Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Perbaikan Jalan Trans Sulawesi di Palopo Hambat Arus Balik, Macet Hingga 2 Km

Perbaikan Jalan Trans Sulawesi di Palopo Hambat Arus Balik, Macet Hingga 2 Km
PALOPO, TEKAPE.co - Arus balik lebaran yang melalui Jalan Trans Sulawesi, di Kelurahan Songka, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulsel, terhambat oleh perbaikan jalan, Jumat 30 Juni 2017, sore.

Akibat perbaikan jalan trans Sulawesi, membuat kemacetan hingga sekitar 2 km dari dua arah.

Perbaikan Jalan tersebut dilakukan dengan cara menambal aspal yang berlubang.

Hingga berita ini ditulis, tampak truk pengangkut aspal dan alat berat masih melakukan penambalan aspal yang ada di sekitar Polsek Wara Selatan, Kota Palopo. (del)

Nasdem Palopo Bantu Syahrini, Bocah Penderita Gagal Ginjal

Nasdem Palopo Bantu Syahrini, Bocah Penderita Gagal Ginjal
Nasdem dan Garnita Nasdem Palopo saat mengunjungi kediaman bocah penderita gagal ginjal di Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - DPD Nasdem Kota Palopo bersama organisasi sayapnya, Garnita Nasdem Palopo, tergerak untuk membantu Syahrini (5), bocah penderita gagal ginjal sejak berusia 2 tahun.

Bocah ini tinggal bersama orangtuanya dan lima orang bersaudara, di Jalan Jenderal Sudirman RT 002/RW 003 Kelurahan Binturu, Kecamatan Wara Selatan, Kota Palopo, Sulsel.

Dari keterangan orangtuanya, bocah anak dari pasangan Muh Syahrir dan Karmila ini sejak umur 2 tahun sudah harus menderita kelainan ginjal.

"Kami pernah berobat ke Makassar, dan dirawat di RSUP Dr Wahidin, namun belum tuntas pengobatannya, kami balik ke Palopo, karena biaya hidup sehari-hari di rumah sakit cukup besar," tandas ibu Syahrini, Karmila.

Suasana haru tampak terlihat saat Nasdem dan Garnita Nasdem Palopo mengunjungi bocah penderita gagal ginjal tersebut. Beberapa dari mereka tampak meneteskan air mata. Kondisi sang bocah sangat memprihatinkan. Perutnya sudah buncit akibat penyakit yang diidapnya.

Melihat kondisi tersebut, Sekretaris DPD Nasdem Palopo Abdul Rauf Rahim, bersama Ketua DPD Garnita Nasdem Palopo Hj Hasrianti dan pengurus Garnita Nasdem Palopo langsung menyanggupi untuk menguruskan biaya berobat bocah tersebut.

"Kami bersama Nasdem dan teman-teman Garnita, akan membantu menguruskan BPJS Kesehatan, dan membantu semampu kami. Sehingga pengobatan bocah Syahrini bisa dilanjutkan. Sebab selama ini, ia punya BPJS Kesehatan Mandiri, kini sudah setahun menunggak," ujar Hasrianti. (del)


Sidak Hari Terakhir, Bupati Lutra Ditemani 'Ajudan Cilik'

Sidak Hari Terakhir, Bupati Lutra Ditemani 'Ajudan Cilik'
MASAMBA, TEKAPE.co - Ada pemandangan menarik ketika Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani melakukan inspeksi mendadak (sidak) ke sejumlah Bagian Sekretariat Daerah (Setda) dan Satuan Kerja Perangkat Daerah (SKPD).

Saat memasuki ruangan demi ruangan, seorang anak perempuan selalu mengikutinya, Kamis 22 Juni 2017.

“Ini saya bawa ajudan kecil,” ujar Indah tersenyum sambil menunjuk seorang anak perempuan yang ada di dekatnya.

Rupanya, ajudan kecil yang dia maksud adalah putrinya yang selalu ikut di belakang saat melakukan sidak ke sejumlah kantor Lingkup Pemerintah Daerah.  


BACA JUGA: 
Hari Terakhir Berkantor Sebelum Libur Panjang, Bupati Indak Sidak Kantor


Sementara dari hasil sidak Bupati kemarin, terungkap fakta bahwa kehadiran ASN di pengujung waktu kerja sebelum cuti bersama mencapai 90% kehadiran.

“Sejauh ini kita lihat ada 90% ASN hadir. Kalau pun ada yang tidak hadir, itu karena yang bersangkutan sakit dan tanpa keteragan cuma ada satu tadi saya lihat di Dinas Kominfo,” ungkap Indah saat ditanya tingkat kehadiran ASN.

