Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Bicarakan Pengembangan Sagu, Bupati Lutra Bertolak ke Jepang

Bicarakan Pengembangan Sagu, Bupati Lutra Bertolak ke Jepang
Indah Putri. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Sebagai salah satu upaya pengembangan kampung sagu yang ada di Kabupaten Luwu Utara, Bupati Luwu utara, Indah Putri Indriani dijadwalkan bertolak ke Jepang, Sabtu 1 Juli 2017 ini.

Luwu utara merupakan salah satu dari empat kabupaten/kota di Tana Luwu telah sepakat bersama untuk berbagi peran dalam rangka pengembangan tanaman sagu.

Kabag Humas dan Protokol Luwu Utara, Suryadi Djafar, mengatakan, bupati ke Jepang sebagai tindak lanjut pembahasan pengembangan kampung sagu yang sudah gencar dibahas sebelumnya bersama Prof Ozosawa Katsuya dari Jepang.

"Di Jepang, beliau (Bupati Luwu Utara) akan memaparkan potensi pengelolaan kampung sagu yang ada di Kabupaten Luwu Utara," kata Suryadi, ditemui di Warkop Teras Adira Masamba.

Sementara itu, Bupati Perempuan Pertama di Sulsel ini, yang ditemui sebelum berangkat di halaman rumah jabatannya, mengatakan, kabupaten Luwu Utara diundang langsung oleh JICA (Japan Internasional Coorperation Agency) untuk ke Jepang guna membahas keseriusan dalam pengembangan kampung sagu.

Dia juga menambahkan, selain membahas kampung sagu, di negeri Sakura tersebut juga akan belajar program apa yang dapat dijadikan sebagai inovasi untuk mengembangkan Luwu Utara. (jsm)

Langka, Harga Eceran Gas Elpiji 3 Kg di Luwu Capai Rp 25 Ribu

Langka, Harga Eceran Gas Elpiji 3 Kg di Luwu Capai Rp 25 Ribu
Tabung Gas Elpiji 3 Kg di Warung Langka
LUWU, TEKAPE.co -- Kelangkaan Gas Elpiji 3 Kg semakin dikeluhkan oleh warga di Luwu, khususnya warga di Desa Salujambu, Kecamatan Lamasi, Kabupaten Luwu, Sulsel, Jumat, 30 Juni 2017.

Pengecer tabung gas Elpiji 3 Kg, Dini, mengatakan, sejak kelangkaan elpiji 3 Kg, harganya mencapai Rp25 ribu pertabung sementara kalau normalnya harganya Rp19 ribu per tabung.

Khusus wilayah Desa Salu jambu kelangkaan tabung gas elpiji 3 kg mulai dirasakan sejak tiga hari yang lalu.

"Kalau normal harga saya jualkan Rp 19 ribu, akibat langkah sekarang naik sampai Rp 25 ribu," ujarnya

Menurutnya kelangkaan disebabkan karena masih libur lebaran sehingga penyaluran gas elpiji 3 kg belum normal. (ham)

Minimalkan Pengangguran, Wali Kota Palopo Siapkan Program 'Siapa Mau Kerja Apa'

Minimalkan Pengangguran, Wali Kota Palopo Siapkan Program 'Siapa Mau Kerja Apa'
Wali Kota Palopo bersama Muspida saat bertemu Khatib salat id, Ust Azis Qahhar Mudzakkar di Masjid Agung Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, kembali menegaskan kepada seluruh masyarakat Kota Palopo yang tidak memiliki pekerjaan tetap, untuk tidak tinggal diam.

Ia bahkan memotivasi masyarakat untuk bangkit dan berkarya sesuai dengan potensi yang dimiliki. Sebagai suppor Pemkot, Judas Amir merancang program bernama 'Siapa Mau Kerja Apa'.

Hal itu disampaikan Wali Kota Palopo dalam sambutan seragamnya pada peringatan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Minggu 25 Juni 2017.

