Select Menu

Headline

Politik

Metro

Hukrim

Peristiwa

Video

Religi

Wabup Lutim Pimpin IKA SMKN 2 Palopo

Wabup Lutim Pimpin IKA SMKN 2 Palopo
Mubes IKA SMKN 2 Kota Palopo
PALOPO, TEKAPE.co -- Irwan Bachri Syam yang merupakan Wakil Bupati Luwu Timur, terpilih menjadi ketua Ikatan Keluarga Alumni (IKA) STM/SMKN 2 Palopo setelah terpilih secara Aklamasi, dalam pelaksanaan Musyawarah Besar (Mubes) Ikatan Keluarga Alumni (IKA) SMKN 2 Palopo.

Mubes IKA SMKN 2 Palopo dilaksanakan, di Aula Smkn 2 Palopo, Jalan Meranti Kota Palopo, Sulsel. Rabu, 28 Juni 2017.

Ketua Panitia, Samsudar Syam, mengatakan, sesaat setelah dilaksanakan pemilihan ketua bahwa, terpilihnya Irwan Bachri Syam sebagai ketua merupakan keinginan seluruh alumni. Terkait dengan keputusan itu, tentunya seluruh alumni berharap agar IKA STM/SMKN 2 Palopo bisa lebih baik kedepannya.

Utamanya sebagai wadah silaturahmi antar sesama alumni. Juga tujuan positif lainnya untuk berkontribusi terhadap sekolah dan juga alumni.

"Kita tentu berharap, kepengurusan yang baru bisa lebih baik dari sebelumnya. Optimisme itu sangat terlihat ketika rekan alumni menunjuk Irwan Bachri Syam sebagai ketua," katanya.

Diketahui, Irwan Bachri Syam merupakan Alumni Jurusan Bangunan, angkatan 1996 di STM/SMKN 2 Palopo. (*).

Jalan Utama Desa Lawewe Rusak Parah dan Berlumpur, Warga Minta Perhatian Pemkab Lutra


Jalan Utama Desa Lawewe Rusak Parah dan Berlumpur, Warga Minta Perhatian Pemkab Lutra
Motor Milik Salah Seorang Warga Terjebak di Kubangan Berlumpur
LUTRA,TEKAPE.co -- Warga Desa Lawewe, Kecamatan Baebunta, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel, mengeluhkan kondisi jalan yang tiap hari dilalui, pasalnya akses utama mereka ini berlumpur dan berkubang.

Warga setempat terpaksa melintasi jalan berkubang dan berlumpur tersebut karena ini meruapakan akses utama masyarakat dalam menjalankan aktivitasnya.

Selain menjadi jalan akses utama, jalan ini juga dinilai sangat strategis, karena menghubungkan tiga desa menuju wilayah Lamasi Kabupaten Luwu.

Salah seorang Warga Desa Lawewe, Rahum, meminta pemangku kebijakan di Kabupaten Luwu Utara untuk memperhatikan dan memperbaiki jalan dari Lawewe menuju Limbong Wara, Lembang-Lembang dan Lamasi.

''Masyarakat  terpaksa melintasi jalan yang berkubang  berlumpur karena jalanan ini,satu-satunya jalan utama masyarakat untuk membawa hasil bumi di jual dan masyarakat  membutuhkan perbaikan". Ujarnya.

Rahum mengungkapkan, Pemkab  Lutra, jangan sampai timbul kesan pemerintah ibarat poco-poco,maju selangkah, mundur dua langka.

"Tabe, hentikan pencitraan saatnya kerja nyata,'' ucap, Warga Desa Lawewe ini.

Disamping itu, salah satu guru yang mengajar di SMP Negeri 4 Baebunta, Sri Wahyuningsi, membenarkan jalan yang menujuh kesekolahnya rusak parah, motor yang dia kenderai biasa tenggelam dan terperangkap di lumpur.

"Kami sangat berharap ada perhatian la' dari pemerintah daerah supaya jalan di Desa Lawewe ini di perbaiki," tuturnya.(Jsm)

Kapolres Palopo Pastikan Penemuan Warga Bukan Orok Bayi

Kapolres Palopo, Pastikan Penemuan Warga Bukan Orok Bayi
Kapolres Kota Palopo AKBP Taswin
PALOPO, TEKAPE.co -- Kapolres Kota Palopo AKBP Taswin, memastikan bahwa temuan warga Telluwanua di daerah homebase yang di duga orok bayi, Rabu 28 Juni 2017, siang tadi dipastikan bukanlah orok bayi.

AKBP Taswin saat ditemui sore tadi di Mapolres Palppo mengatakan, kalau yang ditemukan warga Telluwanua itu bukanlah orok bayi.

"Yang ditemukan siang tadi di Telluwanua itu bukan orok yah," ungkap perwira dua melati di pundak itu.

Sebelumya, penemuan yang diduga orok bayi ditemukan oleh dua warga setempat. Bahkan penemuan itu sempat menghebokan warga setempat. (man)

Bupati Lutra Lepas Bibit Ikan Nila di Sungai Walu-walu

Bupati Lutra Lepas Bibit Ikan Nila di sungai walu-walu
Bupati Luwu Utara Saat Melepaskan Bibit Ikan di Sungai Walu-walu
LUTRA, TEKAPE.co -- Demi menjaga, Memelihara dan memanfaatkan sungai untuk kesejahteran di bidang pertanian dan perikanan, Bupati Luwu Utara, Hj. Indah putri indriani, S.IP,M.Si, melepas 3.000 Bibit Ikan Nila di sungai walu-walu di Desa Kalotok Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Rabu, 28 Juni 2017.

Dalam kegiatan tersebut, Bupati Lutra yang akrab di Sapa Indah ini  didampingi para SKPDnya, Kepala Desa se Kecamatan Sabbang, Kelompok Tani, Tokoh Adat,Tokoh Pemuda dan warga Masyarakat setempat.

Melalu kesempatan itu, Indah Putri Indriani, berharap agar sungai bisa di jaga, pelihara, serta memanfaatkan sungai, demi meningkatkan kemajuan di bidang pertanian dan perikanan serta menghidupkan semangat gotong royong.

"Mari kita menjaga, Memelihara dan memanfaatkan sungai untuk kesejahteran kita di bidang pertanian dan perikanan dengan menjaga sungai kita dengan menghidupkan semangat kegotong royong di tiap desa," ujarnya.

