kebetulan wartawan, mempertanyakan pembangunan tersebut, Sekretaris Panitia Pembangunan, Baso Gunawan, malah tersinggung. Ia malah tersinggung, dan menyatakan warga dan wartawan tidak berhak mempertanyakan itu.

"Wartawan tak punya hak mempertanyakan apakah masjid punya nomor rekening atau tidak," ujarnya, di hadapan jamaah, melalui pengeras suara masjid, Sabtu malam, 17 Juni 2017.

Rencana pembangunan toilet masjid ini sudah dua tahun direncanakan. Namun setelah selesari Ramadan sejak dua tahun lalu, tidak pernah lagi ada penyampaian laporan keuangan untuk pembangunan tersebut.

Nanti setelah Ramadan lagi, baru disampaikan agar jamaah menyumbang lagi. Padahal, masjid ini telah mendapat dana hibah dari Pemkab Wajo sebesar Rp20 juta.

Salah seorang jemaah, yang juga anggota BPD Watan Rumpia, mengatakan memang wajar jamaah mempertanyakan itu. Sebagai bentuk pengawasan terhadap panitia. (ambo tang)

Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Wajo

Bandar Narkoba Tewas Tertembak di Wajo
Barang bukti yang diamankan polisi. 
WAJO, TEKAPE.co - Terduga bandar narkoba di Wajo, Muh Tang alias Wis alias Tangki, tewas ditembak polisi, Senin 12 Juni 2017, sekira pukul 23.30 wita, di Jl Sulawesi, Kabupaten Wajo, Sulsel.

Penangkapan yang dipimpin Kasat Narkoba Polres Wajo, AKP Suardi bersama tim ini, terpaksa menembak pelaku saat hendak melarikan diri. Peluru tepat bersarang di bagian dada.

Dari tangan bersangkutan, diamankan barang bukti 10 saset dengan berat sekitar 11gram.

Dari informasi yang dihimpun, pelaku Tang, yang lebih dulu ditangkap, saat diinterogasi, menyebutkan nama pelaku Adu.

Dari hasil keterangan pelaku Tang tersebut, dilakukan pengembangan terhadap jaringan pengedar lain, Adu.

Namun saat hendak dilakukan pengembangan, pelaku Tang dibawa untuk menunjukkan lokasi rumah pelaku Adu.

Saat itulah, pelaku Tang berusaha melarikan diri. Melihat upaya itu, polisi kemudian mengambil tindakan tegas, yang didahului tembakan peringatan.

Namun pelaku tidak mengindahkan peringatan dan diberikan, sehingga tindakan tegas ditempuh dengan menembak pelaku Tang.

Ia sempat dibawa ke rumah sakit umum daerah (RSUD) Lamaddukelleng Wajo, namun nyawa pelaku tak tertolong lagi. Peluru yang bersarang di dada membuatnya tak mampu bertahan.

Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky Sondani, Selasa 13 Juni 2017, menjelaskan, pelaku yang tewas ini memang merupakan DPO Sat Narkoba Polres Wajo, dengan laporan polisi sebanyak 3 LP.

"Pelaku selama ini selalu menggunakan anak di bawah umur sebagai kurir narkoba. Sudah ada tiga laporan polisinya," jelasnya.

Adapum barang bukti yang diamankan dalam kasus ini, yakni sabu sebanyak 10 saset berat kurang lebih 11 gram, 1 buah HP, saset kosong, timbangan,1 buah tas kecil, 1 buah dompet, dan uang tunai Rp 1.900.000. (um)

Cairkan ADD, Bendahara Desa Tellulimpoe Wajo Kuasakan Orang Lain

Cairkan ADD, Bendahara Desa Tellulimpoe Wajo Kuasakan Orang Lain
Ilustrasi. 
WAJO, TEKAPE.co - Bendahara Desa Tellulimpoe, Hasnidar, ternyata memberikan kuasa kepada orang untuk menjadi bendahara desa.

Padahal, nama orang dikuasakan tersebut tidak masuk dalam SK perangkat desa. Itu dilakukan untuk memuluskan pencairan alokasi dana desa (ADD). Sebab Hasnidar selama ini memakai ijazah orang lain sebagai syarat menjadi perangkat desa.

Kasi Pemerintahan Desa Dinas Pemberdayaan Masyarakat Desa (DPMD) Kabupaten Wajo, Saiful, Minggu 11 Juni, yang dimintai tanggapannya terkait itu, menuturkan, dalam aturan tidak dibolehkan hal semacam itu.