Menurutnya, sekarang ini Pemerintah Kota Palopo tengah menggalakkan pembangunan strategis di berbagai sektor. Di antaranya adalah pendidikan gratis paripurna, kesehatan gratis paripurna, beras miskin (Raskin) gratis untuk masyarakat pra sejahtera. Dan yang lebih menarik adalah program 'Siapa Mau Kerja Apa.'

"Salah satu upaya yang dilakukan untuk menyejahterakan masyarakat adalah dengan mengusung program Siapa Mau Kerja Apa. Pemerintah akan menyiapkan anggaran untuk masyarakat yang mau berusaha apa saja sesuai dengan potensi yang dimilikinya," jelasnya.

Lebih lanjut Judas menjelaskan, program tersebut dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat. Dimana jika masyarakat sudah berdaya dan sudah mampu mandiri, maka secara otomatis akan meningkatkan taraf hidupnya.

"Apalagi yang menjadi kendala, pemerintah sudah memberikan peluang kepada masyarakat untuk berkarya atau berusaha. Tinggal masyarakat yang akan memikirkan mau usaha apa. Pemerintah siapkan modalnya," tegasnya. (hms)

Banyak Berdar di Masamba, Ini Daftar Mie tak Berlabel Halal

Banyak Berdar di Masamba, Ini Daftar Mie tak Berlabel Halal
MASAMBA, TEKAPE.co - Muslim Mucthar Kepala Dinas Perindustrian, Perdagangan Koperasi Usaha Kecil dan Menengah (P2KUKM) Kabupaten Luwu Utara mengumumkan produk mie asal korena ini mengandung daging babi dan tidak tercantum di lebel MUI.


BACA JUGA:
Sidak, Pemkab Lutra Sita Puluhan Bungkus Mie Mengandung Babi 


"Kita berharap masyarakat tau hal ini, jangan sampai sudah ada yang komsunsi," kata Muslim Mucthar, usai sidak di sejumlah minimarket, Rabu 21 Juni 2017.

Tim terpadu menemukan puluhan produk yang tidak berlabel halal yang diduga mengandung daging babi, yang beredar di sejumlah minimarket di Masamba.

Produk-produk  yang berlabel asal Korea ini ditemui tidak memiliki labe halal dari MUI dan dinyatakan mengadung daging babi dari Kepala Balai Besar/Balai POM Pusat dengan nomor IN.08.04.532.06.17.2342 tentang penarikan prosuk mie asal Korea, yaitu  Mie samyang U-Dong BPOM RI ML 231509497014, Mie Nongshim BPOM RI ML 231509052014, Mie Samyang rasa Kimchi BPOM ML 231509448014, Mie Ottogi BPOM ML 231509284014. (jsm)
Banyak Berdar di Masamba, Ini Daftar Mie tak Berlabel Halal

Tidak Tarik Mamin Tanpa Berlabel Halal, Satpol PP Luwu Ancam Tutup Minimarket

Tidak Tarik Mamin Tanpa Berlabel Halal, Satpol PP Luwu Ancam Tutup Minimarket
Kasatpol PP Luwu, bersama Kabag Humas Luwu saat sidak di salah satu minimarket di Belopa. 
LUWU, TEKAPE.co -- Pengelola minimarket di Belopa, Kabupateb Luwu, Sulsel, yang masih menjual makanan dan minuman (mamin), yang tak berlabel halal dan mi samyang yang mengandung DNA babi, akan ditindak tegas oleh pihak Satpol PP.


BACA JUGA:
Koperindag Luwu Temukan 24 Makanan Instan Tanpa Label Halal Beredar di Minimarket Belopa


Plt Kasatpol PP Luwu, Andi Iskandar, telah  memberi peringatan untuk segera menarik jualan mamin yang tidak memiliki label halal.

Setelah dilakukan sidak, Senin 19 Juni 2017, ada dua minimarket di Belopa tidak mematuhi peringatan tersebut. Maka dari itu, jika tetap membandel, Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Luwu akan melakukan tindakan tegas, dengan pemberian sanksi hingga pencabutan izin.