“Alhamdulillah, tingkat kehadiran ASN sudah cukup baik sampai hari terakhir sebelum mereka cuti bersama. Nah, yang lebih penting adalah nanti setelah mereka masuk kantor kembali, apakah tingkat kehadirannya seperti itu atau tidak. Kita lihat nanti pada hari pertama mereka masuk kerja usai cuti bersama,” tutup Indah. (lh-hms/jsm)

ASN Tambah Libur, Bupati Luwu Utara Ancam Berikan Sanksi Tegas

ASN Tambah Libur, Bupati Luwu Utara Ancam Berikan Sanksi Tegas
MASAMBA, TEKAPE.co - Setelah Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani melakukan sidak di sejumlah Bagian Sekretariat Daerah (Setda) dan SKPD, Sekretaris Daerah (Sekda) Abdul Mahfud juga melakukan hal yang sama di beberapa SKPD di pengujung aktivitas kantor, Kamis 22 Juni 2017.

Dalam sidaknya itu, Mahfud mengungkapkan, ada sanksi bagi ASN yang tambah libur cutinya. “Jelas ada sanksi bagi mereka yang tambah libur. Kita lihat saja nanti setelah cuti selesai,” ujar Mahfud, kepada wartawan, sembari meminta ASN memeriksa kembali listrik sebelum libur.

Seperti diketahui, durasi jam kerja ASN dipangkas selama bulan puasa. Masuk jam 8, pulang jam 3. Mengingat kebiasaan ASN 'mundur' berjamaah jelang pulang kantor, apalagi sudah di pintu gerbang cuti bersama, Sekda Mahfud menggunakan kesempatan 'sempit' itu untuk jalan-jalan ke sejumlah SKPD.

Hasilnya, aktivitas berjalan seperti biasa. Hanya di Dinas Sosial, sedikit lengang. Kadisnya juga tak nampak di ruangan karena pergi mengantar keluarganya yang sakit.

“Aktivitas ASN masih sangat lancar. Apalagi tadi di Dinas Dukcapil, pelayanan berlangsung normal seperti biasa,” terang Mahfud, yang siang menjelang sore itu ditemani Asisten III Muhammad Kasrum.

Beberapa SKPD juga masih nampak ramai, di antaranya Dinas Ketahanan Pangan (DKP), Dinas PU, Badan Pengelola Keuangan dan Aset Daerah (BPKAD), dan Badan Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (BP2KB).  “Alhamdulillah, aktivitas ASN masing sangat lancar,” ungkap Mahfud.

Ditanya prosentase kehadiran ASN jelang cuti bersama, Mahfud menjawab sekitar 90% kehadiran, sama persis apa yang disampaikan Bupati sebelumnya.

“Persentase kehadiran 90%. Kalau ada yang tidak hadir karena ada yang sakit, dan mengantar keluarganya yang sakit,” tutup Mahfud. (hms/jsm)

Baru 3 Bulan Diresmikan, Jembatan di Wilayah Terpencil Lutra Ini Rusak Parah

Baru 3 Bulan Diresmikan, Jembatan di Wilayah Terpencil Lutra Ini Rusak Parah
Kondisi jembatan yang sudah rusak. 
RONGKONG, TEKAPE.co - Baru beberapa bulan diresmikan, Jembatan Tulang-tulang Balannalu sudah megalami rusak parah. Dari pantauan wartawan, Kamis 22 Juni 2017, tampak pinggir pondasi jembatan retak dan runtuh.

Hal itu diakibatkan struktur pondasi yang kurang baik. Padahal jembatan ini baru diresmikan bulan April 2017 oleh Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani.

Jembatan ini berada di Dusun Balannalu Desa Pengkendekan Kecamatan Rongkong. Pembangunan Jembatan Tulang-tulang bersumber anggaran APBD Tahun 2016.

Jalan ini satu-satunya jalan yang menghubungkan ke Desa Balannalu. Desa yang tertinggal di Kecamatan Rongkong, dengan akses jalan berlumpur dan bertebing hanya kenderaan roda dua yang bisa melintas.

"Kita berharap pihak kontraktor yang mengerjakannya bisa memperbaikinya kembali. Walupun sudah diresmikan,  jembatan ini kan masih tahap pemeliharaan," kata Akbar, warga setempat.

Kalau jembatan itu dibiarkan begitu saja, bisa-bisa rabatnya runtuh dan mengakibatkan jembatan juga ikut rusak. (jsm)

Hari Terakhir Berkantor Sebelum Libur Panjang, Bupati Indak Sidak Kantor

Hari Terakhir Berkantor Sebelum Libur Panjang, Bupati Indak Sidak Kantor
MASAMBA, TEKAPE.co - Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani, melakukan inspeksi mendadak (sidak) jelang cuti panjang, idul fitri 1438 Hijriah, Kamis 22  Juni 2017 siang tadi.

Saat melakukan sidak, Indah didampingi Sekretaris Daerah, Abdul Mahfud. Indah melakukan sidak di ruangan kantor lingkup Pemda Luwu Utara.

Dari sejumlah ruangan yang dikunjungi, ditemukan beberapa pegawai yang absen pada hari ini. Seperti pada ruangan Dinas Komunikasi dan informatika, hanya beberapa pegawai yang hadir bahkan Kepala Dinasnya, Arief R Palallo tidak tampak diruang kerjanya saat disambangi Bupati Indah.