Selain itu, Indah juga mengaharapkan agar sungai walu-walu ini, di jaga supaya tidak ada sampah dan zat kimia yang mencemari sungai, karena sungai merupakan sumber penghidupan bagi banyak orang.

Sementar itu, untuk mencegah banjir setiap desa bisa membentuk relawan pemantau sungai dengan perdayaan dana APBN Desa.

Disamping itu, dalam sambutannya, Kepala Desa Kalotok Drs. Jusman mengatakan selesai normalisasi sungai walu-walu ini Pemkab Lutra bisa memberikan perhatian serta melakukan penanaman rumput gajah di piggiran sungai yang bisa bermanfaat sebagai penahan air.

"Saya berharap pemanfaatan sungai walu-walu yang baru di normalisasi ini, ada pemerhatian dari pemkab luwu utara penanaman rumput gajah di pinggir sungai, di samping sebagai penahan air bermanfaat sebagai pakan ternak dan dapat bernilai ekomomis," ujarnya.

Sebelum melepas bibit Ikan Nila, Bupati cantik ini lebih dulu mengucapkan minal aidin walfaizin mohon maaf lahir batin di hadapan masyarakat. (Jsm).

Sekcam Sukamaju Gagas Warung Pajak

Sekcam Sukamaju Gagas Warung Pajak
Sekcam Sukamaju Mursalim
LUTRA, TEKAPE.co -- Demi meningkatkan parstisipasi masyarakat dalam membayar pajak Bumi dan Bangunan Perkotaan dan Perdesaan (PBB-P2), yang dirasa masih sangat rendah, tidak sampai 60%.

Memunculkan ide Sekretaris Camat Sukamaju, Mursalim, mengagas Warung Pajak (WP).

Tujuan dari Warung Pajak ini untuk memudahkan masyarakat transaksi pembayaran PBB-P2 di desa dalam melunasi pajak.

“Kanapa muncul ide warung pajak ini? Karena setelah saya masuk di Kecamatan Sukamaju bulan 9 lalu, tingkat partisipasi masyarakat tidak sampai 60%. Itu terungkap setelah saya jalan bersama pak camat di beberapa desa,” ungkap Mursalim.

Menurut Mursalim, ada beberapa faktor kenapa kesadaran masyarakat masih rendah. Pertama kata pria yang murah senyum ini, kendala ada di tingkat desa, dalam hal ini kolektor yang belum intens melakukan penagihan.

“Kolektor itu kan dari rumah ke rumah. Persoalannya kemudian adalah masyarakat nanti bayar pajak kalau ada kolektor datang menagih. Nah, kalau sudah tidak ada, tentu dia belum bayar. Kalau pun kolektor menagih, belum tentu wajib pajak ada di rumah,” ujar pejabat yang akrab disapa Chali ini.

Kedua, Chali, mengatakan, terkait tempat kepemilikan tanah atau bangunan si wajib pajak, yang terkadang tidak sama. Ini juga persoalan menurut Chali. “Ada tanah misalnya di Sukamaju, tapi pemiliknya ada di luar Sukamaju. Nah, kalau begitu kondisinya, kan susah melakukan penagihan,” tambahnya.

Guna mengatasi semua persoalan tersebut, terutama bagaimana meningkatkan kesadaran masyarakat membayar pajak, maka Chali menggagas Warung Pajak yang rencananya akan diujicobakan dulu di tiga desa di Sukamaju, yakni Tulung Indah, Tulungsari dan Sukamukti.

Jika Warung Pajak di tiga desa tersebut berhasil meningkatkan persentase kesadaran masyarakat, maka akan dibentuk lagi di beberapa desa.

“Untuk sementara kita ambil tiga sampel dulu, yaitu Desa Tulung Indah, Tulungsari dan Sukamukti. Jika ini berhasil, maka kita lanjut di desa lainnya,” terang Chali.

Seraya menambahkan bahwa di dalam Warung Pajak, beberapa elemen masyarakat dilibatkan, di antaranya dengan melibatkan Penyuluh Pertanian dan Penyuluh KB yang ada di desa. Dalam waktu dekat, Sosialisasi terkait Warung Pajak ini akan dilaksanakan.(Hms/Jsm)

Reuni Akbar Alumni Smansa Palopo Pecahkan Rekor Muri

Reuni Akbar Alumni Smansa Palopo Pecahkan Rekor Muri
Suasana Reuni Akbar Smansa Palopo
PALOPO, TEKAPE.co -- Membangun Solidaritas dan Loyalitas bukanlah hal yang mudah, namun membutuhkan komitmen yang kuat antar sesama. Seperti halnya yang di contohkan para Alumni Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 1 Kota Palopo yang sukses menggelar Reuni Akbar.

Acara Reuni Akbar ini di pusatkan di Lapangan Gaspa Jln. Balai Kota. Selasa, 27 Juni 2017 ini, berhasil Pecahkan Rekor MURI (Museum Rekor Indonesia) karena menghadirkan kurang lebih 3 ribu alumni angkatan 1960 sampai angkatan 2016.

Hal ini menunjukkan sebuah Komitmen serta loyalitas antar sesama  Alumni yang terbangun sejak mereka menempuh pendidikan selam tiga tahun, di SMAN 158/1 Kota Palopo ini.

Reuni Akbar yang mengusung tema 'Rinduku Rindumu Ada Disini' memiliki makna dalam bagi masing-masing alumni.

Bukan hanya sekedar tatap muka acara di selenggarakan Alumni ini juga menggelar berbagai event salah satunya jalan santai. Dimana jalan santai ini buka secara resmi oleh Staf Ahli Walikota H. Suyuti Yusuf didampingi Ketua Alumni SMAN 1 Palopo H. Rahmat Masri Bandaso yang juga mantan Wakil Walikota Palopo era HPA. Tendriajeng

Jalan santai ini malalui rute jln. Sultan Hasanuddin menuju jalan Dr. Ratulangi. Sembari berjalan santai alumni menyempatkan diri untuk berselvie ria di depan halaman SMAN 1 Palopo jalan Imam Bonjol. Usai berselvie mereka pun melanjutkan menuju jalan Veteran dan kembali berkumpul di lapangan Gaspa.

Disamping itu, Ketua Panitia Reuni Akbar Alumni Smansa Kota Palopo,  Hamzah Jalante, mengatakan, reuni ini bertujuan untuk mempererat silaturahim. Serta menjadi kebangaan karena Reuni Akbar tahun ini berhasil mencetak Rekor Muri.