"Kami akan tindak tegas minimarket, kalau tidak menarik mamin yang tidak memiliki label halal dan izin BPOM. Sebab sebelum masuk bulan suci Ramadan semua minimarket di Belopa sudah kita peringati, tapi masih ada yang berani menjual mamin tersebut," ujarnya.

Perlu diketahui, dari hasil sidak Pemkab Luwu beserta jajaranya menemukan puluhan bungkus Mi Samyang menurut BPOM mengandung DNA Babi, dan 24 jenis mamin berbeda merk yang tidak memiliki label halal dan isin BPOM. Kesemua mamin tersebut sudah di sita dan dilarang untuk diperjualbelikan. (ham)


Kemendag RI Sediakan 500 Paket Sembako Murah di Luwu

Kemendag RI Sediakan 500 Paket Sembako di Pasar Murah Luwu Dengan Harga Terjangkau
Antusias Masyarakat Berbelanja di Pasar Murah Kemendag RI
LUWU, TEKAPE.co -- Pasar murah Ramadhan ini terselenggara sebagai bentuk kepedulian dan komitmen Kementrian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia, yang menyediakan barang kebutuhan pokok sebanyak 500 Paket dengan harga yang terjangkau.

Kementerian Perdagangan (Kemendag) selaku fasilitator penyelenggaraan Pasar Murah Ramadhan di berbagai wilayah di Indonesia. dimana salah satunya di Kecamtan Kamanre, Kabupaten Luwu, Sulsel. Selasa, 20 Juni 2017.


BACA JUGA:
Pasar Murah Luthfi Bersama Kemendag di Luwu Utara Diserbu Warga
Pasar Murah di Luwu Dihadiri Kepala Biro Bappebti Kemendag 


"Adapun paket sembako yang kita disediakan sebanyak 500 paket yang terdiri dari 2 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, 2 kilogram tepung terigu, 2 liter minyak goreng, dan 1 botol sirup senilai Rp100 ribu, dan dijual dengan harga Rp50 ribu/paket," tutur Kepala Biro Peraturan Perundang-undangan dan Penindakan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kemendag, Sri Hariyati.

Dengan adanya pasar Murah Ramadhan ini yang di inisiasi Badan Kontak Majelis Talim Kamanre, masyarakat berpenghasilan rendah bisa mersakan ketersediaan bahan pokok selama bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

"Pasar Murah Ramadan ini juga merupakan bentuk keberpihakan kepada masyarakat menengah ke bawah dan solidaritas sesama warga bangsa, serta upaya pengendalian inflasi," Ungkap, Sri Hariyati.

Pelaksanaan Pasar Murah Ramadan di Majelis Taklim BKMT Kecamatan Kamanre ini terlaksana atas kerja sama Kemendag dengan Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo). Dimana hasil pasar murah nantinya akan di gunakan meningkatkan Pemberdayaan Majelis Taklim di Kamanre.

“Hasil penjualan paket sembako di Pasar Murah Ramadan ini akan diberikan kepada Majelis Taklim untuk membantu meningkatkan pemberdayaan Majelis Taklim,” pungkas Sri.

Disamping itu, melalui Pasar Murah Ramadan ini, masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah dapat beribadah dengan tenang dan tersenyum pada saat Hari Raya Idul Fitri mendatang.
(ham)

Pasar Murah di Luwu Dihadiri Kepala Biro Bappebti Kemendag

Pasar Murah di Luwu Dihadiri Kepala Biro Bappebti Kemendag
Sri Haryati Saat Menghadiri Pasar Murah Majelis Taklim Kamanre, Luwu
LUWU, TEKAPE.co -- Kepala Biro Peraturan Perundang-Undangan dan Penindakan Badan Pengawas Perdagangan Berjangka Komoditi (Bappebti) Kementerian Perdagangan, Sri Hariyati, menghadiri sekaligus membuka Acara Pasar Murah Ramadan Majelis Taklim Kecamatan Kamanre, Kabupaten Luwu, Sulsel, Selasa, 20 Juni 2017.

