![]() |
Pertemuan Ome dan masyarakat Palopo di Rujab Wawali. |
Ome, sapaan akrab Akhmad Syarifuddin, pada kesempatan itu menyampaikan alasan yang mendasar dan motivasinya ikut bertarung pada pemilihan wali kota (Pilwalkot) Palopo 2018, mendatang.
"Saya ingin menjadi pemimpin yang melayani bukan di layani. Pemimpin yang bisa adil untuk kita semua, bukan semata-mata hanya memenuhi hasrat kekuasaan atau materi, tapi demi kepentingan kita bersama, kepentingan masyarakat Kota Palopo," ujarnya.
Ia juga mengungkapkan, berdasarkan survei yang ada, dirinya telah diwajibkan maju di Pilwalkot Palopo 2018 mendatang. Pihaknya telah mendapat dukungan masyarakat Palopo.
"Alhamdulillah, sepekan yang lalu, Lembaga Survei yang kita gunakan telah merampungkan tugasnya. Hasilnya, bukan lagi merekomendasikan saya untuk ikut bertarung, tetapi mewajibkan kita untuk ikut serta dalam pesta demokrasi Pilwalkot Palopo 2018," tegasnya.
Ia mengharapkan, kedepan relawan yang ada, lebih mengedepankan politik santun serta mempopulerkan simbol OME, yaitu dengan mengangkat tangan dengan simbol 'Oke'.
"Jadi di saat bertemu warga, kita tinggal mengangkat tangan sebagai tanda kita sejalan dalam memperjuangankan calon yang kita usung bersama," jelasnya.
Pada sesi terakhir, silaturahim ini diisi dengan tanyajawab seputar pembentukan relawan Sahabat Ome, sampai ke tingkat TPS. Begitu antusianya masyarakat menyodorkan namanya siap menjadi koordinator wilayah dan siap menjadi relawan. (rilis)