"Selain sebgai ajang silaturahim antar alumni, kita juga patut berbangga karena pertemuan ini juga kita berhasil mencetak rekor Muri dengan menghadirkan sedikitnya sekitar 3 ribu lebih alumni dari luar daerah bahkan beberapa dari luar negeri," ujarnya.

Lebih jauh, Hamzah Jalante menjelaskan, berbagai event digelar untuk memeriahkan dan mewarnai Reuni Akbar diantaranya pemberian bantuan tali kasih atau bantuan tunai langsung para alumni kepada sejumlah guru, donor darah dan beberapa event lainnya," jelasnya.

Hamzah, juga menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para alumni atas partisipasi dan sumbangsinya demi terselenggaranya reuni akbar tersebut, selain itu reuni akbar ini akan terus digelar tiap tiga tahun untuk lebih mempererat tali silaturahmi antar para alumni.

Acara Reuni Akbar ini dihadiri oleh sejumlah mantan kepala sekolah, guru dan para alumni diantaranya Lutfhi A Mutti dari angkatan 74' dr Nazar 89' Sekda Lutim Buhari Suli 85' Hamzah Jalante 85' Gibion Lomo 85' Kasat Lantas Polres Palopo AKP Sri Toto 85' Haidir Basir 81' Emmy Tallesang 82', Jufri Mustafa 91' H. Edy Maiseng 86' dan Lurah Pontap Anjar Lestari 2006 dan Asdar Thosibo 88'. (Bol).

H-1 Lebaran, Cabup Luwu Ini Kembalikan Formulir Pendaftaran di PPP Luwu

H-1 Lebaran, Cabup Luwu Ini Kembalikan Formulir Pendaftaran di PPP Luwu
Pegembalian Formulir Pendaftaran Cabup/Cawabup Buhari Kahar Musakkar (kedua dari kiri ) di PPP di Terima Langsung Oleh Ketua DPC. PPP Luwu Rusli Sunali (kedua dari kanan)
LUWU, TEKAPE.co -- Hari terakhir Bulan Suci Ramadhan Calon Bupati Luwu periode 2018-2023, Buhari Kahar Musakkar, yang akrab di sapa BKM, bersama rombongannya mendatangai Sekretariat, DPC.  Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Kabupaten Luwu, Sulsel. Sabtu, 24 Juni 2017.

Kedatangan BKM dengan menggunakan kemeja batik disambut hangat oleh Ketua DPC. PPP Luwu, Rusli Sunali beserta pengurusnya. Kedatangan BKM bertujuan untuk mengembalikan formulir Pendaftaran Cabup dan Cawabup di Partai Persatuan Pembangunan (PPP) tersebut.

Disamping itu, Ketua DPC. PPP Luwu, Rusli Sunali, menuturkan semua Calon Bupati Luwu yang mendaftar di Partai yang ia pimpinya di Luwu ini, akan di lakukam verifikasi sesuai dengan mekanisme karena tugas DPC. PPP Luwu yakni memfasilitasi semua calon.

"Untuk Persyaratan di PPP itu sesuai degan yang tertera di formulir. Kalau persyaratannya lengkap kita akan kirim ke DPW dan DPP PPP," ujarnya.

Sementara, terkait kesamaan visi dan misi BKM dan PPP, menurut Rusli Sunali, semua nantinya di pilih oleh DPW dan DPP PPP.

"Kesamaan visi dan misi saya kira semua DPW dan DPP yang memilih," ujarnya. (Ham).

Hari ke 2 Lebaran, Bupati Lutra Hadiri Open House Gubernur Sulsel

Hari ke 2 Lebaran, Bupati Lutra Hadiri Open House Gubernur Sulsel
Bupati Lutra Saat Makan Malam Bersama Gubernur Sulsel
MAKASSAR, TEKAPE.co -- Bupati Luwu utara Hj. Indah putri indriani, S.IP,M.Si beserta jajarannya di hari ke 2 Lebaran menghadiri Open House Gubernur Sulawesi Selatan, H. Syahrul Yasin di Rumah Jabatan Gubernur Sulsel Makassar, senin, 26 Juni 2017.

Bupati Lutra bersama Kepala kejaksaan negeri Luwu utara Andi mirna, Sekretaris daerah, H. Abd mahfud, Para Asisten Setdakab Luwu utara, Staf Ahli Bupati serta seluruh kepala OPD Kabupaten Luwu utara, Kepala Bagian Setdakab Luwu utara dan camat se Kabupaten Luwu utara, tiba di rumah jabatan Gubernur Sulsel sekitar pukul 19.00 WITA malam.

Saat tiba di Bupati Luwu utara Bersama Rombongan menyempatkan foto bersama sekaligus mengikuti jamuan makan malam bersama dengan Gubernur Sulsel, H. Syahrul Yasin Limpo.

Usai menyantap makan malam di rujab Gubernur, Indah dan rombongannya melanjutkan menuju kediaman Sekretaris Provinsi Sulawesi selatan Abd Latief, di Jln. Hasanuddin, Makssar.

Kunjungan di akhiri dengan menghadiri acara open house di kediaman Wakil Gubernur Sul-Sel, Agus Arifin Nu’ mang. di jln. H. DG. Ngawing.

Sementara itu, kepala bagian humas dan protokol Pemerintah daerah kabupaten Luwu utara Suryadi djafar,S.IP,MM, mengatakan bahwa bupati Luwu utara beserta rombongan hadir pada agenda tersebut, sebab ini merupakan agenda tahunan yang di harapkan mampu lebih meningkatkan sinergitas hubungan Pemda Luwu utara bersama Pemprov Sulsel.

Senada dengan hal tersebut bupati Luwu utara, Hj. Indah putri indriani, saat di temui usai acara menjelaskan bahwa, agenda ini rutin di laksanakan setiap tahun pada moment perayaan Idul fitri guna mempererat tali silaturahmi antar Pemerintah daerah kabupaten Luwu utara dan Pemerintah provinsi Sulawesi selatan.

"Ini agenda rutin tiapa perayaan Idul fitri, tujuannya untuk mempererat tali silatuhrahmi antara pemerintah daerah kabupaten luwu utara dan pemerintah daerah provinsi sulawesi selatan," tuturnya.

Bupati Perempuan pertama di Luwu Raya ini mengungkapkan bahwa ia beserta jajarannya mendapat sambutan hangat dari Gubernur, Wakil Gubernur serta Sekda Provinsi Sulawesi selatan saat menghadiri acara open housenya.