"Pasar murah ini di tujukan kepada masyarakat, khususnya yang berpenghasilan rendah, untuk membantu meringankan beban kebutuhan pokok selama puasa dan hari raya idul fitri," ujar Sri Hariyati.


BACA JUGA:
Pasar Murah Luthfi Bersama Kemendag di Luwu Utara Diserbu Warga


Sri menjelaskan, pelaksanaan Pasar Murah Ramadan di Majelis Taklim BKMT Kecamatan Kamanre ini terlaksana atas kerja sama Kemendag dengan Asosiasi Perdagangan Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo).

"Khusus di Kabupaten dan Kecamatan, Asosiasi Perdangan Berjangka Komoditi Indonesia (Aspebtindo) juga memberikan dukungan dan memberikan sembako untuk pasar murah," tuturnya.

Adapun paket sembako yang disediakan sebanyak 500 paket yang terdiri dari 2 kilogram beras, 2 kilogram gula pasir, 2 kilogram tepung terigu, 2 liter minyak goreng, dan 1 botol sirup senilai Rp100 ribu, dan dijual dengan harga Rp50 ribu/paket.

“Hasil penjualan paket sembako di Pasar Murah Ramadan ini akan diberikan kepada Majelis Taklim untuk membantu meningkatkan pemberdayaan Majelis Taklim,” pungkas Sri.

Sebagai fasilitator Pasar Murah Ramadan, Kemendag mengharapkan agar dukungan yang diberikan pihak swasta dapat bermanfaat bagi masyarakat berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan pokoknya selama Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri.

Selain itu, juga diharapkan bahwa melalui segala upaya stabilisasi pasokan dan harga serta didukung Pasar Murah Ramadan ini, maka masyarakat khususnya yang berpenghasilan rendah dapat beribadah dengan tenang dan tersenyum pada saat Hari Raya Idul Fitri mendatang. (ham)

Pasar Murah Luthfi Bersama Kemendag di Luwu Utara Diserbu Warga

 Pasar Murah Luwu Utara Diserbu Warga
Luthfi saat foto bersama di lokasi pasar murah. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Setelah mengelar pasar murah di Luwu Timur dan Palopo, Anggota DPR RI Fraksi Nasdem, Luthfi Andi Mutty (LAM) bersama Kementrian Perdagangan (Kemendag) Republik Indonesia melakukan kegiatan yang sama, Pasar Murah, di tanah kelahirannya, Desa Baloli, Kecamatan Masamba, Luwu Utara, Senin 19 Juni 2017.

Pasar murah tersebut, Luthfi menyediakan sebanyak 500 paket sembilan kebutuhan pokok (Sembako) dengan harga murah.

Dari harga asli Rp 100 ribu, masyarakat hanya perlu membayar Rp50 ribu. Jenis bahan yang dijual dalam pasar murah itu diantaranya beras, gula pasir, minyak goreng, dan sirup.

Antusias masyarakat yang datang melebihi kupon yang disiapkan. Warga menyerbu pasar murah tersebut. Bahkan ada juga warga hanya datang untuk melepas rindu dengan Luthfi.

"Saya datang bukan untuk sembako, tapi hanya melepas rindu ke Opu Luthfi, jawab salah seorang ibu yang tidak ikut antri, Hartati.

Dalam acara pasar murah ini, turut juga hadir Wakil Bupati Luwu Utara, Muh Thahar Rum, Kadis Koprindak Muslim Muchtar.

Dalam sambutannya, Thahar menyampaikan terimakasih kepada LAM atas Pasar Murah Ramadan yang digelar di Lutra.

"Kami Pemkab Luwu Utara mengapresiasi dan menghaturkan terimakasih pada LAM atas niat baiknya yang tentu maringankan beban masyarakat," ujarnya.

Rencananya, LAM akan lanjut menggelar pasar murah Ramadan dalam waktu dekat di Kabupaten Luwu. (jsm)

Terbaru

Recent Posts Widget