Kendati demikian, Bupati Lutra mengatakan bahwa dihari terakhir kerja sebelum cuti bersama, secara keseluruhan tingkat kehadiran pegawai masih mencapai 90 persen. Dan jika ada yang melanggar maka sanksi akan menanti.

“Kita melakukan sidak ini karena beredar kabar bahwa pegawai sudah malas berkantor karena sudah menerima THR di instansi masing-masing,” kata Indah.

Saat melakukan sidak tersebut, Bupati Indah sekaligus mengambil kesempatan mengucapkan selamat idul fitri dan selamat menikmati hari libur kepada para ASN Luwu Utara. Namun dia tetap mengingatkan tentang batas waktu cuti bersama.

“Jangan menambah hari libur, saya ingin semua hadir di hari pertama kerja setelah cuti bersama,” pesan Indah. (jsm)

Randis Pemkot Palopo Dilarang Dipakai Mudik

Randis Pemkot Palopo Dilarang Dipakai Mudik
H Muhammad Judas Amir. 
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, melalui Sekretaris Kota Palopo, H Jamaluddin Nuhung, mengimbau kepada pejabat Pemkot Palopo untuk tidak menggunakan kendaraan dinas (Randis) sebagai kepentingan mudik saat lebaran.

Jamaluddin Nuhung, Selasa 20 Juni 2017, menyebutkan, imbauan itu merupakan ketentuan yang telah diatur dalam Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. 87/2005 tentang Pedoman Peningkatan Pelaksanaan Efisiensi, Penghematan dan Disiplin Kerja.

""ASN se Kota Palopo kami diimbau untuk tidak menggunakan Randis saat mudik lebaran. Itu sudah jelas aturannya, makanya dilarang," jelasnya.

Bahkan, kata dia, jika ada ASN Kota Palopo kedapatan menggunakan Randis untuk kepentingan mudik lebaran, Pemkot Palopo tak segan-segan akan memberikan sangsi.

"Kalau ada yang kedapatan kita akan berikan sangsi sesuai ketentuan yang berlaku," kata mantan Kepala Inspektorat Kota Palopo ini.

Sekedar diketahui, kendaraan dinas operasional ASN hanya digunakan untuk kepentingan dinas yang menunjang tugas pokok dan fungsi. (um)

Rusak Parah, Jalan Poros Baebunta-Malbar Berkubang dan Berlumpur

Rusak Parah, Jalan Poros Sabbang-Malbar Berkubang dan Berlumpur
BAEBUNTA, TEKAPE.co - Masyarakat mengeluhkan kondisi jalan kabupaten yang menghubungkan Kecamatan Baebunta wilayah selatan menuju Kecamatan Malangke Barat (Malbar), Kabupaten Luwu Utara, Sulsel.

Jalan yang menghubungkan beberapa desa di dua kecamatan ini rusak parah. Jalan poros kecamatan itu berkubang dan berlumpur.

Anggota DPRD Luwu Utara, Aris Mustaming, Rabu 21Juni 2017, mengatakan, keluhan masyarakat telah berlangsung lama. "Saya kemarin sore ke sana melihat memang kerusakan jalan sudah cukup parah," ujarnya.

Jalan yang rusak berkubang dan berlumpur ini mulai dari batas Desa Lara, menuju batas Desa Mukti Jaya Baebunta, hingga Desa Kalitata Kecamatan Malangke Barat. Panjang jalan mencapai lima kilometer. Pemerintah harus memberikan perhatian karena kondisi kerusakan jalan cukup parah.

Kepala Desa Mukti Jaya, Andi Basnar, mengaku telah melayangkan surat ke Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Luwu Utara pekan lalu untuk perbaikan jalan tersebut.

Legislator PPP juga telah menghubungi Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (DPUPR) Luwu Utara, Suaib Mansyur. Namun, belum ada realisasi. Alasannya, alat berat masih bekerja di tempat lain.

Padahal, jalan tersebut hanya butuh diratakan pakai greder. Kemudian jalan yang sudah berkubang memang butuh ditimbun. Hanya 50 truk timbunan, jalannya sudah mulus kembali.

"Dewan sudah alokasikan anggaran pemeliharaan jalan di APBD tahun ini. Kenapa tidak digunakan memperbaiki jalan rusak di Baebunta wilayah selatan," paparnya.

Sekretaris Kabupaten (Sekkab) Luwu Utara, Abdul Mahfud mengatakan, jalan menghubungkan Lara hingga Kalitata jalan lama yang belum tersentuh aspal. Jadi tidak ada dana pemeliharaannya.

Menurutnya, jalan yang baru diaspal yang dapat pemeliharaan. Kemudian jalan yang baru dapat proyek pengkrikilan. Makanya, tidak bisa dilakukan pemeliharaan. Namun dia berharap jalan ini masuk program pengaspalan jalan. Selama ini tidak masuk program pengaspalan jalan karena terlalu panjang. Butuh biaya besar membiayai pengaspalan. (jsm)

Terbaru

Recent Posts Widget