"Alhamdulillah kita mendapat sambutan hangat dari bapak gubernur,wakil gubernur serta sekretaris daerah provinsi Sulawesi selatan," ungkapnya. (Hms-Jsm)

Ada Yang Unik Dari Tradisi Malam Takbiran di Desa Kalotok Lutra

Ada Yang Unik Dari Tradisi Malam Takbiran di Desa Kalotok Lutra
Warga Kalotok Lutra Saat Pawai Malam Takbiran Mengendarai Odong-odong
LUTRA, TEKAPE.co -- Malam takbiran merupakan malam Idul Fitri atau malam dimana muslim merayakan hari kemenangan. Malam di suarakannya kebesaran Allah.

Namun ada yang unik dengan perayaan malam takbiran di Desa Kalotok Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara (Lutra). Sulsel. Dimana warga setempat menggelar malam takbiran dengan mengendarai mobil odong-odong.

Puluhan masyarakat mengendarai odong-odong nelintasi ruas jalan dari Desa Kalotok menuju perbatasan Lutra-Luwu tepatnya di Desa Mari-Mari. Sabtu, 24 Juni 2017.

Salah satu Warga Kalotok, Hj. Madura yang tak lain merupakan pemilik odong-odong ini mengatakan, dari pada pawai menggunakan kendaraan sepeda motor mendingan pakai odong-odong.

"Kami sengaja mengendarai odong-odong supaya tidak menggangu masyarakat serta tidak membahayakan diri sendiri dan orang lain ketika ada pejalan kaki di pinggir jalan," ujarnya.

Keunggulan menggunakan mobil odong-odaong ini bisa muat sampai 7 orang di banding sepeda motor. (Jsm).

Hari Raya Idul Fitri, Bupati Lutra Titip Tiga Pesan ke Warganya

Hari Raya Idul Fitri, Bupati Lutra Titip Tiga Pesan ke Warganya
Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani Saat Menyampaikan Sambutannya di Hadapan Para Jamaah Shalat Idul Fitri
LUTRA, TEKAPE.co -- Bupati Luwu Utara, Indah Putri Indriani saat menyampaikan sambutannya di hadapan para jamaah Shlat Ied di Masjid Agung Syuhada Masamba, Kabupaten Luwu Utara, Sulsel. Sabtu, 25 Juni 2017. Menitipkan tiga pesan penting kepada masyarakatnya.

Ketiga pesan yang disampaiakn Bupati Lutra ini, yaitu, Pertama, nilai-nilai Ramadan harus senantiasa dilestarikan, Kedua, seorang muslim sejati harus senantiasa menegakkan aqidahnya. Ketiga, masyarakat harus mempertahankan ukhuwah wataniah (rasa cinta tanah air) dan memelihara ukhuwah islamiyah.

“Melalui Hari Raya Idul Fitri ini saya ingin menyampaikan pesan penting yang perlu di ingat dan diamalkan oleh masyarakat Lutra. Pertama, dengan hikmah puasa kita lestarikan nilai-nilai ramadan yang universal, kedua, Kita Pertahankan dan tegakkan aqidah sebagai seorang muslim sejati, dan ketiga, Kita pertahankan ukhuwah wataniah dan memelihara ukhuwah islamiyah,” ujar, Indah.

Disamping itu, meskipun pelaksanaan shalat Ied di guyur hujan dengan intensitas yang cukup tinggi, namun tidak menghalangi masyarakat untuk hadir bersama jamaah lait untuk mengikuti shalat Ied.

Lokasi salat Ied yang semula di runaway Bandara Andi Djemma, dipindahkan ke Masjid Agung Syuhada. Mengingat daya tampung yang tidak seluas lapangan bandara, akhirnya masjid Syuhada disesaki para jemaah.

“Hari ini kita bersama-sama menjalani idul fitri yang basah, tapi semua itu tidak lantas membuat kita bercerai-berai dan meninggalkan salat idul fitri yang suci ini," tutur, Bupati Lutra Indah.

Sementara itu, Indah menambahkan bahwa, hujan yang turun di hari kemenangan sesungguhnya adalah berkah bagi umat muslim.

“Sesungguhnya hujan yang turun di hari yang suci ini adalah berkah karena besar harapan kita, Allah Swt menghujani kita dengan segala ampunan dan  permohonan maaf dari kita untuk Allah Swt, dan dari kita sesama umat muslim,” jelasnya.

Di sisi lain, khatib salat Ied, ustadz Rahman Qayyum, dalam khutbahnya mengatakan, antusiasme umat muslim di Luwu Utara khususnya di kota Masamba, sungguh sangat luar biasa. Di tengah guyuran hujan, umat muslim masih berbondong-bondong mengikuti rangkaian ibadah idul fitri.

“Salat ied hari ini adalah berkah yang luar biasa di hadapan Allah Swt. Begitu antusiasnya, warga Masamba dengan syiar islamnya datang ke lapangan meski hujan, tapi Allah menurunkan rahmat berupa hujan, sehingga kita salat di masjid yang indah ini,” ucap Rahman.

Ustadz kondang asal Kota Makassar ini juga mengajak kepada jamaah ied agar senantiasa mendoakan orang tuanya dan memuliakan orang tuanya, baik yang masih hidup maupun yang sudah meninggal.

“Momentum hari raya ini kita jadikan sebagai momentum untuk mendoakan orang tua kita," ujarnya.

Lebih jauh ia menjelaskan, pentingnya meminta maaf ke orang tua, terutama seorang ibu.

"Selama sembilan bulan, Ibu mengandung sertan melahirkan kita. Bayangkan, di saat kita punya jabatan, kita belum sempat memberikan kenikmatan kapadanya karena mereka sudah berada di alam barzah maka dari itu, muliakan mereka dengan doa," ujarnya. (Hms-Jsm)

Warga Keluhkan Limbah Pabrik Jas Mulia

Warga Keluhkan Limbah Pabrik Jas Mulia
Limbah asap dari cerobong asap Pabrik Crude Palm Oil (CPO) PT. Jas Mulia
LUTRA, TEKAPE.co -- Limbah asap dari cerobong asap Pabrik Crude Palm Oil (CPO) PT. Jas Mulia yang berlokasi di Desa Minanga Tallu Kecamatan Sukamaju Kabupaten Luwu Utara, Sulawesi Selatan.

Mulai meresahakan warga setempat,  pasalnya limbah berupa asap menimbulkan bau tak sedap dan menimbulkan polusi udara.

Sejumlah warga Minanga Tallu mengaku limbah dari Pabrik PT. Jas Mulia mulai menggangu masyarakat dua bulan pasca beroperasi. Limbah yang dibuang begitu saja mulai menimbulkan aroma yang menganggu masyarakat.