BACA JUGA:


"Tidak boleh perangkat desa memberikan kuasa kepada orang lain, yang bukan masuk perangkat desa. Semestinya Pak Kades harus mengangkat bendahara yang aktif namanya dalam SK, asalkan ijazah dan persyaratan lainnya sesuai," tandasnya.

Menurutnya, hal itu sangatlah fatal. Sebab bisa berujung pidana, jika ini dibiarkan. (ambo tang)

Pekan Depan, Safari Ramadan Pemkab Wajo di Gilireng

Pekan Depan, Safari Ramadan Pemkab Wajo di Gilireng
Bupati Wajo, saat safari Ramadan di salah satu kecamatan di Wajo. (ft:net) 
WAJO, TEKAPE.co - Jadwal safari Ramadan Pemkab Wajo untuk Kecamatan Gilireng, yang sebelumnya dijadwalkan Selasa 6 Juni, ditunda hingga Kamis 22 Juni 2017.

Penundaan itu karena jadwal Bupati Wajo HA Burhanuddin Unru, sangat padat selama Ramadan ini. Sehingga harus menyesuaikan waktu untuk mengunjungi Gilireng.

Camat Gilireng, Drs H Andi Cakunu MSi, Minggu 11 Juni, menuturkan, jadwal safari Ramadan di Gilireng seharusnya dilakukan Selasa 6 Juni, namun ditunda hingga Kamis 22 Juni 2017.

"Ini diakibatkan jadwal Pak Bupati yang begitu padat. Sehingga jadwal kunjungannya ditunda hingga Kamis 22 Juni, pekan depan," ujarnya.

Ia mengaku, bersama Muspika, pihaknya telah mempersiapkan penyambutan kedatangan tim safari Ramadan, yang rencananya akan dipimpin langsung Bupati Wajo. (ambo tang)

Usai Idul Fitri, Alumni SMPN 1 Sajoanging Wajo Gelar Reuni Akbar

Usai Idul Fitri, Alumni SMPN 1 Sajoanging Wajo Gelar Reuni Akbar
Agus Syam, SSos, MSi. 
WAJO, TEKAPE.co - Memanfaatkan momen libur lebaran idul Fitri, alumni SMPN 1 Sajoanging Wajo berencana akan melaksanakan reuni akbar, 1 Juli 2017.

Ketua Panitia Pelaksana, Agus Syam SSos MSi, kepada wartawan, Rabu 7 Juni 2017, reuni tersebut memang sudah lama digagas untuk silaturrahim para alumni semua angkatan.

"Momen lebaran nanti, saya rasa momen tepat untuk berkumpul sesama alumni, mulai dari alumni 1988 hingga sekarang," ujarnya.

Melalui reuni ini, kata dia, diharapkan para alumni bisa memberikan sumbangsih kepada sekolah, yang telah mengantarkan kita seperti saat ini," tandas camat Sajoanging ini.

Ia menyebutkan, alumni SMPN 1 Sajoanging ini sudah banyak yang sukses. Baik di bidang pemerintahan, pengusaha, hingga konglomerat.

"Camat Sajoanging dan Camat Gilireng Drs H Andi Cakunu MSi, adalah salah satu alumni. Kami telah komunikasi ke teman-teman. Alhamdulillah, direspon bagus. Sekaligus untuk silaturrahim dengan guru," tandasnya. (Ambo Tang)

Polda Sulsel Segera Periksa Oknum Polisi Wajo

Polda Sulsel Segera Periksa Oknum Polisi Wajo
Kabid Humas Polda Sulsel (kanan) didampingi Kapolres Palopo (kiri). 
PALOPO, TEKAPE.co - Oknum polisi yang bertugas di Polsek Sajoanging, Kabupaten Wajo, Aiptu Masri Juanda, segera diperiksa Bidang Propam Polda Sulselbar.

Pemeriksaan itu terkait laporan keluarga korban salah tembak, yang mengakibatkan meninggal dunia.


BACA JUGA:


Kabid Humas Polda Sulsel, Kombes Pol Dicky S, saat berkunjung ke Palopo, Senin 5 Juni, menuturkan, pihaknya segera melakukan pemeriksaan atas dugaan salah tembak tersebut.

"Kami belum bisa menyebutkan apakah memang salah tembak atau bagaimana. Namun Propam akan turun melakukan pemeriksaan. Kalau memang terbukti, maka akan dijatuhkan sanksi disiplin sesuai dengan pelanggarannya," tandasnya. (del)

Terbaru

Recent Posts Widget