"Bau tak sedap muncuk sebulan terakhir ini,  kami minta Pemerintah menegur PT Jas Mulia," tegas, Mulyadi  Warga Minanga Tallu.

Sementara itu, Jaringan Pemantau Kebijakan Pemerintah (JPKP) Muhammad Darwis saat mengunjungi Pabrik Jas Mulia mengaku limbah dan polusi udara dari Industri Kelapa Sawit itu memang dibuang secara serampangan.

Bau yang dikeluarkan sudah sangat meresahkan warga setempat, Bahka  jarak 500 meter bau menyengat masih dirasakan.

"Saya melihat belum ada pengelolaan limbah disana, dan dibuang begitu saja, kami harap ada teguran kepada pihak perusahaan tersebut,"Harap Darwis.

Lanjut Darwis, keberadaan investor tersebut memang memberikan dampak positif terhadap masyarakat setempat, tetapi dalam pengelolaannya tentu tidak boleh melanggar aturan, meresahkan masyarakat, menganggu lingkungan sekitar.

"Sebelum didirikan perusahaan memiliki harus memiliki izin Amdal, ikutilah apa perintah amdal tersebut, tidak boleh serampangan membuang limbah," pungkasnya. (Jsm)

Desa Tanjong Bangun Mental Generasi Muda Melalui FAS dan Pawai Takbir

Desa Tanjong Bangun Mental Generasi Muda Melalui FAS dan Pawai Takbir
Suasana takbir idul fitri 1438 H Desa Tanjong, Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu
LUWU, TEKAPE.co - Desa Tanjong, Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu gelar sejumlah kegiatan dalam membangun karakter dan mentalitas generasi mudanya melalui kegiatatan Festival Anak Shaleh (FAS) dirangkaikan dengan pawai takbir malam idul fitri 1438 H, Sabtu 24 Juni 2017.

Kepala Desa Tanjong, Muhris, Senin 26 Juni 2017 sangat mengapresiasi sejumlah kegiatan yang diprakarsai Karang Taruna Desa Tanjong yang melibatkan salah satu organisasi kepemudaan (Okp) besutan mahasiswa yang berasal dari Kabupaten Luwu, yakni IPMAL.

Karena menurutnya, kegiatan-kegiatan tersebut perlu dilakukan dalam membangun mentalitas generasi Desa Tanjong. Sebab, remaja dan pemuda sebagai bakal generasi penerus, harus di bina dan di tata semenjak dini.

"Tujuannya utama dalam beberapa kegiatan yang kami laksanakan, yakni utamanya meningkatkan mental generasi sehingga iman dan takwa dapat menjadi pondasi utama generasi muda dalam menghadapi tantangan zaman,"ujarnya.

Selain itu, kata dia jika kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan tersebut merupakan ajang silaturrahmi antara pihak pemerintah Desa setempat dengan masyarakat ataupun remaja serta pemuda khususnya yang ada di Desa Tanjong. Untuk itu, kegiatan yang dilaksanakan tersebut sangat didukung oleh pemerintah Desa setempat.

"Ini adalah salah satu upaya yang kita lakukan dalam mempererat tali silaturrahmi," lanjutnya.

Sehingga kedepanya, kegiatan semacam ini perlu dilakukan secara berkelanjutan. Karena menurutnya, kegiatan semacam ini sangat penting dan perlu dulakukan.

"Saya berharap, kegiatan semacam ini, setiap tahunnya dapat dilakukan secara berkelajutan," tandasnya.

Sekedar diketahu, kegiatan FAS dilakukan semenjak tanggal 19 hingga 21 Juni 2017. Sementara Takbiran idul fitri dilakukan di Desa Tanjong, Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu, Sabtu 24 Juni 2017 sekira pukul 19.00 hingga 23.00 Wita.

Adapun lomba yang dilakukan dalam kegiatan FAS, yakni Lomba Azan, Lomba Da'i Cilik, Tilawatil Qur'an, menghafal surah-surah pendek, Lomba menghafal Asmaul Husna, Lomba Puisi Berantai.

Peserta dalam FAS kali ini, yakni merupakan remaja mesjid dari beberapa dusun yang ada di Desa Tanjong, yakni dari dari Dusun Tanjong, Dusun Padang Redo, dan Dusun Minangatallu.

Ini daftar juara dalam kegiatan FAS Desa Tanjong, Kecamatan Bupon, Kabupaten Luwu.

Lomba Adzan :
-Juara 1, diraih oleh imam dari Dusun Padang
Redo.
-Juara 2, diraih oleh Ragil dari Dusun Tanjong.
-Juara 3, diraih oleh Ferdi dri Dusun Minagatallu.

Lomba Da'i Cilik:
-Juara 1, diraih oleh Aulia dari Dusun Padang Redo.
-Juara 2, diraih oleh Dhela dari Dusun Tanjung.
Juara 3, diraih oleh Fatir dari Dusun Minangatallu

Lomba menghafal Asmaul Husna:
-Juara 1 dari Dusun Padang Redo.
-Juara 2 dari Dusun Tanjung

Lomba Puisi Berantai:
-Juara 1, diraih oleh team dari Dusun Tanjung, terdiri dari Gayatri, Nunung, Aswa.
-Juara 2 diraih oleh team dari Padang Redo, terdiri dari, Adel,Difa, Nur Afni.
-Juara 3, diraih oleh team Padang Redo, terdiri dari Indi, Elsa, Imma.

Adapun Lomba menghafal Surat-surat pendek:
-Juara I, oleh Aulia
-Juara II, oleh Lira
Juara III, oleh Anisa

Tilawatil Qur'an:
-Juara I, diraih oleh Ica dan Diva, dari Padang Redo.
-Juara I, diraih oleh Indi dan Lisa, dari Padang Redo.
-Juara III, diraih oleh Anisah dan Devi, dari Dusum Tanjung. (asri/um)

Pawai Mobil Hias Gema Takbir di Lutra Berlangsung Meriah

Pawai Mobil Hias Gema Takbir di Lutra Berlangsung Meriah
Bupati Lutra Saat Melepas Pesrta Pawai Mobil Hias Gema Luwu Utara Bertakbir
LUTRA, TEKAPE.co -- Meski di guyur hujan saat pelaksanaan pawai mobil hias gema Luwu Utara bertakbir, namun tidak menyurutkan antusias dan semangat peserta untuk memeriahkan kegiatan tersebut.

Kegiatan yang dilaksanakan di Ibu Kota Kabupaten Luwu Utara yakni Kota Masamba berlangsung aman dan meriah.

Bupati Luwu Utara Indah Putri Indriani merasa senang dan memberikan apresiasi yang tinggi kepada seluruh pihak yang terlibat menyukeskan kegiatan yang sempat vakum beberapa tahun ini.

“Alhamdulillah, tepat pukul 11.30 wita, kita tiba pada pengujung acara, dan atas nama pemerintah daerah, saya mengapresiasi apa yang kita lakukan sejak tiga hari kemarin,” ujarnya. Sabtu, 24 Juni 2017.

Orang nomor satu di Luwu Utara itu mengatakan, meski persiapan tidak lama, tidak sampai seminggu, tapi hasil yang didapat sungguh di luar biasa, di luar ekspektasi dirinya.

“Meski persiapan panitia tidak terlalu lama, tapi apa yang kita lihat malam ini sungguh luar biasa. Antusiasme peserta dan warga betul-betul di luar ekspektasi saya. Saya hanya bisa membayangkan, bagaimana jika kegiatan ini kita persiapkan jauh-jauh hari sebelumnya. Bisa-bisa tempat ini tidak bisa menampung kendaraan yang ada,” terang Indah Putri.

Gema Luwu Utara Bertakbir diawali dengan Festival Bedug dan ditutup pawai mobil hias. Puncaknya, pawai mobil hias yang diikuti 103 mobil, dari 36 peserta yang ikut ambil bagian.

Peserta berasal dari instansi pemerintahan, kecamatan, ormas islam, dan masjid. Rute perjalanan dimulai dari Rumah Jabatan (Rujab) Bupati, Pos Polisi di Kappuna, SMAN 1 Masamba, Desa Kamiri, Desa Baloli, Kantor BPD, Pasar Sentral Masamba, Perempatan Toko Nanda, Toko Remaja, sampai kepada Pos Polisi Bandara, dan finish di Rujab.

Beberapa mobil hias sempat menyita perhatian penonton. Mobil hias Dinas Tanaman Pangan paling menyita, karena instansi tersebut menghias traktor menjadi kendaraan hias. Belum lagi mobil hias Pemerintah Kecamatan Malangke Barat yang memodifikasi mobilnya menyerupai perahu.

Menariknya, di dalam perahu itu diisi pohon sagu sebagai simbol kearifan lokal wilayah tersebut. Belum lagi mobil hias Kantor Bandara Andi Djemma yang begitu semarak dengan ornament-ornamen religi.

Namun pada akhirnya yang menjadi juara pertama adalah peserta dengan nomor 01, Musholla Daarunnajah Desa Patoloan Kecamatan Bone Bone. Juara II Pemerintah Kecamatan Malbar (06) dan Juara III Bandara Andi Djemma Masamba (30).

Adapun kriteria penilaiannya adalah keindahan hiasan, lagu dan nada takbiran, serta kemeriahan peserta.

Ketua Panitia, Amiruddin, mengatakan, kegiatan pawai takbir keliling dengan mobil hias ini terselenggara atas kerjasama Pemda Lutra, BKPRMI, KAHMI, dan BAZNAS.

“Setelah kita memecahkan rekor wisuda akbar 1.540 santri, kali ini kita kembali melakukan kegiatan yang sungguh luar biasa, karena sebelumnya kegiatan ini begitu mendapatkan tantangan dan penolakan. Tapi kekhawatiran itu itu tidak berwujud. Gema Lutra bertakbir dengan pawai mobil hias berlangsung semarak, meriah, aman dan lancar," ungkapnya.

"Untuk itu, kami ucapkan terima kasih kepada Bupati dan segenap jajarannya yang mendukung kegiatan ini, terkhusus kepada aparat keamanan, TNI dan Kepolisian,” pungkas Amir.

Kegiatan gema Lutra bertakbir ditutup dengan lantunan takbir Bupati dan pimpinan SPKPD yang dipimpin Ustadz Muhammad Syaifuddin Al Hafidz. (Hms-Jsm)

Perketat Pengamanan Malam Lebaran, Polres Lutra Siagakan Personil di Tapal Batas



Perketat Pengamanan Malam Lebaran, Polres Lutra Siagakan Personil di Tapal Batas
Personil Mapolres Luwu Utara
LUTRA, TEKAPE.co -- Untuk memberikan rasa aman bagi masyarakat Luwu Utara dalam rangka memperingati hari Raya Idul Fitri 1438 H, Mapolres Lutra perketat pengamanan di tapal batas.

Seperti yang terlihat di tapal batas antara Kabupaten Luwu dan Lutra tepatnya di Desa Mari-Mari pos pengamanan di jaga ketat sejumlah personil kepolisian yang di pimpin langsung Akp Baharuddin.

“Ini di lakukan untuk mengantisipasi agar tidak ada pemuda yang melakukan aksi pawai karena kita ingin di malam di perayaan kemengan ini tentram dan damai,” ujar,  Baharuddin. Sabtu, 24 Juni 2017.

Lebih jauh, AKP, Baharuddin menjelaalskan, ada dua Desa bergabung melakukan pawai namun segeran di cegat agar tidak melanjutkan pawai.

"Ini di lakukan untuk menjaga ketertiban masyarakat, sehingga tidak di berikan izin untuk melakukan pawai dengan menggunakan kendaraan seperti sepeda motor dan membunyikan petasan,” jelasnya.

Sementara itu, di wilayah Kecamatan Sabbang ada lima titik padal pos pengamanan, tepatnya di wilayah depan pasar, Desa malimbu, Nusa, Desa salulayya dan Desa mari-mari perbatasan Luwu Utara dan Luwu, tutup, Baharuddin. (Jsm).

Minimalkan Pengangguran, Wali Kota Palopo Siapkan Program 'Siapa Mau Kerja Apa'

Minimalkan Pengangguran, Wali Kota Palopo Siapkan Program 'Siapa Mau Kerja Apa'
Wali Kota Palopo bersama Muspida saat bertemu Khatib salat id, Ust Azis Qahhar Mudzakkar di Masjid Agung Palopo. 
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, kembali menegaskan kepada seluruh masyarakat Kota Palopo yang tidak memiliki pekerjaan tetap, untuk tidak tinggal diam.

Ia bahkan memotivasi masyarakat untuk bangkit dan berkarya sesuai dengan potensi yang dimiliki. Sebagai suppor Pemkot, Judas Amir merancang program bernama 'Siapa Mau Kerja Apa'.

Hal itu disampaikan Wali Kota Palopo dalam sambutan seragamnya pada peringatan Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, Minggu 25 Juni 2017.

Menurutnya, sekarang ini Pemerintah Kota Palopo tengah menggalakkan pembangunan strategis di berbagai sektor. Di antaranya adalah pendidikan gratis paripurna, kesehatan gratis paripurna, beras miskin (Raskin) gratis untuk masyarakat pra sejahtera. Dan yang lebih menarik adalah program 'Siapa Mau Kerja Apa.'

"Salah satu upaya yang dilakukan untuk menyejahterakan masyarakat adalah dengan mengusung program Siapa Mau Kerja Apa. Pemerintah akan menyiapkan anggaran untuk masyarakat yang mau berusaha apa saja sesuai dengan potensi yang dimilikinya," jelasnya.

Lebih lanjut Judas menjelaskan, program tersebut dimaksudkan untuk memberdayakan masyarakat. Dimana jika masyarakat sudah berdaya dan sudah mampu mandiri, maka secara otomatis akan meningkatkan taraf hidupnya.

"Apalagi yang menjadi kendala, pemerintah sudah memberikan peluang kepada masyarakat untuk berkarya atau berusaha. Tinggal masyarakat yang akan memikirkan mau usaha apa. Pemerintah siapkan modalnya," tegasnya. (hms)

Roadshow Malam Takbiran, Wali Kota Palopo Sumbang Rp20 Juta di 2 Masjid

Roadshow Malam Takbiran, Wali Kota Palopo Sumbang Rp20 Juta di 2 Masjid
PALOPO, TEKAPE.co - Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, melakukan roadshow ke beberapa masjid dalam wilayah Kota Palopo, pada malam takbiran idul fitri 1 Syawal 1438 H/2017 M, Sabtu malam, 24 Juni 2017.

Judas didampingi Komandan Kodim 1403 Sawerigading Letkol Kav Cecep Tendi Sutandi, dan Kapolres Kota Palopo AKBP Taswin, Sik, MH, beserta berapa Kepala SKPD Pemkot Palopo.

Malam Takbiran Idul Fitri 1438 H tahun ini, tidak dilakukan pawai takbiran, namun dipusatkan di masjid-masjid besar di 9 Kecamatan se Kota Palopo, sekaligus memperlombakan takbiran.

Dalam roadshow itu, Wali Kota Palopo memberikan bantuan masing-masing Rp20 juta dana hibah yang diperuntukkan untuk  pembangunan masjid. Masjid yang mendapat bantuan tersebut adalah masjid di Kecamatan Bara dan Kecamatam Telluwanua.

Dalam setiap kunjungan ke masjid, Walikota Judas Amir menyampaikan kepada seluruh jamaah agar tetap menjaga stabilitas keamanan di setiap wilayah.

Selain itu, walikota juga menghimbau agar masyarakat senantiasa meningkatkan toleransi dalam upaya menciptakan harmonisasi dalam hidup dan kehidupan bermasyarakat.

Pada kesempatan itu pula, Walikota  menyampaikan alasan tidak dilaksanakannya takbir keliling.  "Berdasarkan kesepakatan dengan pihak keamanan, takbir keliling tidak dapat dilaksanakan. Makanya malam tabiran dipusatkan di masjid-masjid," ujarnya.

Pada dasarnya, kata dia, pemerintah bukan tidak ingin dilaksanakan takbir keliling, namun hasil kesepakatan dengan pihak kepolisian dan demi menjaga keamanan dan ketentraman di masyarakat, sehingga untuk kali ini takbir dilaksanakan di masjid. (hms)

Dibuka Bupati Indah Putri, Peradah Cup IV Umat Hindu Resmi Bergulir

Dibuka Bupati Indah Putri, Peradah Cup IV Umat Hindu Resmi Bergulir
SUKAMAJU, TEKAPE.co - Peradah Cup IV yang di Kabupaten Luwu utara, Desa Sukadamai, Kecamatan Sukamaju resmi bergulir, 24 - 26 Juni 2017.

Event sekali dalam dua tahun ini mengusung tema 'Bersatu dalam keberagaman budaya, menjunjung tinggi sportifitas dan solidaritas.'

Kegiatan ini akan mempertandingkan olahraga di bidang Catur, Sepak Bola, Bola Volly, Sepak Takraw, Tenis Meja dan bulu tangkis.

Bupati Lutra Hj Indah Putri Indriani, hadir membuka acara ini. Turut hadir Ketua DPP Peradah Sulsel Kadek Wijaya, S.Kep Ners, Ketua PHDI Sulsel Ir Nyoman Sumarya, Pembimas Hindu Kemenag Prov Sulsel Drs Simon Kendek Paranta, Wakapolres Lutra serta Tokoh agama hindu dari kabupaten tetangga lainnya.

Ketua Panitia Pelaksana, Kadek Mardika, menyampaikan, kegiatan ini diikuti peserta dari 5 kabupaten/kota se Sulsel, diantaranya Luwu Timur, Kota Palopo, Tanah Toraja, Kota Makassar dan Tuan Rumah Luwu Utara.

"Ini bertujuan, selain sebagai wujud silaturrahmi antar umat agama Hindu, juga untuk mempertahankan keutuhan NKRI," tandasnya.

Bupati Luwu Utara, Indah Putri, dalam sambutannya, menyampaikan, atas nama Pemkab Lutra, menyampaikan apresiasi yang setinggi-tingginya kepada Peradah, baik dari tingkat kabupaten begitupun dari tingkat provinsi.

"Inti dari kegiatan, bagaimana supaya kita bisa menghidupkan kembali kebersamaan kita dalam keberagaman. Juga melalui kegiatan ini kita ingin mendeklarasikan, meskipun kita berbeda-beda atau beragam tapi kita tetap satu. Meskipun besok kami dari umat muslim akan melaksanakan hari raya idul fitri, bukan berarti hari ini kami tidak bisa bersama-sama dengan saudara-saudara umat Hindu untuk melaksanakan Peradah Cup IV ini," tandasnya.

Indah berpesan, jangan takut dengan keterbatasan untuk melahirkan sesuatu. Karena takut itu adalah emosi negatif yang hanya akan membawa kepada keburukan.

"Jangan pernah merasa sebagai orang lain di daerah ini, silahkan dinikmati keramahan warga lutra yang tentunya telah menyambut hangat kedatangan bapak/ibu sekalian," terang Indah. (hms)


Meriahkan Pawai di Lutra, Camat Malbar Sulap Mobil Jadi Perahu Sagu

Meriahkan Pawai Ramadan, Camat Malbar Sulap Mobil Jadi Perahu Sagu
Mobil yang dimodifikasi untuk menyerupai perahu. 
MASAMBA, TEKAPE.co - Kabupaten Luwu Utara, khususnya kota Masamba, sebentar malam, Sabtu 25 Juni 2017, diprediksi bakal ramai dengan kendaraan mobil hias dengan ornamen religi.

Ada apa gerangan? Rupanya pawai mobil hias gema takbir menyambut hari kemenangan umat muslim, Hari Raya Idul Fitri 1 Syawal 1438 H, akan dihelat.

Pawai mobil hias mengambil start di depan Rumah Jabatan Bupati dan finish di tempat yang sama. Dipastikan seluruh umat muslim di Masamba akan tumpah ruah menyemarakkan kegiatan yang baru kali ini dihelat sejak beberapa tahun vakum.

Selain masyarat, aparat pemerintah kabupaten dan kecamatan juga ikut mengambil bagian dari kegiatan tersebut.

Tak terkecuali Malangke Barat (Malbar) yang mulai 'on fire' sejak Sulpiadi menjadi camat di sana. Sulpiadi mengatakan, Malbar akan tambil dengan mobil yang 'disulap' menjadi perahu.

Menariknya, di dalam mobil perahu itu akan diisi dengan pohon sagu. “Insya Allah, sebentar malam Malbar hadir dengan naik perahu berisi pohon sagu,” ujar Sulpiadi.

Sulpiadi menambahkan, Malbar akan tampil dengan simbol pohon sagu sebagai representasi dari kearifan lokal di wilayah tersebut.

“Sesuai dengan kondisi dan kearifan lokal di wilayah kami, maka mobil perahu itu kami isi dengan pohon sagu,” ungkap Camat muda yang begitu mobile dalam bekerja.

Sementara itu, Ketua BKPRMI Luwu Utara, Amiruddin, menghimbau kepada seluruh peserta pawai mobil hias untuk mematuhi segala ketentuan yang sudah ditetapkan panitia.

“Kami imbau kepada peserta agar mobil dihiasi dengan ornamen islamic atau kedaerahan, mobil diisi dengan tim takbir, menggunakan pengurus suara, dan diupayakan membawa bedug yang mengiringi lantunan takbir,” ujar Amiruddin.

Amir menambahkan, peserta sudah harus stand by paling lambat pukul 19.00 wita. Start diawali di depan Rujab, kemudian lanjut ke SMAN 1, Kantor Desa Kamiri, Kantor Desa Baloli,  Bank Sulselbar, Toko Nanda, masuk Trans Sulawesi, lalu memutar di Pasar Sentral, Trans Sulawesi, SD Center, Hotel Remaja, DDI, masuk ke Jalur dua dan finish kembali di depan Rujab Bupati Luwu Utara. (lh-hms)

Azis Qahar Dijadwalkan Jadi Khatib Idul Fitri di Masjid Agung Palopo

Azis Qahar Dijadwalkan Jadi Khatib Idul Fitri di Masjid Agung Palopo
Budiman Sulaiman. 
PALOPO, TEKAPE.co - Bakal Wakil Gubernur Sulsel, Azis Qahar Mudzakkar dijadwalkan akan membawakan khutbah salat idul fitri 1438 H/2017 M, di Masjid Agung Luwu Palopo. Anggota DPD RI ini akan mengangkat tema 'Negeri yang Diberkahi.'

Wali Kota Palopo, H Muhammad Judas Amir, juga dijadwalkan akan melaksanakan salat idul fitri di tempat yang sama, Masjid Agung Palopo. Ia akan membawakan sambutan sebelum salat id.


BACA JUGA:
Lebaran 25 Juni, Muhammadiyah Palopo Tetapkan Empat Titik Lokasi Idul Fitri


Sementara itu, Rapat Panitia Hari Besar Islam (PHBI) Kota Palopo dan Ikatan Muballig Kota Palopo (Imkop) telah menetapkan titik salat Id. Melihat dari jumlahnya, ada penambahan lokasi dari 2016 lalu. Dari 88 titik di 2016, kini menjadi 94 titik di 2017. Titik lokasi salat Id tersebar di sembilan kecamatan se Kota Palopo.

”Ada 94 titik salat idul fitri di sembilan kecamatan di Kota Palopo. Khatib juga sudah ditetapkan di semua titik,” Kabag Kesra Setda Kota Palopo, Budiman Sulaiman, Sabtu 24 Juni 2017.

Untik khatib di Masjid Agung Palopo, dijadwalkan Drs H Azis Qahar Mudzakkar. Sementara di Islamic Centre, khatibnya Abbas Langaji. (del)

Pemilar Berbagia Takjil Gratis di Pasar Sabbang

Pemilar Berbagia Takjil Gratis di Pasar Sabbang
SABBANG, TEKAPE.co - Menjelang hari Raya Idul Fitri 1438 H, Persatuan Mahasiswa Luwu Utara (PEMILAR) Komisariat Sabbang berbagi takjil gratis di depan Pasar Sabbang, Jum’at 23 Juni 2017.

Selaku Ketua Umum Pemilar Komisariat Sabbang, Reza Ardiansyah Jamal, menuturkan, kegiatan ini merupakan aksi untuk mempererat hubungan silaturahmi sesama warga Kecamatan Sabbang.

"Kegiatan ini merupakan salah satu program kerja yang telah direncanakan jauh-jauh hari oleh komisariat Sabbang. Ini akan dilanjutkan juga dengan kegiatan Latihan Dasar Kepemimpinan tingkat Sekolah Menengah Atas se Kecamatan Sabbang dan Dialog Kepemudaan," ujarnya.

Mengingat, kata dia, Kecamatan Sabbang yang selalu terjadi konflik antar pemuda, sehingga ada inisiatif dari Pengurus PEMILAR Komisariat Sabbang untuk mengadakan dialog sebagai mediasi kepada para pemuda Kecamatan Sabbang, bahwa penting menjaga kebersamaan.

“Kegiatan ini merupakan agenda yang akan selalu ada di bulan suci Ramadhan dan tidak akan berhenti disini, sebagai upaya untuk menjaga silaturahmi antar mahasiswa Kecamatan Sabbang dengan masyarakat,” ungkapnya. (jsm)

Terbaru

Recent Posts Widget